Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI DALAM IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT ONLINE DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO Dewi Pratesya Aulia Wardhani; Mohamad Syahriar Sugandi
BISMA: Jurnal Bisnis dan Manajemen Vol 15 No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bisma.v15i2.23993

Abstract

Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital (RSMS) is a Hospital in Purwokerto that developed an innovation of a hospital information system called RSMS Online to improve their health services to patients. The objective of this study was to determine the communication strategy in the implementation of RSMS Online. A theoretical approach from the diffusion of innovation and communication planning was used to determine pre-implementation, implementation, and post-implementation stages. This research used a single case study method. The data was collected through direct observation, interviews, and documentation. The results revealed that the communication strategy in implementing RSMS online consists of three stages: pre-implementation, implementation, and post-implementation. The implementation of RSMS Online provides benefits for patients and the RSMS Hospital. The supporting factors that reinforce the implementation of RSMS Online are the commitment of all employees, human resource skills, technology and information support, provision of information facilities and public computer equipment, and access to internet networks. Meanwhile, the diversity of patient backgrounds and limitations of patients who have devices to access the online system and internet quota are the barriers that impede the implementation of RSMS Online. Keywords: Hospital Information System, Implementation, Socialization
Motif dan Kepuasan Penggunaan Website Informasi Berbasis User Generated Content (UGC) Pada Website Zomato.com Abdul Lathif; Mohamad Syahriar Sugandi
Performance: Jurnal Personalia, Financial, Operasional, Marketing dan Sistem Informasi Vol 27 No 1 (2020): Performance
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan perkembangan teknologi yakni generasi web berbasis web 2.0 menjadi latar belakang kemunculan media yang berbasis user generated content memiliki karakteristik yang berbeda. Perbedaan karakter dan fitur setiap media dengan perkembangannya menimbulkan motif dan kepuasan yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gratification sought dan gratifikasi obtained serta nilai selisih dari keduanya pada pengguna website Zomato.com yang berbasis UGC di wilayah Jakarta. Penelitian ini menggunakan teori uses and gratification 2.0 sebagai kerangka kerja dan jurnal Shao (2008) sebagai motif acuan media berbasis UGC. Metode penelitian ini yakni metode survei deskriptif dengan teknik pengumpulan data survei yang dilakukan pada 100 responden di wilayah Jakarta. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik secara non probability sampling. Pernyataan hasil survei diolah secara univariat dan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan motif harapan tertinggi penggunaan website Zomato.com yakni self-expression dengan persentase 14,72% dan motif harapan terendah yakni virtual communities dengan persetase 13,71%. Sedangkan motif kepuasan, persentase tertinggi yakni motif information seeking 15,48% dan motif terendah yakni motif virtual communities 12,64%. Nilai selisih dari gratification sought dan gratifikasi obtained didominasi oleh penurunan rata-rata tiap motif-nya seperti information seeking, self-expression, mood management, entertainment, self-actualization dan virtual communities. Sedangkan motif social interaction mengalami peningkatan nilai rata-rata.
TIPS DAN TRIK FOTOGRAFI DI ERA DIGITAL UNTUK SISWA/I SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 2 BANDUNG Adrio Kusmareza Adim; Rah Utami Nugrahani; Mohamad Syahriar Sugandi
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.168 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18618

