Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

UPAYA SWAMEDIKASI DENGAN TANAMAN OBAT PADA KELOMPOK IBU-IBU PKK DI KELURAHAN KALAMPANGAN Maryani Maryani; Rosdiana Rosdiana
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2018): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.53 KB) | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v3i1.24

Abstract

Pembinaan terhadap ibu-ibu PKK di Kelurahan Kalampangan Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya untuk meningkatkan pengetahuan dalam upaya melakukan swamedikasi dengan tanaman obat adalah dengan menyelenggarakan tiga jenis pelatihan yang berkaitan dengan swamedikasi menggunakan tanaman obat dan melakukan pemantauan terhadap kegiatan yang dilakukan. Manfaat yang diperoleh dari hasil kegiatan adalah meningkatnya keterampilan dan pengetahuan ibu-ibu PKK dalam mengenal jenis tanaman obat, penguasaan teknis pembuatan dua jenis ramuan jamu, yaitu jamu beras kencur, kunyit asam, dan penguasaan terhadap teknis pembuatan kompos organik dengan bahan dari limbah rumah tangga. Selanjutnya dilakukan pula monitoring dan evaluasi terhadap pelatihan yang telah dilakukan dengan kunjungan dan wawancara. Hasil monitoring dan evaluasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan konsumsi beras kencur dan kunyit asem dalam keluarga dan dalam kegiatan-kegiatan di lingkungan warga. Transfer ilmu tentang manfaat jenis-jenis tanaman obat keluarga yang ada di lingkungan sekitar dan pembuatan jamu juga telah terjadi dari ibu-ibu peserta pelatihan kepada warga yang tidak mengikuti pelatihan secara informal. Tanaman obat yang dibagikan kepada peserta pelatihan saat kegiatan pengabdian dilakukan juga masih terpelihara dengan baik di pekarangan rumah. Secara keseluruhan kegiatan pemberdayaan pada kelompok ibu-ibu PKK Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau Kota PaLangka Raya Kalimantan Tengah telah berjalan dengan baik.
Pendampingan Dan Diversifikasi Olahan Ikan Lokal Menjadi Produk Kaki Naga Untuk Pengembangan Kelompok Usaha Masyarakat Di Desa Tiwingan Lama Kecamatan Aranio Ida Ratnasari; Maryani Maryani; Subhan A Al Hidayat; Tut Wuri Handayani; Nursiah Nursiah
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2018): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.209 KB) | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v3i2.401

Abstract

Ikan patin dikonsumsi dimasyarakat dengan cara digoreng dipepes dan dibakar. Untuk meningkatkan nilai tambah dan variasi dalam makanan sehingga menarik masyarakat untuk mengkonsumsi dilakukan diversifikasi olahan ikan patin menjadi suatu produk yang mempunyai nilai tambah, nilai gizi dan nilai jual yang tinggi yaitu diolah menjadi produk olahan kaki naga. Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat tentang pelatihan kaki naga ikan Patin (Pangasius sp), ini sebagai usaha untuk mitra usaha binaan bagi remaja dan Ibu-ibu Rumah Tangga di Desa Tiwingan Lama Kecamatan Aranio dalam mengembangkan produk olahan ikan patin. Potensi dan peluang usaha ini sangat menjanjikan dimana komoditas konsumsi yang cukup digemari karena rasanya yang gurih, kenyal dan enak serta diminati banyak orang tidak hanya sebagai lauk pauk saja tapi bisa menjadi makanan ringan atau snack dan mempunyai prospek yang sangat bagus untuk dipasarkan dan nilai jual yang tinggi, selain itu juga bahan pembuatan kaki naga juga mudah didapat. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pelatihan ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana, berdasarkan evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berupa pelatihan diversifikasi produk olahan ikan patin yakni pembuatan kaki naga bagi remaja dan Ibu-ibu Rumah Tangga di Desa Tiwingan Lama Kecamatan Aranio melalui metode ceramah, tanya jawab, demonstrasi oleh tim pengabdian, maka para peserta dapat memahami materi pelatihan. Sehingga melalui metode latihan/praktek remaja ibu –ibu membuat olahan kaki naga, adapun hasinyal 100 % dikatakan berhasil, dan hendaknya pelatihan tersebut dapat dijadikan sebagai dasar pengetahuan dan keterampilan, yang selanjutnya dapat ditekuni dan dikembangkan menjadi salah satu alternatif untuk membuka usaha dengan berwirausaha.
Peningkatan Keterampilan Pembudidaya Ikan Melalui Pelatihan Pembuatan Pakan Herbal Untuk Kelompok Pembudidaya Ikan di Kelurahan Pahandut Seberang, Palangkaraya Maryani Maryani; Ida Ratnasari; Nursiah Nursiah
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.705 KB) | DOI: 10.30653/002.201942.147

