Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengetahuan dan Praktek Keluarga Sadar Gizi Ibu Balita Fatmah, Fatmah
Kesmas Vol. 4, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengantisipasi masalah gizi kurang utamanya pada keluarga miskin, pemerintah telah mengeluarkan gerakan Kadarzi (Keluarga Sadar Gizi). Hingga saat ini, hampir tidak diketahui perilaku Kadarzi ibu balita di DKI Jakarta karena masih sedikitnya data hasil penelitian yang mengukur hal tersebut. Oleh karena itu, diperlukan suatu penelitian dasar yang bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana gambaran pengetahuan dan praktek kelima indikator Kadarzi ibu balita di Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara. Metode kualitatif dengan teknik Diskusi Kelompok Terarah (DKT) dan wawancara mendalam telah dilakukan pada ibu balita, tokoh agama/masyarakat, dan kader posyandu. Hasil studi menyatakan bahwa pengetahuan ibu balita pada 4 indikator Kadarzi cukup baik, kecuali konsumsi aneka ragam makanan. Praktek 3 indikator Kadarzi juga sudah baik, kecuali pemberian ASI eksklusif dan konsumsi aneka ragam makanan. Tokoh masyarakat dan kader posyandu belum mengenal indikator Kadarzi dengan baik. Mereka hanya sebatas mendengar dan tidak familiar dengan istilah Kadarzi. Kadarzi identik dengan makanan 4 sehat 5 sempurna bagi balita dan ibu hamil untuk meningkatkan status gizi dan kesehatan masyarakat. Disimpulkan bahwa ibu balita belum berperilaku Kadarzi karena belum mengaplikasikan lima indikator Kadarzi. Disarankan agar Sudinkes Wilayah Jakarta Utara melakukan sosialisasi Kadarzi lebih intensif lagi bagi masyarakat melalui media cetak dan elektronik di posyandu dan puskesmas. Poor family in Jakarta is a vulnerable group faced undernutrition problem with poor sanitation and health due to poverty. To anticipate it, the government has declared Kadarzi (Nutrition Awareness Family) movement. Up to now, mother’s behavior on Kadarzi in poor urban villages areas in DKI Jakarta were almost unknown which caused by limited data studied about Kadarzi. Therefore, it was necessary to conduct a study aimed to explore how is the knowledge and practice of Kadarzi’s five indicators among underfives mothers at Penjaringan Village, Penjaringan Sub-district, North Jakarta. The study used qualitative data techniques through Focus Group Discussion (FGD) and in-depth interviews. Informants of the study were mother of underfive children, religious/community leaders, and posyandu cadres. The study revealed that the majority of informants had low knowledge and practice of Kadarzi due to lack of socialization from community health centers. They were unfamiliar with the terminology of Kadarzi. They considered that Kadarzi was identical with four healthy and five perfect for toddlers and pregnant women to improve their nutrition and health status. It was recommended to District Health Office of North Jakarta City to disseminate Kadarzi information for the community through printed and electronic media.
Model Mitigasi Kebakaran Berbasis Masyarakat : Kajian Kualitatif pada Aparat Pemerintah dan LSM Fatmah, Fatmah
Kesmas Vol. 4, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan masyarakat kota yang bebas kebakaran dapat tercipta melalui upaya pencegahan dan pemadaman kebakaran dini. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model mitigasi kesiapsiagaan kebakaran berbasis masyarakat. Metoda kualitatif wawancara mendalam dilakukan terhadap 30 informan terpilih di Jabodetabek meliputi aparat kecamatan, kelurahan, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan Suku Dinas Pemadam Kebakaran. Mayoritas informan mengenal organisasi Barisan Sukarelawan Kebakaran, tetapi dalam pelaksanaan ditemukan beberapa kendala antara lain meliputi tidak ada honorarium, status pekerjaan, dan anggota penduduk musiman. Hal tersebut berakibat banyak anggota yang berhenti dan sulit merekrut anggota baru. Bentuk upaya pencegahan kebakaran yang dilakukan masyarakat meliputi simulasi, penyuluhan, dan pelatihan bahaya kebakaran, serta menjadi anggota Barisan Sukarelawan Kebakaran. Tiap wilayah mempunyai bentuk yang bervariasi sesuai dengan aturan yang berlaku di masyarakat karena masih bersifat regional serta belum dilegitimasikan dalam Undang-Undang Nasional. Alternatif model berbasis masyarakat yang terbaik adalah memberdayakan Barisan Sukarelawan Kebakaran mengingat program tersebut telah berjalan dan dikenal masyarakat. Diharapkan model ini lebih mudah diterima masyarakat karena menjadi bagian program pembangunan di beberapa wilayah. Dukungan masyarakat yang kuat terhadap Barisan Sukarelawan Kebakaran menentukan kelancaran pelaksanaan di lapangan. Urban environment which is free from fire can be created through early fire prevention and controlling efforts. The research objective was to develop community-based model in mitigation of fire preparedness. Depth interviews were conducted in the selected 30 informants at Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, and Bekasi cities. They came from subdistrict authorities, villages, non government organizations, and Fire Government Institution staffs (Sudin Damkar). The majority of informants had familiarity with the organization, namely BALAKAR. However, its implementation had some constraints such as no provision of salary, employment status, and seasonal residents were attached to the members themselves. Consequently, many members were resigned and it was difficult to recruit new members. Type of fire prevention efforts undertaken in community were participating on fire simulation, extension, and training, and to be member of BALAKAR. However, the shapes were still scattered because each region had its own form depend on rules in society and had not yet legi-timized in a national law because on regional level. The best alternative community-based model was empowering BALAKAR because of this program is still running and known by community. It was expected that the model will be accepted easily by community for being part of development programs in several areas. Later on, strong support from the community will determine the successful of BALAKAR implementation in the field.
Pengentasan Ekonomi Single Parent Berbasis Pengelolaan Zakat Alfan Aufa, Muh.; Yustafad, Muh.; Fatmah, Fatmah
Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal At Tamwil, Maret 2023
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/at-tamwil.v5i1.3508