Abstract

Perkembangan teknologi mendatangkan media baru yang memungkinkan hal-hal yang semula tidak dapat diakses oleh konsumen di luar industri media. Dengan ukuran yang semakin kompak dan harga yang lebih terjangkau, manusia dihadapkan dengan konsekuensi hasil dari teknologi yang berkembang. Konten media konvensional yang semula hanya bisa diproduksi oleh lembaga, kini masyarakat dapat memproduksi konten yang serupa yang disiarkan di media baru. Media konvensional bukan menjadi media utama dalam mencari berita dan hiburan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sampaikan kepada siswa dan siswi dari Sekolah Menengah Kejutan Negeri 2 Bandung untuk mengasah Kreativitas sebagai bagian dari Keterampilan Abad Ke-21. Materi yang disampaikan adalah (1) Pengenalan Fotografi, (2) Pengenalan Dasar Segitiga Eksposur, Metering, Fokus, dan White Balance, (3) Memahami Fotografi Ponsel, (4) Pengenalan Sumber Cahaya, dan (5) Memanipulasi Foto Menggunakan Perangkat Lunak. Materi yang disampaikan merupakan materi dasar yang dapat dijadikan fondasi untuk mengembangkan kreativitas yang kemudian menjadi sebuah nilai tambah bagi siswa dan siswi Sekolah Menengah Kejuruan 2 Bandung untuk berkompetisi di dunia kerja baik dengan sesama manusia atau dengan kecerdasan buatan.Kata Kunci: Produksi, Keterampilan Abad ke-21, Fotografi, Sekolah Menengah Kejuruan, short paper
The Ideal Doctor Image in Asian Countries: A Qualitative Study of Gen Z Patient's Perspective Ezra Yanuarista Rosa; Mohamad Syahriar Sugandi
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 3 No. 7 (2023): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v3i7.865

Abstract

Understanding the image of the ideal doctor from the patient's point of view is crucial for improving healthcare experiences, especially considering the phenomenon of patient dissatisfaction in Asian countries. This research adopts a multi-dimensional approach, incorporating symbolic interaction, cultural background, and communication theories to explore patients' perspectives on the ideal doctor. By examining the communication process through this lens, researchers can uncover the symbolic meanings attributed to doctors and their behaviours, shedding light on patients' perceptions of the ideal doctor. Then, by considering the cultural backgrounds among Asian countries, the research explores how cultural values, beliefs, and norms influence the image of the ideal doctor. This research is qualitative research, with an interpretive phenomenological approach. This research uses in-depth interviews, to gather patient views about the ideal doctor. To identify recurring themes and patterns, the collecting data will be coded using Atlas.it after that the result could be provide insight into the qualities, behaviours, and attributes that patients associate with the ideal doctor.
Konstruksi Makna Informasi Kesehatan Covid-19 di Whatsapp oleh Ibu Rumah Tangga di Jepara Jessica Aprillia Putri Gumilar; Mohamad Syahriar Sugandi
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 1 (2022): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i1.5188

Abstract

Penggunaan media sosial sebagai media untuk mencari informasi menjadi lumrah di masa pandemi Covid-19 saat ini karena terbatasnya pergerakan dan penyebaran informasi kesehatan Covid-19 secara langsung. Hal tersebut juga terjadi di kalangan ibu rumah tangga yang menggunakan media sosial, khususnya Whatsapp. Namun, masifnya informasi kesehatan Covid-19 di Whatsapp akan menimbulkan permasalahan baru apabila ibu rumah tangga tidak mampu memahami secara benar konsep untuk mendeteksi kebenaran informasi. Fenomena pencarian informasi kesehatan Covid-19 menggunakan Whatsapp di kalangan ibu rumah tangga menjadi menarik untuk dikaji menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang bertujuan untuk mengetahui motif ibu rumah tangga mencari informasi kesehatan Covid-19 menggunakan Whatsapp dan konstruksi makna informasi kesehatan Covid-19 yang dibangun oleh ibu rumah tangga. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam bersama 10 orang informan yang ditentukan secara purposif di Jepara. Hasil penelitian mengungkap dua kategori motif ibu rumah tangga mencari informasi kesehatan Covid-19 menggunakan Whatsapp, yaitu motif sosio-fungsional dan motif psikologis. Selain itu, terdapat tiga konstruksi makna yang dibangun oleh ibu rumah tangga, yaitu informasi yang tepat guna, pelengkap informasi kesehatan Covid-19 sehari-hari, dan informasi yang meragukan.
PROMPT ENGINEERING DAN ETIKA KOMUNIKASI DALAM ERA KECERDASAN BUATAN: TANTANGAN DAN PELUANG Priastuty, Chairunnisa Widya; Sugandi, Mohamad Syahriar; Srikandi, Melati Budi
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v9i2.6882

