Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Agrikultura

Pengaruh Mikroba Pelarut Fosfat dan Pupuk P terhadap P Tersedia, Aktivitas Fosfatase, P Tanaman dan Hasil Padi Gogo (Oryza sativa. L.) pada Ultisol Betty Natalie Fitriatin; Anny Yuniarti; Oviyanti Mulyani; Feni Siti Fauziah2; Mohamad Dion Tiara
Agrikultura Vol 20, No 3 (2009): Desember, 2009
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.914 KB) | DOI: 10.24198/agrikultura.v20i3.961

Abstract

Mikroba pelarut fosfat (MPF) berperan penting dalam mobilisasi fosfor tanah dan selanjutnya memfasilitasi penyerapannya oleh akar tanaman. Penelitian rumah kaca telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh mikroba pelarut fosfat dan pupuk P terhadap P tersedia, aktivitas fosfatase, populasi mikroba pelarut fosfat, dan konsentrasi P tanaman serta hasil tanaman padi gogo (Oryza sativa L.) yang ditanam pada Ultisols Jatinangor. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok pola faktorial yang terdiri atas dua faktor yaitu jenis inokulan MPF dan dosis pupuk fosfat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara isolat mikroba pelarut fosfat dengan dosis pupuk P terhadap semua parameter penelitian. Namun inokulasi campuran Pseudomonas sp. dan Penicillium sp. mampu meningkatkan aktivitas fosfatase,  konsentrasi P tajuk hingga 19,23 % dan bobot gabah kering giling (GKG) padi gogo hingga 29,03 %. Aplikasi 75 kg P2O5 ha-1 mampu meningkatkan P tersedia hingga 20,66 % dan bobot GKG  hingga 15,23 % dibandingkan kontrol.
Fungsi Hubungan Sifat Kimia Tanah dan Penggunaan Pestisida dengan Kandungan Kadmium Pada Lahan Sawah Mulyani, Oviyanti; Machfud, Yuliati; solihin, Muhammad Amir
Agrikultura Vol 34, No 2 (2023): Agustus, 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v34i2.46370

Abstract

Polusi logam berat pada tanah pertanian merupakan salah satu tantangan berat dalam budi daya pertanian berkelanjutan. Akan tetapi, seringkali penggunaannya tidak dapat dihindarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) fungsi hubungan yang memberikan pendekatan terbaik terhadap sifat kimia tanah dan pemberian pestisida terhadap kandungan Cd di tanah; dan (2) mekanisme hubungan seperti apakah yang terjadi antara sifat kimia tanah dan penggunaan pestisida terhadap kandungan logam berat Cd di tanah.  Metode penelitian mengacu kepada metode kualitatif dan kuantitatif seperti C organik, pH, Kapasitas Tukar Kation (KTK) dan kandungan Cd di tanah sawah Desa Batu Karut Ciparay yang diujikan pada 6 model yang berbeda baik linier maupun non linier. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji T dan uji F untuk melihat pengaruh penggunaan pestisida dan sifat kimia tanah terhadap Cd di tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model campuran adalah yang paling baik untuk menggambarkan hubungan antara penggunaan pestisida dan beberapa sifat tanahnya, dilihat dari faktor signifikansinya terhadap semua faktor dibandingkan model yang lainnya, Berdasarkan model campuran tersebut, seluruh variabel pestisida dan variabel pH, KTK dan Cd tanah memiliki hubungan positif dengan signifikansi yang tinggi dari setiap variabel peubah bebasnya terhadap kandungan Cd di dalam tanah. Pada kajian ini juga memperlihatkan kandungan Cd dipengaruhi oleh variasi penggunaan pestisida pada sistem budi daya dan variabel  pH dan KTK di dalam  tanah.