p-Index From 2021 - 2026
8.518
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Iqra: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman JURNAL GALUNG TROPIKA JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI International Journal of Supply Chain Management YUME : Journal of Management Abditani : Jurnal Pengabdian Masyarakat AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis Jurnal Agercolere Jurnal IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia) Media Agribisnis Economics and Digital Business Review Albariq: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) MALLOMO: Journal of Community Service Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia Jurnal Sains Agribisnis JAMBURA: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN BISNIS Jurnal Manajemen Tarjih: Agribusiness Development Journal Mediagro Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian Amkop Management Accounting Review (AMAR) Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin JER International Journal of Business and Quality Research International Journal of Technology and Education Research International Journal of Economics, Business and Innovation Research Asian Journal of Management, Entrepreneurship and Social Science Journal of Community Services on Multidisciplinary Sciences
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pemasaran Produk Gula Semut (Studi Kasus di Kelompok Tani Huyula Desa Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo) Tiyansi M Makale; Ria Indriani; Agustinus Moonti
Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2023): Maret 2023
Publisher : PT Seval Literindo Kreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57141/kompeten.v1i5.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal pada pemasaran produk gula semut di Kelompok Tani Huyula serta merumuskan formulasi alternatif strategi pada pemasaran produk gula semut di Kelompok Tani Huyula. Penelitian ini dilakukan di Desa Dulamayo Selatan Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo sejak bulan Oktober hingga Desember Tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif berupa penelitian dengan metode studi kasus. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi pemasaran produk gula semut di Kelompok Tani Huyula terdiri atas: faktor internal yaitu Product, Price, Place dan Promotion. Faktor eksternal yaitu pemerintah, lembaga pemasaran, pesaing, produk subtitusi, teknologi dan cuaca. Adapun alternatif strategi pada pemasaran produk gula semut di Kelompok Tani Huyula yaitu mempertahankan kualitas bahan baku untuk distribusi produk keluar daerah, memperbaiki tampilan kemasan dan label produk dengan memanfaatkan bantuan modal dari pemerintah, memperluas jaringan konsumen dengan memanfaatkan media digital untuk pemasaran, serta menjaga kestabilan harga terhadap pengaruh cuaca.Kata kunci: Gula Semut, Strategi pemasaran, Matriks Analisis SWOT.
KELAYAKAN DAN DAYA SAING USAHA GULA SEMUT PAHANGGA LAMI DI BUMDESMA HULU PERKASA Dwi Rahmawati; Ria Indriani; Zulham Sirajuddin
MEDIAGRO Vol 19, No 1 (2023): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v19i1.8162

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk; (1) mengidentifikasi daya saing usaha gula semut yang dilakukan BUMDESma Hulu Perkasa, dan (2) mengetahui kelayakan usaha gula semut BUMDESma Hulu Perkasa. Hasil penelitian ini diharapakan dapat berguna untuk memetakan kekuatan daya saing BUMDESma Hulu Perkasa dalam menghasilkan produk gula semut. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi, dan wawancara mendalam (indepth interview). Usaha industri gula semut BUMDESma Hulu Perkasa merupakan salah satu usaha industri yang menghasilkan produk dari hasil pertanian. Mayoritas hasil pertanian di Desa Mongiilo yaitu aren. Oleh karena itu, Desa Mongiilo merupakan Sentra IKM gula aren di Kecamatan Bulango Ulu. Hasil dari penelitian industri Gula semut Pahangga Lami di Desa Mongiilo Kecamatan Bulango Ulu Kabupaten Bone Bolango merupakan industri yang layak untuk dijalankan karena dilihat dari segi ketersediaan faktor dalam pengolahan produksi, ketersediaan bahan baku dan tenaga kerja yang tersedia dengan baik. Dari hasil keseluruhan penelitian yang menjadi hal penting yaitu Desa yang memiliki hasil aren yang melimpah dapat membantu kekurangan pangan. Usaha gula semut Pahangga Lami layak untuk dikembangkan dan mempunyai daya saing.
Perbandingan nilai tambah dan peluang pasar gula aren dan gula semut Supriyo Imran; Ria Indriani; Yuliana Bakari
Jurnal Agercolere Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Agercolere Vol. 5 Numb 1, 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/jac.v5i1.180

