Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Improving Students’ Speaking Performance Through Digital Vlog Media Fais Wahidatul Arifatin; Naajihah Mafruudloh; Anita Rahmah Dewi
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i3.1249

Abstract

This study aims to examine the students’ performance in speaking. The media that is used in this study is digital vlog media. The participants of this study are 33 students of Economic and Business faculty at Universitas Muhammadiyah Lamongan in the major study of Management. This is classroom action research that gathers the data from August to December in 2022. There are some difficulties in speaking performance as English is the students’ foreign language. This study is kind of quantitative research which researcher adapted pretest and posttest in analyzing the data using statistics of SPSS 25. The result shows that the students’ speaking performance is improved by performing in digital vlog. They got motivation how to improve their fluency and accuracy related to the tenses and also their pronunciations.
Peningkatan Literasi dengan Upaya One Day One Page di SMP Ahmad Yani Sukorame Lamongan Jawa Timur Fais Wahidatul Arifatin; Neela Alfun Nada; Meylina Luthfiyah; Monica Nila Sari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 2 (2023): JAMSI - Maret 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.675

Abstract

Penilaian akhir pada jenjang sekolah di masa sekarang ini menggunakan AKM atau disingkat dengan Assesmen Kompetensi Minimum yang mana berfokus pada kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Hal ini sejalan dengan program pemerintah yang melibatkan dosen dan mahasiswa dalam Kampus Mengajar yang juga memiliki fokus yang sama untuk meningkatkan literasi, numerasi dan adaptasi teknologi. Dengan demikian upaya peningkatan literasi dirasa sangat penting agar di usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) tidak ditemukan siswa yang masih buta huruf dan melek literasi. Pengabdian masyarakat yang bersamaan dengan Kampus Mengajar angkatan 4 ini bertempat di SMP Ahmad Yani Sukorame Kabupaten Lamongan Provinsi Jawa Timur, beberapa upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi peserta didik guna memberantas buta huruf dan minimnya skor yang didapat saat AKM Kelas. One day one page pun digalakkan untuk menumbuhkembangkan budaya cinta membaca dimulai dengan menggunakan buku fiksi seperti novel maupun cerpen. Pengabdian masyarakat ini berlangsung selama bulan Agustus sampai dengan bulan Desember. Beberapa tahap dilakukan dalam pengabdian ini dimulai dengan tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap akhir atau evaluasi. Dengan Peningkatan literasi ini siswa semakin terbiasa dengan membaca dan mengunjungi perpustakaan, meski masih memilah buku mana yang menarik untuk dibaca, pun siswa yang awalnya masih mengeja, belajar bersama tim PkM semakin menyenangkan dan mulai lancar membaca.
THE DEVELOPMENT OF POLY SYNCHRONOUS-BASED E-LEARNING FOR EFL CLASSES AT THE ISLAMIC UNIVERSITY Naajihah Mafruudloh; Fais Wahidatul Arifatin; Nur Mafissamawati Solikhah; Aries Fahriza; Dwi Wahyuningtyas
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 11, No 2 (2022): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v11i2.10728

Abstract

This study aims to develop e-learning and adapt the system to the needs of learning English. In addition, e-learning which can be used as asynchronous learning media can be integrated into learning media commonly used for synchronous learning also. So that all learning processes can be monitored and disciplined. In addition, the achievement of competence in learning English can be exceeded maximally. This research used the research and development (R&D) method with the ADDIE model. In this method, the researcher uses a descriptive quantitative approach. The assessment instruments used were test scores, interviews, observations, and interviews. The parties involved in this research were English lecturers, students, online learning media experts, and English learning material experts.
Pelatihan inovasi produk olahan jamur tiram di desa Solokuro kabupaten Lamongan Fais Wahidatul Arifatin; Farid Effendi; Diana Novita Sari; Adelia Asti Septiana
TEKMULOGI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.965 KB) | DOI: 10.17509/tmg.v1i2.40265

Abstract

In today's era, innovation in any case is a demand. No exception innovating in a processed product. Solokuro village is one of the villages in Lamongan district. Oyster mushroom itself is not a new food ingredient for local residents. Although most of them are rice and corn farmers, some are farming oyster mushrooms. One of them is Jaya Mulia Solokuro (JMS) as one of the SMEs in Solokuro village that cultivates oyster mushrooms, and has partners in the cultivation and marketing of oyster mushrooms themselves. JMS only sells oyster mushrooms to traders, shop owners or other partners. Although sometimes the harvest of oyster mushrooms is abundant, the farmers only focus on selling mushrooms. With limited insight in the processing of oyster mushrooms, the team of writers motivated to do community service through this training. This training was attended by 62 residents on 27 August 2021 at the Solokuro village hall. The purpose of this training is to provide insight and explore the potential of the surrounding community to be more innovative, especially in terms of processing oyster mushrooms. From the results of the study, it is showed that the Solokuro village community can increase their creativity in entrepreneurship.
Pendampingan Pembelajaran Literasi untuk Menghadapi ANBK di MTs. Muhammadiyah 13 Fais Wahidatul Arifatin; Finaty Ahsanah
Pamasa : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.pamasa.2023.1.2.10064

