Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

MENENTUKAN PEMASOK BAHAN BAKU TEH GAMBIR DENGAN METODE AHP DAN ARAS Madanhar Manik; Muhammad Zakaria; Syukriah Syukriah; Taufiq Taufiq; Meutia Fadilla
Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/sistek.v4i1.1535

Abstract

UD. Sondel berdiri pada tahun 2013 di Pakpak Bharat yang bertempat di desa Kuta Tinggi Kecamatan Salak, usaha ini bergerak dalam produksi pembuatan teh gambir dengan jumlah pegawai sebanyak 13 orang. UD. Sondel beroperasi pada jam 08.00 WIB  sampai pada pukul 17.00 WIB.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemasok mana  yang paling terbaik untuk usaha ini. Dalam proses pendefinisian pilihan, disini menggunakan metode analisis hierarchy process (AHP) dan additive ratio assesment (ARAS), untuk mencari prioritas kriteria dan alternative.. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa alternatif yang paling cocok untuk metode ahp yaitu Aornakan dengan nilai bobot 0,3601, dan pemasok dari Lagan  0,3341, dan ketiga yaitu pemasok dari panggegean 0,3321  dan ke empat pemasok dari Sibande 0,3119. Dan untuk metode aras di dapatkan alternatif yang paling tinggi untuk pemilihan pemasok adalah pemasok dari Aornakan dengan nilai bobot 0,9894, dan pemasok dari Lagan 0,7307, dan pemasok dari Panggegean 0,4322, dan keempat 0,1320.Berdasarkan hasil integrasi metode Ahp dan Aras dapat di simpulkan bahwa untuk pemilihan alternatif yang paling tinggi yaitu pemasok dari Aornakan dengan nilai bobot sebesar 0,7385 dan di susul dengan peringkat kedua yaitu pemasok dari Lagan  dengan nilai bobot sebesar 0,4950, dan di posisi ketiga yaitu pemasok dari Panggegean  dengan nilai bobot sebesar 0,2240, dan di posisi keempat yaitu pemasok dari Sibande dengan nilai bobot 0,1842.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN PENOLONG UNTUK PEMBUATAN PUPUK UREA PADA PT. PUPUK ISKANDAR MUDA DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING Syukriah Syukriah; Bakhtiar Bakhtiar; Urfan Wahyan Wahid
Industrial Engineering Journal Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iej.v11i2.948

Abstract

Pada PT. Pupuk Iskandar Muda yang bergerak di bidang industri kimia. Perlu diketahui bahwa pada PT. Pupuk Iskandar Muda di Tahun 2018 pernah mengalami kelebihan (over stock) persediaan bahan penolong dan spare part disebabkan human error dan perhitungan yang tidak sesuai untuk kebutuhan perusahaan yang mengakibatkan kelebihan stock yang membuat persediaan menumpuk di penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengendalian dan merencanakan persediaan  bahan  penolong karena perhitungan atau metode dari perusahaan juga pernah tidak tepat sasaran. Perhitungan pemakaian bahan penolong yang optimal dengan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP) yang dapat mencegah terjadinya kelebihan dan kekurangan persediaan bahan penolong digudang. Terdapat metode MRP menggunakan teknik lot sizing dimana teknik yang digunakan adalah teknik lot for lot, economic order quantity, dan period order quantity serta menggunakan perhitungan peramalan sebagai acuan untuk mengetahui jumlah kebutuhan bahan penolong dimasa mendatang. Hasil metode optimal yang didapatkan dengan menggunakan metode MRP, adalah metode yang memiliki total biaya bahan penolong terendah. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari perhitungan perbandingan biaya dapat disimpulkan bahwa pengendalian persediaan untuk seluruh komponen bahan penolong yang optimum dari metode yang baik diantara LFL, EOQ, dan POQ adalah metode lot for lot, dan period order quantity karena pada metode lot for lot memberikan pemilihan biaya unit terkecil. Pada bahan penolong Sodium carbonat sebesar 46.407.816. Sedangkan metode period order quantity memberikan biaya persediaan yang timbul kecil. Pada bahan penolong Coagulant Aid persediaan yang timbul sebesar 9.619 dengan pemesanan sebanyak 6 kali selama periode berurutan. Maka pembelian sebanyak kuantitas tersebut akan lebih efisien sesuai dengan kondisi perusahaan.
Design of Safe and Quality Potato Chips Product Packaging Using Quality Function Deployment Method Azwar Harahap; Muhammad Zakaria; Syukriah Syukriah; Meutia Fadilla
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Department of Information Technology, Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v3i2.430

