Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Kompetensi Pustakawan Pada Inovasi Layanan Referensi Online Anis Dewi Kurniawati; Ria Indriani; Rizki Arsika Yunita
Jurnal IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia) Vol. 6 No. 1 (2021): Mei
Publisher : Ikatan Pustakawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jurnal ipi.v6i1.120

Abstract

The occurrence of the Covid-19 pandemic in Indonesia in early 2020 has made many changes to the order of social life, including library activities in universities. Libraries universities experience a very significant decrease in the number of visits due to social restrictions which result in mandatory lecture activities being carried out online and are prohibited from carrying out activities on campus that cause crowds, therefore the role of libraries in serving student information needs must of course adjust to current conditions. The purpose of this study was to determine the skills librarians must have in providing online reference services. The method used in this research is descriptive method with a literature study approach. Data were obtained from observations by observing librarian information-seeking behavior patterns in providing online reference services, meanwhile, literature studies were carried out by analyzing references related to information literacy, reference services, librarian expertise related to information technology and communication methods. The literature results are then analyzed and interpreted in the form of results and discussion. The result of this research is that the library uses social media to provide online reference services. There are three skills that librarians must have in providing online reference services including: 1) expertise in promoting services, 2) expertise in communicating on social media and, 3) expertise in literacy.
Perspektif Rasionalitas: Aktivitas Pemenang Lelang Komunitas Nelayan Di Danau Tempe Ria Indriani; Supriyo Imran; Nur Azizah
Tarjih : Agribusiness Development Journal Vol. 1 No. 01 (2021): VOLUME 1, NOMOR 01, JUNI 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.113 KB) | DOI: 10.47030/agribisnis.v1i01.48

Abstract

Pemanfaatan Danau Tempe secara tradisional terbagi atas beberapa kawasan/zona yang berlaku setiap pergantian musim. Danau Tempe menjadi sumber mata pencaharian bagi nelayan setempat. Nelayan di Danau Tempe terbagi berdasarkan zona penangkapan ikan. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas nelayan pemenang lelang di Danau Tempe dalam perspektif rasionalitas. Dilaksanakan pada April - Mei 2019 di Danau Tempe Kelurahan Laelo dan Sallomenraleng Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo Provinsi Sulawesi Selatan. Pengumpulan data penelitian melalui observasi, wawancara mendalam (Indepth Interview) dan dokumentasi. Adapun metode yang digunakan kajian ini adalah RRA (Rapid Rural Appraisal) untuk melihat fenomena yang terjadi di lokasi penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif menggunakan metode verstehen. Hasil penelitian menunjukkan tindakan rasional komunitas nelayan untuk mengikuti lelang eks ornament terbagi atas 4, yaitu : (1) nelayan dalam mengikuti lelang berdasarkan pengalaman terdahulu dari keluarga dan nenek moyangnya yang disebut tindakan irrasional (Tindakan tradisional), (2) nelayan pemenang lelang dalam menjalankan usahanya menggunakan alat tangkap untuk memproduksi ikan sebesar-besarnya yang disebut tindakan rasional instrumental, (3) nelayan dalam mengikuti lelang karena adanya harapan akan memperoleh keuntungan yang besar yang disebut tindakan rasional tujuan, (4) nelayan dalam mengikuti lelang didorong oleh motivasi dengan mengikuti lelang maka mereka akan lebih dihargai oleh masyarakat dan status sosialnya akan meningkat yang disebut tindakan rasional nilai
Pengaruh Jumlah Kredit dan Suku Bunga Terhadap Pendapatan Usaha Mikro di BRI Unit Kabila Amir Halid; Ria Indriani; Delvi Suleman
Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol. 1 No. 3 (2014): Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah
Publisher : Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.928 KB) | DOI: 10.22437/ppd.v1i3.1546

