Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Willingness To Pay (WTP) Rumah Tangga Nelayan Terhadap Keberadaan Ekosistem Mangrove Rangkuti, Khairunnisa; Siregar, Sasmita; Sinaga, Hardiansyah; Munar, Asritanarni; Utami, Sri; Thamrin, Muhammad; Afriani, Hesti
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v7i1.14695

Abstract

Willingness to pay (kesediaan untuk membayar) merupakan suatu keinginan seseorang untuk membayar suatu kondisi lingkungan atau evaluasi sumber daya alam dan jasa dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan. WTP sangat berpengaruh terhadap pendapatan rumah tangga, khususnya para rumah tangga nelayan. Hal ini dikarenakan WTP sangat erat kaitannya dengan ekologi pesisir yang dirugikan oleh pencemaran, salah satunya adalah  nilai degredasi lingkungan yang semakin tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor apa saja yang mempengaruhi Willingness To Pay (WTP) rumah tangga nelayan terhadap ekosistem mangrove di Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial faktor yang berpengaruh positif secara signifikan terhadap Willingness To Pay (WTP) adalah variabel jumlah pendapatan. Sedangkan variabel usia, pendidikan dan jumlah tanggungan berpengaruh tidak signifikan terhadap kesediaan membayar konsumen (WTP). Secara simultan seluruh variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen dengan nilai sig F (0,00) sig ὰ (0,05).  Nilai Willingness To Pay (WTP) yang diperoleh rataan sebesar Rp 1.380.000/tahun, sedangkan total nilai Willingness To Pay (WTP) diperoleh sebesar Rp 41.400.000/tahun.
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Tepung Ikan di PT. Pelita Adi Pratama Tanjung Balai, Sumatera Utara Rangkuti, Khairunnisa; Siregar, Sasmita; Ningsih, Kartika; Thamrin, Muhammad
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 6, No 2 (2022): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v6i2.11121

Abstract

Limbah ikan berasal dari sortiran nelayan maupun yang berasal dari pedagang dipasar adalah bahan baku pembuatan tepung ikan. Limbah ikan merupakan produk dis ekonomis sehingga perlu diolah menjadi produk yang bernilai pasar seperti tepung ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah dari proses pengolahan limbah ikan menjadi tepung ikan di PT. Pelita Adi Pratama Tanjung Balai. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah metode in depth interview dengan sampel yang digunakan sebanyak 6 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1).nilai tambah tepung ikan Rp. 3.383,4/kg dengan rasio nilai tambah 67,7%. (2). Marjin pemasaran proses pengolahan limbah ikan menjadi tepung ikan setiap pengolahan 1.000 kg limbah ikan menjadi tepung ikan di peroleh marjin sebesar Rp. 3.500/kg yang di distribusikan untuk masing-masing faktor yaitu sumbangan biaya input lain 3,33 % dan keuntungan perusahaan 21,67%.
Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Tomat (Solanum lycopersicum L.) di Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo Siregar, Sasmita; Rangkuti, Khairunnisa; Panggabean, Syahib Ashiddiq
JURNAL AGROPLASMA Vol 11, No 2 (2024): JURNAL AGROPLASMA VOLUME 11 NO 2 TAHUN 2024
Publisher : UNIVERSITAS LABUHANBATU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/agroplasma.v11i2.6265