Abstract

Packaging serves as a food storage system that protects food and goods from natural processes and facilitates ease of transportation. This study aimed to address the problems related to cassava chip packaging, such as inappropriate sizes and packages that are prone to breaking, by applying Quality Function Deployment (QFD) in designing packaging that meets food safety and quality. Through interviews with customers, the study confirmed the existence of packaging problems and the dissatisfaction expressed by customers regarding the product packaging. QFD was employed to determine consumer needs and desires for a product design that conforms to quality characteristics and technical requirements. The study also used a consumer assessment questionnaire to identify the most important product attributes and design requirements that meet consumer expectations. The study found that rectangular packaging shapes, bright colored primary packaging colors, polypropylene plastic packaging materials, the location of the logo on the packaging in the middle of the package square, four, light color, and an image of sweet potato chips on the logo are factors that influence product packaging design that meets food safety and quality. This study's findings can be useful for practitioners and researchers in designing packaging that meets consumer expectations, as well as for promoting food safety and quality.
Penerapan Fuzzy Times Series dan Regresi Linier dalam Melihat Stok Ketersediaan Beras Sayed Fachrurrazi; Angga Pratama; Syukriah Syukriah; Veri Ilhadi
METIK JURNAL Vol 7 No 1 (2023): METIK Jurnal
Publisher : LPPM Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47002/metik.v7i1.561

Abstract

Salah satu komoditas terbesar Indonesia adalah beras. Dimana Perum Bulog berperan penting dalam menyediakan cadangan beras bagi negara untuk menjaga stabilitas nasional Menjelang panen raya, Perum Bulog harus menyusun strategi stok beras yang terencana dengan baik agar tetap tersedia. Karena harga pasar beras yang tinggi akan memicu ekspor beras dari luar negeri, maka harga gabah bisa turun saat petani panen raya akibat ekspor beras dari luar negeri jika pasokan beras Bulog menjadi langka. Ketika permintaan pasar akan beras tidak dapat dipenuhi, biasanya muncul persoalan ini. Penelitian ini dilakukan untuk meramalkan produksi beras nasional untuk kepentingan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data produksi stok beras nasional yang diperoleh dari bps.id dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2021. Dimana uji harga beras kualitas premium untuk AFER sebesar 0,74444% dan RMSE sebesar 8,9422. Peramalan harga beras kualitas sedang nilai error AFER sebesar 0,22927% dan RMSE sebesar 1,732. Dan pengujian beras tidak bermutu diperoleh nilai error AFER sebesar 0,23640 dan RMSE sebesar 09,09439. Pengujian dengan menggunakan metode regresi linier diperoleh hasil peramalan kualitas beras premium; kualitas menengah dan luar memiliki hasil peramalan yang sama dengan nilai 87,62%, dengan demikian forecasting untuk harga beras sangat baik. Selanjutnya terlihat bahwa nilai akurasinya diatas 80% yang sangat tinggi dengan melalui pengujian.
Quality Performance of Manufacturing Companies in West Java: SCM, TQM, and JIT Impact Nurul Aziz Pratiwi; Ervan Susilowati; Syukriah Syukriah; Didi Pianda; Erna Susanti
Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Vol. 5, No. 3 (September 2023)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/infeb.v5i3.646