Abstract

Tujuan penelitian adalah:1) Menghitung perbandingan nilai tambah antara gula aren dan gula semut, 2) Mengidentifikasi peluang pasar dari gula aren dan gula semut. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Bone Bolango yang terfokus pada wilayah pengembangan usaha pengolahan aren di Kecamatan Bulango Utara dan Bulango Ulu. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan mulai bulan Mei – Juli 2022. . Metode penelitian menggunakan metode survey dimana wawancara dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data primer yang berasal dari pengrajin gula aren dan gula semut. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling yaitu sampel penelitian adalah kelompok tani Aren yang mengolah nira menjadi gula aren di Kecamatan Bulango Ulu khususnya Desa Mongiilo 25 orang dan 2 orang pengrajin gula semut di Kecamatan Bulango Utara, sehingga diperoleh 27 orang responden. Data yang digunakan dalam penelitian yaitu data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, margin pemasaran dan analisis nilai tambah Hayami.. Hasil penelitian menunjukkan dalam setiap kilogram gula semut menghasilkan nilai tambah sebesar Rp 7.978,91 atau 90,3% dari nilai produk. Hal ini menunjukkan nilai tambah nira aren menjadi gula semut lebih tinggi dibandingkan dengan gula aren dimana nilai tambah dalam setiap 1 kg produk gula aren adalah Rp 1.566,26 atau 64,63% dari nilai produk.. Namun berdasarkan dari rasio nilai tambah dari keduanya yang lebih besar dari 40 persen, menunjukkan nilai tambah gula aren maupun gula semut cukup tinggi. Peluang pasar dari gula semut lebih menjanjikan dibanding gula aren sebab harga jualnya lebih tinggi dari gula aren dimana harga gula semut sebesar Rp 35.000/kg dan gula aren sebesar Rp 15.000/kg.
ANALISIS EFISIENSI RANTAI PASOK JAGUNG DI KECAMATAN KABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Zein Anggowa; Asda Rauf; Ria Indriani
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 7, NO 1, 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v7i1.18956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : efisiensi rantai pasok jagung yang ada di Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Pengukuran efisiensi rantai pasok dilakukan dengan pendekatan efisiensi pemasaran, nilai tambah menggunakan analisis nilai tambah rantai pasok. Hasil penelitian menunjukkan Pengukuran  efisiensi rantai pasok margin pemasaran pada saluran II sebesar 334/tongkol dan margin pemasaran pada saluran III sebesar 750/tongkol. Masing-masing dari saluran pemasaran memiliki nilai farmer’s share yang berbeda-beda yakni : farmer’s share tertinggi terdapat pada saluran pemasaran II, sebesar 83,3%. Pada farmer’s share kedua saluran pemasaran efisien karena kedua saluran pemasaran tersebut lebih besar dari 70%.
Optimalisasi Manajemen Rantai Pasok Beras Dalam Menjaga Ketahanan Pangan (Studi Kasus Perum Bulog Kantor Cabang Gorontalo) Amita Djama; Ria Indriani; Agustinus Moonti
Media Agribisnis Vol. 7 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v7i1.3199

Abstract

Dalam menjalankan tugas yang diamanatkan oleh pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan dengan melakukan pengadaan dan pengelolaan persediaan beras, BULOG mengalami beberapa kendala seperti keterbatasan pemasok dan kurangnya minat masyarakat terhadap beras BULOG. Tujuan penelitian untuk mengetahui kondisi rantai pasok beras dan mengoptimalisasi persediaan beras pada Perum BULOG Kantor Cabang Gorontalo. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2022. Metode yang digunakan yaitu studi kasus dengan pendekatan kuantitatif. Menggunakan teknik analisis FSCN dan EOQ. Hasil penelitian menunjukkan: 1) kondisi rantai pasok dengan enam elemen pendukung telah terintegrasi dengan baik karena semua anggota rantai sudah bekerja sesuai tupoksinya, 2) jumlah persediaan beras BULOG mencapai tingkat optimal pada kombinasi jumlah pembelian beras premium sejumlah 75.494,49 kg dengan frekuensi pembelian 2× setahun, penghematan sebesar 49.341.206,76,-, safety stock 889.250 kg dan ROP 965.000 kg, dan untuk beras medium optimal pada jumlah pembelian 857.108,48 kg dengan frekuensi pembelian 3× setahun, penghematan 83.755.037,64,-, safety stock 41.566.500 kg dan ROP 44.250.000 kg. Maka dapat disimpulkan bahwa untuk mencapai tujuan penelitian, perusahaan sebaiknya lebih meningkatkan manajemen rantai pasok dan sebaiknya menggunakan metode EOQ dalam mengelola persediaan untuk mencapai hasil yang efisien.
Analisis Deskriptif dan komparatif Pada Literasi Keuangan Petani Padi sawah di Kecamatan Kabila kabupaten Bone Bolangi Siti Shafwah Ratna Utami; Yuliana Bakari; Ria Indriani; Muh Zubair Hippy
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6, No 1 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v6i1.2358

