Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PERSEPSI MASYARAKAT DUSUN PEMATANG MERBAU TERHADAP KONSERVASI ORANGUTAN (Pongo pygmaeus) OLEH YIARI KABUPATEN KETAPANG Erianto, Erianto; Rawani, Muhammad Dandi; Dewantara, Iswan
JURNAL HUTAN LESTARI Vol 12, No 3 (2024): JURNAL HUTAN LESTARI
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jhl.v12i3.53954

Abstract

Orangutans are great apes that live on the Asian continent, where in Indonesia they are only found on the islands of Sumatra and Kalimantan. Indonesia has three orangutan species with critical and protected status, namely the Sumatran orangutan, the Kalimantan orangutan and the Tapanuli orangutan. YIARI is a non-governmental organization engaged in conservation and is located within the community of Pematang Merbau Village. Therefore, YIARI plays an important role in providing a good understanding of orangutans in the hope that these efforts can raise awareness and actions that can help the orangutan conservation process. The purpose of this study was to determine the local community's perception of orangutan conservation by YIARI in the Dusun Pematang Merbau area and to analyze the relationship between the level of knowledge, cosmopolitan and counseling with community perceptions of orangutan conservation activities by YIARI in the Dusun Pematang Merbau area. This study uses a purposive sampling method in this technique, the sample is determined intentionally by the researcher which is usually based on certain criteria or considerations. Based on research conducted in Pematang Merbau Village, the results obtained are 71 respondents (88.75%) have high perceptions, 8 respondents (10%) have moderate perceptions and 1 respondent (1.25%) have low perceptions. There is a relationship between counseling and community perception of conservation carried out by YIARI, there is a relationship between the level of knowledge and public perception of conservation carried out by YIARI and there is a relationship between the cosmopolitan level and community perception of conservation carried out by YIARI.Keywords : Community, Pematang Merbau Village, Perception, Orangutan Conservation,AbstrakOrangutan merupakan kera besar yang hidup di Benua Asia, dimana di Indonesia hanya terdapat di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Indonesia memiliki tiga spesies orangutan yang berstatus kritis dan dilindungi,  yakni orangutan Sumatera, orangutan Kalimantan dan orangutan Tapanuli. YIARI merupakan lembaga non pemerintah yang bergerak dibidang konservasi dan terletak di ruang lingkup masyarakat Dusun Pematang Merbau.  Oleh karena itu,  YIARI berperan penting dalam memberikan pemahaman yang baik mengenai orangutan dengan harapan upaya tersebut dapat menumbuhkan kesadaran dan tindakan yang dapat membantu proses pelestarian orangutan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui persepsi masyarakat setempat terhadap konservasi orangutan oleh YIARI di kawasan Dusun Pematang Merbau dan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan, kosmopolitan dan penyuluhan dengan presepsi masyarakat terhadap kegiatan konservasi orangutan oleh YIARI di kawasan Dusun Pematang Merbau. Penelitian ini   menggunakan metode purposive sampling pada teknik ini, sampel ditetapkan secara sengaja oleh penliti yang lazimnya didasarkan atas kriteria atau pertimbangan tertentu. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Dusun Pematang Merbau diperoleh hasil yaitu 71 responden (88,75%) persepsi tinggi, 8 responden (10%) persepsi sedang dan 1 responden (1,25%) persepsi rendah. Terdapat hubungan antara penyuluhan dengan persepsi masyarakat terhadap konservasi yang dilakukan oleh YIARI, terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan persepsi masyarakat terhadap konservasi yang dilakukan oleh YIARI dan terdapat hubungan antara tingkat kosmopolitan dengan persepsi masyarakat terhadap konservasi yang dilakukan oleh YIARI.Kata kunci : Masyarakat, Dusun Pematang Merbau, Persepsi, Konservasi Orangutan.
STRUKTUR KOMUNITAS ZONA RIPARIAN TERHADAP KONDISI FISIK-KIMIA KELOMPOK HUTAN SUNGAI KUBANG PT. ERNA DJULIAWATI Erianto, Erianto; Marissa, Dila; Dewantara, Iswan
JURNAL HUTAN LESTARI Vol 13, No 2 (2025): JURNAL HUTAN LESTARI
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jhl.v13i2.82419

Abstract

PT. Erna Djuliawati Central Kalimantan is a company engaged in the timber industry, in the PBPH area there are many Sub-Watersheds, one of which is the Kubang Sub-DAS This study aims to identify the community structure of riparian vegetation in the waters of the Kubang River and analyze the quality and conditions of the physical and chemical waters of the Kubang River. This study uses a survey method with a purposive sampling technique. The results of the study showed that there were 43 species of riparian vegetation at the lower plant level with 149 individuals, 18 species of seedlings with 94 individuals, 31 species of stakes with 125 individuals, 20 species of poles with 110 individuals, and 30 species of trees with 173 individuals. Riparian diversity between tilapia \bar{H} 0.82-1.27 is in the low to medium category. The distribution pattern of vegetation at each station shows that all vegetation growth stages are distributed in a clustered pattern, except for the seedling stage at the downstream section of the river, which is distributed randomly.. Based on the results of the Kubang River water quality laboratory test, the values of BOD 1-2, COD 3.0-13, DO 4.05-4.47, pH 7.12-7.78, TSS 5.0-10, and TDS 24-25 are included in the standard water quality. Keywords: Distribution patterns, diversity, physico-chemical, riparian vegetation. Abstrak PT. Erna Djuliawati Kalimantan Tengah merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri kayu, dalam kawasan PBPH terdapat banyak Sub Daerah Aliran Sungai salah satunya Sub DAS Kubang. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi struktur komunitas vegetasi riparian di kawasan perairan Sungai Kubang dan menganalisis kualitas dan kondisi perairan fisik kimia Sungai Kubang. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa vegetasi riparian tingkat tumbuhan bawah ditemukan 43 jenis dengan 149 individu, 18 jenis semai dengan 94 individu, 31 jenis pancang dengan 125 individu, 20 jenis tiang dengan 110 individu, 30 jenis pohon dengan 173 individu. Keanekaragaman jenis vegetasi riparian adalah \bar{H} 0,82-1,27 termasuk ke dalam kategori rendah sampai sedang. Pola penyebaran vegetasi pada setiap stasiun menunjukan semua tingkat pertumbuhan vegetasi tersebar secara berkelompok dan hanya tingkat pertumbuhan semai pada sungai bagian hilir tersebar secara acak. Berdasarkan hasil uji laboratorium kualitas air Sungai Kubang nilai BOD 1-2, COD 3,0-13, DO 4,05-4,47, pH 7,12-7,78, TSS 5,0-10, TDS 24-25 masuk kedalam standar baku mutu air. Kata kunci: Pola distribusi, keanekaragaman, fisik-kimia, vegetasi riparian.