Abstract

Artikel ini membahas tentang pendampingan pembelajaran literasi sebagai upaya persiapan siswa menghadapi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 13 Solokuro Kabupaten Lamongan. Literasi, yang mencakup kemampuan membaca, menulis, dan memahami teks, merupakan komponen penting dalam ANBK. Artikel ini menguraikan langkah-langkah konkret untuk memberikan pendampingan literasi yang efektif kepada siswa. Pendampingan dimulai dengan identifikasi kebutuhan siswa secara individu dan kelompok. Bahan bacaan yang relevan dengan materi ujian disediakan untuk membantu siswa mengembangkan pemahaman yang lebih luas dengan menggunakan buku AKM. Selain itu, siswa dilatih dalam strategi literasi seperti membaca cepat, mencatat informasi penting, dan menganalisis teks. Soal-soal latihan mirip dengan format ANBK digunakan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa. Kemampuan teknologi juga ditekankan karena ANBK adalah ujian berbasis komputer. Evaluasi berkala digunakan untuk memantau kemajuan siswa dan merencanakan tindak lanjut yang sesuai. Pendampingan literasi ini bukan hanya persiapan untuk ujian, tetapi juga investasi dalam pengembangan kemampuan literasi siswa yang akan berdampak positif dalam kehidupan mereka di masa depan. Dengan pendekatan ini, diharapkan siswa akan lebih siap menghadapi ANBK dan menjadi individu yang lebih terampil dalam literasi. Setelah pendampingan berjalan siswa terampil menggunakan komputer, terbiasa membaca dan mengetahui cara mengerjakan soal ANBK dengan lebih baik.
Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah dan Penggunaan Aplikasi Mendeley pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Lamongan Wibowo, Teguh Hadi; Arifatin, Fais Wahidatul; Masruroh, Masruroh
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 3 (2024): June, Pages 97 - 300
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i3.912

Abstract

Pelatihan penulisan karya ilmiah menjadi salah satu keahlian bagi mahasiswa dalam meningkatkan kualitas karya ilmiah. Aplikasi Mendeley merupakan salah satu cara mengelola daftar pustaka yang diperlukan untuk menunjang keterampilan karya tulis ilmiah tersebut. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam penulisan ilmiah yang baik dan manajemen referensi yang efektif. Metode pelatihan ini mencakup empat sesi utama: 1). Presentasi; penyampaian materi mengenai penyampaian umum tentang karya ilmiah dan  tahapan penulisan karya ilmiah, mulai dari proses penggalian ide hingga tahap publikasi. Serta tata cara penggunaan aplikasi pendukung untuk penulisan karya ilmiah, dengan fokus utama pada Mendeley. 2) Diskusi, 3). Praktik dan 4). Evaluasi. Hasil pelatihan ini adalah peserta dapat melakukan penulisan karya ilmiah yang benar dan menyusun daftar  pustaka  secara  otomatis menggunakan aplikasi  Mendeley. Pelatihan ini memiliki manfaat yang besar sehingga peserta dalam pelatihan ini memiliki atensi yang sangat tinggi untuk memanfaatkan aplikasi Medeley dalam penugasan akhir dan berdampak besar dalam meningkatkan kualitas penulisan karya ilmiah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Lamongan.
STUDENTS’ PERCEPTION ON THE USE OF AI IN ENGLISH LANGUAGE LEARNING Arifatin, Fais Wahidatul; Setyaningrum, Riya Risqi
TELL - US JOURNAL Vol 10, No 2 (2024): Dynamics of Language Teaching and Literary Studies: Innovation, Technology, and
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/tus.2024.v10i2.8188

Abstract

This research paper aims to investigate students' perceptions regarding the integration of Artificial Intelligence (AI) in English language learning. With the increasing prevalence of AI technology in educational settings, understanding how students perceive its role in enhancing language acquisition is of paramount importance. This study employed a qualitative approach with narrative inquiry method, to explore students' attitudes, beliefs, and experiences related to AI integration in their English learning journey. The participants of this study were 20 students from Accounting, Management and Islamic Economic from Faculty of Economic and Business Universitas Muhammadiyah Lamongan. The findings from this research shed light on the benefits, challenges, and potential areas of improvement in utilizing AI for English language learning. The result shows that this study reflect a generally positive attitude toward the integration of AI in English language learning. Participants recognized the potential benefits of AI, such as personalized learning pathways, instant feedback, and enhanced practice opportunities. Hence, they are knowing the errors, speeding up the process and adding the insight into thinking.
Implementasi English Fun Learning Untuk Siswa SMP Ahmad Yani Sukorame Lamongan Jawa Timur Arifatin, Fais Wahidatul
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 1 No. 1 (2023): Januari
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpp.v1i1.2062