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan/artificial intelligent (AI), khususnya large language models l (LLM), telah mengubah cara manusia memproduksi dan menyampaikan pesan dalam berbagai konteks komunikasi. Studi ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana praktik prompt engineering, teknik dalam merancang instruksi kepada AI,  berperan dalam pembentukan pesan, serta bagaimana praktik ini berinteraksi dengan isu etika dan nilai komunikasi. Penelitian dilakukan dengan metode tinjauan pustaka sistematis terhadap berbagai jurnal ilmiah yang terbit dalam sepuluh tahun terakhir (2015–2025), mencakup bidang komunikasi, teknologi, dan etika digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa prompt engineering tidak hanya menentukan efektivitas teknis respons AI, tetapi juga memiliki implikasi serius terhadap bias representasi, keamanan informasi, dan potensi disinformasi. Selain itu, literasi AI muncul sebagai elemen kunci dalam mengurangi risiko penyalahgunaan teknologi dan memperkuat komunikasi yang etis. Studi ini mengusulkan model konseptual yang menempatkan prompt engineering sebagai titik sentral dalam produksi pesan berbasis AI, dengan etika dan nilai komunikasi sebagai jembatan menuju desain komunikasi yang adil, aman, dan bertanggung jawab. Kesimpulannya, produksi pesan dalam era AI memerlukan pendekatan komunikasi yang reflektif, interdisipliner, dan berbasis nilai. Literasi digital dan pengembangan kebijakan etik perlu diintegrasikan ke dalam praktik komunikasi publik guna memastikan keberlanjutan komunikasi manusia-AI yang inklusif dan etis.
Strategi Komunikasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Sd Advent Kecamatan Serang Banten Pada Anak Murid Di Masa Endemi Covid-19 Christian, Rosaldi; Sugandi, Mohamad Syahriar
eProceedings of Management Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat bertujuan memberikan motivasi para murid untuk ikut berperan penting dalammewujudkan tubuh yang sehat serta lingkungan yang bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil daripadastrategi perilaku hidup bersih dan sehat SD Advent Kecamatan Serang pada anak murid dimasa endemi covid 19 sertaapa saja hambatan yang dialami SD Advent dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Hasil penelitianmenunjukan bahwa strategi SD Advent dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat yaitu dengan melalui 3tahapan yaitu 1) Persiapan : memperkenalkan, membimbing, menanamkan kepada para murid mengenai pentingnyamenerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dimasa endemi endemi covid 19, dengan cara menyediakan handsanitizer, menyediakan wastafel untuk para anak mencuci tangan, serta menyediakan sarana untuk mendukungdilaksanakannya piket kelas. 2) Pelaksanaan : memberikan pengertian terhadap para murid mengenai pentingnyamenerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menerapkan kedisiplinan piket kelas, serta tidak menimbun sampahdidalam kelas. 3) Evaluasi : melakukan pengamatan terhadap murid, memberikan reward serta ucapan selamat kepadamurid yang dapat menjadi percontohan bagi murid dalam melakukan kegiatan perilaku hidup bersih dan sehat.Melakukan penilaian terhadap murid yang menerapkan program. Sedangkan hambatan yang dihadapi yaitu terdiri darihambatan sosiologis, psikologis, dan hambatan fisik.Kata Kunci-perilaku hidup bersih dan sehat, dan endemi Covid 19.
Dramaturgi Di Media Sosial Instagram (Analisis Pengelolaan Kesan Di Akun Pertama Dan Akun Kedua Instagram Generasi Z) Arafah, Rizka Aulia; Sugandi, Mohamad Syahriar
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instagram sebagai sarana presentasi diri tidak sepenuhnya memberikan ruang bagi pengguna Instagram untuk bebasberekspresi membagikan informasi mengenai dirinya sendiri hingga menunjukkan siapa dirinya kepada publik.Dengan begitu, banyak pengguna Instagram membuat multiple account atau second account. Namun seringkalipengguna second account Instagram melepas sepenuhnya peran sosial mereka. Fenomena tersebut memicu konflikyang terjadi di masyarakat berupa pertanyaan mengenai kapan dan bagaimana individu menampilkan peran sosialnyayang asli dan yang bukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola dan strategi pengguna first dan secondaccount khususnya Generasi Z dalam melakukan pengelolaan kesan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatifdeskriptif dengan menggunakan teori dramaturgi dan pengelolaan kesan Erving Goffman. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa individu dengan sengaja mengelola kesan mereka untuk pencapaian dan keberhasilan dalamsuatu situasi. Generasi Z cenderung membentuk dan mengonstruksi kesan, peran, dan citra dirinya yang baik danpositif pada first account. Hal tersebut karena first account dijadikan sebagai sarana personal branding untukmembentuk first impression yang baik dan positif dari masyarakat dengan ruang lingkup dan jangkauan yang lebihluas. Sedangkan dalam second account, Generasi Z cenderung lebih terbuka dan ekspresif dalam menyalurkan emosiserta hal yang sedang dilakukannya saat itu. Kata Kunci-Instagram, pengelolaan kesan, peran sosial
