Istiko Agus Wicaksono
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purworejo

Published : 41 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBAGIAN TENAGA WANITA TANI DALAM PENGOLAHAN GULA SEMUT DI DESA HARGOROJO KECAMATAN BAGELEN KABUPATEN PURWOREJO Arta Kusumaningrum; Istiko Agus Wicaksono; Niken Imroatun Sholikhah
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 7, No 1 (2018): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.677 KB)

Abstract

Pembagian kerja antara wanita dan laki-laki telah ada, laki-laki pada sektor publik sedangkan wanita pada sektor domestik. Pada sektor domestik ini wanita bekerja di dalam rumah tangga. Di Desa Horgorojo Kecamatan Begelen Kabupaten Purworejo ini merupakan tempat sentra pengrajin gula semut. Hampir semua penduduknya menjadikan pengrajin gula semut sebagai pekerjaan pokoknya. Wanita tani di Desa Hargorojo tidak hanya berperan dalam sektor domestik saja, tetapi juga sektor publik sebagai pengrajin gula semut. Adapun tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui pembagian kerja wanita tani dalam pengolahan gula semut di Desa Hargorojo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo 2) Mengetahui alokasi waktu dalam proses pengolahan gula semut di Desa Hargorojo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, dan 3) Mengetahui cara pembuatan gula semut di Desa Hargorojo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif, yaitu mengamati dan menganalisis kejadian yang terjadi di lapangan. Kesimpulan yang didapat dalam penelitian adalah 1) Kegiatan yang dilakukan oleh wanita tani dalam pengolahan gula semut antara lain pemasakan, pencucian alat produksi, pengkristalan, penjualan dan pencarian kayu bakar. Sedangkan kegiatan yang dilakukan petani antara lain adalah pengambilan nira kelapa, penjualan, dan pencarian kayu bakar. 2) Alokasi waktu dalam proses pengolahan gula semut oleh wanita tani adalah selama 7 jam 30 menit dalam pengolahan gula semut sedangkan petani hanya mengalokasikan waktunya selama 5 jam 30 menit dalam melakukan kegiatan pengolahan gula semut. Dan 3) Proses pengolahan gula semut antara lain: pengambilan nira kelapa, pemasakan nira, pengkristalan, pengeringan dan pengayakan. Key words: alokasi waktu, pembagian kerja, proses pengolahan gula semut, dan wanita taniANALISIS MINAT BELI KONSUMEN TERHADAP BERAS SEHAT “BOGOWONTO” DI KABUPATEN PURWOREJO
ANALISIS USAHATANI KACANG TANAH (Arachis hypogaea, L.) DI DESA PASAR ANOM KECAMATAN GRABAG KABUPATEN PURWOREJO Imam - Muklis; Istiko Agus Wicaksono; Uswatun - Hasanah
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 1, No 2 (2012): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.5 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) keuntungan usahatani kacang tanah di desa Pasar Anom Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo; dan (2) kelayakan usahatani kacang tanah di Desa Pasar Anom Kecamatan Grabag Kabupate Purworejo.Populasi penelitian adalah semua petani kacang tanah di Desa Pasar Anom Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo yang berjumlah 26 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode sensus. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan pencatatan. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner.Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata penerimaan usahatanikacang tanah per periode produksi dengan lahan seluas 0,100 ha sebesarRp 956.286,02, pendapatan sebesar Rp 615.372,77, dan keuntungan sebesar Rp 216.078,85. Hasil analisis menunjukkan bahwa usahatani kacang tanah layak diusahakan yaitu dilihat dari R/C rasio 1,292; produtivitas modal > bunga bank (29,2%); produktifitas tenaga kerja > tingkat upah (Rp 14.904,71 > Rp 5000,00); produksi > BEP produksi (109,19 kg > 68,58 kg); dan harga jual > BEP harga (Rp 8.758,00 > Rp 6.77,46).Kata Kunci : Kacang Tanah, Penerimaan, Pendapatan, Keuntungan, danKelayakan Usaha
ANALISIS EFISIENSI USAHATANI KUBIS (Brassica oleracea) DI DESA SUKOMAKMUR KECAMATAN KAJORAN KABUPATEN MAGELANG Rini Utami Sari; Istiko Agus Wicaksono; Dyah Panuntun Utami
