Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Internalisasi Nilai Pendidikan Sosial dalam Membina Karakter Santri Fahrurrazi, Fahrurrazi
Saree: Research in Gender Studies Vol. 3 No. 2 (2021): Saree : Research in Gender Studies
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak - PSGA (Center for Gender and Child Studies) Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.077 KB) | DOI: 10.47766/saree.v3i2.534

Abstract

This research uses qualitative approach, because in this study tried to study phenomenology in an atmosphere that takes place naturally and naturally, not in controlled conditions. This research instrument is the researcher himself (human instrument/main tool) in addition researchers also bring other tools in the form of mobile phones, digital cameras. Other instruments include interview guidelines, observation guidelines and documentation guidelines. The result of fostering children's character in dayah is done through approach with individuals by getting used to establishing friendship because the role of dayah first in coaching ukhuwah is through the upbringing of santri-santri who shelter in the dayah because of the bad state of santri in adulthood depending on the education received in childhood if the mother instills ukhuwah, mutual respect, manners between each other love and be honest.
Students Language Attitudes Towards Acehnese Language: a Study on the Retention and Threat of Regional Language Extinction Hayati, Cut Intan; Fahrurrazi, Fahrurrazi; Iqbal, Muhammad; Wahdaniah, Wahdaniah
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i1.603

Abstract

Language attitudes play a vital role in maintaining or threatening the sustainability of a language. This study examines the language attitudes of students towards the Acehnese language by focusing on the potential for preservation and the threat of extinction of regional languages. The research was conducted on 400 students from 8 Islamic boarding schools in Lhokseumawe City and North Aceh who were randomly selected, including 4 modern dayahs and 4 traditional dayahs. Using Garvin and Mathiot's theory of language attitudes, this study evaluated three main aspects: language fidelity, language pride, and awareness of language norms. With the Mix Method approach, qualitative data is analyzed to provide in-depth descriptions, while quantitative data is processed using SPSS for statistical analysis. The results showed that the attitude of speaking Acehnese was positive, with average scores in the aspects of loyalty (67%), pride (59%), and awareness (66%). Interestingly, traditional dayah shows a higher level of language retention than modern dayah, with percentages of loyalty (73%), pride (63%), and awareness (72%). On the contrary, modern dayah students show lower scores in these three aspects. This research reinforces the importance of language preservation efforts through a community-based approach and education, as well as a reminder that language is a cultural bridge, not just a means of communication.
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS V DI MIN 15 PIDIE JAYA Rambe, Maimunah; Dhiauddin, Dhiauddin; Ismail, Nazaruddin; Fahrurrazi, Fahrurrazi
Jurnal Ilmiah Didaktika Vol 26 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Didaktika August 2025
Publisher : Center for Research and Publication Universitas Islam Negeri (UIN) of Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jid.v26i1.30172

