Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Poly Game pada Pembelajaran Matematika Dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah di Sekolah Dasar Rahmatania, Denise Dwi; Setiawan, Yohana
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1249

Abstract

Adanya masa pandemic COVID 19 mengharuskan semua kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara daring. Namun sebagian guru belum maksimal dalam memanfaatkan teknologi dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini membuat siswa menjadi tidak antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui tingkat validitas produk pengembangan media pembelajaran poly game pada pembelajaran matematika dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah bangun datar siswa SD Kelas IV. Jenis penelitian ini adalah pengembangan atau Research and Development (R&D). Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan model desain pengembangan ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data hasil uji validasi yang dilakukan oleh ahli diperoleh hasil sebagai berikut: (1) presentase yang diperoleh dari uji validasi materi sebesar 78,1% dengan kategori tinggi; (2) presentase yang diperoleh dari uji validasi media sebesar 93,7% dengan kategori tinggi. Berdasarkan uji validasi yang telah dilakukan oleh ahli materi dan ahli media, maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran poly game pada pembelajaran matematika dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah bangun datar siswa SD Kelas IV dapat dikatakan valid untuk digunakan.
Pengembangan Mathlite untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di Sekolah Dasar Setiawan, Yohana; Maharani, Aprilina Isabela
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan Mathlite untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika SD. Penelitian ini menggunakan model Research and Development (R&D). Dalam mengembangkan MathLite, penelitian ini menggunakan model Research and Development (R&D) yang dikembangkan oleh Borg and Gall (1983). Dalam penelititian ini dilakukan tiga dari sepuluh tahapan penelitian yaitu, (1) penelitian dan studi pendahuluan, (2) perencanaan penelitian, dan (3) pengembangan produk awal. Teknik non tes yaitu kuesioner dengan empat skala kepada tiga validator ahli yaitu ahli media, ahli sastra anak, dan ahli materi matematika SD. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif. Hasil validasi oleh Ahli Materi, Media, dan Sastra Anak menunjukkan bahwa MathLite seri Kerajaan Tudus layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika
Buku Dongeng dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Kelas 4 Fitryani, Arum; Setiawan, Yohana
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8227

Abstract

Pendidikan dasar di Indonesia mendorong pentingnya Bahasa Indonesia dalam kurikulumnya, didukung oleh peran teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan pembelajaran di Sekolah Dasar (SD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan mengevaluasi Buku Dongeng Digital sebagai alat pembelajaran Bahasa Indonesia yang menarik dan efektif untuk siswa kelas 4. Dengan menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall (1983) dan pendekatan ADDIE, hasil penelitian menunjukkan bahwa Buku Dongeng Digital secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas 4 SD melalui teknologi interaktif yang merangsang kreativitas. Evaluasi produk oleh ahli sastra anak dan ahli media menunjukkan penerimaan yang positif terhadap kualitas sastra, teknis, dan kepraktisan buku tersebut. Uji coba terhadap siswa juga menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan berpikir kreatif yang signifikan, yang memperkuat efektivitas Buku Dongeng Digital sebagai alat pembelajaran Bahasa Indonesia di SD. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital dalam Buku Dongeng Digital adalah inovasi yang berpotensi besar untuk mendukung pendidikan dasar di Indonesia, dengan memperkuat kemampuan siswa dalam berpikir kreatif melalui media interaktif yang menarik dan relevan.
Media Teka-teki IPA untuk Meningkatkan Inisiatif Belajar IPA Siswa SD Negeri 2 Klepu Nanda Agung Nugroho; Yohana Setiawan
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 2 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i2.21104

