Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

UJI PUPUK KOTORAN BURUNG LOVEBIRD DAN PGPR AKAR BAMBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum) Wardani, Lutvia; Sulardi, Sulardi; Syahaputra, Bambang Surya Adji
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3775

Abstract

Tomato plants (Lycopersium esculentum Mill) are multi-purpose plants that are much sought after. This research was conducted in Suka Maju Village, Hamparan Perak District, North Sumatra Province. This research used a factorial randomized block design (RAK) consisting of 2 treatment factors and 3 blocks. The first factor is bamboo root PGPR (P) which consists of 3 levels, namely P0 = 0 ml/plot, P1 = 100 ml/plot, P2 = 200 ml/plot. The second factor is lovebird manure (L) which consists of 4 levels, namely L0 = 0 kg/plot,L1 = 1 kg/plot, L2= 2 kg/plot, L3 = 3 kg/plot. There were 4 observation variables in this study, namely plant height (cm), stem diameter (mm), wet weight per sample (g), wet weightper plot (g).Keywords:Tomato plant, PGPR, Lovebird bird droppings fertilizerINTISARITanaman tomat (Lycopersium esculentum Mill) adalah tanaman multi guna yang banyak dicari. Penelitian ini dilakukan di Desa Suka Maju Kecamatan Hamparan Perak Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK)Faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan dan 3 blok. Faktor pertama yaitu PGPR akar bambu (P) yang terdiri dari 3 taraf yaitu P0 = 0 ml/plot, P1 = 100 ml/plot, P2 = 200 ml/plot. Faktor kedua yaitu pupuk kotoran burung lovebird (L) yang terdiri dari 4 taraf yaitu L0 = 0 kg/plot, L1 = 1 kg/plot, L2 = 2 kg/plot, L3 = 3 kg/plot. Terdapat 4 variabel pengamatan pada penelitian ini yaitu tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), berat basah per sampel (g), berat basah per plot (g).Kata Kunci : Tanaman Tomat, PGPR, Pupuk Korotan Burung Lovebird
Konservasi dan Pemanfaatan Hutan Mangrove melalui Pemberdayaan “Petani Peduli Pesisir” di Ekowisata Beras Basah, Langkat Syahputra, Bambang Surya Adji; Nadhira, Ahmad; Kejora, Emmy; Khaerany Nisfiary, Reny; Affandi, Oding; Naka, Tomomi
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 4 No 2 (2025): Edisi Juli 2025 - Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jpmtnd.v4i2.1717

Abstract

Sebahagian besar wilayah Indonesia yang merupakan pesisir Pantai merupakan potensi dalam pengembangan mangrove untuk menjaga kelestarian Pantai tersebut. Namun maraknya ekspansi Perkebunan kelapa sawit dan juga pembuatan bahan baku arang yang bahan dasarnya kayu mangrove, menyebabkan kerusakan hutan mangrove pesisir tersebut. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melestarikan dan memanfaatkan tanaman mangrove yang ada di pesisir Pantai kecamatan Pangakalan Susu, khusus untuk daerah ekowisata Beras Basah. Walaupun perkembangan ekowisata yang sudah mulai tertata, tetapi keterlibatan beberapa kelompok tani hutan (KTH) masih perlu pembenahan agar lebih efisien dan efektif terutama keikutsertaan keluarga seperti istri-istri dan anak-anak kelompok peduli pesisir dalam melestarikan hutan mangrove tersebut,sehingga perlu peningkatan dari kelompok tersebut. Tim pengabdian Universitas Tjut Nyak Dhien (UTND), Penelitian Unggulan Integratif (PUI) Universitas Sumatera Utara(USU) dan Tottori University, Jepang, melaksanakan kerjasama dalam meningkatkan partisipasi kelompok KTH, terutama istri-istri dan anak-anak dari kelompok peduli pesisir. Metode pengabdian yang digunakan berupa (a) ceramah (25%) dan diskusi (75%), (b) Penanaman langsung mangrove dan tanaman lain dan (c) Alternatif pengembangan ekowisata. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasnya para istri-istri dalam mengikuti ceramah dan juga praktek langsung penanaman mangrove. Begitu juga dengan anak-anak mereka, dengan konsep konsep bermain dengan memberi ilmu ke mereka, kelihatan kegembiraan diwajah anak-anak tersebut. Diharapkan untuk kedepan agar para istri serta anak mereka terus berlanjut melestarikan mangrove yang ada serta menambah jenis tanamannya agar ekowisata tersebut terjaga kelestariannya dan terkenal di masyarakat luas.