Claim Missing Document
Check
Articles

Workshop Teknologi Pemanfaatan Limbah Fly Ash Pada Concrete Block Geopolimer Bagi Penyedia Jasa Konstruksi di Pekanbaru Megasari, Shanti Wahyuni; Zainuri, Zainuri
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v5i1.17320

Abstract

Dalam upaya pelaksanaan pembangunan yang ramah lingkungan, maka direkomendasi mempergunakan material yang ramah lingkungan maupun memanfaatkan limbah buangan. Namun dikarenakan beton geopolimer belum memiliki peraturan komposisi campuran , maka informasi dan pengetahuan di masyarakat terkait dengan beton geopolimer cukup minim. Permasalahan mitra adalah belum memiliki pengetahuan tentang pemanfaatan limbah fly ash dan pengolahan limbah fly ash menjadi produk concrete block geopolimer serta mitra belum memiliki kemampuan untuk mengolah limbah fly ash menjadi produk concrete block geopolimer. Mitra yang dilibatkan sebanyak 15 (Lima Belas) karyawan penyedia jasa konstruksi sebagai peserta workshop. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah ceramah, praktek dan diskusi. Waktu workshop ditentukan selama 2 (dua) hari yaitu pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 22 – 23 Juli 2023, dimulai pada jam 09.00 WIB dan berakhir pada jam 15.00 WIB. Hasil evaluasi pre-test terhadap pengetahuan peserta sebelum melakukan workshop mendapatkan nilai rata-rata 37,18 dengan kategori sangat kurang (< 40). Setelah dilaksanakan workshop, pemahaman peserta mengalami peningkatan yaitu dengan nilai rata-rata post-test sebesar 71,67 menjadi kategori baik (³ 70 - < 85). Terjadi peningkatan nilai rata-rata peserta Workshop Teknologi Pemanfaatan Limbah Fly Ash Pada Concrete Block Geopolimer Bagi Penyedia Jasa Konstruksi di Pekanbaru sebanyak 92,75%, sehingga dapat dikatakan bahwa peserta pelatihan mengalami peningkatan pengetahuan dan mampu memahami materi dan Praktek yang diberikan selama Workshop Teknologi Pemanfaatan Limbah Fly Ash Pada Concrete Block Geopolimer Bagi Penyedia Jasa Konstruksi di Pekanbaru dapat dipahami dengan baik.
Pelatihan Peningkatan Kompetensi Siswa SMK Taruna dalam Perancangan Struktur Bangunan Menggunakan Program SAP2000 Megasari, Shanti Wahyuni; Zainuri, Zainuri; Lubis, Fadrizal
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Oktober 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v5i2.22229

Abstract

Dalam perancangan bangunan bidang teknik sipil dituntut untuk dapat mengoperasikan software-sofware engineering, sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan dengan mudah, teliti, dengan waktu yang lebih singkat, dan lebih canggih. Structural Analysis Program (SAP 2000) adalah salah satu program yang paling umum digunakan untuk menganalisis struktur konstruksi gedung beton bertulang ataupun baja. Permasalahan mitra adalah belum memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam melakukan perancangan struktur bangunan menggunakan software SAP2000. Mitra yang dilibatkan yaitu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Taruna Pekanbaru dengan mengirimkan 20 siswa sebagai peserta pelatihan. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah ceramah, praktek dan diskusi. Waktu pelatihan pada hari Kamis tanggal 30 Mei 2024 yang dimulai pada jam 08.30 WIB dan berakhir pada jam 12.30 WIB. Adapun pelatihan diawali dengan sesi test pendahuluan (pre-test), materi dasar analisa struktur, pengenalan software SAP2000, materi tahapan pemodelan struktur software SAP2000, praktek perancangan struktur bangunan menggunakan software SAP2000 dan pelaksanaan test akhir (post test). Hasil evaluasi pre-test terhadap pengetahuan peserta sebelum melakukan pelatihan diperoleh nilai rata-rata 33,3 dengan kategori kurang (< 40). Setelah dilaksanakan pelatihan, pemahaman peserta mengalami peningkatan yaitu dengan nilai rata-rata post-test sebesar 60,4 menjadi kategori cukup (≥ 55 - < 70). Peningkatan nilai rata-rata peserta Pelatihan Peningkatan Kompetensi Siswa SMK di Kota Pekanbaru dalam Perancangan Struktur Bangunan Menggunakan Program SAP2000 sebanyak 82,0% dari sebelum dilakukan pelatihan (pre-test) dengan setelah dilakukan pelatihan (post-test), sehingga dapat dikatakan bahwa peserta pelatihan mengalami peningkatan pengetahuan, mampu memahami materi Pelatihan Peningkatan Kompetensi Siswa SMK di Kota Pekanbaru dalam Perancangan Struktur Bangunan Menggunakan Program SAP2000 dengan baik.
Kekuatan Tekan dan Penyerapan Mortar Geopolimer dengan Bahan Tambah Limbah Abu Tempurung Kelapa Anisa, Aliva; Zainuri, Zainuri; Megasari, Shanti Wahyuni
Konstruksia Vol 16, No 1 (2024): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.16.1.34-40