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 2, No 1 (2013): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.26 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) biaya dan pendapatan usahatani kubis, 2) kelayakan usahatani kubis, 3) faktor-faktor yang berpengaruh pada produksi kubis, 4) dan efisiensi alokatif usahatani kubis. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif dengan lokasi penelitian Desa Sukomakmur Kecamatan Kajoran. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode proportional stratified random sampling, yaitu dengan mengelompokkan petani berdasarkan kelompok tani yang ada, kemudian dipilih sampel secara random dari setiap kelompok tani, sehingga diperoleh 36 petani sampel. Berdasarkan hasil penelitian diketahui usahatani kubis di Desa Sukomakmur dengan luas lahan 0,57 hektar total  biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 5.395.771,42, penerimaan total sebesar Rp 11.666.666,67, pendapatan sebesar Rp 7.600.843,36, keuntungan sebesar Rp 6.270.895,25 per musim tanam. R/C ratio sebesar 2,16 artinya setiap penggunaan biaya sebesar Rp 1 akan mendapatkan penerimaan sebesar Rp 2,16, sehingga usahatani kubis layak diusahakan. Faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap produksi kubis adalah bibit, tenaga kerja pria, pupuk kotoran sapi, pupuk P, dan zat tumbuh tanaman. Sedangkan faktor produksi yang tidak berpengaruh adalah luas lahan, tenaga kerja wanita, pupuk kotoran ayam, pupuk N, pupuk NPK, dan pestisida. Penggunaan luas lahan, tenaga kerja wanita, pupuk N, pupuk NPK, pupuk P, dan pestisida sudah efisien. Bibit, tenaga kerja pria, pupuk kotoran sapi, dan zat tumbuh tanaman belum efisien penggunaannya, dan penggunaan pupuk kotoran ayam tidak efisien. Kata Kunci : Efisiensi Alokatif, Usahatani, Kubis.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PENGRAJIN DALAM MEMBUAT GULA KELAPA ORGANIK DI KECAMATAN KALIGESING KABUPATEN PURWOREJO Siswanti Siswanti; Istiko Agus Wicaksono; Didik Widiyantono
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 7, No 2 (2018): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.587 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) karakteristik pengrajin gula kelapa organik; dan 2) faktor yang mempengaruhi keputusan pengrajin melakukan usaha gula kelapa organik. Metode yang digunakan yaitu deskriptif analisis dengan sampel 75 responden dan menggunakan metode proportional stratified random sampling. Kuesioner diuji dengan uji validitas dan reliabilitas. Metode analisis data yaitu rataan skor dan uji regresi linear berganda terhadap variabel yang telah ditentukan. Hasil analisis data menunjukkan nilai adjusted R square sebesar 91,3%. Faktor yang secara bersama-sama mempengaruhi keputusan pengrajin dalam membuat gula kelapa organik yaitu pendidikan formal, pendidikan non formal, pemasaran, sarana dan prasarana, kemudahan dalam membuat gula kelapa organik, dan dukungan mitra. Variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pengrajin dalam membuat gula kelapa organik yaitu pendidikan formal, pendidikan non formal, pemasaran, sarana dan prasarana, kemudahan dalam membuat gula kelapa organik, dan dukungan mitra. Kata Kunci: faktor, gula, hubungan, keputusan, organik, pengrajin.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN MENGKONSUMSI HABBATUSSAUDA CAP KURMA AJWA DI KABUPATEN PURWOREJO - - Murtiningsih; Dyah Panuntun Utami; Istiko Agus Wicaksono
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 2, No 1 (2013): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.493 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Deskripsi konsumen dalam mengkonsumsi Habbatussauda cap Kurma Ajwa di Kabupaten Purworejo; 2) Sikap konsumen terhadap habbatussauda cap Kurma Ajwa; dan 3) Pengaruh motivasi, persepsi, dan sikap terhadap keputusan mengkonsumsi Habbatussauda cap Kurma Ajwa. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 97 responden. Penelitian menggunakan metode analisis deskriptif, analisis sikap Angka Ideal, dan regresi berganda. