Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Strategi Pemasaran Produk Gula Semut (Studi Kasus di Kelompok Tani Huyula Desa Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo) Tiyansi M Makale; Ria Indriani; Agustinus Moonti
Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2023): Maret 2023
Publisher : PT Seval Literindo Kreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57141/kompeten.v1i5.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal pada pemasaran produk gula semut di Kelompok Tani Huyula serta merumuskan formulasi alternatif strategi pada pemasaran produk gula semut di Kelompok Tani Huyula. Penelitian ini dilakukan di Desa Dulamayo Selatan Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo sejak bulan Oktober hingga Desember Tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif berupa penelitian dengan metode studi kasus. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi pemasaran produk gula semut di Kelompok Tani Huyula terdiri atas: faktor internal yaitu Product, Price, Place dan Promotion. Faktor eksternal yaitu pemerintah, lembaga pemasaran, pesaing, produk subtitusi, teknologi dan cuaca. Adapun alternatif strategi pada pemasaran produk gula semut di Kelompok Tani Huyula yaitu mempertahankan kualitas bahan baku untuk distribusi produk keluar daerah, memperbaiki tampilan kemasan dan label produk dengan memanfaatkan bantuan modal dari pemerintah, memperluas jaringan konsumen dengan memanfaatkan media digital untuk pemasaran, serta menjaga kestabilan harga terhadap pengaruh cuaca.Kata kunci: Gula Semut, Strategi pemasaran, Matriks Analisis SWOT.
KELAYAKAN DAN DAYA SAING USAHA GULA SEMUT PAHANGGA LAMI DI BUMDESMA HULU PERKASA Dwi Rahmawati; Ria Indriani; Zulham Sirajuddin
MEDIAGRO Vol 19, No 1 (2023): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v19i1.8162

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk; (1) mengidentifikasi daya saing usaha gula semut yang dilakukan BUMDESma Hulu Perkasa, dan (2) mengetahui kelayakan usaha gula semut BUMDESma Hulu Perkasa. Hasil penelitian ini diharapakan dapat berguna untuk memetakan kekuatan daya saing BUMDESma Hulu Perkasa dalam menghasilkan produk gula semut. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi, dan wawancara mendalam (indepth interview). Usaha industri gula semut BUMDESma Hulu Perkasa merupakan salah satu usaha industri yang menghasilkan produk dari hasil pertanian. Mayoritas hasil pertanian di Desa Mongiilo yaitu aren. Oleh karena itu, Desa Mongiilo merupakan Sentra IKM gula aren di Kecamatan Bulango Ulu. Hasil dari penelitian industri Gula semut Pahangga Lami di Desa Mongiilo Kecamatan Bulango Ulu Kabupaten Bone Bolango merupakan industri yang layak untuk dijalankan karena dilihat dari segi ketersediaan faktor dalam pengolahan produksi, ketersediaan bahan baku dan tenaga kerja yang tersedia dengan baik. Dari hasil keseluruhan penelitian yang menjadi hal penting yaitu Desa yang memiliki hasil aren yang melimpah dapat membantu kekurangan pangan. Usaha gula semut Pahangga Lami layak untuk dikembangkan dan mempunyai daya saing.
Perbandingan nilai tambah dan peluang pasar gula aren dan gula semut Supriyo Imran; Ria Indriani; Yuliana Bakari
Jurnal Agercolere Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Agercolere Vol. 5 Numb 1, 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/jac.v5i1.180