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib di berikan pada siswa SD yang memuat istilah-istilah asing dalam konsepnya. Dalam meningkatkan inisiatif belajar IPA, pada penelitian ini dikembangkan sebuah media IPA berbentuk teka-teki yang merupakan suatu permainan mengisi ruang-ruang kosong dengan huruf-huruf yang membentuk sebuah kata yang disebut Teka-Teki IPA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Dengan menggunakan Teknik non tes yaitu kuesioner kepada ahli media, materi serta inisiatif belajar kepada siswa SD hasilnya menunjukkan bahwa hasil uji ahli validasi materi, Inisiatif Belajar, dan uji ahli media memperoleh hasil dengan rata-rata 90% dengan kategori “sangat tinggi”.dan uji praktis yang dilakukan memperoleh angka presentase 87% dengan kategori “sangat tinggi”. Hasil uji ahli dan uji praktis yang diperoleh menunjukan bahwa media pembelajaran Teka-Teki IPA yang dibuat sudah layak digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan inisiatif belajar IPA.
Pengembangan Media Kotak Barung (Bangun Ruang) Berbasis Eco-Friendly Pada Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Berfikir Kritis Siswa Kelas II SD Afifah, Lutvia; Setiawan, Yohana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terkait seberapa efektif produk pengembangan media pembelajaran Kotak Barung (Bangun Ruang) berbasis Eco- Friendly pada pembelajaran Matematika untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa kelas II SD Unggulan 20 Sumurarum. Pada dasarnya pembelajaran matematika di sekolah dasar siswa cenderung sulit untuk memahami tekait dengan materi, oleh karena itu pembelajaran menggunakan media Kotak Barung media pembelajaran yang lebih inovatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Reserch and Development (R&D) dengan menggunakan model ASSURE. Instrumen yang digunakan adalah validasi ahli materi, validasi ahli media dan wawancara terhadap guru kelas II SD. Hasil validasi dari validator ahli materi pembelajaran matematika dan ahli media pembelajaran untuk meningkatkan berfikir kritis siswa kelas II SD, untuk validator ahli materi mendapatkan presentase 90 % sedangkah validasi ahli media mendapatkan presentase 78.9%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Kotak Barung (Bangun Ruang) dapat digunakan sebagai media pembelajaran matematika dalam materi bangun ruang kubus, balok dan tabung pada siswa kelas II.
WORKSHOP PEMBUATAN POJOK CERIA (CINTA EDUKASI, RAGAM INSPIRASI ANAK) BAGI GURU SD PADA FASE A KURIKULUM MERDEKA : Workshop on Creating A Cheerful Corner (Love of Education, Various Inspirations for Children) for Elementary School Teachers in Phase A of The Independent Curriculum Kristin*, Firosalia; Setiawan, Yohana; Sari, Fransiska Faberta Kencana
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v2i3.152

Abstract

Salah satu tantangan yang kita hadapi sebagai pendidik adalah menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memfasilitasi kebebasan belajar bagi siswa, sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Dalam konteks ini, Pojok Ceria hadir sebagai solusi inovatif yang dapat digunakan di kelas untuk mendukung pembelajaran yang interaktif, kreatif, dan bermakna. Pojok Ceria merupakan area khusus dalam kelas yang didesain secara kreatif dan interaktif untuk mendukung proses pembelajaran. Pojok ini tidak hanya sekadar dekorasi, tetapi juga sarana yang memfasilitasi siswa untuk belajar dengan cara yang lebih menarik dan partisipatif. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, Pojok Ceria memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, sesuai dengan tuntutan kurikulum yang mendorong pembelajaran aktif dan bermakna. Dengan konsep yang menarik, estetis, dan fungsional, Pojok Ceria memberikan ruang bagi siswa untuk memahami materi pelajaran secara lebih mendalam melalui aktivitas mandiri dan kolaboratif. Misalnya dalam pelajaran matematika, pojok ini dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan number sense melalui media interaktif seperti permainan angka, kuis, dan alat bantu visual. Kami berharap Pojok Ceria ini dapat menjadi bagian dari strategi pembelajaran yang mendorong kemandirian dan keterlibatan aktif siswa di kelas. Semoga inovasi ini memberikan manfaat besar bagi guru dan siswa dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan dinamis.
EVALUASI PROGRAM GERAKAN LITERASI SEKOLAH DI KELAS V SD NEGERI BLOTONGAN 02 SALATIGA Anita Adinda Sari; Yohana Setiawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.28952

