Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Metode Keteladanan Dalam Perspektif Sirah Nabawiyah Junaidi Arsyad
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2017): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.162 KB) | DOI: 10.30829/taz.v6i2.200

Abstract

Kepribadian Nabi saw. telah menjadi faktor utama dalam mengajar umat Islam, mendidik adab mereka, mengubah pola pikir dan cara pandang mereka, memperbaiki perilaku mereka, dan menuntun mereka membangun kepribadian dan masyarakat yang Islami. Ketika menekankan pentingnya mengikuti Rasulullah saw. dengan menyebutnya sebagai teladan yang baik, al-Quran telah mengambil panutan sebagai metode mewujudkan sasaran-sasarannya. Karena itu, seorang guru harus mencontohkan cara yang ia ajarkan dan didik agar ia menjadi panutan. Janganlah ada pertentangan apa pun antara perkataan dan perbuatannya, sehingga para murid menjadikan gerak dan diamnya sebagai panutan yang mereka teladani, terlebih lagi akhlaknya dan caranya. Jika tidak, pendidikan hanya akan berubah menjadi pengajaran, dan ceramah bebas yang sama sekali tidak memiliki pengaruh nyata dalam kehidupan peserta didik. Karena Nabi Muhammad saw. adalah seorang teladan dalam segala aspek kehidupan dengan berbagai sisi keagungan. Setiap orang yang sadar tentu menemukan sisi agung pada diri Rasulullah saw.
PERSONALITI NABI MUHAMMAD SAW DAN PENGARUHNYA BAGI PENDIDIKAN ISLAM Junaidi Arsyad
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.291 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i2.835

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana personaliti Nabi Muhammad Saw. dan bagaimana pula pengaruhnya bagi pendidikan Islam. Hal ini didasari dari keberhasilan beliau mendidik para sahabat dengan dasar pendidikan yang sesuai dengan tuntutan ruh, jiwa dan fitrah manusia, sehingga para pengikutnya mampu menjadi pemimpin dunia untuk berabad-abad lamanya ketika mereka berpegang teguh dengan dasar-dasar tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Dengan metode deskriptif tersebut dapat dijelaskan suatu gejala, kejadian maupun peristiwa yang terjadi pada saat sekarang dimana peneliti berusaha untuk memotret peristiwa dan kejadian yang menjadi pusat perhatian untuk kemudian digambarkan apa adanya dengan mengumpulkan bahan-bahan bacaan yang diperlukan, memilah dan memilih bahan bacaan yang relevan, menelaah bahan-bahan bacaan, kemudian membuat kerangka tulisan, untuk selanjutnya dipaparkannya secara sistematis, mendalam, dan komprehensif terkait personaliti Nabi Muhammad Saw. dan pengaruhnya bagi pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima personaliti Nabi Muhammad Saw. yang berpengaruh pada pendidikan Islam yakni budi pekerti yang paripurna, baik dan belas kasih, murah hati dan dermawan, santun dan berwibawa serta zuhud, qona’ah dan tidak berlebihan. Begitu kuatnya pengaruh personaliti tersebut menjadikan begitu semaraknya kebangkitan ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam sebagaimana yang ditoreh dalam tinta emas sejarah sebagaimana dalam tulisan ini.Kata Kunci: Personality, Pendidikan, Islam
URGENSI PERILAKU NABI MUHAMMAD TERKAIT PENDIDIKAN ISLAM Junaidi Arsyad
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.729 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i1.748

Abstract

Studi ini berusaha menyingkap bagaimana perilaku Nabi dalam kehidupannya sehari-hari akan berpengaruh terhadap pendidikan Islam terutama bagi seorang guru yang dapat menjadikan perilaku Nabi tersebut menjadi sebuah kompetensinya ketika ingin menjadi guru yang profesional. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan sejarah sosial. Data yang diperoleh akan dianalisis dan disajikan secara deskriptif dengan cara memilih topik, mengumpulkan sumber, memverifikasi data, menginterpretasikannya dan untuk selanjutnya dilakukan rekonstruksi agar menjadi penjelasan yang utuh dan komprehensif sehingga mudah dimengerti dan dipahami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam perilaku keseharian yang ada pada diri Nabi Muhammad Saw. terkait pendidikan Islam, antara lain, satunya kata dengan perbuatan, yang kesemuanya itu menjadi teladan bagi segenap guru dan pendidik. Dengannya diharapkan dapat menjadi panduan dan tuntunan dalam pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar maupun kegiatan kependidikan yang dilakukannya sehari-hari. Kata Kunci: Perilaku Nabi, Pendidikan, Islam