Claim Missing Document
Check
Articles

PKM BUKIT BATU GARUDO ADVENTURE TREKKING (THE REAL VIEW OF PARADISE) Endang Sepdanius; Heru Pramudia; Anton Komaini
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Panrita Abdi - April 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i2.7644

Abstract

Abstract. Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia is administratively included in the Koto XI sub-district of Tarusan Selatan Pesisir Selatan Regency. One of the villages included in the list of villages in rural areas is a national priority. It takes 75 minutes to get to the location from the Regency capital and 120 minutes from the provincial capital. One of the destinations that are located in the kenagarian Sungai Nyalo Mudiak Aia is Bukit Batu Garudo. Based on the SWOT analysis, it can be concluded specifically the problem in the Batu Garudo Kenagarian Sungai Nyalo was there is no management of special interest tourism trekking to Batu Garudo, lack of human resources who have expertise/certification in the field of trekking and outbound scout-ing. The target audience in this community service activity are young people in the Sungai Nyalo region. The purpose of this activity is the existence tourist destination with the concept “Bukit Batu Garudo Adventure Trekking (The Real View of Paradise)” The method used is counseling, training, workshops and workshops as well as mentoring. The solution is to create, develop and organize destinations for tourists in special interest activities. Solutions are given training management of trekking management activities, and given in the form of training on good camping guides. The results obtained are the existence of trekking paths along with the track facilities and activities carried out, understanding of the management of trekking recreation areas, and the existence of trekking guides from the Sungai Nyalo tourism awareness group.           Abstrak. Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia secara administratif termasuk dalam wilayah Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Salah satu desa yang termasuk dalam daftar desa pada kawasan perdesaan prioritas nasional. Waktu tempuh menuju pusat kota kecamatan sekitar 75 menit sedangkan waktu tempuh menuju ibukota kabupaten kira-kira 120 menit. Salah satu destinasi  wisata yang terletak di kenagarian Sungai Nyalo Mudiak Aia adalah Bukit Batu Garudo (Baga). Berdasarkan analisis SWOT dapat disimpulkan secara khusus permasalahan di Batu Garudo Kenagarian Sungai Nyalo adalah belum adanya pengelolaan wisata minat khusus trekking ke Batu Garudo, minimnya tenaga SDM yang memiliki keahlian/sertifikasi di bidang kepemanduan trekking dan outbound. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah para pemuda di kenagarian Sungai Nyalo. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah terciptanya sebuah destinasi wisata trekking dengan konsep “Bukit Batu Garudo Adventure Trekking (The Real View Of Paradise). Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan, workshop dan lokakarya serta pendampingan. Adapun solusi adalah pembuatan, pengembangan dan penataan wisata minat khusus trekking ke Batu Garudo, pelatihan manajemen pengelolaan kegiatan trekking, dan pelatihan tentang memandu camping yang baik. Hasil yang didapat adalah Adanya jalur trekking beserta dengan fasilitas jalur dan kegiatan yang dilaksanaka, Adanya pemahaman manajemen pengelolaan tempat rekreasi trekking,  lahirnya pemandu trekking dari kelompok sadar wisata Sungai Nyalo.
EFFECTIVENESS OF SELF-SCREENING INSTRUMENT IN ASSESSING THE CONDITION OF PARTICIPANTS IN OUTDOOR ACTIVITIES Endang Sepdanius; Anton Komaini; Muhammad Sezelirifki
International Journal of Tourism, Heritage and Recreation Sport Vol 1 No 1 (2019): PKPHOR : International Journal of Tourism, Heritage and Recreation Sport
Publisher : The Tourism, Heritage and Recreation Sport Center, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.35 KB) | DOI: 10.24036/ijthrs.v1i1.12

