Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Aksioma

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG MENGGUNAKAN LANGKAH POLYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 13 PALU DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA TENTANG HIMPUNAN Alfisyahra
Aksioma Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v6i1.146

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajar­an langsung menggunakan langkah Polya yang dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 13 Palu dalam menyelesaikan soal cerita tentang himpunan. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian ini mengacu pada model yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc Taggart dengan tahapannya yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, catatan lapangan, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran langsung menggunakan langkah Polya yang terdiri atas empat langkah yaitu 1) memahami masalah, 2) membuat perencanaan, 3) melaksanakan perencanaan, dan 4) melakukan pengecekan kembali, dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita tentang himpunan. Kata kunci: Model Pembelajaran Langsung, Langkah Polya, Kemampuan Matematika, Himpunan, dan Soal Cerita. Abstact: The objective of this research was described the application of direct instruction model was using Polya steps to improved the students’ ability of VII students of SMP Negeri13 Palu in solving word problems about the set. In this case, the researcher applied Class Action Research (CAR). The research design referred to Kemmis and Mc. Taggart model which covered planning, action, observation, and reflection. Moreover, the data were collected by the researcher through observation, interview, field-note taking, and test. The result of the research showed that the learning was used direct instruction model with Polya steps which consist of four steps, namely: 1) understand ing the problem, 2) devising plan, 3) carrying out the plan, and 4) looking back, can improved the students’ ability in solving word problems about the set. Keyword: Direct instruction model, Polya steps, Mathematic ability, The set, and Word problems.
PROFIL KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS DITINJAU DARI KONSEP DIRI MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA Alfisyahra Alfisyahra; Nurul Inayah; Welli Meinarni
Aksioma Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v10i2.1370

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan profil kemampuan koneksi matematis ditinjau dari konsep diri mahasiswa pendidikan matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan subjek didasarkan pada sifat konsistensi data yang diperoleh dari suatu subjek dengan mempertimbangkan kategori konsep diri mahasiswa (tinggi, sedang, rendah) dan kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi. Instrumen dalam penelitian ini yaitu: (1) skala konsep diri, (2) tes kemampuan koneksi matematis, dan (3) pedoman wawancara. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui langkah-langkah: 1) pemberian tes koneksi, 2) verifikasi data melalui wawancara, 3) mereduksi data, abstraksi, transformasi, dan pengkategorian data, 4) melakukan triangulasi metode, dan 5) melakukan penafsiran.Teknik analisa data dalam penelitian ini mengacu pada analisa data kualitatif menurut Miles dan Huberman yang meliputi: 1) reduksi data; 2) penyajian data; 3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh didasarkan pada indikator kemampuan koneksi matematis subjek yang dilihat dari kemampuan subjek mengaitkan konsep antargagasan dalam matematika, mengaitkan konsep matematika dengan bidang ilmu lain, dan mengaitkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEPTUAL PECAHAN SISWA SMP KELAS VII BERGAYA KOGNITIF FI DAN FD Muh Rizal; Evie Awuy; Linawati Linawati; Alfisyahra Alfisyahra
Aksioma Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v11i1.1963

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh deskripsi pemahaman konseptual pecahan siswa SMP kelas VII bergaya kognitif FI dan FD. Untuk mendapatkan data pemahaman konseptual pecahan siswa bergaya kognitif FI dan FD digunakan tes tertulis dan wawancara tidak terstruktur. Analisis data mengacu pada yang dikembangkan oleh Miles, Huberman dan Saladana (2014), yaitu condensation data, display data dan drawing and verifying conclusion. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa FI dan siswa FD melakukan penjumlahan pecahan biasa yang berpenyebut tidak sama dengan menyamakan penyebut menggunakan KPK, kemudian menyelesaikan menggunakan konsep penjumlahan pecahan berpenyebut sama. Dalam menyamakan penyebut, siswa FI langsung mengalikan penyebut kedua pecahan, sedangkan siswa FD terlebih dahulu mencari faktor dari masing-masing penyebut lalu mengalikan faktor-faktor tersebut.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISWA Alfisyahra Alfisyahra; Welli Meinarni
Aksioma Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v11i1.1964

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pemahaman konsep matematika siswa ditinjau dari gaya kognitif siswa Labschool UNTAD Palu Kelas XI Mia 3. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan subjek didasarkan pada sifat konsistensi data yang diperoleh dari suatu subjek dengan mempertimbangkan kategori gaya kognitif siswa (field independent (FD), field dependent (FI)) dan kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi. Instrumen dalam penelitian ini yaitu: (1) Tes GEFT, (2) tes Pemahaman Konsep Matematika, dan (3) pedoman wawancara. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui langkah-langkah: 1) pemberian tes pemahaman konsep matematika, 2) verifikasi data melalui wawancara, 3) mereduksi data, abstraksi, transformasi, dan pengkategorian data, 4) melakukan triangulasi metode, dan 5) melakukan penafsiran. Teknik analisa data dalam penelitian ini mengacu pada analisa data kualitatif menurut Miles dan Huberman yang meliputi: 1) reduksi data; 2) penyajian data; 3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh didasarkan pada indikator kemampuan pemahaman konsep matematika yaitu subjek SFD (Field Dependent) dan subjek SFI (Field Independent) keduanya dapat menyatakan konsep secara verbal, menerapkan konsep dalam berbagai bentuk representasi yantu dengan merepresentasikan konsep yang digunakan untuk menyelesaikan soal dalam 2 metode serta dapat menerapkan konsep secara algoritma yaitu menerapkan konsep yang telah tentukan untuk menyelesaikan soal yang diberikan, namun dalam hal ini subjek SFI cenderung lebih detail dalam mengaitkan beberapa konsep
ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA PADA MATA KULIAH PERSAMAAN DIFERENSIAL BERDASARKAN NEWMAN’S ERROR ANALYSIS Alfisyahra; Rahma Nasir; Welli Meinarni
Aksioma Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v11i2.2518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan mahasiswa pada matakuliah persamaan diferensial dan faktor-faktor yang menyebabkan kesalahan tersebut. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester V tahun akademik 2020/2021 Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Tadulako. Pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis data kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kesalahan yang sering dilakukan mahasiswa dalam menyelesaikan soal persamaan diferensial berdasarkan Newman’s Error Analysis meliputi jenis kesalahan pada tahapan reading, transformation dan process skill. Kesalahan reading terjadi karena mahsiswa tidak memahami konsep persamaan diferensial homogen, persamaan diferensial non eksak, dan persamaan diferensial Bernoulli. Kesalahan transformation terjadi karena mahasiwa hanya mampu menuliskan formula untuk menyelesaikan soal namun tidak bisa menyelesaikan soal menggunakan formula tersebut. Kesalahan process skill terjadi karena mahasiswa melakukan kesalahan pada penggunaan formula pada proses aljabar diantaranya kesalahan perhitungan dan proses pengintegralan yang menyebabkan mahasiswa memperoleh hasil akhir yang keliru.