Abstract

Mortar geopolimer merupakan dasar tanpa semen sebagai bahan pengikat. Pengikat mortar geopolimer adalah fly ash. Proses pembakaran tempurung kelapa menghasilkan abu tempurung kelapa. Abu tempurung kelapa mengandung mineral seperti lignin, selusa, mektosil, dan lainnya sebagai filler. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis nilai kuat tekan dan penyerapan mortar dengan menggunakan abu tempurung kelapa. Metode penelitian menggunakan studi eksperimental di laboratorium berdasarkan SNI 03-6825-2002 kuat tekan. Rancangan benda uji dengan perbandingan agregat (65%) : binder (35%), fly ash (62%) : alkali (38%), molaritas aktivator 12M menggunakan Na2SiO3 dan KOH dengan perbandingan SS/SH 2:1.Penggunaan abu tempurung kelapa sebagai bahan tambah dari fly ash dengan variasi sebanyak 0%, 2,5%, 5%, dan 7,5% terhadap fly ash. Benda uji mortar berbentuk kubus dengan dimensi benda uji 50´50´50 mm untuk kuat tekan. Pengujian kuat tekan digunakan pada umur 28 hari dengan perawatan suhu ruang. Hasil penelitian diperoleh bahwa pada variasi 7,5% mengalami nilai kuat tekan rata-rata tertinggi dan yang terendah terjadi pada mortar tanpa abu tempurung kelapa. Hasil pengujian penyerapan didapatkan nilai penyerapan rata rata tertinggi pada umur 28 hari pada variasi persentase abu tempurung kelapa yaitu sebesar 16,50% terhadap mortar geopolimer. Kesimpulan penelitian adalah seluruh variasi masih memenuhi persyaratan mortar geopolimer dengan nilai kuat tekan rata-rata tertinggi sebesar 82,94 kg/cm2 berada pada tipe S yang dapat diaplikasikan untuk pada pasangan terbuka diatas tanah. Peneliti menyarankan agar melakukan penelitian serupa dengan menambahkan persentase variasi abu tempurung kelapa dengan metode kuat tekan, kuat tarik dan kuat lentur pada mortar geopolimer abu tempurung kelapa.
Studi Eksperimental Penambahan Serat Kawat Bendrat Terhadap Kuat Tekan Pada Mortar Geopolimer Pratama, Defrianto Sayadi; Megasari, Shanti Wahyuni; Anggraini, Muthia
SAINSTEK Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i2.265

Abstract

Limbah fly ash digunakan sebagai bahan pengikat pada campuran mortar geopolimer yang direaksikan dengan alkali activator dan katalisator serta serat kawat bendrat sebagai bahan tambah pada campuran mortar geopolimer tersebut. Dengan menambahkan serat kawat bendrat pada mortar geopolimer menjadikan kuat terhadap retakan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis nilai kuat tekan pada mortar geopolimer dengan penambahan serat kawat bendrat . Metode penelitian merupakan studi eksperimental di laboratorium dengan perbandingan agregat dan pengikat yaitu 65%:35%, perbandingan SS:SH yaitu 2:1 molaritas alkali 12M dan variasi serat kawat yaitu 0%, 0,25% , 0,50%, 0, 75% dan 1 % terhadap berat fly ash . Pada penelitian ini benda uji yang digunakan berupa kubus dengan ukuran 50 ´ 50 ´ 50 mm. Pengujian untuk kuat tekan mortar dilakukan pada umur mortar 28 hari dengan perawatan suhu ruang. Hasil penelitian diperoleh nilai tertinggi pada pengujian kuat tekan pada variasi 0% yang kuat tekan rata-ratanya 113,53 kg/cm 2 dan nilai terendah terdapat pada variasi 1% dengan nilai rata-rata 84,98 kg/cm 2 . Kesimpulan dari penelitian yang diperoleh bahwa kuat tekan rata-rata mortar geopolimer dengan tertinggi sebesar 113,53 kg/cm² tergolong pada mortar tipe S dimana pada tipe S memiliki kuat tekan ? 52,5 Kg/cm² dan dapat digunakan pada pasangan terbuka di atas tanah. Untuk penelitian selanjutnya dilakukan pengujian dengan variasi yang berbeda
Analisis Stabilitas Lereng Sungai Kampar Terhadap Gelincir di Desa Simpang Kubu dengan Metode Simplified Bishop Zainuri, Zainuri; Megasari, Shanti Wahyuni; Yanti, Gusneli
JURNAL SAINTIS Vol. 16 No. 1 (2016)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.033 KB)