Abstract

Tujuan penelitian adalah:1) Menghitung perbandingan nilai tambah antara gula aren dan gula semut, 2) Mengidentifikasi peluang pasar dari gula aren dan gula semut. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Bone Bolango yang terfokus pada wilayah pengembangan usaha pengolahan aren di Kecamatan Bulango Utara dan Bulango Ulu. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan mulai bulan Mei – Juli 2022. . Metode penelitian menggunakan metode survey dimana wawancara dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data primer yang berasal dari pengrajin gula aren dan gula semut. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling yaitu sampel penelitian adalah kelompok tani Aren yang mengolah nira menjadi gula aren di Kecamatan Bulango Ulu khususnya Desa Mongiilo 25 orang dan 2 orang pengrajin gula semut di Kecamatan Bulango Utara, sehingga diperoleh 27 orang responden. Data yang digunakan dalam penelitian yaitu data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, margin pemasaran dan analisis nilai tambah Hayami.. Hasil penelitian menunjukkan dalam setiap kilogram gula semut menghasilkan nilai tambah sebesar Rp 7.978,91 atau 90,3% dari nilai produk. Hal ini menunjukkan nilai tambah nira aren menjadi gula semut lebih tinggi dibandingkan dengan gula aren dimana nilai tambah dalam setiap 1 kg produk gula aren adalah Rp 1.566,26 atau 64,63% dari nilai produk.. Namun berdasarkan dari rasio nilai tambah dari keduanya yang lebih besar dari 40 persen, menunjukkan nilai tambah gula aren maupun gula semut cukup tinggi. Peluang pasar dari gula semut lebih menjanjikan dibanding gula aren sebab harga jualnya lebih tinggi dari gula aren dimana harga gula semut sebesar Rp 35.000/kg dan gula aren sebesar Rp 15.000/kg.
Optimalisasi Manajemen Rantai Pasok Beras Dalam Menjaga Ketahanan Pangan (Studi Kasus Perum Bulog Kantor Cabang Gorontalo) Amita Djama; Ria Indriani; Agustinus Moonti
Media Agribisnis Vol. 7 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v7i1.3199

Abstract

Dalam menjalankan tugas yang diamanatkan oleh pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan dengan melakukan pengadaan dan pengelolaan persediaan beras, BULOG mengalami beberapa kendala seperti keterbatasan pemasok dan kurangnya minat masyarakat terhadap beras BULOG. Tujuan penelitian untuk mengetahui kondisi rantai pasok beras dan mengoptimalisasi persediaan beras pada Perum BULOG Kantor Cabang Gorontalo. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2022. Metode yang digunakan yaitu studi kasus dengan pendekatan kuantitatif. Menggunakan teknik analisis FSCN dan EOQ. Hasil penelitian menunjukkan: 1) kondisi rantai pasok dengan enam elemen pendukung telah terintegrasi dengan baik karena semua anggota rantai sudah bekerja sesuai tupoksinya, 2) jumlah persediaan beras BULOG mencapai tingkat optimal pada kombinasi jumlah pembelian beras premium sejumlah 75.494,49 kg dengan frekuensi pembelian 2× setahun, penghematan sebesar 49.341.206,76,-, safety stock 889.250 kg dan ROP 965.000 kg, dan untuk beras medium optimal pada jumlah pembelian 857.108,48 kg dengan frekuensi pembelian 3× setahun, penghematan 83.755.037,64,-, safety stock 41.566.500 kg dan ROP 44.250.000 kg. Maka dapat disimpulkan bahwa untuk mencapai tujuan penelitian, perusahaan sebaiknya lebih meningkatkan manajemen rantai pasok dan sebaiknya menggunakan metode EOQ dalam mengelola persediaan untuk mencapai hasil yang efisien.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fluktuasi Harga Cabai Rawit Di Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara Nifta Loanga; Ria Indriani; Yuriko Boekoesoe
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.768

Abstract

Penelitian Ini Bertujuan Untuk Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga cabai rawit di Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Jenis sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian ini menunujukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga cabai rawit yang dianalisis dalam penelitian ini adalah harga cabai rawit pada petani harga cabai rawit pada pedagang, jumlah produksi cabai rawit, jumlah permintaan cabai rawit dan harga barang substitusi (cabai keriting). Berdasarkan hasil penelitian dari kelima variabel tersebut hanya ada 3 yang signifikan yaitu harga cabai rawit pada pedagang (X2) dengan nilai signifikan 0,000 atau lebih kecil dari 0,005, jumlah permintaan cabai rawit (X4) dengan nilai signifikan 0,003 atau lebih kecil dari 0,005 dan harga cabai keriting (X5) dengan nilai signifikan 0,000 atau lebih kecil dari 0,005. Sedangkan untuk yang ke dua variabel yang tidak signifikan yaitu harga cabai rawit pada petani (X1) dengan nilai signifikan 0,061 atau lebih besar dari 0,005 dan jumlah produksi cabai rawit (X3) dengan nilai signifikan 0,348 atau lebih besar dari 0,005.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA TERHADAP KARYAWAN BULOG DI GORONTALO Moh Syahrul Saputra Popalo; Trigheofani Hasan; Salindiri Halid; Sri Widya Ranti Umar; Ismet Hasan; Slamet Hasan; Ria Indriani
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i2.569