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini merupakan kolaborasi antara tim dosen Universitas Muhammadiyah Lamongan dan mahasiswa kampus mengajar angkatan 4, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) merupakan kolaborasi dari berbagai universitas Negeri maupun swasta. PkM ini berlangsung di SMP Ahmad Yani Sukorame Lamongan provinsi Jawa Timur, di sekolah ini terdapat 40 siswa untuk kelas 7, 8 dan 9. Dari hasil survei dan observasi ditemukan bahwa minat belajar bahasa asing terutama bahaa Inggris sangat rendah karena Bahasa Inggris dirasa sulit dan tidak menyenangkan. Karena hal tersebut tim PkM berfokus pada English Fun Learning atau pembelajaran bahasa Inggris yang menyenangkan. Dimana tim PkM terdiri dari dosen dan mahasiswa prodi Bahasa inggris sehingga paham betul bagaimana menghidupkan kelas yang menyenangkan. English Fun Learning ini menggabungkan media pembelajaran secara tradisional dan teknologi. Seperti menggunakan lagu berbahasa inggris untuk melatih pronounciation juga listening, penggunaan kahoot untuk pembelajaran grammar, juga bermain game untuk mengasah keaktifan dan kreatifitas siswa. PkM berlangsung selama 1 Semester dari bulan Agustus hingga Desember tahun 2022. Kedatangan tim PkM dosen dan mahasiswa memberikan warna baru untuk siswa dan guru SMP Ahmad Yani Sukorame.
Pemberdayaan Perempuan melalui Inovasi Pemanfaatan Daun Kelor dan Digital Marketing di Desa Titik, Sekaran, Lamongan, Jawa Timur Rahmalia, Arsella; Hanani, Filzah; Bardani, Ahmad Roqib; Arifatin, Fais Wahidatul
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JAMSI - Januari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1389

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan di Desa Titik, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, melalui inovasi pemanfaatan daun kelor yang diolah menjadi camilan sehat bernilai jual. Program ini bertujuan untuk mengolah daun kelor menjadi camilan sehat yang bernilai jual serta memberikan pengetahuan tentang digital marketing untuk mendukung kewirausahaan. Tahap pertama yakni persiapan, kedua yakni pelaksanaan, dan ketiga adalah evaluasi. Dalam tahap persiapan yakni mempersiapkan pembuatan camilan dan segala informasi terkait daun kelor dan digital marketing. Pada tahap pelaksanaan, kegiatan berjalan dengan lancar dan peserta terlihat begitu antusias. Sedangkan pada tahap evaluasi, tim PKM menyebarkan angket dalam bentuk google form kepada peserta. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi dan praktik pengolahan camilan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 56,3% anggota PKK merasa lebih percaya diri dalam berbisnis setelah mengikuti pelatihan, meskipun masih terdapat tantangan seperti akses teknologi dan dukungan sosial. Pemanfaatan daun kelor memiliki potensi besar untuk kesehatan dan ekonomi, namun penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari masih rendah. Digital marketing dapat meningkatkan pemasaran produk, tetapi pengetahuan dan akses internet menjadi kendala. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan peran sosial perempuan dalam komunitas. Rekomendasi untuk keberlanjutan program mencakup pelatihan lanjutan dan kolaborasi dengan organisasi non-pemerintah.
Gamifying of English Learning with Educandy at MTs. Muhammadiyah 13 Solokuro Lamongan Arifatin, Fais Wahidatul; Mafruudloh, Naajihah; Masruroh, Masruroh
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v8i2.4098

Abstract

This study explores the potential of gamification through Educandy in enhancing English language learning outcomes among junior high school students at MTs. Muhammadiyah 13. Employing a Research and Development (R&D) framework using the ADDIE model, this study integrates both quantitative and qualitative analyses to measure effectiveness. Findings reveal a significant increase in student motivation and vocabulary retention, positioning Educandy as a viable tool for technology-integrated education. This study conducted at MTs. Muhammadiyah 13, Solokuro, Lamongan. The research subjects comprised seventh and eight-grade students during the 2024/2025 academic year, there are 40 respondents in these classes. The results indicate that the gamified learning media received high validation scores from experts, confirming its feasibility for classroom use. This study concludes that gamification using Educandy effectively improves English learning outcomes and motivation, especially for having vocabularies improvement. However, challenges such as limited access to technology and the need for teacher training must be addressed to ensure broader implementation. Future research should explore the long-term impact of gamification on learning retention and its application to other English skills, such as speaking and listening.