Abstract

Special attention is given to participants in outdoor activities to remain safe. Preparation is the main thing to keep our health physically and psychologically. Therefore we need an instrument to assess personal health condition easily and precisely. The results obtained are used to make a decision to continue the activity or consult with the doctor first before doing the activities. The aim of this research is to see the effectiveness the self-screening instrument that developed. This research did in three step as: (1) preliminary study phase, (2) Expert validation phase, (3) testing phase. The number of participant that contributed in this research were 826 participants consist of three expert, 100 participants in small scale test and 723 participants in large scale test. The result of expert’s judgment showed that self-screening instrument has content validity. The result of small-scale test showed that 19 questions were valid and in large-scale test, information was obtained in a short time about the condition of the participants, that 97.1% of the total participants who did not have problems. While 2.9% of the total participants has problems that needed consultation and recommendations from doctors. Based on these results, it can be seen that effectiveness of self screening instrument in screening participants quickly and precisely so that they can prevent the occurrence of problems related to the situation of participants.
Management Of Sports Tourism Management In Mentawai Islands Anton Komaini; Endang Sepdanius; Pudia M. Indika; Hijriyantomi Suyuthie
International Journal of Tourism, Heritage and Recreation Sport Vol 1 No 2 (2019): International Journal of Tourism, Heritage and Recreation Sport
Publisher : The Tourism, Heritage and Recreation Sport Center, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.093 KB) | DOI: 10.24036/ijthrs.v1i2.26

Abstract

Mentawai Islands Regency is one of the areas in West Sumatra that develops sports tourism, among the tourism sports developed by the Mentawai Islands Regency are surfing (diving), diving (fishing), fishing (fishing), beach tourism, trekking along inland Mentawai forest. The purpose of this study was to determine the management of tourism sports in the Mentawai Islands District. This research is a type of descriptive research that aims to reveal the data encountered in the field. This research was carried out at the Mentawai Islands Regency Tourism Office. The sample in this study were 16 people. Variables that will be examined include organizing, promotion and infrastructure. The technique used to collect data is a Guttman questionnaire and interviews. The results of the study concluded that 1) The management of organizing sports tourism in the Mentawia Islands was in a fairly good category with an achievement rate of 59.38%, 2). The promotion carried out by the Department of Youth Tourism and Sports in the Mentawai Islands District was in a good category with an achievement rate of 62.5% . 3) The level of achievement of facilities and targets in the management of sports tourism in the Mentawai Islands is 40.18%, this is included in the less category.
Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus Pusat Layanan Fisioterapi Olahraga Dan Kebugaran Endang Sepdanius Sepdanius; Donal Syafrianto
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol5.no01.a3685

Abstract

PPM ini merupakan program yang bertujuan utama untuk dalam program PPUPIK pusat layanan fisioterapi olahraga dan kebugaran ini adalah untuk mendorong Fakultas Ilmu Keolahragaan menghasilkan produk jasa berupa penatalaksanaan fisioterapi dan kebugaran olahraga bagi semua kalangan. Pada pelaksanaanya dikelola oleh kelompok dosen yang tegabung dalam laboratorium sport medicine dari Fakultas Ilmu Keolahragaan. Didirikannya pusat layanan ini diharapkan nantinya dapat berkembang secara baik dengan menampung instansi olahraga dan kalangan umum yang ingin berkonsultasi dan menggunakan layanan fisioterapi olaraga dan kebugaran serta menjadi satu-satunya pusat layanan fisioterapi olahraga dan kebugaran di Sumatera Barat. Target utama dari klien yang akan menggunakan jasa dari fisioterapi olahraga adalah atlet seluruh cabang olahraga yang nantinya disosialisasikan dalam program kegiatan berjalan. Kegiatan yang dikembangkan adalah kegiatan berupa jasa konsultasi dan penanganan khusus fisioterapi olahraga dan kebugaran terdiri dari: a) fisioterapi olahraga, b) masase kebugaran, c) tes kebugaran fisik, d) program kebugaran fisik.
GAMBARAN PENGELOLAAN DIABETES MELLITUS DARI PENDEKTAN NON-FARMAKOLOGI DI PUSKESMAS LAPAI KECAMATAN NANGGALO KOTA PADANG Lilis Suryani; Endang Sepdanius
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v1i1.8