Abstract

This study aims to determine the development of the customer (Micro KUR and significant effect between credit amount and the interest rate on the income customers at BRI Unit Micro Kabila. Kind of research used in this study is a survey method. Data used are primary data interviews with customer respondents micro and secondary data from the BRI unit Kabila, the sampling method used was purposive sample, data collection techniques are methods of documentation and interviews. Data analysis technique used is multiple regression analysis and usingdescriptive statistics. Results from this research showed revenue that micro (Y) 63,7% total affected by credit (X1) and interest rate, while the remaining 36,3 %affected by other factors. R value of 0,798 means that income by the number of loans and interest ratest have a very strong positive relationship. T-test showed that the significant amount of credit, because the value is significantly smaller than the value 0,05 (0,000), while the interest rate effect is not real, because the value is significantly smaller than the value of 0,05 (0,874). For the development of the number of credits and the number of clients small loans (KUR) have increased and decreased each year. Keywords: Economic, credit, interest rates, UKM, income
PENGARUH PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI TERHADAP PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH DI DESA BULOTALANGI KECAMATAN BULANGO TIMUR Sari Wulan; Ria Indriani; Irwan Bempah
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 6, NO 2, 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor produksi terhadap produksi usahatani padi sawah di Desa Bulotalangi. Penelitian ini dilakukan di Desa Bulotalangi pada bulan Agustus sampai dengan Bulan Oktober tahun 2021. Jumlah responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 47 orang petani padi sawah. Data diperoleh dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Jenis sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan analisis data kualitatif. Kemudian sejalan dengan penelitian ini dilaksanakan dengan metode Fungsi Produksi Cobb Douglass, perhitungan hasil produksi dan menggunakan nilai variance produksi untuk melakukan pendugaan terhadap fungsi produksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Faktor-faktor produksi seperti: Benih dan luas lahan berpengaruh terhadap produksi padi sawah. Sedangkan faktor produksi pupuk, tenaga kerja dan pestisida berpengaruh tidak nyata terhadap produksi padi sawah.
ANALISIS EFISIENSI USAHATANI JAGUNG DI DESA BONGOTUA KECAMATAN PAGUYAMAN Fitriyanti Pioke; Ria Indriani; Yuriko Boekoesoe
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 5, NO 3, 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v5i3.12273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis pengaruh penggunaan faktor produksi pada usahatani jagung di Desa Bongotua. Penelitian ini dilakukan di Desa Bongotua Kecamatan Paguyaman pada bulan Oktober sampai Desember 2020 dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 56 orang. Metode penelitian ini menggunakan analisis fungsi produksi cobb douglas. Hasil penelitian menunjukan berdasarkan analisis menggunakan fungsi produksi cobb douglas diperoleh hasil uji F hitung lebih besar dari f tabel yaitu 50.270 2.40 dan diperoleh nilai signifikan 0.000 0.05, yang berarti bahwa variabel dependen (Luas Lahan, Benih, Pupuk, Pestisida dan Tenaga Kerja) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap hasil produksi jagung. Sedangkan hasil uji t menunjukan pupuk dan tenaga kerja perpengaruh nyata terhadap hasil produksi jagung sedangkan faktor produksi luas lahan, benih dan pestiaida tidak berpengaruh secara nyata. Berdasarkan hasil perhitungan pada program SPSS diperoleh nilai koefisien determinasi  yaitu 0.892 yang menunjukan bahwa pengaruh luas lahan, benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja adalah sebesar 89,2 % . nilai tersebut menunjukan bahwa variabel dependent dapat dijelaskan oleh variabel independent. Sedangkan sisanya 10,8 % di jelaskan oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam model persamaan regresi pada penelitian ini.
ANALISIS FARMER’S SHARE PETANI JAGUNG DI DESA MONGGUPO KECAMATAN ATINGGOLA KABUPATEN GORONTALO UTARA Sintia Abbas; Asda Rauf; Ria Indriani
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 6, NO 2, 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu: 1) untuk mengetahui bagaimana saluran pemasaran jagung di Desa Monggupo Kecamatan Atinggola Kabupaten Gorontalo Utara, 2) untuk mengetahui berapakah farmer’s share yang diterima petani jagung di Desa Monggupo Kecamatan Atinggola Kabupaten Gorontalo Utara.Penelitian ini dilakukan di Desa Monggupo Kecamatan Atinggola Kabupaten Gorontalo Utara pada bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan melakukan observasi dan wawancara.Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis farmer’s share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) saluran pemasaran jagung di Desa Monggupo memiliki 2 saluran pemasaran yang berlaku. Saluran I yaitu: Petani – Pedagang Besar – Antar Pulau dan saluran pemasaran II yaitu: Petani – Pedagang Pengumpul – Pedagang Besar – Antar Pulau. 2) nilai farmer’s share terbesar ada pada saluran pemasaranI yaitu dengan jumlah 79,04% dan yang terkecil yaitu saluran pemasaran II yaitu dengan jumlah 61,90%. Maka berdasarkan kaidah keputusan, saluran pemasaran I dikatakan efisien karena lebih dari 70% dan saluran pemasaranII dikatakan tidak efisien karena kurang dari 70%.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA BULOTALANGI BARAT KECAMATAN BULANGO TIMUR KABUPATEN BONE BOLANGO Astri Julistri Geabo; Amir Halid; Ria Indriani
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 6, NO 3, 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : 1) Pendapatan pengrajin usahatani padi sawah di Desa Bulotalangi Barat Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone BolangodariHbulan Agustus sampaiHdenganBbulan Oktober 2021 denganBjumlahFsampel  44 orangYpetani. metodeKpenelitian yangQdilakukan adalahHsurvey berdasarkan dataQprimer dengan jumlah sampel 44 orang petani. Teknik Penarikan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Pendapatan yang diperoleh oleh petani pengrajin selama 1 (satu) kali musimtanam produksi dilihat bahwa rata-rata pendapatan yang diterima petani adalah Rp 6.188.647,72/petani yang berarti kegiatan usahatani padi sawah di Desa Bulotalangi Barat sangat menguntungkan. Dapat dilihat juga dengan perbandinganKantara penerimaanAdenganHtotalQbiaya.DDapat dilihatTdariRR/C Ratio adalah 3,81 yang artinyamlebih besar dari angka satu  atauk31. Dapat dilihat bahwa usahatani padi sawah layak untuk dikembangkan dikarenakan dengan untung yang sangat besar dan usahatani tersebut layak untuk di usahakan.
ANALISIS RISIKO PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG DI DESA LABANU KECAMATAN TIBAWA Rifaldi Mopangga; Mahludin H Baruwadi; Ria Indriani
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 6, NO 3, 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui risiko produksi usahatani jagung  di Desa Labanu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo, 2. Mengetahui pendapatan usahatani jagung di Desa Labanu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Labanu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo dengan jumlah sampel 30 orang. Metode penelitian yang menggunakan metode survey. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deksriptif dengan rumus persentase dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani jagung di Desa Labanu mengusahakan lebih meminimkan biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan keuntungan itu terbukti dengan total biaya yang rata-rata dikeluarkan perhektar sebanyak Rp.62.680.000/ha dan penerimaannya cukup tinggi yakni Rp.930.000.000/ha serta rata-rata pendapatan bersih yang didapat oleh petani di Desa Labanu adalah Rp.868.180.000/ha, itu berarti jagung di Desa Labanu cukup membantu perekonomian petani. Berdasarkan nilai koefisien variasi sebesar 6,35 terdapat pada variasi produksi ≤ 1 Ha, artinya bahwa usahatani jagung masih menguntungkan karena nilai koefisien tergolong rendah.
Analisis Break Even Point Dan Faktor Yang Mempengaruhi Usaha Tahu Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kecamatan Tolangohula Kabupaten Gorontalo Harija K. Mahalipa; Ria Indriani; Larasati Sukmadewi Wibowo; Supriyo Imran
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v11i2.1033

