Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PERAN ORANG TUA DALAM PEMILIHAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA PRASEKOLAH : Alat Permainan Edukastif dan Perkembangan Anak Syari, Mila; Lestari, Ida; Rauda, Rauda; Nurasma, Nurasma
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Edisi Khusus)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1A.2767

Abstract

Orang tua memegang peranan penting dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Akibat yang mungkin timbul dari tidak terpenuhinya sumber daya bermain edukatif adalah tidak optimalnya proses tumbuh kembang anak, tidak terwujudnya bakat dan potensi anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran orang tua dalam pemilihan alat permainan edukatif dengan tumbuh kembang anak prasekolah di Desa Pusong Baru Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Desain penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sasaran penelitian ini hanya terdiri dari ibu-ibu yang memiliki anak prasekolah usia 3 sampai 5 tahun yang tinggal di Kelurahan Pusong Baru Kecamatan Banda Sakti Kota Loksumawe yang berjumlah 63 responden. Besar sampel sebanyak 63 responden ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil survei, peran orang tua dalam pemilihan alat permainan edukatif termasuk dalam kategori “baik” sebesar 63,5%. Perkembangan anak prasekolah masuk dalam kategori relevan sebesar 47,6%. nilai p = 0,003
Pengaruh Kombinasi Musik dan Aromaterapi Lavender terhadap Penurunan Intensitas Dismenore Primer Rauda, Rauda; Damanik, Syahroni
Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Vol 11 No 02 (2021): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Sek
Publisher : Q PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiki.v11i02.1080

Abstract

Dismenore primer merupakan keluhan ginekologi yang paling umum terjadi pada remaja putri. Dismenore primer mengakibatkan sakit kepala, diare, mudah tersinggung, stress dan penurunan konsentrasi belajar. Intensitas dismenore primer setiap orang berbeda-beda, tergantungrasa nyeri kram yang dialami. Dismenore dapat ditanggani dengan terapi non farmakologi yang aman dengan cara terapi alternatif komplem enter (CAM) diantaranya terapi musik dan aromaterapi. Penelitian ini menggunakan desain quasy experimental dengan rancangan non equivalent control-group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Subjek penelitian diberikan pre test untuk penilaian nyeri awal setelah diberikan intervensi dengan kombinasi musik dan aromaterapi lavender dilakukan post test dengan numeric rating scale. Hasil analisis secara statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara kombinasi musik dan aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas dismenore primer p=0,046 dan effect size sebesar 0,26 (sedang). Simpulan dari penelitian ini adalah kombinasi musik dan aromaterapi lavender lebih berpengaruh dibandingkan dengan terapi aromaterapi lavender saja terhadap penurunan intensitas dismenore primer.
PENGARUH KONSUMSI PUDING KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA) TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL ANEMIA Rauda, Rauda; Nurrahmaton, Nurrahmaton; Harahap, Hasanah Pratiwi; Sukma, Natasya Elvira
Bahasa Indonesia Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kebidanan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/keb.v12i2.549

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan suatu keadaan dimana kadar hemoglobin, hematokrit, dan jumlah sel darah merah berada di bawah nilai normal. Anemia yang terjadi pada masa kehamilan berhubungan dengan tingginya angka kematian ibu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah konsumsi puding kacang hijau (Vigna radiata) berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia di Klinik Lomauri Medan tahun 2022. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan desain one-group pre-test and post-test. Populasi penelitian ini terdiri dari 25 ibu hamil trimester II yang menderita anemia ringan di Klinik Romauri Medan pada tahun 2022, dan jumlah sampel adalah 13 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik target sampling, yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan kriteria. Analisis data menggunakan data univariat dan bivariat dengan uji T sampel berpasangan. Hasil: Penelitian menunjukkan rerata kadar hemoglobin sebelum tes adalah (10,12 g/dL) dan hasil pasca tes (11,16 g/dL), dengan selisih sebesar (-1,04 g/dl). Berdasarkan uji berpasangan sampel t-test diperoleh nilai Sig < 0,000. 0,05. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan puding kacang hijau berdampak terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia di Klinik Romauri Medan Tahun 2022. Lembaga penelitian khususnya tenaga kesehatan didorong untuk mendorong ibu hamil mengonsumsi puding kacang hijau sebagai alternatif pengobatan anemia nonfarmakologis.
Efektivitas Minuman Serbuk Kayu Manis dan Madu sebagai Solusi Alami untuk Mengatasi Dismenore pada Remaja Putri Rauda, Rauda; Harahap, Novy Ramini; Syari, Mila; Lingga, Duma
Jurnal Bidan Komunitas Vol 8, No 1 (2025): EDISI JANUARI
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v8i1.6406

