Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

REPRESENTASI POLA KOMUNIKASI OTORITER AYAH KEPADA ANAK DALAM FILM “NGERI – NGERI SEDAP” (ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE) Yudiana Indriastuti; Nindra Bagaskara Adipratama
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i5.2024.1786-1793

Abstract

Film Ngeri-Ngeri Sedap mengisahkan kehidupan sebuah keluarga dengan latar belakang suku Batak. Sama seperti suku – suku bangsa yang lain, suku Batak juga mempunyai ciri khas yang dapat menjadi pembeda dengan suku lainnya. Salah satu ciri khas yang paling menonjol yaitu sistem keturunan yang menganut sistem patrineal yang merupakan garis keturunan yang berasal dari Bapak. Film ini menjadi subjek penelitian dikarenakan peneliti melihat adanya representasi pola komunikasi otoriter yang terdapat pada film tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode analisis dari teori semiotika oleh John Fiske. Melalui analisis menggunakan teori yang terdiri dari tiga level yaitu level realitas, level representasi dan level ideologi pada beberapa adegan dan adegan yang di dalamnya dipilih beberapa shot. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa representasi pola komunikasi otoriter jika diperhatikan secara seksama. Hal itu ditunjukan dengan adanya sosok ayah yang sangat keras kepada anaknya dan tidak mau di sanggah.
Konstruksi Makna Iklan Pornografi Terselubung pada Pengguna Platform X (Studi Kualitatif dengan Perspektif Gender pada Pengguna Aktif) Diva Aulannisa; Yudiana Indriastuti
Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Vol 11 No 1 (2026): JANUARY
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jtik.v11i1.7935

Abstract

The circulation of disguised pornographic advertisements on Platform X reflects the misuse of digital public space through hijacked viral topics, censored images of women’s bodies, and affiliate links promoting adult products. This study explores how active Platform X users interpret this phenomenon from a gender perspective. Using a descriptive qualitative approach, the research draws on Berger and Luckmann’s Social Construction Theory, van Zoonen’s Gender and Media Consumption Theory, and Sandra Harding’s Standpoint Theory. Eight active users, including four men and four women aged 18–35, were purposively selected. Data were collected through in-depth interviews, digital documentation, and a literature review. The findings show that male participants viewed these advertisements as information disruption and exploitation of women’s bodies, while female participants associated them with insecurity, image misuse, and objectification. Most users responded by ignoring, blocking, or reporting the accounts.