Abstract

This research aims to determine the level of income and feasibility of tomato farming in Merdeka District, Karo Regency.  Determining the research location was carried out purposively. The number of sample farmers was 34 people using the Slovin method. The research results show that on average farmers manage 0.46 Ha of farming land. The largest component of production costs incurred by farmers in tomato farming in Merdeka District is pesticide costs amounting to IDR 13,302,852.92 or 31.76% of the total production costs.  Meanwhile, the smallest cost component is the rope cost of IDR 600,000 or 1.43%. The average income of tomato farmers per planting season is IDR. 58,008,029.4 or Rp. 9,668,005 per month. Feasibility of farming with the R/C Ratio value per farmer in tomato farming is 2.385 and the B/C Ratio value is 1.385 which shows that the farming is economically feasible to operate. Keywords: farming, tomatoes, costs, income, feasibility
PERAN DINAS PERTANIAN DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI KARET DI KECAMATAN HALONGONAN KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA Indun Mura Sari Harahap; Sasmita Siregar; Nursamsi
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada awal bulan November sampai akhir bulan Desember 2021. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan program Dinas Pertanian terhadap peningkatan pendapatan petani karet dan menganalisis peran dinas pertanian dalam peningkatan pendapatan masyarakat pada petani karet di Kecamatan Halongonan Kabupaten Padang Lawas Utara. Sampel dalam penelitian ini adalah petani karet yang terdiri dari 94 orang. Lokasi penelitian terletak di Kecamatan Halongonan Kabupaten Padang Lawas Utara. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara umum, peran Dinas Pertanian dalam peningkatan pendapatan petani karet di Kecamatan Halongonan Kabupaten Padang Lawas Utara adalah peran sebagai fasilitator, inovator, modernisator dan pelaksanaan diri. Tingkat peran Dinas Pertanian dalam peningkatan pendapatan di Kecamatan Halongonan Kabupaten Padang Lawas Utara, tergolong sangat tinggi dengan niai 88,1% dengan nilai sangat baik.
Maggot Cultivation as a Solution for Household Organic Waste Processing in Aisyiyah Denai: Budidaya Maggot Sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga di Aisyiyah Denai Siregar, Sasmita; Utami, Sri; Widihastuty, Widihastuty
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i2.26341

Abstract

Waste-related environmental pollution can affect health and needs to be addressed seriously.   These days, the majority of organic waste is turned into eco-enzymes and fertilizer.   In addition, insects can be used as bioconversion agents to control organic waste in homes.   The Black Soldier Fly, or BSF fly, is the insect.   The ladies of the Aisyiyah Branch in Medan Denai, North Sumatra Province, are the partners of the Muhammadiyah Development Partnership Program (PKPM) in this project.  By using maggots as a bioconversion agent and teaching Aisyiyah mothers about the use of maggots as fish and poultry feed, the program aims to turn household trash into a product of economic value, which should raise household income.  The technique employed in this activity began with socialization followed by maggot cultivation training for mothers. Direct interviews were conducted as a way to evaluate activities for Aisyiyah mothers. The results achieved were an increase in knowledge about maggots by around 75% and 25% of Aisyiyah mothers understood maggot cultivation.
PELATIHAN PEMBUATAN ECO ENZYME BERBASIS LIMBAH SAYURAN DAN BUAH BAGI PETANI BAWANG Khairunnisa Rangkuti; Risnawati Risnawati; Sasmita Siregar; Akbar Habib; Ira Aprianti; Efrida Lubis
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3122-3130

Abstract

Salah satu sentra produksi bawang merah di Sumatera Utara adalah desa Tongging Kecamatan merek Kabupaten Karo. Kondisi geografis desa Tongging sangat potensial bagi usaha tani bawang merah. Bawang merah Tongging terkenal dan  sangat digemari karena rasa yang gurih dan aroma yang khas. Tetapi petani bawang banyak mengeluhkan produksi rendah dan harga bawang merah yang fluktuati. Produktifitas rendah karena penggunaan input usaha tani tidak optimal karena harganya yang mahal.  sehingga petani tidak memiliki modal yang cukup dalam membeli input pertanian seperti pupuk dan obat-obatan. Hal ini berdampak pada turunnya produksi bawang merah di desa Tongging. Untuk itu tim Pengabdian masyarakat fakultas Pertanian UMSU memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi petani dengan memberikan pelatihan pembuatan Eco enzyme berbasis limbah Sayuran dan buah-buahan. Eco enzyme dapat digunakan sebagai pupuk atau penyubur tanah alami.  Eco enzyme juga dapat mengusir hama tanpa menggunakan pestisida kimia. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, petani bawang merah di desa Tongging dapat membuat eco enzyme yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk dan pestisida alami yang ramah lingkungan.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Tani Ubi Kayu (Manihot esculenta) Di Desa Naga Jaya 1 Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun Dewi, Rani Mustika; Siregar, Sasmita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui faktor – faktor apa saja  yang mempengaruhi pendapatan petani ubi kayu di Desa Naga Jaya 1 Kecamatan Bandar Huluan KabupatenSimalungun. (2) Untuk mengetahui berapa besar pendapatan petani ubi kayu di Desa Naga Jaya 1 Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun.Lokasi penelitian adalah di Desa Naga Jaya 1 Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun. Jenis penilitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yang dilakukan dengan observasi dan survey dengan pengumpulan data penelitian ini diperoleh secara langsung dari petani ubi kayu melalui wawancara dan kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 34 petani ubi kayu. Metode pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan data teknik analisis regresi linear berganda dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel luas lahan, modal, produksi, harga jual memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan usahatani ubi kayu
Differences in Growth and Yield of Moringa Oleifera Leaves by Immersing Seeds and Variations of Planting Medium Rini Sulistiani; Surianto Surianto; Aisar Novita; Sasmita Siregar; Ahmad Fadhillah Rasyidi
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 24 No 3 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v24i3.3440