Abstract

IMPROVING THE SKILL OF FISH CULTIVATORS THROUGH HERBAL FEED MAKING TRAINING FOR FISH CULTIVATION GROUPS IN PAHANDUT SEBERANG VILLAGE, PALANGKARAYA. The fish farming business carried out by farmers is still traditional in nature, and until now it still relies on factory feed (pellets) as the main feed, besides that frequent disease outbreaks also follow it in fish cultivated in a cage due to frequent tides in the Kahayan River adding significant losses of farmers. Onion-Dayak as a typical Central Kalimantan medicinal plant contains phytochemical compounds, namely alkaloids, glycosides, flavonoids, phenolics, steroids, and tannins, which can be used as herbs. Therefore the author decided to carry out the Community Partnership Program in the form of training on making Dayak onion herbal feed to increase the knowledge and skills of fish farmers about the technique of making Onion-Dayak herbal feed for fish farming. The method used in achieving these objectives is through counseling and training activities. The results achieved after the training were that participants were able to understand and master the material about making Dayak onion herbal feed independently by utilizing raw materials around partner locations, so that fish feed needs during cultivation activities were fulfilled and did not depend on factory-made feed, and aquaculture protected from attacks diseases which ultimately can increase fish production.
Kinerja Pertumbuhan Benih Ikan Lele (Clarian gariepinus) Yang Diberi Prebiotik Ekstrak Umbi Sarang Semut (Myrmecodia pendans) dan Probiotik Lacticaseibacillus paracasei Meiana Olivia Sinaga; Irawadi Gunawan; Ricky Djauhari; Maryani Maryani; Murrod C Wirabakti
Jurnal Akuakultur Sungai dan Danau Vol 7, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Batangahari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/akuakultur.v7i2.131

Abstract

This study aimed to evaluated the growth performance of dumbo catfish (Clarias gariepinus). In this study, ant nest tuber extract and probiotic Lacticaseibacillus paracasei were mixed into feed with the coated method without the addition of ant nest tuber extract and probiotic Lacticaseibacillus paracasei (A), 1% ant nest tuber extract (B), probiotic Lacticaseibacillus paracasei 1% (C). and a combination of ant nest tuber extract and probiotic Lacticaseibacillus paracasei each 1% (D). Fish with an initial body weight of 1.5 - 2 g were kept in 3 ponds (15x10x1.5) m3 with a total of 12 hapa nets measuring 1x1x1 (m3) (45 fish / hapa nets). Fish were fed treatment with three replications for 35 days. The best feed efficiency, feed conversion ratio, daily growth rate and absolute weight growth were found in the African catfish fry group that consumed a combination of feed supplementation with 1% dose of ant nest tuber extract and 1% dose of probiotic Lacticaseibacillus paracasei, each of 185.47%. , 0,55,7,79%, and 20,80 gr
Penyuluhan Penanggulangan Penyakit Ikan dengan Penggunaan Herbal bagi Pembudidaya Ikan Di Kelurahan Pahandut Seberang Mohamad Rozik; Maryani Maryani; Shinta S Monalisa; Rosdiana Rosdiana
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 5 (2022): October Pages 785 - 943
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i5.696