Abstract

Pendahuluan: dismenore merupakan nyeri perut bagian bawah pada saat menstruasi, rasa sakit pada bagian bawah, punggung, yang dapat mempengaruhi kegiatan sehari­-hari. Upaya penanganan yang dilakukan untuk meringankan dismenore yaitu dengan mengonsumsi minuman serbuk kayu manis dan madu. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh konsumsi minuman kayu manis dan madu terhadap penurunan dismenore pada remaja putri kelas VIII SMP Swasta Al Ihsan Mulia. Metode: desain penelitian adalah Quasi Eksperimen Design dengan pendekatan One Group Pre Test and Post Test Design. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 15 remaja. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi Numeric Rating Scale. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Shapiro-Wilk. Hasil: setelah dilakukan uji normalitas Shapiro-Wilk, menunjukkan bahwa data berdistribusi normal (nilai 0,05). Uji t-sampel berpasangan menunjukkan nilai p 0,000, yaitu 0,05, menunjukkan bahwa hipotesis diterima, artinya ada pengaruh konsumsi minuman serbuk kayu manis  dan madu terhadap penurunan dismenore pada remaja putri di SMP Swasta Al Ihsan Mulia Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan. Kesimpulan: minuman serbuk kayu manis  dan madu merupakan salah satu tanaman herbal yang dapat digunakan untuk mengurangi dismenore pada remaja putri.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN GYMBALL TERHADAP NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA IBU HAMIL Rauda, Rauda; Erni Naibaho; Novy Ramini Harahap; Agustina Indah Wati Simatupang
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v15i02.471

Abstract

Low back pain during pregnancy is a common complaint experienced by most pregnant women, particularly in the second and third trimesters. This pain can cause discomfort and lead to psychological effects such as fear, anxiety, and stress. One alternative method used to alleviate low back pain in pregnant women is the use of a gymball Objective:To determine the effectiveness of gymball exercise in reducing low back pain in pregnant women. Methods:mThis study used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest design. The population consisted of 48 pregnant women. Sampling was conducted using purposive sampling based on specific inclusion criteria. The gymball intervention was carried out for seven consecutive days. Results: The study showed that before the intervention, the majority of participants (86.7%) experienced moderate low back pain. After the gymball exercise, the majority (86.7%) reported mild pain. The statistical analysis yielded a p-value of 0.000, which is less than ? = 0.05, indicating that the hypothesis was accepted—there is a significant effect of gymball exercise in reducing low back pain in pregnant women at the Hanna Kasih Primary Clinic in Medan. Conclusion:The study concludes that gymball exercise is an effective alternative intervention for reducing low back pain in pregnant women.
Pengaruh Musik Klasik terhadap Nyeri Persalinan pada Ibu Primigravida Fase Aktif Harahap, Novy Ramini; Rauda, Rauda; Sakinah Gurusinga, Devi Putri
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 8 No 1 (2025): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jurnalmidz.v8i1.4171