Abstract

Seeds are generally used for moringa cultivation. However, the seeds produced have a fairly hard seed coat, thus affecting germination and seed vigor. The research by immersing seeds with plant growth regulators (PGR) and a comparison of the composition of planting medium need experimentation to get the maximum PGR concentration and the right composition of the planting medium to grow. The study was conducted using a Split Plot Design with the main plots PGR consisting of Z1 (freshwater), Z2 (Coconut liquid), and Z3 (GA3). The subplot is Plant Medium consisting of M1 (soil: sand: manure-1:1:2); M2 (soil: sand: manure-1:2:1); M3 (soil: sand: manure-2:1:1). Data were examined by Analysis of Variance and continued by DMRT at α 5%. The results of the analysis showed that PGR had a significant effect on plant height, stem diameter, and root length. The composition of the planting medium caused significant differences in plant height, stem diameter, number of leaves, and fresh and dry leaf weight. The interaction between the planting medium and PGR caused differences in stem diameter at 2 and 8 weeks after planting. The recommended PGR treatment is freshwater for longer roots and taller plants. M1 planting media produced the most number and weight of leaves. The combination treatment of Z3M2 produces the largest stem diameter.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Tani Ubi Kayu (Manihot esculenta) Di Desa Naga Jaya 1 Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun Rani Mustika Dewi; Sasmita Siregar
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui faktor – faktor apa saja  yang mempengaruhi pendapatan petani ubi kayu di Desa Naga Jaya 1 Kecamatan Bandar Huluan KabupatenSimalungun. (2) Untuk mengetahui berapa besar pendapatan petani ubi kayu di Desa Naga Jaya 1 Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun.Lokasi penelitian adalah di Desa Naga Jaya 1 Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun. Jenis penilitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yang dilakukan dengan observasi dan survey dengan pengumpulan data penelitian ini diperoleh secara langsung dari petani ubi kayu melalui wawancara dan kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 34 petani ubi kayu. Metode pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan data teknik analisis regresi linear berganda dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel luas lahan, modal, produksi, harga jual memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan usahatani ubi kayu
The influence of socioeconomic factors, accessibility and production on the welfare of maize farmers Sasmita Siregar; Khairunnisa Rangkuti; Rini Sulistiani; Nurhajijah; Syahib Ashiddiq Panggabean
Indonesian Journal of Agricultural Research Vol. 9 No. 2 (2026): InJAR, Vol. 9, No. 2, July 2026
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/injar.v9i2.20326

Abstract

Corn (Zea mays L.) is a major food commodity that plays an important role not only as a source of carbohydrates but also as a raw material for various industries. In Indonesia, corn is considered a strategic commodity that can help reduce dependence on rice as a staple food. This study aims to analyze the factors influencing the welfare of maize farmers in Simalungun Regency, North Sumatra, using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (PLS). The variables examined included socioeconomic factors, accessibility, production, and farmer welfare. Data were collected from 100 maize farmers in Simalungun Regency. The results indicate that socioeconomic conditions, accessibility, and corn production significantly affect farmer welfare. The model produced an R² value of 0.387, suggesting that the independent variables explain 38.7% of the variation in farmer welfare. Measurement model evaluation showed satisfactory validity and reliability, with loading factors above 0.60, Cronbach’s Alpha values above 0.60, Composite Reliability values above 0.70, and Average Variance Extracted values above 0.50, indicating that the model is fit and the latent variables have substantial effects on welfare. The findings imply that improving farmer welfare requires strengthening socioeconomic conditions, enhancing access to production inputs and infrastructure, and increasing farm productivity. Policy support through improved access to capital, agricultural extension services, infrastructure development, and stronger farmer institutions is therefore recommended.