Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Pepadu

Simulasi Jalur Evakuasi dan Pelatihan Identifikasi Kerusakan Bangunan Akibat Gempa dan Kebakaran di SMAK Cakranegara Mataram Jurnal Pepadu; Suryawan Murtiadi; Mudji Wahyud; Didi S. Agustawijaya; I Wayan Yasa; Akmaluddin Akmaluddin
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2155

Abstract

ABSTRAKLombok merupakan salah satu pulau yang memiliki tingkat kegempaan relatif tinggi. Gempa sering terjadiberupa gempa besar maupun gempa kecil yang tidak terekam. Permasalahan muncul akibat keterbatasanpengetahuan terhadap mitigasi bencana, khususnya para guru, siswa dan staf pada sekolahan. Infrastrukturterdampak gempa perlu segera dievaluasi untuk mengetahui tingkat kerusakannya agar dapat segeradiperbaiki. Selain gempa, bahaya kebakaran merupakan ancaman yang berakibat fatal. Kebakarandidefinisikan sebagai berkobarnya api yang tidak terkendali. Program ini bertujuan untuk meningkatkanpengetahuan dan keterampilan masyarakat menghadapi bencana gempa dan risiko bahaya kebakaran.Metode pelatihan dilaksanakan dengan teknik presentasi disertai praktek identifikasi tingkat kerusakan danmetode perbaikan infrastruktur khususnya bangunan gedung dan rumah tinggal. Cara-cara perbaikankerusakan dengan kriteria ringan sampai sedang diberikan dalam pelatihan ini. Pengetahuan tentangteknologi rumah tahan gempa juga diperkenalkan dalam forum penyuluhan. Pelatihan dan pembuatan ramburambu jalur evakuasi dipraktekkan dengan simulasi untuk keselamatan seluruh penghuni saat terjadi bencanagempa dan kebakaran. Simulasi dan evaluasi jalur evakuasi dimulai dari dalam bangunan gedung menujutempat aman berupa titik kumpul (assembly point). Hasil yang diperoleh adalah peningkatan pengetahuanterhadap mitigasi bencana termasuk karakteristik gempa, kerusakan bangunan yang ditimbulkan, dan tatacarapenyelamatan diri. Pemahaman pengetahuan tentang perbaikan kerusakan infrastruktur akibat gempa jugameningkat, terutama pada bangunan rumah tinggal sederhana. Pemahaman ini berfokus pada pentingnyaikatan antar komponen struktur bangunan mulai dari fondasi, sloof, kolom, dinding sampai pada konstruksiatap bangunan. Dari program Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapkan ke depan masyarakat akanlebih siap beradaptasi dan lebih tangguh menghadapi bencana, khususnya bencana gempa dan bahayakebakaran.
PEMBUATAN JARINGAN PIPA IRIGASI TETES DI DESA MERTAK TOMBOK KECAMATAN PRAYA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Jurnal Pepadu; I Wayan Yasa; Yusron Saadi; Salehudin Salehudin; Hartana Hartana; Ery Setiawan
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i2.2482

Abstract

Desa Mertak Tombok merupakan salah satu desa di Kecamatan Praya KabupatenLombok Tengah. Letak Desa Mertak cukup strategis dekat dengan pusa-pusat perdagangan (pasar Renteng), terletak di tepi jalan raya Praya-Mantang yang menghubungkan pusat-pusat kegiatan eknomi di luar kota Praya. Wilayah Desa Mertak Tombok sebagian besar merupakan area persawahan (256 Ha) dan lahan kering (66 Ha). Penduduk Desa Mertak sebagian besar adalah petani, pedagang, karyawan dan buruh. Secara geografis dan ekonomis desa ini berpotensi menjadi lebih maju. Usaha memajukan desa ini dapat dilakukan antara lain dengan mengubah lahan kering menjadi lahan pertanian yang produktif dengan cara menerapkan sistem irigasi tetes. Sistem irigasi tetes sangat cocok dikembangkan di daerah lahan kering karena sistem irigasi ini memiliki efisiensi yang sangat tinggi sehingga debit air yang diperlukan kecil sesuai dengan kebutuhan air tanaman. Metode pemberian air hemat air ini sesuai dengan karakteristik lahan kering yang jumlah ketersediaan airnya terbatas. Sistem irigasi tetes mengalirkan air dari sumber air langsung ke zona perakaran tanaman melalui jaringan pipa berporasi. Kelebihan jaringan irigasi tetes agar kehilangan air selama pengaliran seperti evaporasi dan infiltrasi dapat diminimalkan. Sistem irigasi tetes sangat mudah dibuat tidak membutuhkan tenaga dengan keahlian khusus. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu 35 orang petani lahan kering di Desa Mertak Tombok memperoleh pengetahuan baru irigasi hemat air dan mampu membuat sistem jaringan irigasi secara mandiri. Masyarakat Desa Tombok Mertak saat ini juga dapat secara langsung melihat model jaringan irigasi tetes di Kantor Desa Mertak Tombok dan dapat mengaplikasikannya pada lahan masingmasing sesuai dengan luas lahan yang dimiliki.
PELATIHAN PEMBUATAN LAHAN PERTANIAN PEPAYA CALIFORNIA DENGAN IRIGASI TETES DI DESA SELENGEN KABUPATEN LOMBOK UTARA I Dewa Gede Jaya Negara; Kadek Wiratama; I Wayan Yasa; Humairo Saidah; Anid Supriyadi; Suparjo Suparjo
Jurnal Pepadu Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v4i2.2645