Abstract

Based on observations at the Lapai Health Center in Nanggalo Subdistrict, Padang City, there were 80 diabetics based on the data. Whereas only 1 club participated in gymnastics activities for 20 people. This diabetes exercise is held once a week. While the frequency should be 3-5 times per week. The purpose of this study was to determine the picture of diabetes mellitus management from the Non-pharmacological approach in Lapai Health Center, Nanggalo Sub-District, Padang City. This type of research is descriptive. The study population was 90 people. The sampling technique was taken by purposive sampling. The sample in this study amounted to 16 people. The technique of collecting data is by interviewing the manager, the food recall questionnaire and 24-hour daily activities of people with diabetes mellitus from the Non-Pharmacology approach in the Lapai Community Health Center, Nanggalo District, Padang City. The results of this study reveal that the management of diabetes mellitus from the Non-Pharmacological approach in the Lapai Health Center in Nanggalo SubDistrict, Padang City has been well implemented despite the weaknesses in the management. And the results of the study of a 24-hour food recall questionnaire of people with diabetes mellitus in Lapai Health Center, Nanggalo Subdistrict, Padang City, that 12 samples were classified as medium categories of 8 people (67%) and categorized as over 4 people (33%) while daily activities were classified low category 3 people (25%), classified as medium category 2 people (17%) and categorized as more than 7 people (58%).
PENGARUH LATIHAN INTERVAL TERHADAP VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL KLUB SEPAK BOLA PS TEBO KABUPATEN TEBO ady saputra; didin tohidin; endang sepdanius
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v1i1.30

Abstract

The problem in this study was the low ability of maximum oxygen volume players PS Tebo Tebo district, so the players quickly experience fatique during training and while following a soccer match. This study aims to see the effect of interval training on the maximum volume of oxygen in a PS Tebo player. This type of research is a quasi-experimental method wich aims to determine the effect of interval training on the maximum oxigen volume of a PS Tebo player. The population in the study was PS Tebo player. Sampling using total sampling tecnique. The instrument used in this study was a test of the ability of maximal oxigen volume of PS Tebo players using bleep test. Data analysis techniques used in this study used the t- test. The result of processing data in this study are tcount>ttable = 3,18>1,746, meaning that the interval training applied by the author can increase the ability of maximum oxygen volume. So that interval training applied by the author can be used in the training process with the aim of increasing the ability of the maximum oxygen volume of the soccer player. Abstrak Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan volume oksigen maksimal (VO2Maks) pemain PS Tebo Kabupaten Tebo, sehingga pemain cepat mengalami kelelahan pada saat latihan maupun saat mengikuti pertandingan sepakbola. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh latihan interval terhadap volume oksigen maksimal pemain PS Tebo. Jenis Penelitian ini adalah exsperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan interval terhadap volume oksigen maksimal pemain PS Tebo. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain PS Tebo. Pengambilan sampel menggunakan teknik total Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan volume oksigen maksimal (VO2 Maks) pemain sepakbola dengan menggunakan Bleep Test. Teknik analisis data yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan Uji t- Test. Hasil pengolahan data dalam penelitian ini adalah thitung> ttabel = 3,18> 1,746, artinya perlakuan latihan interval yang diterapkan penulis dapat meningkatkan kemampuan volume oksigen maksimal (Vo2 Maks). Sehingga latihan interval yang diterapkan oleh penulis dapat digunakan dalam proses latihan dengan tujuan meningkatkan kemampuan volume oksigen maksimal (VO2 Maks) pemain sepakbola.
HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT LENGAN DAN KOORDINASI MATA-TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN SERVIS PANJANG PEMAIN BULU TANGKIS SMA NEGERI 1 LENGAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN Yandi Yolanda Nasri; Endang Sepdanius; Fahmil Haris
JURNAL STAMINA Vol 2 No 3 (2019): Jurnal Stamina Edisi Maret
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v2i1.31