Abstract

Desa Simpang Kubu merupakan salah satu desa yang berada di daerah kawasan bantaran sungai Kampar yang secara administratif berada dalam wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Kondisi tebing sungai, ada yang sudah diberi perkuatan dan ada yang masih alami. Kondisi tebing sungai yang masih alami mengalami pengikisan secara terus-menerus, sehingga makin lama jarak tebing sungai dengan daerah permukiman dan fasilitas umum semakin dekat. Jika hal ini tidak menjadi perhatian dan dibiarkan terus-menerus oleh pengambil kebijakan maka daerah permukiman masyarakat dan fasilitas umum tersebut akan hilang, ikut terkikis dan terbawa oleh longsor. Karena itu perlu dipertimbangkan untuk membangun pengaman tebing. Masalah penelitian adalah analisis stabilitas lereng sungai Kampar di desa Simpang Kubu dengan metode Simplified Bishop sehingga bidang gelincir dapat ditentukan secara akurat. Tempat penelitian adalah bantaran sungai Kampar yang berada di desa Simpang Kubu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Waktu penelitian dimulai dari bulan Agustus 2015, berakhir pada bulan Januari 2016. Berdasarkan data-data yang diperoleh dan kemudian dianalisis dengan memakai formulasi yang digunakan pada metode Simplified Bishop maka diperoleh kesimpulan bahwa bidang gelincir untuk lereng sungai Kampar yang berada di Desa Simpang Kubu berberntuk busur dengan jari-jari (R) 10 meter dan nilai faktor keamanan (Fs) sebesar 1,78 mendekati nilai yang diisyaratkan.
Pengaruh Pemanfaatan Recycled Concrete Aggregate Sebagai Bahan Substitusi Agregat Kasar Terhadap Kuat Tekan Beton Geopolimer: The Effect of Using Recycled Concrete Aggregate to Substitute Coarse Aggregate on the Compressive Strength of Geopolymer Concrete Megasari, Shanti Wahyuni
JURNAL SAINTIS Vol. 24 No. 02 (2024)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/saintis.2024.vol24(02).19095

