Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Penyuluhan Tentang Penataan Kawasan Budidaya Air Tawar Untuk Mendukung Kampung Wisata Di Dusun Kerujuk Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara Muhammad Junaidi; Muhamad Marzuki; Bagus Dwi Hari Setyono; Fariq Azhar
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.178 KB)

Abstract

Kawasan perkolaman budidaya air tawar di Dusun Kerujuk belum ditata dan didesain dengan baik sesuai dengan fungsinya dan pemamfaatan ruang belum optimal. Kolam ikan dibuat asal-asalan dan terkesan seperti kubangan air saja. Hal ini menyebabkan produktivitas budidaya tidak maksimal.Untuk menciptakan kawasan budidaya air tawar yang menarik untuk dikunjungi wisatawan dan peningkatan produktivitas budidaya ikan air tawar, maka perlu dilakukan kegiatan penyuluhan tentang penataan kawasan budidaya air tawar untuk mendukung kampung wisata. Penyuluhan ini bertujuan memberi pemahaman kepada masyarakat bahwa dengan penataan kawasan budidaya ikan dengan baik dan benar akan memberi peningkatn produktivitas budidaya ikan dan menarik untuk dikunjungi wisatawan. Hasil kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa dapat memberi manfaat bagi masyarakat. Ini tampak dari antusiasnya masyarakat dalam tanya jawab dan termotivasi mengembangkan dan penata kembali kawasan dan kolam ikan, sehingga kegiatan ini perlu dilakukan secara berkelanjutan.
EVALUASI PENAMBAHAN BAKTERI NITROSOMONAS TERHADAP KUALITAS AIR IKAN LELE (Clarias sp.) Lintang Hadi; Muhammad Marzuki; Fariq Azhar
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia VOL 10, NO 2 (2022): JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jari.v10i2.14779

Abstract

Catfish is one of the aquaculture products which ranks at the top in the amount of freshwater aquaculture production produced. So far, catfish has contributed more than 10% of national aquaculture production with a growth rate of 17 to 18%. The Ministry of Maritime Affairs and Fisheries targets aquaculture production to reach 22.46 million tons in 2017. Catfish is one of the aquaculture products that ranks at the top in the amount of freshwater aquaculture production produced. Heterotrophic bacteria can be needed as organisms to decompose feed residues or organic matter present on the bottom of the water. The provision of heterotrophic bacteria is expected to reduce ammonia and nitrite levels in catfish culture. This study aims to determine the effectiveness of the administration of Nitrosomonas bacteria on the water quality of catfish (Clarias sp.). The results of this study indicate that the addition of Nitrosomonas bacteria can affect growth, feed conversion, survival rates and water quality. This study used an experimental method with a completely randomized design with 4 (four) types of treatment and 3 (three) replications. The results of the addition of Nitrosomonas bacteria as much as 2% of the total volume of water (P4) gave the best effect on the growth and survival of catfish (Clarias sp.) with a specific growth value of 5.00%, a survival value of 76.67% and a conversion value feed is 1.96, while the lowest ammonia value is 0.35 mg/L.
PENGARUH KOMBINASI TEPUNG AMPAS KELAPA DENGAN PAKAN KOMERSIL TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN KARPER (Cyprinus carpio) Lalu Nurrahman Ramdhani; Muhammad Junaidi; Fariq Azhar
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (986.116 KB) | DOI: 10.29406/jr.v9i1.2603

Abstract

Ikan karper (Cyprinus carpio) merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang sudah popular pada masyarakat. Ikan karper juga merupakan salah satu sumber protein yang ada perairan tawar yang bisa lebih mudah dijangkau oleh masyarakat dan proses budidayanya tergolong cukup mudah, hal ini yang menyebabkan ikan karper begitu dinikmati dan permintaanya terus meningkat. Kandungan tepung ampas kelapa yang masih mengandung nutrisi dan serat kasar akan membantu ikan karper untuk tumbuh optimal. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus-September 2020. Penelitian ini menggunakan benih ikan karper dengan ukuran 5-8 cm sebanyak 150 ekor, dan dipelihara dengan wadah berukuran 49cm x 40cm x 34cm. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah P1(Kontrol), P2 (kombinasi tepung ampas kelapa 5%), P3 (kombinas tepung ampas kelapa 10%), P4 (kombinasi tepung ampas kelapa 15%) dan yang terakhir P5 (kombinasi tepung ampas kelapa 20%). Data yang telah diperoleh akan diuji dengan menggunakan analisi sidik ragam ANOVA dengan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa P3 (kombinasi tepung ampas kelapa 10%) adalah perlakuan yang terbaik dan mempengaruhi pertumbuhan mutlak sebanyak 3,06 cm, bobot mutlak sebesar 68,15 g dan laju pertumbuhan spesifik sebesar 0,24%. Dapat disimpulkan bahwa kandungan serat kasar pada tepung ampas kelapa membantu pertumbuhan ikan karper.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum) TERHADAP PERFORMA PERTUMBUHAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) Alferdian Hatami; Saptono Waspodo; Fariq Azhar
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.666 KB) | DOI: 10.29406/jr.v8i2.1527