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara purposive dan pengambilan sampel secara judgement sampling. Konsumen sebagian besar beralasan mengkonsumsi Habbatussauda cap Kurma Ajwa karena alasan kesehatan (64,95%). Lama responden mengkonsumsi habbatussauda Cap Kurma Ajwa sebagian besar 1 tahun sampai kurang dari 3 tahun (45,36%). Sikap konsumen terhadap Habbatussauda cap Kurma Ajwa sebesar 2,12 yang terletak pada posisi kurang dari 6,294 artinya sikap konsumen Habbatussauda cap Kurma Ajwa sangat baik. Atribut pada Habbatussauda cap Kurma Ajwa yang terdiri dari aroma, harga dan kemasan diterima dengan baik oleh konsumen. Hasil analisis regresi diketahui bahwa koefisien determinasi sebesar 0,479 (47,9%). Hal ini berarti sebesar 47,9% keputusan konsumen mengkonsumsi Habbatussauda cap Kurma Ajwa dapat dijelaskan oleh variabel motivasi, persepsi dan sikap. Selebihnya sebesar 52,1% keputusan konsumen mengkonsumsi Habbatussauda cap Kurma Ajwa dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model. Variabel yang berpengaruh nyata pada keputusan konsumen mengkonsumsi Habbatussauda cap Kurma Ajwa adalah persepsi konsumen dan motivasi konsumen. Sikap konsumen tidak berpengaruh terhadap keputusan konsumen mengkonsumsi Habbatussauda cap Kurma Ajwa. Kata Kunci : Habbatussauda, Sikap, dan Keputusan Konsumen  
KEPUTUSAN PETANI DALAM MELAKUKAN USAHATANI KEDELAI (Glycine max L merill) DI KECAMATAN PITURUH KABUPATEN PURWOREJO (Studi Kasus Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu Kedelai di Kecamatan Pituruh) - - Suhendrik; Istiko Agus Wicaksono; Dyah Panuntun Utami
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 2, No 2 (2013): Surya Agritama
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.006 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengetahui gambaran karakteristik internal dan eksternal petani, 2) menganalisis hubungan faktor internal dan eksternal petani terhadap keputusan melakukan usahatani kedelai, 3) mengetahui pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap keputusan petani melakukan usahatani kedelai. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan sampel sebanyak 74 orang, dan menggunakan metode proportional stratified random sampling. Butir pertanyaan diuji dengan uji validitas dan reliabilitas. Metode analisis yang digunakan adalah rataan skor dan korelasi Rank Spearman serta uji regresi linear berganda terhadap variabel yang memiliki korelasi dengan keputusan petani untuk mengetahui seberapa besar pengaruhnya.Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan bahwa faktor interrnal yang berkorelasi dengan keputusan petani melakukan usahatani kedelai adalah pendidikan non formal dan pengalaman. Faktor eksternal yang berkorelasi dengan keputusan petani melakukan usahatani kedelai adalah peran penyuluhan, pemasaran dan program SL-PTT Kedelai. Hasil uji regresi berganda diketahui nilai adjusted R square sebesar 0,780 atau 78%. Uji F menunjukkan bahwa variabel pendidikan non formal, pengalaman, peran penyuluhan, pemasaran dan program SL-PTT Kedelai secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan petani melakukan usahatani kedelai. Hasil uji t diketahui bahwa variabel yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan petani adalah pengalaman dan program SL-PTT Kedelai. Kata Kunci : Hubungan, Kedelai, Faktor Internal dan Eksternal
STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA KERUPUK KETELA DI KECAMATAN KEMIRI KABUPATEN PURWOREJO Eko Arianto Prasetiyo; Istiko Agus Wicaksono; Isna Windani
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 5, No 2 (2016): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.418 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi faktor-faktor internal yang menjadi kekuatan, kelemahan industri rumah tangga kerupuk ketela. (2) Mengidentifikasi faktor-faktor eksternal yang menjadi peluang dan ancaman industri rumah tangga kerupuk ketela. (3) Merumuskan alternatif strategi yang memungkinkan untuk diterapkan dalam pengembangan produksi kerupuk ketela. (4) Mengetahui prioritas strategi yang dapat diterapkan pada industri rumah tangga kerupuk ketela.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang berdasarkan hasil wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan industri rumah tangga kerupuk ketela, yaitu: Strategi peningkatan mutu dan jumlah produk kerupuk ketela. Prioritas strategi tersebut dipilih, dengan perolehan total nilai daya tarik (TAS) terbesar yaitu 4,804 yang terletak pada alternatif strategi 1 yaitu strategi peningkatan mutu, inovasi bentuk dan jumlah kerupuk ketela.