Abstract

Masalah dalam penelitian ini berawal dari kurangnya kemampuan servis panjang pemain bulutangkis SMA Negeri 1 Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan daya ledak otot lengan dan koordinasi mata-tangan terhadap kemampuan servis panjang pemain bulutangis SMA Negeri 1 Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah korelasional. Populasi dalam penelitian ini yaitu pemain bulungkis SMA Negeri 1 Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan yang berjumlah 29 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Dengan demikian jumlah sampel di dalam penelitian ini adalah 29 orang. Teknik pengambilan data yaitu : Daya ledak otot lengan di tes dengan two hands medicine ball put, koordinasi mata-tangan di tes dengan lempar tangkap bola kasti kedinding (ballwerfen und fungen), kemampuan servis panjang di tes dengan melakukan servis panjang. Data dianalisis dengan menggunakan korelasi product moment dan dilanjutkan dengan korelasi ganda.Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut : 1) Terdapat hubungan yang signifikan antara daya ledak otot lengan putra dan putri terhadap kemampuan servis panjang pemain bulutangkis SMA Negeri 1 Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan, 2) Terdapat hubungan yang signifikan antara koordinasi mata-tangan putra dan putri terhadap kemampuan servis panjang pemain bulutangkis SMA Negeri 1 Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan, 3) Terdapat hubungan yang signifikan antara daya ledak otot lengan dan koordinasi mata-tangan putra dan putri terhadap kemampuan servis panjang pemain bulutangkis SMA Negeri 1 Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan.
Perbandingan Tingkat Kesegaran Jasmani Siswa SD Negeri 18 Air Tawar Barat Kecamatan Padang Utara Dengan Sekolah Dasar Negeri 04 Tamiang Saroha Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat muhammad fadli lubis; Pudia M Indika; Endang Sepdanius
JURNAL STAMINA Vol 2 No 3 (2019): Jurnal Stamina Edisi Maret
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v2i1.42

Abstract

Penelitian ini berawal dari keingintahuan peneliti mengenaitingkat kesegaran jasmani Siswa SD Negeri 18 Air Tawar Barat kecamatan Padang utara dengan Siswa Sekolah Dasar Negeri 04 Tamiang Saroha Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat kesegaran jasmani Siswa SD Negeri 18 Air Tawar Barat kecamatan Padang utara dengan Siswa Sekolah Dasar Negeri 04 Tamiang Saroha Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah Komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i kelas V dan IV Sekolah Dasar Negeri 18 Air Tawar Barat Kecamatan Padang Utara dan Sekolah Dasar Negeri 04 Tamiang Saroha. Penarikan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling, Jadi, sampel pada penelitian ini terdiri dari Sekolah Dasar Negeri 18 Air Tawar Barat Kecamatan Padang Utara berjumlah 25 orang dan siswa Sekolah Dasar Negeri 04 Tamiang Saroha berjumlah 25 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan brouha step test. Teknik analisa data menggunakan uji “t”. Hasil dari analisis data menggunakan uji t diperoleh thitung > ttabel yaitu 2,27 > 1,68. Hasil penelitian ini membuktikan terdapat perbedaan tingkat kesegaran jasmani Siswa SD Negeri 18 Air Tawar Barat kecamatan Padang utara dengan Siswa Sekolah Dasar Negeri 04 Tamiang Saroha Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat. Dalam hal ini, tingkat kesegaran jasmani tingkat kesegaran jasmani Siswa SD Negeri 18 Air Tawar Barat kecamatan Padang utara lebih baik daripada tingkat kesegaran jasmani Siswa Sekolah Dasar Negeri 04 Tamiang Saroha Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat.
PENGARUH LATIHAN OVERHEAD THROW TERHADAP KETERAMPILAN SERVIS ATAS PEMAIN BOLAVOLI PUTRA SMPN 3 PADANG PANJANG Muhamad Hannafi; Bafirman Bafirman; Endang Sepdanius
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v1i1.52