Abstract

Budidaya ikan di karamba telah lama dilakukan oleh penduduk di sekitar Kelurahan Pahandut Seberang. Kendala utama pembudidaya ikan adalah serangan penyakit yang menyerang ikan budidaya. Selama ini untuk mengobati penyakit ikan, para pembudidaya menggunakan bahan kimia yang bisa mengakibatkan pencemaran lingkungan dan manusia yang mengkonsumsi ikan. Alternatif yang tepat adalah penggunaan herbal untuk penanggulangan penyakit ikan budidaya di Kelurahan Pahandut Seberang. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan pada pembudidaya ikan di Kelurahan Pahandut Seberang tentang manfaat bahan obat alami (herbal) dalam penanggulangan penyakit ikan budidaya. Beberapa tumbuhan obat tradisional yang diketahui dapat dimanfaatkan dalam pengendalian berbagai agen penyebab penyakit ikan adalah seperti sirih (Piper betle L.), daun jambu biji ( Psidium guajava L.), sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees). dan juga dikenalkan bahan obat alami khas Kalimantan Tengah yakni akar kuning (Arcangelisia flava Merr.) yang diketahui berdaya bakterisida pada ikan patin yang terserang penyakit Motile Aeromonac Septicemia (MAS). Metode yang digunakan adalah sosilaisasi program penyuluhan pada pembudidaya ikan. Hasil kegiatan menunjukkan peserta memahami materi yang diberikan, hal ini tampak pada respon pertanyaan dan keinginan untuk mempraktekkan pengetahuan tersebut. Kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan pembudidaya sangat tertarik pada pemanfaatan bahan obat alami (herbal) dalam penanggulangan penyakit ikan budidaya sehingga pada akhirnya dapat membuat ikan budidaya tahan terhadap serangan penyakit.
KAJIAN PENGGUNAAN RAGI TAPE TERHADAP HASIL UJI ORGANOLEPTIK DAN KEKERASAN DURI DAGING PINDANG IKAN BANDENG (Chanos chanos) Study of the Use of Yeast Tape on Organoleptic and Hardness Test Results for Pindang Meat Fish Milkfish (Chanos chanos) Ida Ratnasari; Maryani Maryani
Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 12 No. 02 (2018): Vol 12 No 02 Desember Tahun 2018
Publisher : Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of yeast tape on hardness of pindang bandeng (Chanos chanos) thorns, while the benefits are expected to contribute ideas in fish processing business for milkfish with soft thorns using yeast tape in an easy, inexpensive way , and can be done by everyone, and can produce soft textured quality by not damaging the nutritional content of pindang bandeng fish. The results of this study indicate that from the results of chemical tests on milkfish pindang using different concentrations of yeast tape did not have a significant effect on protein content, water content and TPC test, while the organoleptic test significantly affected taste, texture, bone and color.
Identifikasi Ektoparasit pada Ikan Lokal di Perairan Kota Palangka Raya Maryani Maryani; Shinta S Monalisa; Toto Fransisco
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i3.4191

Abstract

The study aims to identify the kind of infestation that infects local fisheries biota in the region of the city's waters and knows the prevalence and intensity of the ektoparasite found. The variables observed in this study were the types of parasites found in the fishery biota examined. Data obtained from observations in the form of prevalence and intensity were analyzed descriptively. Examined as many as eight species of birch (oxyeleotris marmorata), as many as 30 (botias macracanthus), one cork (channa striata), as many as 1 tail, and the patin fish (Scylla SPP), as many as 7. Traces of ectoparasites found include dactylogyrus sp, tricodina sp, lernea sp, epistylis sp, oodinium sp and octolasmis sp.
Identifikasi Jenis Tumbuhan Air di Danau Sabuah Pulang Pisau Kalimantan Tengah Rosana Elvince; Tutwuri Handayani; Maryani Maryani; Zakia Nisfi Rahmadia
Jurnal Akuakultur Sungai dan Danau Vol 8, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Batangahari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/akuakultur.v8i2.170

Abstract

Aquatic plants are plants that enjoy water for part of their life cycle in water and are a part of supporting aquatic ecosystems. The presence of aquatic plants is an important factor as a supporting role, which will be controlled if the population does not exceed the limit. This study aims to determine and understand the type, density and diversity of aquatic plants. This research activity was carried out in Sabuah Lake, Pulang Pisau.  The aquatic plants obtained in this activity were 6 species of aquatic plants namely water hyacinth (Eichhornia crassipes), sticky rice (Polygonum barbatum), kiambang (Salvinia molesta), para grass (Cyperus platystylis), walingi (Cyperus elatus L.) and ribbon grass ( Vallisneria americana Mich.). The method used in this research is by sampling at each station, which is done in locations that represent the conditions of Lake Sabuah. The sampling locations are divided into 3 stations, which are determined by following the topographic conditions of Lake Sabuah and the activities of the communities living around the lake. There are 3 observation points at each station. To determine the area of each sampling area, a plot made of 2x2 m pralon pipes is used.  The research results show that in Lake Sabuah, there are 6 species of aquatic plants, namely water hyacinth (Eichhornia crassipes), knotweed (Polygonum barbatum), water fern (Salvinia molesta), para grass (Cyperus platystylis), walingi (Cyperus elatus L.), and tape grass (Vallisneria americana Mich). The dominant aquatic plants in Lake Sabuah are water hyacinth and water fern. The diversity and dominance values of aquatic plants in Lake Sabuah range from 0-1 (Ds) and 0.4365 (D), respectively.
Pengaruh Kombinasi Bungkil Sawit Terfermentasi Dengan Natura Organik Dekomposer dan Ampas Tahu Terhadap Laju Pertumbuhan Maggot BSF (Hermetia illucens ) Ivone Christiana; Maryani Maryani; Mohamad Rozik; Matling Matling; Yosua Lumbantoruan
Jurnal Akuakultur Sungai dan Danau Vol 8, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Batangahari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/akuakultur.v8i2.181