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan biota yang sangat digemari baik bagi masyarakat Indonesia maupun luar negeri. Banyaknya kendala yang dialami oleh para pembudidaya udang vaname yaitu tingkat stres yang tinggi sehingga mengakibatkan pertumbuhan udang vaname yang rendah. Pertumbuhan yang rendah ini nantinya dapat mengakibatkan rendah pula jumlah produksi dan kualitas udang vaname sehingga untuk mengurangi tingkat stres udang vaname ini dapat menggunakan daun sirih merah. Daun sirih merah merupakan tanaman yang memiliki berbagai macam kandungan senyawa yang dapat memulihkan kondisi udang vaname yang memburuk dikarenakan daun sirih merah memiliki antibakteri dan antioksidan sehingga dapat mematikan bakteri dan memacu pertumbuhan udang vaname. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 12 unit percobaan. Pada perlakuan 1 (kontrol) tanpa ekstrak sirih merah, perlakuan 2 dosis ekstrak sirih merah 0.5%, perlakuan 3 dosis ekstrak sirih merah 1% dan perlakuan 4 dosis ekstrak sirih merah 2%. Parameter yang diukur berupa pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan spesifik, kelangsungan hidup dan rasio konversi. Hasil yang diperoleh dengan nilai tertinggi yaitu pada perlakuan 2 (0.5%) dengan pertumbuhan bobot mutlak 17,92 gr, laju pertumbuhan spesifik 21,41 %,  kelangsungan hidup 92% dan rasio konversi pakan 1,09.
Use of NPK Fertilizer for Cultivating Eucheuma spinosum Seaweed at Different Doses on a Laboratory Scale Nur Yatin; Nunik Cokrowati; Fariq Azhar
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 1 (2023): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i1.5977

Abstract

Seaweed is a low-level plant whose roots, stems and leaves cannot be distinguished from each other and is better known as a thallus. Seaweed is one of the leading fisheries commodities. This study aims to analyze the growth and carrageenan content of Eucheuma spinosum given Nitrogen, Phosphate and Potassium (NPK) fertilizer at different doses. The method used was an experimental method with a completely randomized design (CRD) consisting of 4 treatmentsa are P0 (control), P1 (2 g/l), P2 (2.5 g/l), and P3 (3 g/l). Each treatment was repeated 3 times. Data were analyzed using ANOVA, then if further tests were carried out, the Duncan test was used. The results showed that seaweed E. spinosum which was maintained for 30 days had a survival rate, final weight, final length and carrageenan yield ranging between 16.1% - 50.1%, 3.23 g - 10.13 g respectively, 10 cm - 17.6 cm and 6.75% - 10.86% with the best treatment, namely at a fertilizer dose of 2.5 g/l, while the best carrageenan yield treatment was found in the control treatment. This study concluded that E. spinosum seaweed given different doses had a real effect on survival and final weight. The highest survival rate and final weight were found in the 2.5 g/l dose treatment, namely 50.6% and 10.13 g, and the control treatment gave a higher yield of carrageenan than the other treatments, namely 10.86%.
Penggunaan Nitrosomonas dan Nitrobacter Untuk Perbaikan Kualitas Air Media Budidaya Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Hayatun Fadillah; Muhammad Junaidi; Fariq Azhar
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i1.274

Abstract

Ikan Nila (O. niloticus) termasuk dalam salah satu jenis ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Harga ikan nila di pasar tradisional berkisar antara Rp 25,000-30,000 per kg. Saat ini, Ikan Nila menjadi salah satu jenis ikan yang telah mengalami perkembangan pesat di Indonesia. Akan tetapi, ada beberapa jenis penyakit yang menyerang sistem imun ikan Nila. Tujuan dari penelitiana ini adalah untuk mengetahui efektivitas bakteri Nitrosomonas dan Nitrobacter terhadap peningkatan kualitas air media budidaya ikan Nila (Oreochromis niloticus) dan menganalisis pada perlakuan mana yang memberikan hasil yang terbaik. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiridari 4perlakuan dan diulangi3 kali disetiap perlakuannya, yaitu perlakuan A (tanpa pemberian bakteri Nitrosomonas dan Nitrobacter), B (pemberian Nitrosomonas dan Nitrobacter 2 ml/L), C (pemberian Nitrosomonas dan Nitrobacter 2,5 ml/L), D (pemberian Nitrosomonas dan Nitrobacter 3 ml/L). Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan Nitrosomonas dan Nitrobacter memberikan pengaruh terhadap perbaikan kualitas air media budidaya ikan nila. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik untuk peningkatan kualitas air media budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) terdapat pada perlakuan D dengan penggunaan Nitrosomonas dan Nitrobacter 3 ml/L yang menunjukkan kadar Ammonia dan kadar nitrit terendah dengan kadar nitrat tertinggi. Penggunaan Nitrosomonas dan Nitrobacter terhadap media budidaya ikan Nila (Oreochromis niloticus) memberikan nilai yang cukup efektif terhadap peningkatan kualitas air media budidaya. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan D dengan nilai Ammonia terendah yakni 0.12 - 0.04 mg/L, kadar nitrit sebesar 0.004 - 0.05 mg/L, dan nitrat, 7.48-15.21 mg/L.