Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KEKERASAN DALAM ROMAN ANGKATAN 20-an Oktasari, Ade; Sarwono, Sarwit; Hiasa, Fina
Jurnal Korpus Vol 5 No 3: Desember 2021
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v5i3.19706

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Kekerasan Dalam Roman Angkatan 20-an. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode desktiptif kualitatif dengan analisis teks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji roman angkatan 20-an menggunakan pendekatan sosiologi sastra dari sisi isi karya sastra. Data dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan kalimat ataupun paragraf yang mencerminkan tindak kekerasan dalam roman angkatan 20-an. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik baca dan tulis. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu membaca roman angkatan 20-an, menandai dan mencatat, mengidentifikasi, menggolongkan, menganalisis, mendeskripsikan dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukakan bahwa: terdapat dua bentuk tindakan kekerasan dalam roman-roman angkatan 20-an, yaitu kekerasan verbal dan kekerasan fisik. Bentuk kekerasan verbal dalam roman angkatan 20-an ini berupa pengancaman, membentak, umpatan, berteriak keras, memanipulasi, memfitnah, pembatasan, memprovokasi, menuduh, pemaksaan, dan mencemooh. Sementara untuk bentuk kekerasan fisik dalam roman angkatan 20-an ini berupa pemukulan, penelantaran anak, eksploitasi anak, pembunuhan, pengabaian, penghilangan harta benda, pemukulan, perkelahian, dan penganiayaan. Terdapat latar sosial budaya dalam roman angkatan 20-an meliputi: (1) kebudayaan, (2) ekonomi, dan (3) kekuasaan.
ANALISA KANDUNGAN KIMIA DAN PENENTUAN KADAR FLAVANOID ASAP CAIR KAYU PELAWAN mariyamah, Mariyamah; Wijayanti, Fitria; Oktasari, Ade; Fitriyani, Dwi; Andika, Hari; Khoirunisa, Nia
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i1.11319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kandungan kimia yang terjadi selama proses pemurnian asap cair dan untuk mengetahui total kandungan flavonoid dalam asap cair murni. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahap yaitu analisis kandungan lignoselulosa sampel kayu Pelawan, produksi asap cair (termasuk pemurnian), karakterisasi sampel asap cair menggunakan GC-MS, dan penentuan kadar flavonoid dalam asap cair menggunakan UV-Vis. Hasil analisis lignoselulosa menunjukkan bahwa kayu Pelawan mengandung persentase selulosa yang tinggi (65,69%) dibandingkan dengan lignin dan hemiselulosa. Komposisi kimia (eter, keton, aldehida, fenol) asap cair kayu Pelawan menunjukkan perubahan ketika dilakukan perlakuan distilasi, dengan fenol terdeteksi dalam jumlah yang lebih banyak dari sebelumnya. Total kandungan flavonoid dalam asap cair murni sebesar 59,647 mg/L.
Analysis of Flavonoid content and Toxicity Test of Semambu Rattan Leaf Ethanol Extract (Calamus scipionum lour)with Brine Shirmp Lethality Test (BSLT) method Legasari, Leni; Rahmadona, Shevira Putri; Yani, Dwi Fitri; Oktasari, Ade
Stannum : Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 7 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Department of Chemistry - Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jstk.v7i1.5062

Abstract

Semambu rattan is rattan that grows wild in the forest areas of Indonesia, especially in southern Sumatra, Kalimantan, and Sulawesi. This study aims to determine the % yield, phytochemical tests, levels of flavonoids and cytotoxicity of the ethanol extract of rattan semambu leaves using the BSLT method with Artemia salina leach test larvae. The yield % yield contained 9.36%, the phytochemical test of the ethanol extract of the semambu rattan leaves contained secondary metabolites of flavonoids, alkaloids, tannins, saponins, and steroids. The test results for the levels of flavonoids at a concentration of 1000 ppm obtained a value of 53.307 μg/ml and the toxicity test of the ethanol extract of rattan semambu leaves obtained an LC₅₀ 130.390 ppm which was toxic