Abstract

Dalam pengelolaan usahatani, pemahaman petani terhadap literasi keuangan sangat dibutuhkan. Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran literasi keuangan pada petani padi sawah dan mengetahui perbedaan literasi keuangan pada petani padi sawah. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan varians One Way Anova dengan teknik Non Probability Sampling. Adapun jumlah sampel yang ditentukan menggunakan Nomogram Harry King. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan pada petani padi sawah di Kecamatan Kabila cukup baik karena petani belum memiliki perilaku yang baik terhadap pengelolaan keuangan secara pribadi maupun usahatani. hasil uji Anova menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada komponen Financial Experience di masing-masing Desa di Kecamatan kabila.
Efisiensi Usahatani Padi Sawah Dengan Sistem Tanam Pindah (Tapin) Dan Tanam Benih Langsung (Tabela) Desa Paris Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo Irmawati saul; Ria Indriani; Yanti Saleh
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.743

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis efesiensi usahatani padi sawah yang menggunakan sistem tanam pindah (TAPIN) dan sistem tanam benih langsung (TABELA) di Desa Paris, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo dan Menganalisis perbedaan pendapatan antara petani padi sawah yang menggunakan sistem TAPIN dan TABELA. Sampel terpilih diambil secara purposive sampling sebanyak 60 orang petani padi sawah di Desa Paris Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah terdiri atas analisis terhadap struktur biaya, penerimaan, pendapatan dan R/C Ratio, serta uji independent-sampel T-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan usahatani yang menggunakan teknik TAPIN rata-rata/petani Rp. 28.590.873 sedangkan nilai pendapatan rata-rata/petani menggunakan teknik TABELA yaitu sebesar Rp. 41.352.871 dan berdasarkan hasil kriteria kelayakan bahwa usahatani padi sawah di Desa Paris layak untuk diusahakan. Secara statistik, pendapatan petani sistem TAPIN tidak terdapat perbedaan yang signifikan dengan pendapatan petani sistem TABELA, dikarenakan hasil pengujian SPSS menunjukan thitung 1,168 < ttabel 1,671 dilihat dari df 60 menggunakan a 0,05 atau 5%. Kata Kunci: efisiensi usahatani; padi sawah; sistem tapin, sistem tabela
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fluktuasi Harga Cabai Rawit Di Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara Nifta Loanga; Ria Indriani; Yuriko Boekoesoe
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.768

Abstract

Penelitian Ini Bertujuan Untuk Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga cabai rawit di Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Jenis sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian ini menunujukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga cabai rawit yang dianalisis dalam penelitian ini adalah harga cabai rawit pada petani harga cabai rawit pada pedagang, jumlah produksi cabai rawit, jumlah permintaan cabai rawit dan harga barang substitusi (cabai keriting). Berdasarkan hasil penelitian dari kelima variabel tersebut hanya ada 3 yang signifikan yaitu harga cabai rawit pada pedagang (X2) dengan nilai signifikan 0,000 atau lebih kecil dari 0,005, jumlah permintaan cabai rawit (X4) dengan nilai signifikan 0,003 atau lebih kecil dari 0,005 dan harga cabai keriting (X5) dengan nilai signifikan 0,000 atau lebih kecil dari 0,005. Sedangkan untuk yang ke dua variabel yang tidak signifikan yaitu harga cabai rawit pada petani (X1) dengan nilai signifikan 0,061 atau lebih besar dari 0,005 dan jumlah produksi cabai rawit (X3) dengan nilai signifikan 0,348 atau lebih besar dari 0,005.
Faktor Sosial Ekonomi Masyarakat dan Pola Konsumsi Minyak Goreng di Kelurahan Pulubala Kota Gorontalo Chusnul Islamiyati Jusuf; Ria Indriani; Echan Adam
Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian Vol. 8 No. 6 (2023)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University Jointly with Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia - Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/jimdp.v8i6.549

