Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE SOSIODRAMA DALAM MENINGKATKAN SIKAP NASIONALISME SISWA PADA PEMBELAJARAN SEJARAH Apdelmi Apdelmi; Tri Ayu Fadila
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 5, No 2 (2017): HISTORIA: Jurnal Pembelajaran Sejarah dan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.537 KB) | DOI: 10.24127/hj.v5i2.912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap nasionalisme siswa melalui pembelajaran Sejarah dengan menggunakan metode sosiodrama. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus dengan 3 pertemuan dan tiap siklusnya masing-masing melalui 4 tahapan yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Obyek penelitian sikap nasionalisme menggunakan metode sosiodrama. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI yang berjumlah 38 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, catatan lapangan, penilaian penampilan skenario dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah rata-rata persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) rata-rata persentase berdasarkan hasil pengamatan sikap nasionalisme siswa pada siklus I yaitu 50% dan pada siklus II meningkat yaitu 77%. Sedangkan mengenai proses pembelajaran sejarah pada siklus I dengan presentase 44,5% dan pada siklus II meningkat menjadi 71%.Berdasarkan data penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa Implemenatasi Metode Sosiodrama dapat meningkatkan sikap nasionalisme siswa terhadap pembelajaran sejarah.
DARI ASING MENUJU USING: TINJAUAN HISTORIS KEBERADAAN DAN DINAMIKA IDENTITAS ETNIS TIONGHOA DI BANYUWANGI Apdelmi Apdelmi; Mahfud Mahfud; Erly Sutrisni
JURNAL SANGKALA Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Sangkala
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Keberadaan orang-orang Tionghoa sudah ada sejak Nama Indonesia belum ada bahkan sejak awal masehi orang-orang Tionghoa sudah melakukan Interaaksi dengan penduduk Nusantara. Hai ini sebagai akibat dari hubungan dagang antara India dengan Cina. Secara umun dalam kajian ini keberadaan etnis Tionghoa mencoba dikaji sejak zaman klasik sampi dengan zaman orde baru. Penduduk Tionghoa dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu Orang Tionghoa adalah orang Tionghoa asli sedang peranakan adalah orang Tionghoa hasil kawin campur dengan penduduk setempat. Kedua, tempat kelahiran. Tionghoa totok lahir di negeri Cina sedangkan Tionghoa peranakan lahir di Indonesia. Ketiga adalah berdasarkan aspek sosial cultural. Tionghoa totok masih berbahasa mandarin dan memegang teguh tradisi China, sedangkan tionghoa keturunan sudah berbaur dan bercampur dengan tradisi setempat dan menggunakan bahasa masyarakat setempat dalam kehidupan sehari-hari. Keberadaan etnis Tionghoa dapat dilihat dari beberapa aspek, yaitu Kehidupan sosial kebudayaan masyarakat Tionghoa dan Pribumi di Blambangan; Kehidupan sosial keagamaan masyarakat Tionghoa dan Pribumi di Blambangan; Interaksi sosial etnis Tionghoa dengan masyarakat blambangan; dan akulturasi budaya masyarakat Tionghoa dengan masyarakat Blambangan.
Developing Local Wisdom–Based Interactive History E-Books to Enhance Students’ Cultural Understanding: A 4D Model Approach in Kerinci Regency Apdelmi Apdelmi; Muhammad Ihsan Dacholfany; Yunan Surono; Nurpeni Nurpeni; Heri Susanto; Said Almaududi; Firza Firza; Arif Rahim; Heni Pratiwi; Zuhri Saputra Hutabarat
Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Vol. 7 No. 6 (2026): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (Augus
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v7i6.6406

Abstract

Globalization opens wider access to information and knowledge, enabling individuals and communities to learn and develop in new ways. The purpose of this study is to describe, develop, and test the effectiveness of interactive teaching materials based on Kenduri Sko Local Wisdom to improve students' cultural understanding. This research method uses research and development. Research and development (R&D) in the field of education is defined as a development model that adapts industrial product development. Data collection techniques used are observation, questionnaires, and written tests. The results of the study show: 1) Effective and efficient teaching materials were obtained, 2) Teaching materials based on local wisdom are effective in improving students' cultural understanding, and 3) The effectiveness of teaching materials based on local wisdom was tested to improve students' cultural understanding, 4) These results indicate that there are significant differences in students' understanding of local wisdom between using interactive history teaching materials based on local wisdom and using books available at school. The implication of using local wisdom-based history teaching materials is that it provides more meaningful learning opportunities, where they can understand history through traditions that are close to their daily lives, such as Kenduri Sko.