Abstract

Low reading interest among elementary school students presents a significant challenge to developing a culture of literacy, a problem also observed at SDN Blotongan 02 Salatiga. Despite the implementation of literacy programs, such as designated reading corners, many students continue to exhibit low engagement in reading activities. This study aimed to evaluate the literacy program in the fifth grade of SDN Blotongan 02 Salatiga using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. Employing a qualitative descriptive approach, the study involved the principal, a class teacher, and three fifth-grade students as participants. Data were collected through observation, interviews, and documentation and were analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that: (Context) the literacy program was well-motivated by the need to improve the school's literacy culture and was supported by a conducive environment. (Input) Facilities such as reading corners were available, and teachers served as active facilitators, although time allocation remained a limitation. (Process) Literacy activities were conducted routinely, including silent reading, storytelling, and discussions, but the evaluation of writing skills was not optimal. (Product) While there was a noticeable increase in students' reading and speaking skills, their writing skills did not develop as significantly. This evaluation provides a foundation for strengthening and improving the literacy program in the future.
The Efficacy of the "Pojok Ceria" Interactive Bulletin Board in Enhancing Early Number Sense and Self-Directed Learning among First-Grade Students Setiawan, Yohana; Marwa, Keterina; Borom, Alfian; Mamji, Yulianus
Journal of Integrated Elementary Education Vol. 5 No. 2 (2025): April-September
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang in collaboration with PD PGMI Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jieed.v5i2.23895

Abstract

​This study aims to develop and examine the efficacy of the “Pojok Ceria” (Joyful Corner) interactive bulletin board in addressing the ongoing problems of low student engagement, weak development of early number sense, and limited self-directed learning in primary-level mathematics classes. This study employed a strong R&D framework that combines the development stages model proposed by Sukmadinata with principles of systematic instructional design from the ASSURE model. This study employed a qualitative approach that spanned over two months among the first-grade students of a public school in Indonesia. Through triangulation of observations in the classroom, analysis of student work, and video recordings, combined with Focus Group Discussions (FGDs) for more in-depth insight into a specific issue. This study indicated that the “Pojok Ceria”, designed with interactive activities, manipulatives, and interesting visuals, had a high intervention and practical value and was well accepted by the teachers in terms of usability. Additionally, the Interactive Bulletin Board has proven to be highly effective in promoting student involvement and fostering independent learning. At the same time, it is also effective in exploring number sense concepts among first-graders. These findings provide informative guideposts for effectively developing and implementing engaging learning environments that function well, especially in low-resource educational environments. Although the small sample size limits this study, it suggests a conclusive possibility of interactive media being produced locally. Hence, more longitudinal studies with larger and more diverse samples are needed to confirm and fully generalize the positive consequences.
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR KELAS IV SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN MEDIA POWERPOINT BERDASARKAN KERANGKA KERJA TPACK Octaviana, Santi; Setiawan, Yohana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i5.335

Abstract

Berdasarkan hasil skala minat belajar pada mata pelajaran Matematika kelas IV di SD Negeri 1 Karanglangu, 29,17% siswa yang berada pada kategori minat belajar tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas IV menggunakan media pembelajaran PowerPoint yang sudah dirancang dengan kerangka kerja TPACK. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN 1 Karanglangu yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala minat belajar. Data dianalisis menggunakan statistik uji-t sample berpasangan. Hasil dari penelitian menunjukkan setelah penelitian minat belajar siswa meningkat dari 29,17% menjadi 87,5% pada kategori tinggi dan sangat tinggi. Hasil uji T sample berpasangan menunjukkan hasil sebesar .000. Sehingga dapat disimpulkan terdapat peningkatan minat belajar siswa pada pelajaran Matematika menggunakan media pembelajaran PowerPoint yang dirancang menggunakan kerangka kerja TPACK.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN BERPIKIR KRITIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROBLEM SOLVING PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI MANGUNSARI 01 Setiawan, Yohana; Pattiasina, Nathania Tri Asih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i3.339

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan berpikir kritis dan hasil belajar Matematika untuk siswa kelas IV SD Negeri Mangunsari 01. Metode yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklusnya terdiri dari empat tahapan yaitu observasi, pelaksanaan dan pengamatan, observasi, dan refleksi. Dengan mengaplikasikan model pembelajaran pemecahan masalah dalam setiap pembelajaran dengan tujuan dapat mengasah kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpukan bahwa sebelum dilakukan tindakan aktivitas pembelajaran Matematika di kelas IV dari 32 siswa hanya 41% siswa yang sudah berhasil sedangkan dalam berpikir kritis siswa masih 49% tergolong rendah dan 25% sedang. Setelah pelaksanaan siklus I hasil belajar meningkat hingga 59% dan kemampuan berpikir kritis meningkat hingga 4% dari sebelumnya. Setelah pelaksanaan siklus II jumlah siswa yang tuntas mencapai 72% serta kemampuan berpikir kritis siswa mencapai 12% pada kriteria sangat kritis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran pemecahan masalah dapat meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa