Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Persepsi Pasien terhadap Pelayanan Puskesmas Arongan Lambalek Fakhrurradhi Luthfi; Fitrah Reynaldi; Maulida Rahmi
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2023): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v1i4.287

Abstract

Puskesmas Arongan Lambalek merupakan salah satu Puskesmas dengan wilayah kerja di Kecamatan Arongan Lambalek. Jenis pelayanan di Puskesmas Arongan Lambalek, yaitu upaya kesehatan masyarakat (UKM) ensesial, upaya kesehatan masyarakat (UKM) dan upaya kesehatan perorangan (UKP), yang meliputi pendaftaran, poli umum, poli gigi, KIA, KB, Poli MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakit), Poli P2P (pengendalian dan pemberantasan penyakit) serta rawat inap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi pasien terhadap pelayanan Puskesmas Arongan Lambalek. Jenis penelitian ini dengan metode pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Arongan Lambalek Kabupaten Aceh Barat, pada tanggal 14 Mei sampai 22 Mei 2018 dengan informan sebanyak 8 orang. Teknik analisis data menggunakan alur reduksi data, penyajian data dan verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pasien terhadap pelayanan Puskesmas Arongan Lambalek adalah pada aspek kehandalan sudah baik namun masih belum optimal karena pasien harus mengantri dalam pengambilan kartu dan menunggu kehadiran dokter tiba di Puskesmas Arongan Lambalek. Pada aspek daya tanggap dan empati belum optimal karena masih ada perawat yang kurang ramah kepada pasien, sedangkan pada aspek jaminan sudah optimal karena dokter dan perawat yang bertugas di Puskesmas Arongan Lambalek sudah terampil dan berpengalaman dan pada aspek bukti langsung adalah cukup memadai, kebersihannya sudah cukup baik, nyaman, rapi dan enak dilihat. Disarankan bagi pihak Puskesmas Arongan Lambalek agar dalam usaha untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien/masyarakat. Hendaknya pihak Puskesmas Arongan Lambalek berkunjung kerumah masyarakat, sehingga pihak Puskesmas Arongan Lambalek benar-benar mengetahui sejauhmana kualitas pelayanan yang telah diberikan kepada masyarakat.
Edukasi Kesehatan Terhadap Pencegahan Stunting Melalui Rumah Gizi Kampung Yarmaliza; Teungku Nih Farisni; Fitriani Fitriani; Zakiyuddin Zakiyuddin; Fitrah Reynaldi; Veni Nella Syahputri; Rinaldy Rinaldy
Keyboard Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Keyboard Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Grace Berkat Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/keyboard.v1i2.144

Abstract

Kegiatan pengabdian ini merupakan program inovasi dalam preventif stunting melalui adanya rumah gizi kampung (RGK) di Desa Purwodadi Kabupaten Nagan Raya. Melalui metode pendekatan sosialisasi, FGD, dan pemberdayaan, kegiatan ini berhasil mencapai perubahan positif dalam pemahaman masyarakat tentang RKG. Hasil pretest dan post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman mereka tentang konsep RGK yang berdampak pada ketahanan pangan keluarga yang berkualitas. Selain perubahan pengetahuan, hasil kegiatan ini juga mencerminkan perubahan positif dalam sikap masyarakat terhadap pentingnya RGK. Pendekatan sosialisasi dan edukasi telah berhasil mengubah pandangan masyarakat terhadap program RGK, yang diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif dalam program tersebut. Selain itu, tindakan nyata masyarakat dalam pengolahan makanan bergizi dari bahan lokal juga meningkat secara signifikan. Ini menandakan bahwa masyarakat di Desa Purwodadi sekarang lebih aktif dalam meningkatkan kualitas makanan yang mereka konsumsi sehari-hari, dengan menggunakan tempe dan kelor sebagai bahan pangan bergizi lokal. Perubahan ini adalah bukti konkret dari efektivitas program RGK dalam merubah perilaku masyarakat. Temuan ini memberikan wawasan berharga tentang pentingnya pendidikan, sosialisasi, dan pemberdayaan dalam memerangi stunting dan meningkatkan gizi dan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Upaya seperti RGK memiliki potensi untuk memainkan peran penting dalam mencapai tujuan tersebut di daerah-daerah yang masih menghadapi tantangan kesehatan dan gizi