Sosialisasi dan Edukasi Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di SDN Kedung Waringin 01 Zahra, Khansa Nabilah; Sugandi, Mohamad Syahriar
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai upaya dilakukan Pemerintah untuk memulihkan pembelajaran di masa pandemi dengan terus memperbaruipenyesuaian kebijakan sebagai upaya dalam mengoptimalkan pemulihan layanan pendidikan dengan melaksanakanPembelajaran Tatap Muka. Kabupaten Bogor merupakan salah satu daerah yang menerapkan Pembelajaran TatapMuka termasuk SDN Kedung Waringin 01. Penelitian ini akan membahas bagaimana peran satuan tugas penanganancovid-19 tim pelatihan dan humas dalam menyampaikan promosi kesehatan pencegahan covid-19 di lingkungansatuan pendidikan selama pelaksanaan pembelajaran tatap muka sebagai bentuk mitigasi penjagaan kesehatan wargasekolah untuk membentuk kesadaran kesehatan akan pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat. Penelitian inimenggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif yang mengutamakan teknikwawancara mendalam serta pengamatan secara langsung di lapangan. Hasil penelitian menujukkan, sosialisasi danedukasi yang dilakukan oleh tim satuan tugas pelatihan dan humas dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran tatapmuka di SDN Kedung Waringin 01 selama masa pandemi sebagai proses promosi kesehatan pencegahan covid-19dilakukan dengan menentukan kebutuhan promosi kesehatan dan mengembangkan komponen promosi kesehatan.Adanya program promosi kesehatan yang disampaikan oleh tim satuan tugas pelatihan dan humas ini diharapkan dapatmembantu orang tua murid untuk membimbing anaknya agar senantiasa memprioritaskan kesehatan anak selamapelaksanaan pembelajaran tatap muka mengingat usia sekolah merupakan masa yang rentan akan terserang penyakit. Kata Kunci-sosialisasi dan edukasi, proses promosi kesehatan, Covid-19
MAJOR EVENT MANAGEMENT STRATEGIES IN STRENGTHENING TELKOM UNIVERSITY'S REPUTATION (CASE STUDY: TELKOM UNIVERSITY ANNIVERSARY SDGS FOR INDONESIA) Muhamad Reynaldi Satria Nugraha; Mohamad Syahriar Sugandi
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 2 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v5i2.3708

Abstract

This research analyzes the major event management strategy, specifically of the Telkom University Anniversary "SDGs For Indonesia," to strengthen the institution's image. Using a qualitative case study approach, this research reveals how Telkom University successfully maintained its brand existence and enhanced public image through effective event implementation strategy models. The study also develops a conceptual model of event communication that emphasizes the relationship between innovation, adaptation, and the communication process. Communication plays a vital role, divided into institutional (formal) communication for strategic coordination and technical (interpersonal) communication for rapid problem-solving within the core team. This process extends from pre-event planning, internal communication during the event, to external communication, especially with the media, throughout the event. Good relationships with the media, as demonstrated by Telkom University, maximize reach and build a positive image. Collaboration and adaptability were also key to the event's smooth execution. Evaluation results show a significant positive impact. The event received excellent responses from participants and guests, even attracting interest from other parties to adopt featured products. Media exposure, both conventional and social media, dramatically increased: social media reach rose by 31%, positive sentiment by 11%, and negative news decreased by 40%. This proves that Telkom University's communication and event management strategies successfully strengthened its image and contribution to the SDGs.