Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

THE RELATIONSHIP BETWEEN DIGITAL EDUCATION, HEALTH CADRE INVOLVEMENT AND THE TRIPLE ELIMINATION PROGRAMME IN PREVENTING HIGH-RISK PREGNANCIES AT THE BOGOR TENGAH COMMUNITY HEALTH CENTRE IN 2025 Oktaviani Ike Setyarini; Cika Pransiska; Ristanti Ristanti; Eryfia Candika Iswandaru; Ratih Nurma Sari; Fanni Hanifa; Milka Anggraini
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 6, No 3 (2025): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v6i3.7844

Abstract

The main causes of high maternal mortality rates in Indonesia in 2024, such as haemorrhage, infection, and pre-eclampsia, can actually be detected and prevented during pregnancy through early identification of high-risk pregnancies. Efforts to manage high-risk pregnancies can be carried out through several measures, namely increasing public knowledge, enhancing the role of health cadres, and providing preventive health facilities. Objective: To determine the relationship between Digital Education, the Role of Health Cadres, and the Triple Elimination Programme with the Prevention of High-Risk Pregnancies at the Bogor Tengah Community Health Centre in 2025. Method: This study is an analytical study with a quantitative approach and a cross-sectional design. The study used a survey method, data collection with a questionnaire that had been tested for validity and reliability, and analysis using univariate and bivariate methods. Results: The majority of respondents were in the 26–30 age group (39.1%), had a high school/vocational school education (65.2%), were housewives (78.3%), and had 1–3 pregnancies (78.3%). In the Digital Education Exposure variable, most respondents were in the high category, namely 67 people (97.1%). while the health cadre involvement variable showed that almost all respondents rated the role of cadres as high, namely 68 people (98.6%), and the Triple Elimination Programme variable showed that the majority of respondents were in the high category, namely 67 people (97.1%). Conclusion: There is a relationship between Digital Education, Health Cadre Involvement and the Triple Elimination Programme with the Prevention of High-Risk Pregnancies at the Bogor Tengah Community Health Centre in 2025 (P-value: 0.029; 0.014; 0.029). Suggestion: To be able to
PENGARUH PEMBERIAN SARI KACANG HIJAU DAN SARI KURMA TERHADAP KENAIKAN KADAR HB REMAJA PUTRI DI TPMB L TAHUN 2024 Lise Kurniawati; Fanni Hanifa; Fenni Valianda Amelia Ramadhan
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 12: Mei 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i12.10215

Abstract

Pendahuluan Remaja perempuan yang mengalami anemia dapat mengalami kelelahan, pusing, kelemahan, dan sesak napas. Selain itu, anemia dapat menghambat pertumbuhan, meningkatkan risiko infeksi, dan menurunkan kebugaran serta kesegaran tubuh pada remaja putri. Tujuan untuk mengetalhui Pengaruh sari kacang hijau dan sari kurma terhadap kadar HB remaja putri di TPMB L Tahun 2024. Metode penelitian ini adalah menggunakan studi kasus untuk membandingkan pemberian sari kacang hijau dan sari kurma terhadap kenaikan kadar HB pada remaja putri. Kegiatan ini dilaksanakan pada 2 orang remaja putri yang berada di wilayah kerja TPMB L dan 1 orang remaja putri diberikan intervensi sari kacang hijau dan 1 orang lainnya diberikan sari kurma. Hasil penelitian ini yaitu ibu dengan pemberian sari kacang hijau selama 14 hari kadar Hb remaa putri dari 11,2g/dL menjadi 12,4g/dL sementara pada remaja putri yang diberikan intervensi sari kurma selama14 hari kadar Hbnya dari 11,1g/dL menjadi 11,8g/dL. Kesimpulan pada penlitian ini bahwa pemberian sari kacang hiaju ini lebih efektif dalam menaikan kadar HB remaja putri.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Video Edukatif Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Dalam Pencegahan Kehamilan Pada Remaja Di SMPN 1 Lengkong Kabupaten Sukabumi Ikke Puspita Sari; Fanni Hanifa; Diani Maryani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 10 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i10.2466

Abstract

Kehamilan remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena berdampak pada putus sekolah, kemiskinan antargenerasi, serta meningkatnya risiko komplikasi kesehatan bagi ibu dan bayi. Salah satu upaya untuk mengatasi pencegahan kehamilan pada remaja yaitu media video edukatif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesehatan reproduksi berbasis video edukatif terhadap pengetahuan dan sikap dalam pencegahan kehamilan pada remaja di SMP Negeri 1 Lengkong Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen menggunakan desain one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/siswi di SMP Negeri 1 Lengkong Kabupaten Sukabumi sebanyak 60 orang yang berada pada rentang usia remaja (12–15 tahun). Sampel dalam penelitian 30 responden dengan simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan video edukatif kesehatan reproduksi dan lembar kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t test. Hasil uji statistik diketahui bahwa pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan kehamilan pada remaja didapatkan nilai p value 0,000 berarti P<0,05, Kesimpulan ada pengaruh edukasi kesehatan reproduksi berbasis video edukatif terhadap pengetahuan dan sikap dalam pencegahan kehamilan pada remaja di SMP Negeri 1 Lengkong Kabupaten Sukabumi. Disarankan dapat menerapkan informasi yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari untuk pencegahan kehamilan pada usia remaja serta menghindari perilaku seksual berisiko