Abstract

The research problem is that there is no knowledge of the ability of service skills for male volleyball players at Middle School 3 Padang Panjang. This study aims to determine the effect of overhead throw training on service skills on male volleyball players at Middle School 3 Padang Panjang.This experimental study used one group pre-test post-test design with treatment 20 times. The subjects of this study were male volleyball players at Middle School 3 Padang Panjang, the sample in this study amounted to 12 people. The samples taken in this study were 14-15 years old. The sampling technique in this study was purposive sampling. The research instrument used the top service skill test. Before carrying out the data analysis technique, the normality and homogeneity tests are carried out first. After that hypothesis testing is done using the t test with a significance level α = 0.05.The results showed that there was an exercise influence overhead throw on service skills on male volleyball players at Middle School 3 Padang Panjang, with a calculated significance value on the t test obtained by the price of the test coefficient t (thitung) 9.53> 1.80 (ttable) and had an influence on top service skills, from the initial average ability of 25.92 points to 30.16 points where Ho is rejected and Ha is accepted. Abstrak Masalah penelitian adalalah belum diketahuinya kemampuan keterampilan servis atas pemain bolavoli putra SMP Negeri 3 Padang Panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan overhead throw terhadap keterampilan servis atas pemain bolavoli putra SMP Negeri 3 Padang Panjang.Penelitian eksperimen ini menggunakan one grouppre-test post-test design dengan perlakuan sebanyak 20 kali.Subjek penelitian ini adalah pemain bolavoli putra SMP Negeri 3 Padang Panjang, sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 orang.Sampel yang diambil dalam penelitian ini berumur 14-15 Tahun.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling.Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan servis atas.Sebelum melakukan teknik analisis data terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat normalitas dan uji homogenitas. Setelah itu dilakukan uji hipotesis menggunakan uji t dengan taraf signifikan α = 0,05.Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh latihan overhead throw terhadap keterampilan servis atas pemain bolavoli putra SMP Negeri 3 Padang Panjang, dengan nilai signifikansi hitung pada uji t diperoleh harga koefisien uji t (thitung)9,53 > 1,80 (ttabel) dan memberikan pengaruh terhadap keterampilan servis atas, dari rata-rata kemampuan awal 25,92 point menjadi 30,16 point dimana Ho ditolak dan Ha diterima.
MINAT WISATAWAN TERHADAP OLAHRAGA REKREASI DI PUNCAK LAWANG KECAMATAN MATUR KABUPATEN AGAM Rido Pernando; Endang Sepdanius
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v1i1.55

Abstract

In this study, the problem raised was that there was no known description of tourists' interest in conducting recreational sports activities. The purpose of this study was to find out how tourists are interested in recreational sports and the factors that influence tourist interest in Puncak Lawang, Matur District, Agam Regency, which can be seen in attention, desire, and pleasure. This type of research is descriptive research. The population in this study were tourists in Puncak Lawang, matur district, amounting to 30 people. The sampling technique was taken in a Quota Sample, where 30 people were examined. Data collection techniques by distributing questionnaires to tourists who have been selected as samples. The data analysis technique is using descriptive statistics with frequency tabulation. The findings indicate that the factors that influence tourist interest include: 1. Economic factors, 2. Fear, 3. Parents, 4. Social factors, 5. Facilities and infrastructure, tourists' attention to recreational sports are at a level of 82 % is very good. Whereas the desire to be at the level of achievement of 90.75% is categorized as very good. Whereas for the pleasure of tourists towards recreational sports at the reached level of 86.5% it is categorized as very good. So the conclusion of tourists' interest in recreational sports in Puncak Lawang, Matur District, Agam Regency is in a very good category. Abstrak Dalam penelitian ini, masalah yang dikemukakan adalah belum diketahui gambaran minat wisatawan dalam melakukan kegiatan olahraga rekreasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana minat wisatawan terhadap olahraga rekreasi dan faktor yang mempengaruhi minat wisatawan di Puncak Lawang Kecamatan Matur Kabupaten Agam, yang dapat dilihat pada perhatian, keinginan, dan rasa senang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan di Puncak Lawang kecamatan matur yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel diambil secara Quota Sample, dimana sampel yang di teliti sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan data dengan menyebarkan angket kepada wisatawan yang telah dipilih menjadi sampel. Teknik analisis data adalah dengan menggunakan statistik deskriptif dengan tabulasi frekuensi. Hasil temuan menunjukkan bahwa faktor – faktor yang mempengaruhi minat wisatawan antara lain 1. Faktor ekonomi, 2. Rasa takut, 3. Orang tua, 4. Faktor sosial, 5. Sarana dan prasarana, perhatian wisatawan terhadap olahraga rekreasi berada di tingkat capai sebesar 82% dikategorikan baik sekali. Sedangkan untuk keinginan berada di tingkat capai sebesar 90,75% dikategorikan baik sekali. Sedangkan untuk rasa senang wisatawan terhadap olahraga rekreasi berada di tingkat capai sebesar 86,5% dikategorikan baik sekali. Jadi kesimpulannya minat wisatawan terhadap olahraga rekreasi di Puncak Lawang Kecamatan Matur Kabupaten Agam berada dalam kategori baik sekali.