Abstract

Penelitian ini dalam bingkai besar pengelolaan manajemen zakat. Manajemen pengelolaan zakat yang produktif dapat meningkatkan taraf hidup dan perekonomian perempuan single parent. Perempuan single parent banyak mengalami kendala perekonomian karena selama berkeluarga menggantungkan hidup pada hasil kerja pasangan. Penelitian ini dilakukan di Lazisnu Gondang Legi Plosoklaten Kediri yang telah berupaya melakukan pengelolaan zakat dengan orientasi peningkatan prekonomian perempuan single parent. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan analisis pendekatan teori manajemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan zakat produktif di Lazisnu Gondang Legi Plosoklaten Kediri sudah menggunakan teori manajemen secara menyeluruh
Sikap Ayah dan Jumlah Anak serta Praktik Air Susu Ibu Eksklusif Destriatania, Suci; Judhiastuty, Judhiastuty; Fatmah, Fatmah
Kesmas Vol. 8, No. 5
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi ayah pada pola pemberian makan bayi harus dipersiapkan dengan baik sehingga mendukung ibu untuk menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap ayah terhadap praktik pemberian ASI eksklusif. Sampel dalam penelitian ini adalah 536 pasangan suami istri yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Desain yang digunakan adalah potong lintang dan analisis data menggunakan kai kuadrat dan regresi logistik. Rata-rata pemberian ASI eksklusif pada saat wawancara adalah 29,1%. Sekitar 83,6% dan 59,1% ayah mempunyai pengetahuan rendah tentang manajemen laktasi prenatal dan postnatal, tetapi 89,6% dan 61,9% ayah menunjukkan sikap positif terhadap praktik menyusui ketika masa kehamilan dan menyusui. Dukungan ayah terhadap praktik menyusui justru rendah pada saat persalinan (37,3%). Sikap ayah selama masa menyusui (nilai p < 0,05; OR = 1,623; 95%CI = 1,086 _ 2,425) merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi praktik pemberian ASI eksklusif setelah dikontrol faktor lainnya dalam analisis regresi logistik. Pengetahuan yang baik dan sikap yang positif diketahui sebagai faktor penting dalam keberhasilan praktik pemberian ASI eksklusif. Hal ini menunjukkan kebutuhan keterlibatan ayah dalam berbagai program promosi praktik menyusui. Fathers participation in the decision making of infant feeding method have to be well prepared so that they can support mothers to breastfeed. The objective of the paper is to analyze the relationship between knowledge and attitude of the fathers on exclusive breastfeeding practice. Couples whose baby aged 0-6 months were recruited in this study. Structured questionnaire was used to collect the data. The study design was cross sectional in which chi square and logistic regression analyses were used for the statistical tests. The prevalence of exclusive breastfeeding at time of interviewwas 29.1%. Around 83.6% and 59.1% of fathers had low level of knowledge on prenatal and postnatal lactation management but 89.6% and 61.9% had positive attitude toward breastfeeding. Only 37.3% fathers showed positive attitude about breastfeeding during labor. Attitude of fathers during nursing period was a dominant factor associated with exclusive breastfeeding (p value < 0.05; OR = 1.623; 95% CI = 1.086 _ 2.425) after controlling for other factors in the logistic regression analysis. Good knowledge and positive attitude were known as important factors for successful exclusive breastfeeding practice. This indicates a need of breastfeeding education for fathers.
SENGKETA PEMBATALAN HIBAH DI PENGADILAN AGAMA STABAT DITINJAU DARI MASLAHAH Wahyuni, Wahyuni; Fatmah, Fatmah
Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan dan Keperdataan Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/almaqasid.v10i1.9807

