Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosidia Widya Saintek

TEKNOLOGI PRODUKSI DENGAN ALAT PEMBENGKOKAN BESI PADA USAHA KNALPOT DI KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG Effendy, Dedi Usman; Fachrudin, Fachrudin
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan akan kebutuhan knalpot sepeda motor layaknya sebuah dunia otomotif pastinya mengandalkan jasa bengkel knalpot sepeda untuk pembuatan knalpot sepada motor yang digunakan untuk berbagai macam-macam sepeda motor bahkan juga pembuatan knalpot sepeda, dengan berbagai ukuran, baik untuk besar maupun ukuran kecil. Peluang usaha kerjasama bengkel knalpot memang tidak dapat dipandang sebelah mata mengingat potensinya yang bisa dikatakan potensial, apalagi untuk anda yang ahli di bidang bengkel knalpot maka ada kesempatan besar untuk mendirikan bengkel knalpot sendiri. Akan tetapi kebanyakan seorang ahli pembuat knalpot kurang bisa berkembang karena terbentur kurangnya modal untuk mengembangkan keahlian tersebut. Oleh sebab itu menjalin kerja sama dengan seorang pemilik modal dapat menjadi alternatif solusi yang paling tepat Menghasilkan alat Pembengkok Pipa Besi dengan kualitas hasil yang lebih baik sehingga IRT knalpot lebih berkembang dan memiliki segmentasi pasar yang lebih luas, alat pemotong pipa besi yang dapat digunakan untuk memotong pipa besi sebagai bahan dasar knalpot dengan cepat sehingga bentuk produksi knalpot yang dihasilkan lebih bagus dalam proses produksi dan Menghasilkan Pelatihan sistem pengelolaan keuangan dan pemasaran dalam IRT sehingga semua transaksi dapat tercatat dan ternalisa dengan baik.
PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA SMK WIDYAGAMA PADA BIDANG MANUFAKTUR MELALUI PELATIHAN CNC EMCO TU-2A DAN TU-3A Suwandono, Purbo; Ismail, Nova Risdiyanto; Wicaksono, Leo Hutri; Farid, Akhmad; Hermawan, Dadang; Tjahjono, Ngudi; Fachrudin, Fachrudin
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa SMK khsususnya pada SMK Widyagama dengan jurusan Teknik dan bisnis sepeda motor sangat memerlukan skill untuk bisa mengoperasikan mesin-mesin produksi. Di SMK Widyagama sudah dilengkapi dengan mesin-mesin produksi konvensional namun belum memiliki mesin otomatis seperti CNC. Dengan adanya pelatihan CNC ini diharapkan kompetensi siswa akan meningkat yang menunjang jurusan Teknik dan bisnis sepeda motor. Siswa SMK Widyagama jurusan Teknik dan bisnis sepeda motor belum mengetahui cara kerja dan cara mengoperasikan mesin CNC bubut dan milling. Pelaksanaan kegiatan secara umum akan dibagi menjadi dua sesi untuk masing-masing kelompok siswa. Jumlah siswa yang akan mengikuti pengabdian sebanyak 10Â siswa dari jurusan Teknik kendaraan ringan dan bisnis sepeda motor yang diambil dari siswa kelas 1. Sebelum dilaksanakan pelatihan, siswa mengerjakan pretest untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap mesin CNC sebelum pelatihan. Setelah pelaksanaan pelatihan, siswa mengerjakan post-test untuk mengetahui pemahaman terkait dasar mesin CNC. Pelatihan pengoperasian mesin CNC EMCO TU-2A dan TU-3A di SMK Widyagama telah berhasil meningkatkan kompetensi siswa dalam bidang manufaktur. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan praktis, pemahaman teoritis, serta motivasi siswa.
MONITORING KINERJA WADUK TERHADAP PRODUKTIFITAS PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR Muksim, Muh.; Fachrudin, Fachrudin
Prosidia Widya Saintek Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PLTA Sengguruh dibawah PT Pembangkitan Jawa Bali menjadi salah satu pembangkit listrik di wilayah malang selatan. Mensupply energi listrik pada tegangan 70 kV. Supply utama PLTA sengguruh adalah waduk sengguruh yang merupakan waduk harian bertipe run of river. Dengan penurunan kapasitas tampungan waduk serta fluktuasi inflow yang masuk membuat pengaturan pola operasi selama ini yang dijalankan belum bisa optimal. Hal itu terlihat pada kontinuitas pengoperasian yang masih belum ideal. Masalah yang dihadapi adalah belum adanya monitoring kinerja waduk berupa inflow. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat prototype aplikasi yang dapat memonitoring inflow dengan menggunakan persamaan kontinuitas. Melaui persamaan kontinuitas inflow waduk dapat diketahui melalui perubahan tampungan waduk dan keluaran waduk. Hasil dari penelitian ini adalah prototype aplikasi memonitoring inflow berdasarkan perubahan elevasi. Prototype aplikasi ini memiliki 3 fitur utama yaitu menghitung inflow , merekomendasikan pola pemebanan dan waktu operasi. Melalui perhitungan aplikasi ini PLTA sengguruh mampu meningkatkan kontinuitas dan produktivitas kinerjanya meningkat 5.74% dibulan januari hingga juni 2020.
PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH TONGKOL JAGUNG MENGGUNAKAN METODE GASIFIKASI KEPADA MAHASISWA Suwandono, Purbo; Ismail, Nova Ridiyanto; Fachrudin, Fachrudin; Reza, Muhammad; Hakim, Lukman
Prosidia Widya Saintek Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kepekaan lingkungan dan kompetensi mahasiswa Teknik Mesin dalam mengolah limbah tongkol jagung melalui metode gasifikasi. Pelatihan dilaksanakan di laboratorium kampus dengan pendekatan diskusi–praktik. Sesi awal membahas dampak pembakaran terbuka, prinsip waste-to-energy, tahapan gasifikasi, serta aspek keselamatan kerja. Selanjutnya peserta menyiapkan tongkol jagung (pemilahan, pengeringan, penyeragaman ukuran), melakukan start-up gasifier skala laboratorium, mengatur suplai udara, memantau temperatur, menguji nyala syngas pada burner, dan menjalankan prosedur shutdown serta penanganan residu char/abu. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, observasi keterampilan, dan umpan balik peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman yang konsisten pada seluruh peserta (n=10), dengan kenaikan rata-rata sekitar 80% dari sebelum ke sesudah pelatihan. Mahasiswa juga menunjukkan peningkatan disiplin K3 dan kemampuan troubleshooting dasar. Program ini efektif sebagai model pembelajaran terapan dan dapat direplikasi untuk pengelolaan biomassa pertanian di lingkungan kampus maupun masyarakat. Luaran kegiatan berupa SOP singkat, dokumentasi praktik, dan rekomendasi peningkatan alat untuk pembelajaran berkelanjutan berikutnya.