Abstract

The Government’s policy to increase the price of cooking oil has changed the pattern of people’s consumption of cooking oil and has impacted the types of products people are interested in. This study aims to analyze the consumption patterns of packaged cooking oil during rising prices and the relationship between socio-economic factors and the amount of packaged cooking oil consumption in Gorontalo City. The research was conducted from October to December 2022, when there was a response to the policy of increasing cooking oil prices. The selected sample is 90 households. Data were analyzed using Descriptive and PPM-CorrelationStatisticsAnalysis.The results of the study show that there is a change in the consumption pattern of cooking oil when there is an increase in prices, where the public's consumption of retail cooking oil tends to decrease and switch to cooking oil products subsidized by the Government. Most people consume 'Minyakita' products because of their affordable price and better quality. The results of the PPM-Correlation statistical test also show a significant relationship between income and family members with the amount of packaged cooking oil consumed, where lower pay and fewer family members in the household further reduce the consumption of packaged cooking oil. Meanwhile, the Age and Education level of the respondents did not have a significant relationship with the amount of packaged cooking oil consumed when the price of cooking oil rose.
Manajemen Risiko Produksi Pada Usahatani Kelapa di Kabupaten Bone Bolango Iksal Sibaki; Ria Indriani; Echan Adam
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 6, No 2 (2023): JIMB - VOLUME 6 NOMOR 2 September 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v6i2.21956

Abstract

Secara umum tanaman perkebunan mempunyai peranan yang besar, terutama dalam penyediaan lapangan kerja, pendapatan dari ekspor dan sumber pertumbuhan ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi risiko produksi usahatani kelapa, menganalisis tingkat risiko produksi kelapa, serta menganalisis manajemen resiko dalam usahatani kelapa di Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif degan pendekatan kuantitatif. Identifikasi sumber-sumber risiko agribisnis yang dihadapi petani dilakukan melalui wawancara terhadap responden dan observasi di lokasi penelitian. Jumlah sampel sebanyak 30 orang petani kelapa yang diambil secara sampel acak. Hasil penelitian diperoleh risiko pada usahatani kelapa adalah risiko benih (bibit), kesuburan lahan, dan tenaga kerja serta risiko pendapatan dimana rata rata pendapatan usahatani kelapa sebesar Rp. 12.953.134,84 per hektar. Koefisien variasi tingkatan produksi adalah sebesar 0.003 atau kecil dari 1 (1) yang berarti  terdapat risiko produksi yang rendah pada usahatani kelapa. Manajemen risiko produksi yang dilakukan oleh petani kelapa pada proses planning berada pada kategori baik, sedangkan organizing, actuating, dan controlling berada pada kategori cukup.
Co-Authors A. Nixia Tenriawaru Agustinus Moonti Ahmad Asse Ahmad Yasar Ramdan Amir Halid Amir Hamza Hadju Amita Djama Ana Runtuwene Andi Anirah Anis Dewi Kurniawati Asara Putri Nadiwa Asda Rauf Asda Rauf Ashar, Muhammad Astri Julistri Geabo Baehaqi Chusnul Islamiyati Jusuf Delvi Suleman Dina Novayanti Dwi Rahmawati Echan Adam Fara Zubedi Farlan Rauf Fitriyanti Pioke Harija K. Mahalipa Haris Singgili Hermanto Feybie Asona Iksal Sibaki Irmawati saul Irwan Bempah Ismet Hasan Julia Gobel Karlena Arsyad L Lusiana La Ode Sahara Lalu Kusumawardi Larasati Sukmadewi Wibowo Lasawali, Adhriansyah A Linta Aulia Lolita Adinintiyas Putri M. Zainul Kholil Mahludin H Baruwadi Mahludin H. Baruwadi Majidah Amalia Trismawati Maryam H Mukmin Mayasari Yamin, Mayasari Mila Rosita Mirda Lasena Moh Syahrul Saputra Popalo Mohammad Zubair Hippy Muh Aditya Wirfahyadi N. Tenriawaru Nangsi Ilato Nifta Loanga Nimade Viantika Nindy Agustia Nunge Nofriyanto Halid Norma Luntayo Nur Azizah Nur Rahmi Suud Nurinda Abas Nurul Fadly Purna dewinta Soga Putri Utami Asimin Rafiq Ramdan Syukur Rahim Darma Ramlan Mustafa Rifaldi Mopangga Rismawati S Riwan Saputri Itani Rizki Arsika Yunita Salindiri Halid Sari Wulan Selviawati Herman Sintia Abbas Siti Shafwah Ratna Utami Slamet Hasan Sri Fatmawati Isini Sri Ferlin Hakim Sri Widya Ranti Umar Sri Yenny Pateda Sri Zakaria St. Aisyah Supriyo Imran Tiyansi M Makale Trigheofani Hasan Ubadah Yanti Saleh Yuliana Bakari YUNUS MUSA Yuriko Boekoesoe Zein Anggowa Zulham Sirajuddin