Abstract

[ID] Inovasi material maju yang ramah lingkungan dilakukan dengan mengembangkan material konstruksi yang berasal dari limbah. Salah satunya adalah beton geopolimer yang memanfaatkan limbah fly ash sebagai pengganti semen dan recycled concrete aggregate (RCA) sebagai alternatif pengganti agregat kasar. Penggunakan limbah diharapkan dapat meningkatkan kualitas beton geopolimer. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh substitusi recycled concrete aggregate terhadap kuat tekan beton geopolimer. Metode penelitian menggunakan studi eksperimental di laboratorium berdasarkan SNI 03-6825-2002 pada kuat tekan. Rancangan benda uji menggunakan molaritas aktivator 12M dan perbandingan katalitasator berupa Na2SiO3 (SH) dengan aktivator berupa KOH (SS) sebesar 2:1. Variasi subtitusi recycled concrete aggregate yang digunakan yaitu 0%, 25%, 50%, 75% dan 100% terhadap berat agregat kasar. Benda uji beton berbentuk silinder dengan diameter 10 dan tinggi 20 cm untuk pengujian kuat tekan sesuai dengan SNI 2847:2019. Pengujian kuat tekan digunakan pada umur 28 hari dengan perawatan suhu ruang. Hasil penelitian diperoleh nilai kuat tekan rata-rata dengan substitusi RCA 0%, 25%, 50%, 75%, 100% secara berurutan yaitu sebesar 2,89 MPa; 2,93 MPa; 3,27 MPa; 3,82 MPa dan 3,26 MPa. Nilai kuat tekan tertinggi diperoleh pada substitusi RCA sebesar 75% dan nilai kuat tekan rata-rata beton geopolimer mengalami peningkatan seiring dengan adanya penambahan substitusi RCA namun mengalami penurunan pada substusi RCA sebesar 100%. Hasil analisis kuat tekan beton geopoliner dengan metode analysis of variance diperoleh nilai Fhitung > Ftabel yaitu 3,52 > 3,11, sehingga dapat dinyatakan bahwa variasi substitusi recycled concrete aggregate berpengaruh terhadap nilai kuat tekan beton geopolimer [EN] Advanced material innovations that are environmentally friendly are carried out by developing construction materials derived from waste. One of them is geopolymer concrete that utilizes fly ash waste as a substitute for cement and recycled concrete aggregate (RCA) as an alternative to coarse aggregate. Waste users are expected to improve the quality of geopolymer concrete. The purpose of the study is to analyze the effect of recycled concrete aggregate substitution on the compressive strength of geopolymer concrete. The research method uses experimental studies in the laboratory based on SNI 03-6825-2002 on compressive strength. The design of the test piece uses an activator molarity of 12M and a ratio of the catalyst in the form of Na2SiO3 (SH) with the activator in the form of KOH (SS) of 2:1. The variations of recycled concrete aggregate substitution used are 0%, 25%, 50%, 75% and 100% to the weight of the coarse aggregate. Cylindrical concrete test piece with a diameter of 10 cm and a height of 20 cm for compressive strength testing in accordance with SNI 2847:2019. Compressive strength testing is used at 28 days of age with room temperature treatment. The results of the study obtained an average compressive strength value with RCA substitution of 0%, 25%, 50%, 75%, 100% respectively, which was 2,89 MPa; 2,93 MPa; 3,27 MPa; 3,82 MPa and 3,26 MPa. The highest compressive strength value was obtained in RCA substitution of 75% and the average compressive strength value of geopolymer concrete increased along with the addition of RCA substitution but decreased in RCA substitution by 100%. The results of the compressive strength analysis of geopolitan concrete by the analysis of variance method obtained the value of Fcal > Ftabel which is 3,52 > 3,11, so it can be stated that the variation of recycled concrete aggregate substitution has an effect on the compressive strength value of geopolymer concrete
Hubungan Kuat Tekan dan Kuat Lentur pada Beton Berpori Nasrul, Samsul; Yanti, Gusneli; Megasari, Shanti Wahyuni
Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil Vol 4 No 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/jrkms.v4i1.1122

Abstract

Beton berpori merupakan beton yang mempunyai rongga sehingga dapat mengalirkan air dari atas permukaan kedalam tanah. Riset bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan dan kuat lentur pada beton berpori. Penelitian ini berdasarkan pada metode ACI-522R-10 dengan menggunakan ukuran gradasi agregat kasar sebesar 9.5-19.5 mm, perbandingan  semen dan agregat kasar sebesar 1:4 dan faktor air semen sebesar 0.3. Zat aditif yang digunakan berupa MasterGlenium ACE 8595 Concrete Additive dengan penambahan aditif sebanyak 0%, 1% dan 2% terhadap berat semen. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder untuk pengujian kuat tekan dan berbentuk balok untuk pengujian kuat lentur. Hasil pengujian  terdapat hubungan antara kuat tekan dan kuat lentur. Nilai kuat tekan mengalami penurunan  seiring dengan nilai kuat lenturnya.  Hal ini terlihat dari nilai kuat tekan rata-rata dan kuat lentur rata rata tertinggi ada pada campuran I dengan nilai kuat tekan rata-rata 5.4 MPa, dan nilai kuat lentur rata-rata  sebesar 1.96 MPa. Penggunaan Masterglenium pada penelitian tidak menaikan kuat tekan maupun kuat lentur beton.
Pemanfaatan Recycled Concrete Aggregate Pada Beton Porous Zen, Hidayat; Yanti, Gusneli; Megasari, Shanti Wahyuni
Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil Vol 4 No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/jrkms.v4i2.1363

