Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENERAPAN MODEL MOVEMENT EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN TEKNIK DASAR LOMPAT JANGKIT PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 SAYAN Een Wahyudi; Eko Rudiansyah; Kurnia Dyah Anggorowati
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v9i2.814

Abstract

Abstract: This study aims to improve the basic technique skills of multifle jumps in grade VII students of SMP Negeri 5 Sayan. The subjects in this study were 5 students consisting of 4 famale students and I male student. This research is the basic technique ability of multiple jumps in the seventhgrade students of SMP Negeri 5 Sayan. Then the data collection techniques in this study used skills tests and essay questions as well as documentation, the research instruments used observation sheets, student worksheets and learning implementation sheets for APKG I and APKG II which could be assessed by looking for the percentage obtained from the implementation of the learning. The results showed that the first cycle in the learning planning aspect of APKG I god a score of 2.82, in the second cycle it increased to 3.76 in the good category, while in the teaching skills aspect of AFKG II in the first cycle it got a score of 3.05, in the cycle II increased to 4 in the very good category. The results of the assessment of students psychomotor ability in cycle in cycle I was 0%, and cycle II was 100%, an increase from cycle I to cycle II was 100%. The conclusion in this study is that  after applying the movement education model it can improve the basic technique skills of  multiple jumps in grade VII students of  SMP Negeri 5 Sayan. Keywords: Movement Education Model, Basic Technique, Jump Up                                    Abstrack: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknik dasar lompat jangkit pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Sayan. Subjek pada penelitian ini yaitu 5 siswa yang terdiri dari 4 orang siswa perempuan dan 1 orang siswa laki-laki. Penelitian ini adalah penelitian tindaan kelas dengan dua siklus yakni siklus I dan siklus II. Objek pada penelitian ini adalah kemampuan teknik dasar lompat jangkit pada siswa klas VII SMP Negeri 5 Sayan. Kemudian teknik pengumpulan data dalm penelitian ini menggunakan tes keterampilan dan soal essai serta dokumentas, instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, lembar kerja siswa dan lembar keterlaksanaan pembelajaran APKG I dan APKG II yang dapat dinilai dengan mencari persentase yang diperoleh dari keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh bahwa siklus I pada aspek perencanaan pembelajaran APKG I mendapat skor 2,82 pada siklus II meningkat menjadi 3,76 dengan kategori baik, sedangkan pada aspek keterampilan mengajar APKG II pada siklus I mendapat skor 3,05, pada siklus II meningkat menjadi 4 dengan kategori sangat baik. Hasil penilaian kemampuan psikomotor siswa siklus I sebesar 0% dan siklus II sebsar 100%, mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 100%. Kesimpulan dalam penlitian ini adalah setelah menerapkan model movement education dapat meningkatkan kemampuan teknik dasar lompat jangkit pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Sayan.Kata Kunci: Model Movement Education, Teknik Dasar, Lompat Jangkit
SOSIALISASI MODEL PERMAINAN UNTUK SEPAKTAKRAW SEBAGAI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI BAGI SISWA KELAS ATAS SEKOLAH DASAR Nur Moh Kusuma Atmaja; Kurnia Dyah Anggorowati; Eko Rudiansyah; Nur Sulistyo Mutaqin; Suyatmin Suyatmin; Indria Susilawati
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v2i1.540

Abstract

Permasalahan yang dihadapi mitra adalah guru masih belum memahami model-model permaian sepak takraw dan masih banyak siswa yang kurang meminati olahraga ini di karenakan kurangnya pengetahuan siswa terhadap materi pembelajaran sepaktakraw, belum adanya model permainan yang dapat memotivasi minat siswa kelas atas sekolah dasar dalam melakukan permainan sepaktakraw. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mensosialisasikan model-model permainan sepaktakraw dalam pembelajaran Pendidikan Jamani Kesehatan dan rekreasi yang sesuai bagi siswa kelas atas Sekolah Dasar; (2) Mengetahui keefektifan model permainan sepaktakraw yang dikembangkan dalam pembelajaran Pendidikan Jamani Kesehatan dan Rekreasi yang sesuai bagi siswa kelas atas Sekolah dasar. Metode pelaksanaan kegiatan PKM yang digunakan yaitu pengenalan, pelatihan dan pendampingan. Berdasarkan hasil sosialisasi para guru dan mahsiswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan PKM ini, pengembangan model permianan ini sangat membantu dalam menyampaikan materi teknik dasar permaianan sepaktakraw dan memudahkan guru dalam menyampaikan materi teknik dasar permainan sepak takraw dengan berbagai model yang bervariasi dalam mengajar permainan sepak takraw
PELATIHAN PENYUSUNAN PROGRM LATIHAN FISIK Kurnia Dyah Anggorowati; Suyatmin Suyatmin; Eko Rudiansyah
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v3i1.1009

Abstract

Abstrak: Prestasi merupakan salah satu target yang di rencanakan oleh seorang pelatih, selain itu sebaga guru pendidikan jasmani dan olahraga tentunya juga harus mempunyai keterampilan dalam penyusunan program latihan fisik. Hal yang harus diperhatikan dalam penerapan latihan fisik adalah tingkat kebugaran, kondisi fisik, status gizi dan karakteristik cabang olahraga. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah suatu pelatihan. Pelatihan merupakan kegiatan melatih atau mengembangkan keterampilan dan pengetahuan kepada diri sendiri maupun oranglain. Tujuan dari pelatihan adalah untuk menambah keterampilan seorang guru pendidikan jasmani, dalam menyusun sebuah program latihan fisik yang terstruktur dan terencana dengan baik sesuai dengan arah latihan yang akan dicapai. Dari hal itu maka menyusun program latihan fisik juga salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang guru pendidikan jasmani dan olahraga. Hasil yang dapat diharapkan dengan diterapkannya pengabdian ini adalah peserta mampu menyusun suatu program latihan fisik yang nantinya dapat digunakan sebaga pedoman dalam melatih. Penyusunan program latihan fisik nanti bias diterapkan ke semua cabang olahraga dan harus disesuaikan dengan karakteristik cabang olahraga yang akan di latih.Kata Kunci : Pelatihan, program, latihan fisik