Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE SOSIODRAMA DALAM MENINGKATKAN SIKAP NASIONALISME SISWA PADA PEMBELAJARAN SEJARAH Apdelmi Apdelmi; Tri Ayu Fadila
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 5, No 2 (2017): HISTORIA: Jurnal Pembelajaran Sejarah dan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.537 KB) | DOI: 10.24127/hj.v5i2.912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap nasionalisme siswa melalui pembelajaran Sejarah dengan menggunakan metode sosiodrama. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus dengan 3 pertemuan dan tiap siklusnya masing-masing melalui 4 tahapan yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Obyek penelitian sikap nasionalisme menggunakan metode sosiodrama. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI yang berjumlah 38 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, catatan lapangan, penilaian penampilan skenario dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah rata-rata persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) rata-rata persentase berdasarkan hasil pengamatan sikap nasionalisme siswa pada siklus I yaitu 50% dan pada siklus II meningkat yaitu 77%. Sedangkan mengenai proses pembelajaran sejarah pada siklus I dengan presentase 44,5% dan pada siklus II meningkat menjadi 71%.Berdasarkan data penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa Implemenatasi Metode Sosiodrama dapat meningkatkan sikap nasionalisme siswa terhadap pembelajaran sejarah.
DARI ASING MENUJU USING: TINJAUAN HISTORIS KEBERADAAN DAN DINAMIKA IDENTITAS ETNIS TIONGHOA DI BANYUWANGI Apdelmi Apdelmi; Mahfud Mahfud; Erly Sutrisni
JURNAL SANGKALA Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Sangkala
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Keberadaan orang-orang Tionghoa sudah ada sejak Nama Indonesia belum ada bahkan sejak awal masehi orang-orang Tionghoa sudah melakukan Interaaksi dengan penduduk Nusantara. Hai ini sebagai akibat dari hubungan dagang antara India dengan Cina. Secara umun dalam kajian ini keberadaan etnis Tionghoa mencoba dikaji sejak zaman klasik sampi dengan zaman orde baru. Penduduk Tionghoa dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu Orang Tionghoa adalah orang Tionghoa asli sedang peranakan adalah orang Tionghoa hasil kawin campur dengan penduduk setempat. Kedua, tempat kelahiran. Tionghoa totok lahir di negeri Cina sedangkan Tionghoa peranakan lahir di Indonesia. Ketiga adalah berdasarkan aspek sosial cultural. Tionghoa totok masih berbahasa mandarin dan memegang teguh tradisi China, sedangkan tionghoa keturunan sudah berbaur dan bercampur dengan tradisi setempat dan menggunakan bahasa masyarakat setempat dalam kehidupan sehari-hari. Keberadaan etnis Tionghoa dapat dilihat dari beberapa aspek, yaitu Kehidupan sosial kebudayaan masyarakat Tionghoa dan Pribumi di Blambangan; Kehidupan sosial keagamaan masyarakat Tionghoa dan Pribumi di Blambangan; Interaksi sosial etnis Tionghoa dengan masyarakat blambangan; dan akulturasi budaya masyarakat Tionghoa dengan masyarakat Blambangan.