Abstract

Recycled Concrete Aggregate (RCA) adalah agregat kasar yang didapatkan dari limbah beton yang tidak terpakai kemudian dihancurkan kembali dan digunakan sebagai agregat kasar pada campuran beton. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui nilai kuat tekan pada beton porous. Penelitian ini berdasarkan pada metode ACI-522R-10 dengan memvariasikan perbandingan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dengan Normal Concrete Aggregate (NCA) yaitu 100% : 0%, 75% : 25%, 50% : 50%, 25% : 75%, 0% : 100%. Ukuran gradasi agregat kasar sebesar 9,5-19,5 mm, perbandingan  semen dan agregat kasar sebesar 1:5 serta faktor air semen sebesar 0,3. Zat aditif yang digunakan berupa Sikacim Concrete Additive dengan penambahan aditif sebanyak 0,7%. Benda uji yang digunakan berbentuk kubus dengan dimensi 150x150x150 mm untuk pengujian kuat tekan. Dari hasil penelitian diperoleh nilai kuat tekan rata-rata tertinggi benda uji beton porous pada variasi campuran 25% Recycled Concrete Aggregate (RCA) dan 75% Normal Concrete Aggregate (NCA) yaitu sebesar 5,93 MPa. Nilai kuat tekan rata-rata benda uji memenuhi ke dalam persyaratan kuat tekan beton porous sesuai dengan ACI-522R-10 yaitu berada diantara 2,8 – 28 MPa.
Penyuluhan Pondasi Bangunan Pada Lahan Gambut Yanti, Gusneli; Megasari, Shanti Wahyuni; Zainuri, Zainuri
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Edisi April 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/nr192n73

Abstract

Tujuan pengabdian adalah untuk menambah pengetahuan mitra tentang karakteristik lahan gambut yang merupakan tanah dasar tempat mereka berdomisili dan meningkatkan pengetahuan masyarakat setempat tentang pondasi bangunan yang sesuai untuk lahan gambut agar bangunan yang mereka bangun terhindar dari penurunan yang dapat mengakibatkan retak. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya kegiatan penyuluhan adalah metode ceramah dan diskusi. Pengetahuan peserta sebelum melakukan penyuluhan mendapatkan nilai rata-rata 47,33 atau secara persentase yang mendapatkan kategori kurang 24,44% , kategori cukup 37,78 dan kategori baik 2,22%. Setelah dilaksanakan penyuluhan, pemahaman peserta penyuluhan mengalami peningkatan, secara keseluruhan nilai rata-rata pemahaman terhadap materi yang disampaikan adalah sebesar 75,33. Secara persentase yang mendapatkan kategori kurang 8,89%, kategori cukup 40%, kategori baik 26,67% dan baik sekali 24,44%.
Pelatihan Rancangan Campuran (Mix Design) Beton Kepada Penyedia Jasa Konstruksi di Pekanbaru Megasari, Shanti Wahyuni; Rahmat, Hendri; Yanti, Gusneli; Zainuri
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020): Edisi Oktober 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/5dygg005

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyedia jasa konstruksi yang ada di kota Pekanbaru dalam perancangan campuran (mix design) beton sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Metode pelaksanaan berupa ceramah, diskusi dan praktek labortorium. Pengabdian ini melibatkan 5 (lima) perusahaan penyedia jasa konstruksi dengan total jumlah peserta sebanyak 15 (lima belas) orang. Hasil pelaksanaan pelatihan telah memberikan tambahan pengetahuan dan kemampuan peserta (penyedia jasa konstruksi) dalam pembuatan rancangan campuran (mix design) beton sesuai dengan SNI. Dari hasil evaluasi pre-test diperoleh rata-rata nilai sebesar 36,8. Sedangkan setelah dilaksanakan pelatihan, diperoleh nilai post-test rata-rata sebesar 76,0. Dengan nilai tersebut dapat dikatakan bahwa dengan diberikan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta pelatihan terhadap materi yang diberikan dengan baik. Dari hasil post-test diperoleh 12 (dua belas) orang memiliki nilai 70 (tujuh puluh) dan 3 (tiga) orang berada di bawah nilai 70 (tujuh puluh) sehingga instruktur dapat dinyatakan berhasil menuntun peserta pelatihan dalam mengasah keterampilan dalan pembuatan rancangan campuran beton.