Abstract

Pengembangan pertanian di lahan kering,sangat menjanjikan jika masyarakat mau tekun melakukan pertanian dengan lebih intensif, dan untuk mendorong kepekaan masyarakat tentang potensi lahannya perlu diberikan pelatihan-pelatihan terkait dengan pemanfaatan lahannya. Dusun Tampes merupakan wilayah desa Selengan yang memiliki potensi lahan kering yang perlu dikembangkan, dengan adanya lahan yang banyak tidak tergarap perlu dimotivasi untuk mau melakukan usahatani pada lahan tersebut. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan lahan untuk penanaman papaya California pada masyarakat dusun Tampes yang berdomisili di sekitar sungai. Dengan harapan lahan tanam yang dibuat nantinya dapat dilanjutkan dengan penanaman bibit papaya, untuk membantu ekonomi masyarakat setempat, karena tanaman ini mempunyai masa panen cukup panjang dan harga jual buanya cukup bangus. Untuk itu karena lahan ini berpasiran sehingga sangat boros air maka perlu diinisiasi penggunaan air irigasi yang efisien seperti sistem tetes. Untuk hal tersebut maka pelatihan oleh tim Unram dilakukan dalam jangka waktu 2 minggu yang mencakup survey lapangan, persiapan pelatihan, pelaksanaan pelatihan dan evaluasi. Pelatihan terdiri dari pembersihan lahan, pembuatan petak lahan dan bedengan, dan pembuatan lubang tanam. Berdasarkan hasil pelatihan diketahui bahwa warga telah mampu membuat lahan tanam papaya. Sedangkan evaluasinya adalah keberhasilan dari masing-masing peserta alam membuat lahan tanam. Berdasarkan hasil pelatihan bahwa peserta telah berhasil melakukan pembuatan lahan papaya dengan luasan seluas sekitar 2 ha dengan jumlah warga berpartisipasi sebanyak 26 orang. Dengan fakta ini peserta telah berhasil dilatih untuk membuat lahan awal untuk penanaman papaya California, yang akan dilakukan lebih lanjut. Dengan berhasilnya kegiatan ini, maka tim memberi arahan agar nantinya dapat dilanjutkan dengan pengisian pupuk kompos masing-masing sehingga bisa dilakukan penanamn bibit papaya di lahan masing-masing
Co-Authors Abdul Muaz Ghazali Adhitya Halim .P Agus Suroso Agus Suroso Agustono Setiawan AGUSTONO SETIAWAN Akmaluddin Akmaluddin Anid Supriyadi Anid Supriyadi Anid Supriyadi Anid Supriyadi ANID SUPRIYADI ANNISA HUMAYRA DIRGANTARA Apollonius Monsart Aryani Rofaida ATAS PRACOYO Atas Pracoyo Devi Suryani Putri DEWANDHA MAS AGASTYA DEWANDHA MAS AGASTYA DIANA PUSPITA DEWI Didi S. Agustawijaya EKO PRADJOKO ERY SETIAWAN Ery Setiawan ERY SETIAWAN Fika Septina Pangaribuan Giri Putra IB Hartana Hartana Hartana Hartana Hartana Hartana Hartana HARTANA HARTANA Hasyim, Hasyim Heri Sulistiyono Heri Sulistiyono Heri Sulistiyono Heri Sulistiyono HERI SULISTYONO Hidayat, Syamsul Humairoh Saidah I B Giri Putra I B GIRI PUTRA I D G JAYA NEGARA I Dewa Gede Jaya Negara I DEWA GEDE JAYA NEGARA I Dewa Gede Jaya Negara I DEWA GEDE JAYA NEGARA I DEWA GEDE JAYA NEGERA I DEWA GEDE JAYANEGARA I Kade Wiratama I Nyoman Merdana I Nyoman Merdana I Wayan Joniarta I Wayan Sugiartha I.D.G Jayanegara Ike Puspasari Ismayanti Ismayanti Jauhar Fajrin Jurnal Pepadu Karyawan, I Dewa Made Alit Lalu Dwiki Axela Andriawan LILIK HANIFAH Lilik Hanifah Lilik Hanifah Linda Asnawati Lulu Lutfiati M R. Sepriadi M. Abbil Pratama M. BAGUS BUDIANTO Made Mahendra Mudji Wahyud Muh Bagus Budianto MUH BAGUS BUDIANTO Muh. Bagus Budianto Ni Luh Ayu Aprilianti Ni Putu Ira Sintia Kurnianti Rudy Putera Kurniawan Saadi Y Salehudin Salehudin Salehudin Salehudin SASMITO SOEKARNO Suparjo Suparjo Suryawan Murtiadi Tia Ardiani Wirahman W Yusril Y Yusron Saadi