Abstract

Berdirinya Perum BULOG menandai tonggak sejarah yang penting penting pada tahun 1967 ketika didirikan berdasarkan keputusan presidium kabinet, yang secara khusus dituangkan dalam Keputusan Presidium Kabinet No. 114/U/Kep/5/1967, tanggal 10 Mei 1967. Tujuan utama pembentukannya adalah untuk menjamin pasokan pangan yang aman dan pasokan pangan yang aman dan stabil, sehingga dapat membantu kelangsungan pemerintah yang baru lahir. Tujuan awal ini mengalami modifikasi selama bertahun-tahun, yang mencerminkan kebutuhan dan tantangan yang terus berkembang yang dihadapi oleh organisasi. A Perkembangan penting terjadi dengan direvisinya mandat BULOG melalui Keputusan Presiden No. 39 tahun 1969, yang dikeluarkan pada tanggal 21 Januari 1969. Revisi ini secara eksplisit menugaskan BULOG dengan tanggung jawab untuk menstabilkan harga beras, mengakui peran penting organisasi ini dalam menangani aspek-aspek ekonomi aspek-aspek ekonomi yang berkaitan dengan pangan. Setelah itu, perubahan signifikan lainnya perubahan signifikan lainnya terjadi melalui Keputusan Presiden No. 39 tahun 1987. Revisi ini bertujuan untuk memperluas cakupan BULOG dengan memberdayakannya untuk mendukung pengembangan berbagai komoditas pangan di luar beras. Tujuan strategisnya adalah untuk meningkatkan Peran BULOG dalam lanskap dinamis pengembangan pangan multikomoditas. A evolusi lebih lanjut terjadi dengan diberlakukannya Keputusan Presiden No. 103 tahun 1993. Keputusan ini membawa perluasan tanggung jawab BULOG, yang tidak hanya mencakup koordinasi pengembangan pangan, tetapi juga komitmen untuk meningkatkan kualitas gizi pangan. Khususnya, selama periode ini periode ini, Kepala BULOG merangkap jabatan sebagai Menteri Negara Urusan Menteri Negara Urusan Pangan, yang menunjukkan keterlibatan integral organisasi dalam dalam membentuk kebijakan nasional terkait pangan dan gizi.  
Pengembangan Strategi Pemasaran dalam Meningkatkan Pendapatan Usaha Off Farm pada Petani di Desa Moutong Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Supriyo Imran; Ria Indriani; Yuliana Bakari
Journal of Community Services on Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Community Services on Multidisciplinary Sciences
Publisher : Ahsan Mafaza Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lemahnya pemahaman petani mengenai efisiensi pemasaran hasil pertanian menyebabkan pemasaran hasil panen hanya bergantung kepada pedagang pengumpul sehingga petani cenderung mengalami ke. Tujuan kegiatan pengabadian pada masyarakat adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman serta pendampingan kepada petani tentang pengolahan hasil panen dan dan melihat peluang pasar yang ada untuk memasarkan hasil produksinya sendiri agar petani dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya, dan tidak berharap hanya dari usahataninya. Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah penyuluhan/ceramah, sharing dan diskusi dengan memberikan informasi dan pengertian tentang cara mengelola usaha secara efektif dan efisien melalui manajemen pemasaran. Hasil kegiatan memberikan pengetahuan dan keterampilan petani di Desa Moutong Kecamatan Tilongkabila dalam pengolahan hasil panen dan pemasaran hasil pertanian yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.