ANALISIS SIKAP KONSUMEN TERHADAP MINYAK KELAPA MEREK BOGAMAS DI KABUPATEN PURWOREJO Diah - Ratnasari; Dyah Panuntun Utami; Istiko Agus Wicaksono
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 4, No 1 (2015): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.587 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atribut yang memenuhi sifat ideal dan sikap konsumen, mengetahui sikap konsumen terhadap atribut minyak kelapa Bogamas serta faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi minyak kelapa Bogamas. Metode dasar penelitian menggunakan metode deskriptif analisis. Lokasi penelitian dilakukan secara purposive sampling pada 5 toko di Kabupaten Purworejo. Penentuan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling, jumlah responden 100. Data primer dianalisis menggunakan Analisis Model Sikap Angka Ideal, Analisis Regresi Linier Berganda, uji F dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang memenuhi sifat ideal menurut konsumen adalah atribut harga. Selisih nilai pada atribut harga yaitu 0,08. Nilai sikap konsumen terhadap minyak kelapa Bogamas adalah 3,42. Nilai tersebut berada pada range sangat baik. Semua atribut pada minyak kelapa Bogamas yaitu harga, warna, manfaat, dan kemasan produk dapat diterima konsumen dengan baik. Model analisis regresi Y = -6,418 + 1,453X1 – 0,418X2 – 0,227X3 + 0,457X4 – 0,068X5 – 0,134X6 + 0,104X7. Hasil uji F diketahui bahwa Fhitung > Ftabel (11,177 > 2,423). Berdasarkan hasil analisis faktor yang mempengaruhi konsumsi minyak Bogamas  yaitu faktor harga minyak Bogamas, harga minyak kelapa sawit, usia, jumlah anggota keluarga, pendidikan, pendapatan, pengambil keputusan secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap konsumsi minyak kelapa Bogamas. Hasil uji t pada faktor harga diketahui nilai thitung > ttabel (1,931 > 1,711) dan pada faktor jumlah anggota keluarga nilai thitung > ttabel (5,962 > 2,064). Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap konsumsi minyak kelapa Bogamas adalah harga minyak Bogamas dan jumlah anggota keluarga.   Kata Kunci: Sikap Konsumen, Minyak kelapa Bogamas
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI PADI DI DAERAH PERBUKITAN DENGAN METODE JAJAR LEGOWO DESA KALIWUNGU KECAMATAN BRUNO KABUPATEN PURWOREJO Keni Firdaus; Istiko Agus Wicaksono; Dyah Panuntun Utami
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 6, No 2 (2017): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.275 KB)

Abstract

Tujuan penelitian bertujuan untuk : 1) faktor-faktor internal apa saja yang menjadi kekuatan, kelemahan, usahatani padi jajar legowo daerah perbukitan di desa Kaliwungu kecamatan Bruno kabupaten Purworejo, 2) faktor-faktor eksternal apa saja yang menjadi peluang, ancaman, usahatani padi jajar legowo daerah perbukitan di desa Kaliwungu kecamatan Bruno kabupaten Purworejo, 3) strategi pengembangan usahatani padi jajar jegowo daerah perbukitan di desa Kaliwungu kecamatan Bruno kabupaten Purworejo.Pengambilan sampel daerah penelitian ditentukan berdasarkan purposive sampling. Lokasi yang dipilih yaitu desa Kaliwungu. populasi  petani padi di desa Kaliwungu yaitu 42 orang dan informan kunci 2 orang. Penentuan jumlah sampel petani berdasarkan purposive sampling dan informan kunci purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket atau kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan usahatani