Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Cyber Security dan Forensik Digital (CSFD)

DETEKSI BUKTI DIGITAL PADA ADRIVE CLOUD STORAGE MENGGUNAKAN LIVE FORENSIK Tri Rochmadi
Cyber Security dan Forensik Digital Vol. 2 No. 2 (2019): Edisi November 2019
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.752 KB) | DOI: 10.14421/csecurity.2019.2.2.1455

Abstract

Era revolusi industri 4.0 yang serba digital seperti sekarang ini, teknologi cloud tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan kita. Cloud computing juga menjadi salah satu teknologi yang cepat berkembang dan transformatif. Disamping beberapa kemudahan dan kenyaman dalam menggunakan cloud, menimbulkan masalah baru yaitu cybercrime. Kejahatan cyber akan semakin beraneka macam dan memungkinkan pelaku kejahatan akan berinovasi dengan adanya cloud. Cloud forensik tetap menjadi kendala dan tantangan bagi investigator dikarenakan setiap penyedia cloud memiliki arsitektur yang berbeda sehingga diperlukan investigasi yang berbeda dalam melakukan cloud forensik. Dalam penelitian ini dilakukan penelitian cloud storage forensik dari layanan Adrive. Penelitian ini dilakukan melalui sebuah simulasi atas skenario kasus penggunaan cloud kemudian dilakukan tahapan-tahapan dalam proses investigasi dari metode digital forensik yang meliputi acquisition, examination, analysis dan conclusion. Berdasarkan hasil penelitian dengan live forensik dengan akuisisi dan analisis memori RAM, bukti digital dapat dideteksi dan didapatkan bukti digital berupa file dokumen yang didapatkan dari sebuah tautan yang digunakan untuk berbagi file.
PENGUKURAN RISIKO DAN EVALUASI KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN INDEKS KEAMANAN INFORMASI DI BKD XYZ BERDASARKAN ISO 27001 / SNI Tri Rochmadi; Ike Yunia Pasa
Cyber Security dan Forensik Digital Vol. 4 No. 1 (2021): Edisi Mei 2021
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/csecurity.2021.4.1.2439

Abstract

Digitalisasi tidak bisa dihindari di era revolusi industri 4.0 termasuk di pemerintahan. Selain memberikan manfaat yang luar biasa pada sisi efisiensi dan efektiftas kerja, namun juga meninggalkan ancaman tentang data privasi atau keamanan informasi. Atas dasar ancaman yang dimungkinkan banyak terjadi akibat digitalisasi tersebut, maka perlu adanya pengukuran bagaimana keamanan informasi pada BKD XYZ agar bisa dijadikan evaluasi dan perbaikan. Hal ini dimaksudkan agar BKD XYZ bisa melindungi asset data dan informasi atau mencegah adanya serangan dari ancaman-ancaman yang mungkin saja terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Indeks KAMI sebagai tool pengukuran dan evaluasi keamanan informasi di BKD XYZ. Dari hasil penelitian yang dilakukan, bahwasanya BKD XYZ masih berada pada tingkat tidak layak untuk benar-benar bisa menerapkan keamanan informasi yang ideal. Sehingga dibutuhkan tindak lanjut sesuai rekomendasi perbaikan, agar BKD XYZ bisa mencapai kesiapan sertifikasi ISO 27001/SNI.