Abstract

Classical music therapy can stimulate the release of endorphins which create a feeling of relaxation and calm. This occurs because the midbrain releases Gamma Amino Butyrate (GABA) through neurotransmitters which provide an analgesic effect, thereby reducing the perception of pain during labor. Based on WHO data (2023), the global maternal mortality rate (MMR) reached 305,000 per 100,000 live births, while in North Sumatra there were 131 cases (6.87%) recorded in 2022. This research aims to determine the effect of classical music therapy on labor pain of primigravid mothers in the first active phase at BPM Erlikasna. The research design used a quasi-experiment with a one group pre-test-post-test method and a total sampling of 10 respondents. Data analysis used the Paired Sample T-Test. The results showed that before therapy there were 2 mothers with mild pain, 6 with moderate pain, and 2 with severe pain. After therapy, mild pain increased to 6 people and moderate pain to 4 people. The statistical test results show a value of p = 0.010 (p < 0.05), which indicates that there is a significant influence of classical music therapy on reducing labor pain in primigravida mothers during the first active phase in BPM Erlikasna, Finish District, Langkat Regency.
PENGARUH PEMBERIAN SARI KACANG MERAH TERHADAP PENINGKATAN HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI Harahap, Novy Ramini; Rauda, Rauda; Tampubolon, Ida Lestari; Lubis, Yurika Chindi
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 2 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i2.406

Abstract

Hemoglobin is an essential component of blood that functions to transport oxygen and iron throughout the body’s tissues. A deficiency in hemoglobin below the normal range can lead to anemia. Preventive efforts can be carried out through the administration of iron supplements and the consumption of iron-rich foods, such as red beans. This study aims to determine the effect of red bean extract on increasing hemoglobin levels among adolescent girls at SMP Amanah 1 Medan. The study employed a quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The study population consisted of all female students at SMP Amanah 1 Medan, totaling 33 individuals. The sample was selected using purposive sampling, resulting in 10 adolescent girls as respondents. Data were collected using an observation sheet and analyzed univariately and bivariately using the paired sample t-test with a significance level of α = 0.05. The average hemoglobin level before the administration of red bean extract was 11.34 g/dL, which increased to 11.99 g/dL after the intervention. The paired sample t-test showed a p-value of 0.000 < 0.05, indicating a significant difference before and after the administration of red bean extract. The findings conclude that red bean extract has an effect on increasing hemoglobin levels among adolescent girls at SMP Amanah 1 Modern Medan. It is recommended that the school provide education on anemia and its prevention, as well as offer foods or beverages made from red beans in the school cafeteria. Abstrak Hemoglobin merupakan komponen penting dalam darah yang berperan membawa oksigen dan zat besi untuk disalurkan ke seluruh jaringan tubuh. Kekurangan hemoglobin di bawah batas normal dapat menyebabkan anemia. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pemberian tablet tambah darah serta konsumsi makanan tinggi zat besi, salah satunya kacang merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sari kacang merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMP Amanah 1 Medan. Penelitian menggunakan desain quasi-experiment dengan pendekatan one group pretest–posttest. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswi SMP Amanah 1 Medan sebanyak 33 orang. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 10 remaja putri sebagai responden. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji paired sample t-test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Rata-rata kadar hemoglobin sebelum pemberian sari kacang merah adalah 11,34 gr/dL, dan meningkat menjadi 11,99 gr/dL setelah intervensi. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai p = 0,000 < 0,05, yang menandakan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah pemberian sari kacang merah. Terdapat pengaruh pemberian sari kacang merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMP Amanah 1 Modern Medan. Disarankan kepada pihak sekolah untuk memberikan penyuluhan mengenai anemia dan pencegahannya serta menyediakan makanan atau minuman berbahan dasar kacang merah di kantin sekolah.
PENGARUH SENAM YOGA TERHADAP INTENSITAS DISMENORE PADA REMAJA PUTRI Rauda, Rauda; Harahap, Novy Ramini; Aisyah, Siti; Putri, Ade Ilma Ilham
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 2 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i2.403