Abstract

Penelitian ini berfokus pada masalah rendahnya motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas V dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MIN 15 Pidie Jaya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai efektivitas media audio visual dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar, sehingga dapat menjadi referensi bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen (kuantitatif). Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di MIN 15 Pidie Jaya. Metode pengumpulan data dilakukan melalui angket, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Uji T, dan Uji Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual secara signifikan meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Rata-rata nilai post-test untuk kelompok eksperimen mencapai 86,71, sedangkan kelompok kontrol hanya 80,00. Oleh karena itu, disarankan agar guru lebih sering mengintegrasikan media audio visual dalam proses pembelajaran dan melakukan pelatihan untuk memaksimalkan penggunaannya dalam pengajaran. Kata Kunci : Media audio visual, motivasi belajar, hasil belajar.
MEMAHAMI GCG, CSR, DAN KINERJA KEUANGAN: MANAJEMEN LABA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRIAL YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2018-2022 Dwi Kurnia; Zulkarnain Zulkarnain; Fahrurrazi Fahrurrazi; Ade Munhiar; Herni Herdiani
MBA Journal – Management, Business Administration, and Accounting Journal Vol. 1 No. 01 (2024): MBA Journal – Management, Business Administration, and Accounting Journal
Publisher : Universitas Sains Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Good Corporate Governance (GCG) yang diproksikan oleh dewan komisaris independen dan kepemilikan institusional, serta Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap kinerja keuangan dan manajemen laba sebagai variabel mediasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang melibatkan 25 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2018-2022. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive yaitu pengambilan sampel berdasarkan karakteristik tertentu. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini adalah dewan komisaris independen berpengaruh positif terhadap manajemen laba, kepemilikan institusional berpengaruh negatif terhadap manajemen laba, CSR tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, dewan komisaris independent tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, kepemilikan institusional berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan, CSR berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan, manajemen laba berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan. Serta manajemen labaa tidak mampu memediasi hubungan antara dewan komisaris independen, kepemilikan institusional dan CSR terhadap kinerja keuangan.
Analisa Tingkat Kecelakaan Lalu Lintas Dengan Metode Accident Rate Pada Jalan Simpang Tugu Obang Abing – Simpang Sei Buluh – Simpang Tugu Keramat Kuda Serdang Berdagai Fahrurrazi, Fahrurrazi; Gunawan Tarigan
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i1.743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecelakaan dan mengetahui nilai accident rate berdasarkan klasifikasi kecelakaan lalu lintas yang terjadi di ruas jalan simpang Tugu Obang Abing - Simpang Sei Bulu – Simpang Tugu Keramat Kuda Serdang Berdagai selama tahun 2020 - 2022. Pengambilan data pada penelitian ini diperoleh dengan survey selama 4 hari. Penelitian ini meliputi survey volume lalu lintas, tataguna lahan dan data geometrik jalan. Setelah diperoleh data survey lapangan maka dilakukan analisis tingkat kecelakaan dengan metode Accident Rate. Dari hasil analisis didapat angka tertinggi kecelakaan terjadi pada tahun 2020 JKL = 289/5,6 = 51,60 kecelakaan/tahun, 2021 JKL = 282/5,6 = 50,35 kecelakaan/tahun dan 2022 JKL = 236/5,6 = 42,14 kecelakaan/tahun. Berdasarkan analisis data semua ruas jalan dikategorikan kedalam daerah black spot dikarenakan semua ruas jalan mempunyai tingkat kecelakaan yang lebih besar dari 1,0. Dimana berdasarkan ketentuan menurut Hobbs, 1995 untuk tingkat kecelakaan yang nilainya lebih besar dari 1,0 dapat digolongkan black spot. Tingkat kecelakaan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain seperti jumlah kecelakaan tiap tahun, panjang perkerasan serta nilai LHR dari ruas jalan tersebut. Kerusakan permukaan dan juga faktor kelalaian manusia dapat mempengaruhi tingkat kecelakan yang terjadi pada ruas jalan Tugu Obang Abing – simpang Tugu Keramat Kuda Serdang Berdagai.
BETON STRUKTURAL MENGGUNAKAN AGREGAT PASIR - BATU ALAM Yulius Rief Alkhaly; Fahrurrazi Fahrurrazi
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 2 No. 4 (2012): Teras Jurnal, Vol 2, No 4, Desember 2012
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v2i4.50

Abstract

Kuat tekan beton, selain dipengaruhi oleh mutu perekat (semen), juga ditentukan oleh mutu agregat yang digunakan sebagai bahan pengisinya. Hal ini terlihat dari komposisi agregat dalam campuran beton mencapai 60% - 75% dari total volume beton. Penggunaan agregat pasir-batu alam (sirtu) tidaklah lazim dalam pembuatan beton struktural. Namun demikian, pada pembangunan beberapa ruko/toko berlantai 2 dan 3 di kota Lhokseumawe ditemukan penggunaan sirtu sebagai agregat untuk beton.Sirtu adalah jenis batuan sedimen yang merupakan campuran kerikil dan pasir yang terjadi secara alami. Penelitian ini ditujukan untuk mendapatkan faktor air semen (FAS) pada campuran beton agregat sirtu agar dicapai mutu beton struktural minimal 17 MPa dan memiliki kemudahan pengerjaan yang baik (workability). Sirtu yan g digunakan berasal dari desa Paya Rabo, kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, dengan ukuran maksimum 19 mm. Sirtu ini terdiri dari 73% - 86% pasir dan 14% - 27% kerikil. Semen yang digunakan merek Andalas tipe I. Jumlah sampel beton agregat sirtu yang di uji pada umur 28 hari adalah sebayak 15 buah sampel silinder(150x 300)mm, yang terdiri dari 5 sampel untuk masing-masing FAS 0,58; 0,54; dan 0,47. Sebagai pembanding digunakan 5 buah sampel yang dibuat untuk beton normal dengan FAS 0,58. Rancangan campuran digunakan metode absolute volume dari Portland Cement Association (PCA). Dari hasil pengujian diperoleh kuat tekan beton normal pada umur 28 hari mencapai 24,57 MPa. Pada umur pengujian yang sama, untuk beton sirtu, kuat tekan yang diperoleh untuk masing-masing FAS 0,58; 0,54; dan 0,47 adalah sebesar 17,09 MPa, 23,37 MPa, dan 27,61 MPa. Pada FAS 0,58 dan 0,54 beton agregrat sirtu mengalami penurunan kuat tekan masing-masing sebesar 33,4% dan 4,90% dibanding beton normal. Untuk memperoleh beton agregat sirtu dengan kekuatan 17 MPa, dilakukan interpolasi linier dari hasil pengujian tersebut dan didapat FAS sebesar 0,55. Dari hasil pengujian menggunakan FAS 0,55 didapat kuat tekan rata-rata beton agregat sirtu sebesar 21,60 MPa, dengan slump sebesar 79mmKata kunci: sirtu (pasir-batu), faktor air semen, slump, kuat tekan, beton struktural