Abstract

BSF maggots (Hermetia illucens) also have quite high nutritional content, making BSF maggots able to be used as feed for fish. Maggot BSF works to convert organic waste into simpler biomass. Organic waste from agricultural waste is a medium for maggot enlargement that can be used as feed. Agricultural organic waste in Indonesia is available in quite large quantities. The types of waste that can be used as cultivation media are tofu waste and palm oil cake waste.  This study aims to determine the effect of the combination of fermented palm oil cake with natural organic decomposer and tofu waste on the growth rate of Maggot BSF (Hermetia illucens). The method used in this research is the experimental method using Completely Randomized Design (CRD). The factors studied were the combination of fermented palm oil cake with natural organic decomposer and tofu waste on the growth of Maggot BSF which consisted of 4 treatment levels, namely A (100% fermented palm oil cake); B (75% fermented palm oil + 25% tofu dregs); C (50% fermented palm oil + 50% tofu dregs); D (25% fermented palm oil + 75% tofu waste). Parameters observed were BSF maggot length and weight growth, digested feed conversion efficiency (ECD), waste reduction index (WRI), BSF maggot productivity.  Data used is Analysis of Variance (ANOVA) and to determine the best treatment using a follow-up test in the form of Duncan's test with a significance level of 5%. The results showed that the combination of fermented palm oil cake with different natural organic decomposers and tofu dregs had a significant effect on the productivity of BSF maggots. The best combination of fermented palm oil cake with natural organic decomposer and tofu waste on the growth rate of Maggot BSF is 100% fermented palm oil cake which has a significant effect when compared to other treatments.
SUPLEMENTASI EKSTRAK KASAR BONGGOL NANAS (Ananas comosus L) PADA PEMELIHARAAN BENIH IKAN LELE (Clarias sp.) DI KOLAM TANAH GAMBUT Ricky Djauhari; Maryani Maryani; Shinta Sylvia Monalisa; Mohamad Rozik; Ivone Christiana; Matling Matling; Diah Ayu Satyari Utami
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i4.702

Abstract

Salah satu kendala dalam budidaya ikan lele (Clarias sp.) adalah efisiensi pakan yang rendah. Oleh karena itu, diperlukan suatu terobosan dalam budidaya ikan lele guna meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan yang berujung pada peningkatan produksi dan profit usaha budidaya ikan lele. Penelitian ini bertujuan bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh dari suplementasi ekstrak kasar bonggol nanas terhadap kinerja pertumbuhan ikan lele di kolam tanah gambut tergenang. Pada penelitian ini ekstrak kasar bonggol nanas dicampurkan ke dalam pakan dengan dosis 0 (A), 3 (B), 6 (C), dan 9% (D) dengan ulangan tiga kali. Ikan dengan bobot awal 0,63-0,88 g ditebar secara acak pada 12 hapa berukuran 1 x 1 x 1 m3 yang dipasang pada kolam tanah dengan kepadatan 40 ekor/hapa. Ikan diberi pakan uji secara ad satiation dengan frekuensi dua kali sehari selama 14 hari. Suplementasi ekstrak kasar bonggol nanas pada dosis 6% (perlakuan C) menunjukkan hasil yang optimal pada kinerja pertumbuhan ikan lele dibanding perlakuan lainnya. Perlakuan C menghasilkan biomassa akhir (203,33 g), laju pertumbuhan (0,32 g/hari), laju pertumbuhan spesifik (13,69 %/hari), dan tingkat kelangsungan hidup (97,5%) yang lebih tinggi dibanding perlakuan lainnya. Suplementasi ekstrak kasar bonggol nanas juga menunjukkan pengaruh positif pada efisiensi pemanfaatan pakan yang ditunjukkan dengan nilai rasio konversi pakan (0,77) yang lebih rendah dibanding perlakuan lainnya. Suplementasi ekstrak kasar bonggol nanas dapat menjadi terobosan baru pada pemeliharaan ikan pada kolam tanah gambut mengingat perannya yang signifikan dalam reduksi stress oksidatif selama pemeliharaan ikan.