Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penggunaan Storytelling Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara di Sekolah Dasar Negeri 13 Meligai Lahmudin; Aprima Tirsa
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 4 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to improve students’ speaking skills through the implementation of the storytelling method in Indonesian language learning for third-grade students at SD Negeri 13 Meligai. The research employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The subjects were nine students. Data were collected through speaking skill tests, observations, and documentation, and analyzed using descriptive quantitative and qualitative methods. The results showed an improvement in students’ speaking skills from cycle I to cycle II. The average score increased from 67.22 with 55.6% mastery to 81.11 with 88.9% mastery. Therefore, the storytelling method proved effective in enhancing students’ speaking skills, particularly in aspects of confidence, fluency, and vocabulary use. Keywords: Storytelling, Speaking Skills, and Elementary School. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa melalui penerapan metode storytelling dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas III SD Negeri 13 Meligai. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 9 siswa. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan berbicara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara siswa dari siklus I ke siklus II. Nilai rata-rata meningkat dari 67,22 dengan ketuntasan 55,6% menjadi 81,11 dengan ketuntasan 88,9%. Dengan demikian, penerapan metode storytelling terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa, terutama dalam aspek keberanian, kelancaran berbicara, dan penggunaan kosakata. Kata Kunci: Storytelling, Keterampilan Berbicara, dan Sekolah Dasar.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA MENGGUNAKAN MEDIA KARTU CERITA BERGILIR DI KELAS III SEKOLAH DASAR Popy Monica; Aprima Tirsa
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa menggunakan media kartu cerita bergilir. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang dirancang dalam dua siklus. Pengumpulan data penelitian melalui tes dan observasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar tes dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Kriteria keberhasilan penelitian adalah kemampuan berbicara siswa dengan nilai ≤70 dengan kategori baik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada aspek pelafalan, penyusunan kalimat, penyampaian pendapat atau cerita dengan bahasa yang sesuai, serta penggunaan ekspresi dan intonasi. Persentase ketuntasan kemampuan berbicara siswa meningkat dari 25% pada Siklus I menjadi 100% pada Siklus II. Temuan ini membuktikan bahwa media kartu cerita bergilir efektif dalam memfasilitasi proses produksi bahasa, meningkatkan kepercayaan diri, serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Dengan demikian, media kartu cerita bergilir dapat direkomendasikan sebagai alternatid strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan keterampilan berbicaa di sekolah dasar.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA MENGGUNAKAN MEDIA KARTU CERITA BERGILIR DI KELAS III SEKOLAH DASAR Popy Monica; Aprima Tirsa
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa menggunakan media kartu cerita bergilir. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang dirancang dalam dua siklus. Pengumpulan data penelitian melalui tes dan observasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar tes dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Kriteria keberhasilan penelitian adalah kemampuan berbicara siswa dengan nilai ≤70 dengan kategori baik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada aspek pelafalan, penyusunan kalimat, penyampaian pendapat atau cerita dengan bahasa yang sesuai, serta penggunaan ekspresi dan intonasi. Persentase ketuntasan kemampuan berbicara siswa meningkat dari 25% pada Siklus I menjadi 100% pada Siklus II. Temuan ini membuktikan bahwa media kartu cerita bergilir efektif dalam memfasilitasi proses produksi bahasa, meningkatkan kepercayaan diri, serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Dengan demikian, media kartu cerita bergilir dapat direkomendasikan sebagai alternatid strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan keterampilan berbicaa di sekolah dasar.