Abstract

Dysmenorrhea is characterized by lower abdominal pain that occurs before or during menstruation. It is one of the most frequent gynecological complaints among adolescents and often disrupts their daily activities, including school attendance and productivity. Non-pharmacological interventions, such as yoga exercise, have gained increasing attention as complementary approaches for managing menstrual pain. Yoga is believed to promote relaxation of the endometrial and pelvic muscles and stimulate the release of endogenous analgesic substances, including endorphins and enkephalins, thereby reducing dysmenorrheic symptoms. This study employed a quasi-experimental design using a pretest–posttest approach with a non-equivalent control group. The sample was divided into two groups: an intervention group and a control group. The intervention consisted of yoga exercises performed for three consecutive days. Dysmenorrhea intensity was measured using the Wong–Baker Faces Pain Rating Scale. Data analysis was conducted using the Wilcoxon test and the Mann–Whitney test due to the non-normal distribution of the data. A significant decrease in pain intensity was observed in the intervention group following the yoga exercise program (p = 0.004). The control group also showed a statistically significant change (p = 0.006), although the reduction was not as substantial. Comparative analysis between the two groups indicated a significant difference in pain reduction (p = 0.015), demonstrating the stronger influence of the yoga intervention compared to no intervention.Discussion:The findings suggest that yoga exercise is effective in reducing dysmenorrhea intensity among adolescent girls. The physiological mechanism behind this improvement may be attributed to muscle relaxation, enhanced blood circulation, and the increased release of endogenous opioid peptides such as endorphins and enkephalins. These mechanisms collectively contribute to the reduction of menstrual pain. The results align with existing literature supporting yoga as a beneficial non-pharmacological approach for menstrual discomfort. This study concludes that yoga exercise has a significant positive effect on reducing dysmenorrhea intensity in adolescent girls. Yoga may be considered a practical, accessible, and safe complementary therapy for managing menstrual pain among adolescents. Abstrak Dismenore adalah kondisi nyeri pada perut bagian bawah yang muncul sebelum atau selama periode menstruasi. Dismenore keluhan yang sering dialami remaja sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. senam yoga merupakan salah satu metode non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi dismenore. Senam Yoga dapat merelaksasi otot – otot endometrium dan dapat merangsang tubuh untuk melepaskan senyawa penghambat disminore seperti endorphin dan enkefalin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam yoga terhadap intensitas dismenore pada remaja putri. Desain penelitian ini menggunakan Quasi experiment menggunakan pendekatan pretest-posttest with non-equivalent control group. Sampel pada penelitian ini dibagi 2 yaitu kelompok intervensi dan kontrol. Senam yoga dilakukan selama 3 hari berturut-turut. Pengukuran intensitas dismenore menggunakan Wong-Baker Faces Pain Rating Scale. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney karena data tidak terdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri yang signifikan pada kelompok intervensi (p=0,004), sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai (p=0,006). Dengan Hasil uji beda menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol (p=0,015). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat pengaruh signifikan senam yoga terhadap penurunan intensitas dismenore pada remaja putri.
Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Ibu Hamil dalam Mengkonsumsi Tablet Fe Rauda Rauda; Pratiwi Nasution; Novy Ramini Harahap; Mila Syari; Nabila Safitri
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol11.iss2.335

Abstract

Anemia in pregnancy or often called potentional danger to mother and child is a condition of iron deficiency in pregnant women. Anemia in pregnancy has a hemoglobin level <11% in the first and third trimester while in the second trimester the hemoglobin level is <10.5%. WHO data shows that anemia occurs in almost 2 billion people worldwide suf Fering from iron deficiency and 50% of them are pregnant women. The purpose of this study was to determine the factors associated with compliance of pregnant women in consuming Fe tablets. The research method was conducted with a quantitative design with a cross-sectional approach. The population was all third trimester pregnant women at the mardianum clinic and the sample in this study used a total population of 34 people. Data were collected by questionnaire and patient register. Data analysis using chi-square test. The results of this study showed that most mothers' knowledge was poor at 61.8%, negative maternal attitudes at 58.8%, poor maternal family support at 64.7%, and the role of health workers was poor at 58.8% and non-compliant at 64.7%. This study states that knowledge, attitude, family support and the role of health workers are factors associated with the level of compliance of pregnant women in taking Fe tablets.