Abstract

This study aims to determine the break-even point and analyze the factors influencing tofu business income in Tolangohula District, Gorontalo Regency. This research approach uses quantitative methods. Methods of data collection using questionnaires/questionnaires and interview techniques. The results showed that the quantity in tofu production before the Covid-19 pandemic, when the break-even point began with the production BEP, acceptance BEP and price BEP were 34 boards, Rp. 1,187,552/month and Rp. 20,611/board. During the Covid-19 pandemic, when the production BEP break-even point, revenue BEP, and price BEP were 56 boards, Rp. 2,267,145/month and Rp. 31,518/board. Factors affecting the tofu business in Tolangohula District, Gorontalo Regency, have been tested simultaneously: labor, the selling price of tofu, production costs, and soybean production to income.
Analisis Rantai Nilai Komoditas Cabai Rawit di Kecamatan Bulawa Kabupaten Bone Bolango Sri Fatmawati Isini; Ria Indriani; Echan Adam
JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Vol. 7 No. 5 (2022)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University Jointly with Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia - Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1388.054 KB) | DOI: 10.37149/jia.v7i5.58

Abstract

This study aims to analyze the value chain of cayenne pepper in Bulawa District and analyze the added value of marketing among value chain actors in Bulawa District, Bone Bolango Regency. The research method used to determine the sample of farmers is using the purposive sampling method while for the sample of traders using the snowball sampling method. . Respondents in this study were cayenne pepper farmers from selected villages in Bulawa District, namely 18 farmers in Mamungaa Village and 20 farmers in East Mamungaa Village. As for the respondents, there are 8 traders consisting of 1 wholesaler, 2 collectors, and 5 retailers. The data that has been collected is then analyzed using value chain analysis based on Porter's theory and value added marketing analysis. The results show that there are 6 stages of the value chain, starting from purchasing inputs for production facilities, cultivation, harvesting, processing and distribution to consumers. At the cayenne pepper value chain stage in Bulawa District, 4 main actors are involved, namely farmers, wholesalers, collectors and retailers. The value chain of cayenne pepper in Bulawa District is divided into two activities, namely main activities and supporting activities. In the main activity, farmers and traders have a good cooperative relationship and are not dependent even though they are not well organized in terms of price and also cayenne pepper production. In supporting activities, each chain actor has not developed and innovated technology to support the business. The cayenne pepper value chain flow is efficient, but the activities carried out are still simple. The marketing value added and the largest value added ratio are obtained by central market retailers because central market retailers take a larger marketing margin than other traders by minimizing the marketing costs incurred.