padi jajar legowo di desa Kaliwungu terbagi menjadi empat yaitu kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman. Kekuatan berupa: (1) kualitas hasil panen baik, (2) menggunakan varietas unggul, (3) produktivitas sama dengan dataran rendah, (4) biaya produksi rendah, dan (5) kesuburan lahan pertanian. Kelemahan yaitu: (1) kualitas SDM petani mayoritas masih rendah, (2) keterbatasan teknologi, (3) keterbatasan sarana prasarana, (4) permodalan masih lemah, (5) informasi pasar. Peluang berupa: (1) ketersediaan tenaga kerja, (2) tidak terkena banjir, (3) dukungan kelompok tani,(4) adanya program pengembangan sistem Jajar Legowo oleh Dinas Pertanian, (5) potensi sumber daya alam yang mendukung. Ancaman berupa: (1) serangan hama dan penyakit, (2) beralih kekomoditas lain, (3) harga gabah yang fluktuatif, (4) kenaikan harga input. Strategi pengembangan yang dapat diterapkan dalam mengembangkan usahatani padi Jajar Legowo di desa Kaliwungu yaitu: meningkatkan kualitas SDM dengan memanfaatkan tenaga penyuluh dan Dinas Pertanian atau Perkebunan sebagai lembaga pembina usahatani padi jajar legowo dengan jumlah skor yang diperoleh sebanyak 5,05. Kata kunci: ancaman, kekuatan, kelemahan, peluang.
STRATEGI PENGEMBANGAN PASAR INDUSTRI KECIL KERIPIK JAMUR KANCING (Agaricus bisporus) DI KABUPATEN WONOSOBO Hidayah Triwahyuningsih; Dyah Panuntun Utami; Istiko Agus Wicaksono
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 6, No 2 (2017): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.805 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk (1) mengetahui profil industri kecil keripik jamur kancing di kabupaten Wonosobo, (2) mengidentifikasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) (3) mengidentifikasi faktor eksternal (peluang dan ancaman), (4) mengetahui strategi pengembangan pasar yang tepat digunakan pada industri kecil keripik jamur kancing di kabupaten Wonosobo. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Metode analisis data menggunakan Analisis SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukan profil industri kecil meliputi nama pemilik, lama usaha, jumlah tenaga kerja, sumber biaya produksi dan izin usaha. Faktor internal yang dimiliki oleh industri kecil adalah teknologi sudah modern, kualitas keripik jamur kancing baik, harga keripik jamur kancing terjangkau, hubungan usaha dengan pemasok sangat baik, upah tenaga kerja murah, kurangnya bahan baku jamur kancing, keterbatasan modal usaha, pemasaran belum menyebar keseluruh kabupaten, kurangnya promosi/iklan keripik jamur kancing, keterbatasan sumber daya manusia. Faktor eksternal yang dimiliki oleh industri kecil adalah perkembangan teknologi informasi, meningkatnya permintaan pelanggan, dukungan pemerintah pada UKM, penawaran modal dari bank, trend gaya hidup sehat masyarakat, pemasok bahan baku jamur kancing yang tidak konsisten dalam pengiriman, pesaing dari industri lain yang sejenis, muncul banyak keripik jamur kancing dengan inovasi baru, adanya produk substitusi, naiknya biaya produksi. Strategi yang tepat digunakan untuk pengembangan pasar industri kecil keripik jamur kancing adalah meningkatkan iklan/promosi agar lebih dikenal dan pangsa pasar lebih luas, meningkatkan kualitas keripik jamur kancing dan memanfaatkan teknologi dalam pemasaran keripik jamur kancing. Kata kunci: Industri Kecil, Keripik Jamur Kancing, SWOT