Abstract

This study aims to examine the considerations of religious court judges in examining and deciding grant cancellation disputes. This study will analyze the decision of the Religious Court regarding the cancellation of grants in terms of maslahah. This study uses qualitative normative legal research. While the approach used is statutory and conceptual approach. The data sources used are primary data sources consisting of decisions from the Religious Courts, compilations of Islamic law, books of civil law laws, compilations of sharia economic laws. Meanwhile, secondary sources of law consist of books of Islamic jurisprudence, law books, and scientific journal articles. The results of this study indicate that the panel of judges examining cases of disputes over the cancellation of dominant gifts applies article 35 paragraph 1, article 36 paragraph I law number 1 of 1974 concerning joint assets and article 1338 of the civil law code concerning agreements/agreement, thus ignoring Article regarding the permissibility of withdrawing the grant object even though the grant is without the approval of other heirs. Meanwhile, according to the theory of maslahah initiated by al-Ghazali that the decisions of the Religious Courts made by the panel of judges are ideally to realize the concept of maqasid sharia, namely maintenance of property and offspring. Thus, it can avoid negative impacts that will occur in family relationships, such as the relationship between parents and their heirs. However, according to Hans Kelsen's theory of justice, the considerations made by judges in deciding cases of cancellation of grants tended to be inconsistent in the application of the applicable legal system, so that according to him, the intended sense of justice had not been fully fulfilled.
Kepemimpinan Pendidikan Islam Perspektif Suku Fatmah, Fatmah; Hamdanah, Hamdanah; Fahmi, Noor
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya Islam. Konsep kepemimpinan dalam Islam memiliki landasan yang kuat dalam ajaran agama dan praktek sejarah Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah dan pemimpin umat Islam. Pendidikan dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan dianggap sebagai salah satu aspek penting dalam kehidupan umat Muslim. Konsep pendidikan dalam Islam tidak hanya terbatas pada akuisisi pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, moralitas, dan spiritualitas individu. Melalui pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika kepemimpinan pendidikan Islam dari perspektif suku, diharapkan akan tercipta upaya kolaboratif antara para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat suku, untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam dan memperkuat identitas serta keberlanjutan budaya suku di Indonesia.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Komik Pembelajaran Bagi Para Guru di SMA Teladan Palembang Yuliarni, Yuliarni; Fatmah, Fatmah; Apriana, Apriana; Heryati, Heryati; Nurhayati, Nurhayati; Setyawati, Dewi; Rusdiana, Yusinta Tia
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.18986

Abstract

Fenomena menurunnya minat belajar siswa dengan mata pelajaran yang materinya cukup banyak menjadi masalah yang cukup lama masih terus akan dipecahkan. Ditambah lagi dengan pola ajar guru yang masih ada menggunakan cara konvensional menambah kebosanan bagi para siswa. Tidak sedikit siswa yang mengantuk, mengobrol dan bahkan menggunakan ponsel ketika mengikuti mata pelajaran. Hal tersebut menjadi permasalahan yang harus dipecahkan. Setelah banyak penelitian mengenai brosur, leaflet atau banner sebagai bahan ajar untuk mata pelajaran di sekolah, maka penelitian ini menghadirkan bahan ajar lain berupa komik. Tujuan diadakan sosialisasi pembuatan komik ini adalah agar para guru dapat menyajikan materi yang mampu menarik minat belajar siswa secara lebih. Sekolah mitra yang dijadikan sebagai tempat melaksanakan pengabdian ini adalah di SMA Teladan Palembang. Metode pelaksanaan sosialisasi ini disampaikan melalui persentasi dan ceramah. Tahapan pelaksanaannya dimulai dari mengidentifikasi permasalahan di sekolah sasaran, merancang dan membuat komik, dan sosialisasi di sekolah sasaran. Hasilnya, kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para guru di SMA Teladan Palembang dengan antusias dan bersemangat.
PENGARUH KUALITAS LAYANAN DAN PROMOSI TERHADAP PREFERENSI ANGGOTA DALAM PENGAJUAN PEMBIAYAAN MUDHARABAH DI KJKS BMT-MMU CABANG SIDOGIRI PASURUAN Fatmah, Fatmah; Virdiany, Fitri
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 4 No. 1 (2014): April
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2014.4.1.735-762