Abstract

This study aims to analyze the impact of supply chain management (SCM), total quality management (TQM), and just-in-time (JIT) practices on the quality performance of manufacturing companies in Jawa Barat, Indonesia. The manufacturing sector in Jawa Barat plays a crucial role in the regional economy, making it imperative for companies to maintain high-quality standards to remain competitive. Data were collected through surveys and interviews from a sample of 40 manufacturing companies in Jawa Barat. The analysis included statistical techniques such as t-tests and F-tests to examine the relationships between SCM, TQM, JIT, and quality performance. The results indicated that SCM, TQM, and JIT practices have a significant positive influence on quality performance. The calculated t-values and F-value were found to be greater than the critical values, indicating statistical significance. Furthermore, the Adjusted R Square value of 0.669 suggests that 66.9% of the variance in quality performance can be attributed to the combined influence of SCM, TQM, and JIT. These findings underscore the importance of implementing effective SCM, TQM, and JIT practices to enhance quality performance in manufacturing companies. By optimizing supply chain processes, fostering a culture of continuous improvement, and implementing lean production methods, companies can achieve higher product quality, customer satisfaction, and operational efficiency.
ANALISIS PERENCANAAN KAPASITAS PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE ROUGH CUT CAPACITY PLANNING DI CV FAMILY BAKERY Syukriah Syukriah; Fatimah Fatimah; Andriansyah Andriansyah
Industrial Engineering Journal Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iej.v12i1.1100

Abstract

Pada periode bulan Januari 2022 sampai Desember 2022 CV. Family Bakery Mengalami ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan roti dari konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis perencanaan kapasitas produksi roti di CV Family Bakery menggunakan metode RCCP (Rough Cut Capacity Planning).. Metode RCCP digunakan untuk merencanakan kapasitas produksi dengan melakukan penyesuaian antara. Work Center 1 dengan 6 Work Center lainnya yang ada di perusahaan. Berdasarkan hasil laporan RCCP kekurangan kapasitas terjadi pada work center I, II. IV, VII. Pada work center I terjadi kekurangan kapasitas rata – rata sebesar 361 jam dan pada work center II terjadi kekusrangan kapasitas rata – rata sebesar 528 jam dan pada work center VII terjadi kekurangan kapasitas sebesar 1.220 jam. Adapun langkah yang dilakukan untuk mengatasi kekurangan kapasitas pada work center I, II dan VII dengan melakukan penambahan jam kerja lembur (overtime) sesuai dengan jumlah kekurangan kapasitas yang dibituhkan, sedangkan pada work center IV cara mengatasi kekurangan kapasitas dengan dilakukan penambahan mesin pemanggang (oven) pada work center IV sehingga kapasitas pada work center IV dapat terpenuhi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam bidang perencanaan kapasitas produksi, khususnya dalam industri roti, dan menjadi acuan bagi perusahaan lain yang ingin mengadopsi metode RCCP dalam menghadapi tantangan kapasitas produksi yang dinamis.
PENGGUNAAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY PADA PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU JAGUNG DI PABRIK PAKAN IKAN TERAPUNG BUMG MALAKA BIREUEN Bakhtiar Bakhtiar; Syukriah Syukriah; Rinaldi Rinaldi
Industrial Engineering Journal Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iej.v12i1.1021

Abstract

Pemenuhan kebutuhan pakan ikan di berbagai daerah membutuhkan pengendalian bahan baku yang efektif, untuk meninjau hal tersebut dilakukan penelitian pada BUMG Malaka yang merupakan Badan Usaha Milik Gampong yang bergerak di bidang produksi pakan ikan terapung yang diproduksi langsung oleh masyarakat Jangka Alue Bie Kabupaten Bireuen. Permasalahan terjadi diindikasi adanyaketidakpastian dari segi persediaan jagung sebagai bahan baku utama pakan ikan itusendiri, sehingga dapat berdampak buruk bagi proses produksinya. Dilakukan penelitian dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan analisis deskriptif. Tujuannya untuk menentukan jumlah ekonomis pemesanan sehingga meminimalisasi biaya total persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pemesanan ekonomis sebanyak 2.303 kg. Dan frekuensi pemesanannya sebanyak 4 kali dalam setahun serta titik pemesanan kembali (ROP) sebanyak 1.075 kg yang mengakibatkan biaya pemesanan dan penyimpanan menurun.