Abstract

KJKS BMT-MMU Sidogiri Pasuruan is one of financial institutions which done by akad with duniawi and ukhrawi basic, because akad is done according to Islamic law (Shariah). The goal of this research is to analyze the influence of service quality and promotion to member’s preference in proposing mudharabah defrayal at KJKS BMT-MMU Branch Sidogiri Pasuruan. Service quality, promotion, and member’s preference is one union which difficult to be dissociated, because the service quality and promotion which is given to a company has direct effect to member’s preference. This research is quantitative research with survey method, the goal of this research is to know the influence of service quality and promotion to member’s preference in proposing mudha’arabah defrayal at KJKS BMT-MMU Branch Sidogiri Pasuruan. To know this, it is used double linier analysis regress with F test and t test. The amount of sample n this research is 57 members with determinant sample used purposive sampling technique. The technique of data collection use questionnaire, interview, documentation, and observation, while to test the instrument used validities, reliabilities, and classic assumption test. Based on the result of the coefficient regress test stimultan (F test) is obtained F count is 2,398 with F table 3,17. Because F count is smaller than F tab;e, therefore it can be said that service quality and promotion have no influence significantly to member’s preference in proposing mudharabah defrayal. The result of coefficient regress partially (t test) is obtained service quality variable has t count 1,058 and promotion variable has t count 0,956. Both of variables have no influence significantly to member’s preference in proposing mudharabah defrayal. This matter is shown by t count is smaller that t table (2,000).
PENGARUH POTENSI, PERSEPSI, PREFERENSI DAN PERILAKU MASYARAKAT MUSLIM SURABAYA TERHADAP WAKAF UANG DENGAN SIKAP SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Sholihah, Ellen Kurnia Sari; Fatmah, Fatmah
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 7 No. 1 (2017): April
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2017.7.1.1327-1343

Abstract

Wakaf tunai di Indonesia memiliki potensi besar untuk di gali dan di kembangkan menjadi sebuah solusi dalam rangka memberdayalam ekonomi rakyat. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini adalah memberikan informasi tentang potensi pengembangan wakaf uang yang didasarkan pada analisis potenis demografi dan ekonomi. penelitian ini juga menganalisis bagaimana pola persepsi, preferensi dan perilaku masyarakat terhadap wakaf uang. Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah 349 masyarakat muslim Surabaya. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan potensi wakaf uang masyarakat muslim Surabaya sangat tinggi berdasarkan indikator demografi dan ekonomi. pola preferensi masyarakat dalam memilih wakaf uang didasarkan pada pertimbangan keuntungan relatif, eterbukaan informasi, kompatibilitas, kompleksitas dan triabilitas. Pemenuhan terhadap indikator preferensi tersebut menyebabkan terbentuknya perilaku positif masyarakat muslim Surabaya yang siap menerima wakaf uang dalam tataran konsep maupun praktik.
MENINGKATKAN MINAT BACA ANAK-ANAK DI DESA TUYAU MELALUI GERAKAN LITERASI Indah, indahrahmahdaniyati; Inayah, Inayah; Isnawati, Isnawati; Azis, Abdul; Pradana, Irfan Dayu; Fatmah, Fatmah; Sari, Indah; Rama, Rama
MALAQBIQ Vol. 3 No. 2 (2024): Malaqbiq: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan ketertarikan membaca pada anak-anak di Desa Tuyau. Melalui kegiatan gerakan literasi yang melibatkan mahasiswa KKN IAIN Palangka Raya. Kegiatan ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Program ini bertujuan untuk menganalisis dampak program literasi terhadap peningkatan kemampuan membaca anak-anak. Hasil kegiatan ini mengungkapkan bahwa program literasi berhasil mengembangkan minat baca dan keterampilan membaca anak-anak secara signifikan. Metode pembelajaran yang bervariasi dan menarik, seperti permainan dan video pembelajaran, menjadi faktor kunci keberhasilan program ini. Namun, kegiatan ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan, seperti kurangnya sumber daya dan kurangnya pemahaman orang tua tentang pentingnya literasi. Implikasi dari kegiatan ini adalah pentingnya kerjasama antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, sekolah, dan masyarakat, dalam mengembangkan dan memperluas program literasi. Diharapkan program literasi ini dapat menjadi modal bagi desa-desa lain dalam upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan sumber daya manusia. Kata kunci: Gerakan Literasi, Minat Baca, anak-anak, Kalimantan Tengah