Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Berbasis Manajemen Produksi dan Branding Digital Alfiana Alfiana; Eva Purnamasari; Adi Suroso; Irma M Nawangwulan; Samuel PD Anantadjaya
CivicAction: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Artikel Pengabdian
Publisher : SORATEKNO PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/civicaction.v1i2.126

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha ekonomi kreatif melalui penerapan manajemen produksi yang efisien dan strategi branding digital yang efektif. Sasaran kegiatan adalah kelompok pelaku UMKM di sektor kerajinan dan kuliner yang berada di wilayah Semarang, Dikecamatan Sekar Ayu. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya pemahaman tentang pengelolaan produksi yang sistematis serta minimnya kemampuan dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran produk. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tahap observasi awal, pelatihan, pendampingan intensif, serta evaluasi dan monitoring pasca-kegiatan. Materi pelatihan difokuskan pada perencanaan produksi, efisiensi biaya, kontrol kualitas, serta pembuatan identitas merek (brand identity), pemanfaatan media sosial, dan strategi pemasaran digital. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta dalam menyusun rencana produksi yang terukur serta menghasilkan konten promosi digital yang menarik dan relevan. Selain itu, peserta mulai aktif memanfaatkan platform digital seperti Instagram, WhatsApp Business, dan marketplace lokal untuk memasarkan produknya. Dengan pendekatan partisipatif dan berkelanjutan, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat daya saing pelaku ekonomi kreatif lokal di era digital. Keberhasilan program ini diharapkan menjadi model bagi upaya pemberdayaan serupa di wilayah lainnya.
The Evolution of Sustainable Business Practices: A Bibliometric Study on Corporate Social Responsibility and Green Marketing Loso Judijanto; Adi Suroso; Achmad Choerudin
Sciences du Nord Economics and Business Vol. 1 No. 02 (2024): Sciences du Nord Economics and Business
Publisher : North Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/sneb.v1i2.33

Abstract

This bibliometric study explores the evolution and integration of Corporate Social Responsibility (CSR) and Green Marketing within sustainable business practices over the past two decades. Utilizing data from major databases such as Web of Science and Scopus, the research employs keyword co-occurrence and citation analysis to map the thematic landscape and identify research hotspots and trends. Findings highlight "corporate social responsibility" and "green marketing" as focal points, with increasing scholarly attention directed towards linking these areas to competitive business advantages and brand enhancement strategies. The study reveals a transition in focus from traditional environmental concerns to strategic business functionalities, integrating sustainability with profitability. Additionally, areas such as digital green marketing and supply chain sustainability are identified as emerging fields of interest, suggesting potential for future research. The results contribute to a deeper understanding of the trajectory and impact of CSR and Green Marketing in contemporary business practices, offering insights for academics, practitioners, and policymakers aiming to foster more sustainable enterprises.
OPTIMALISASI E-COMMERCE UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK LOKAL DI ERA GLOBALISASI Azimah Hanifah; Muhalida Zia Ibhar; Adi Suroso; Leliy Kholida; Diah Hari Suryaningrum
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57504

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal melalui optimalisasi pemanfaatan e-commerce sebagai strategi dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk di era globalisasi. Metode yang digunakan meliputi pelatihan terstruktur dan pendampingan berkelanjutan yang difokuskan pada penguatan literasi digital, keterampilan teknis, serta pengembangan strategi pemasaran berbasis digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman peserta terhadap konsep dan manfaat e-commerce, yang diikuti dengan peningkatan kemampuan dalam mengelola platform digital secara mandiri. Peserta juga mengalami perubahan pola pemasaran dari metode konvensional menuju pemasaran digital yang lebih adaptif dan terintegrasi, termasuk pemanfaatan berbagai e-commerce dan media sosial. Selain itu, terjadi peningkatan kualitas penyajian produk, baik dari aspek visual, informasi, maupun strategi branding, sehingga mampu meningkatkan daya tarik dan posisi kompetitif produk di pasar digital. Meskipun peningkatan capaian ekonomi belum sepenuhnya optimal dalam jangka pendek, terdapat indikasi awal berupa meningkatnya interaksi konsumen dan aktivitas transaksi daring. Secara keseluruhan, program ini berhasil membangun fondasi yang kuat bagi pengembangan usaha berbasis digital serta mendorong terbentuknya ekosistem usaha yang lebih inovatif, adaptif, dan berkelanjutan.
Pengaruh kepemimpinan transaksional, disiplin kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada BBPJN Jatim-Bali Wilayah III Fitri Firdausi; Adi Suroso; Kristina Sedyastuti
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um022v9i12026p61-68

Abstract

The influence of transactional leadership, work discipline, and work motivation on employee performance at BBPJN East Java–Bali Region III In the context of bureaucratic transformation and increasing demands for public sector accountability, improving employee performance has become a strategic issue, particularly within project-based infrastructure technical organizations. This study aims to analyze the influence of transactional leadership, work discipline, and work motivation on employee performance at the National Road Implementation Agency (BBPJN) East Java–Bali Region III. The study employed a quantitative approach with a causal associative design. Data analysis was conducted using multiple linear regression and bootstrapping techniques to address potential violations of classical assumptions. The study population consisted of 59 permanent employees in the PPK 3.6 units, all of whom were selected as respondents through total sampling. The results indicate that, simultaneously, the independent variables significantly affect employee performance, with F (3,55) = 63.527; p < 0.001; and Adjusted R² = 0.764. Partially, only work motivation has a positive and significant effect, while transactional leadership and work discipline show no significant effect. The novelty of this study lies in testing the transactional leadership model within the context of a government infrastructure project-based technical organization characterized by experienced human resources and a structured work system. The findings reveal that intrinsic motivation is the dominant factor in improving employee performance. The implications of this study emphasize that strengthening work motivation should become a priority in human resource management strategies. In addition, leadership approaches and work discipline policies need to be adjusted to the characteristics of technical organizations to enhance employee performance effectively. Dalam konteks transformasi birokrasi dan tuntutan akuntabilitas sektor publik, peningkatan kinerja aparatur menjadi isu strategis, khususnya pada organisasi teknis berbasis proyek infrastruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan transaksional, disiplin kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali Wilayah III. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan bootstrapping untuk mengatasi potensi pelanggaran asumsi klasik. Populasi penelitian sebanyak 59 pegawai tetap pada unit PPK 3.6 yang seluruhnya dijadikan responden melalui total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai F(3,55) = 63,527; p < 0,001; dan Adjusted R² = 0,764. Secara parsial, hanya motivasi kerja yang berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan kepemimpinan transaksional dan disiplin kerja tidak signifikan. Novelty penelitian ini terletak pada pengujian model kepemimpinan transaksional dalam konteks organisasi teknis berbasis proyek infrastruktur pemerintah dengan karakteristik SDM berpengalaman dan sistem kerja terstruktur. Temuan menunjukkan bahwa motivasi intrinsik merupakan faktor dominan peningkatan kinerja pegawai. Implikasi penelitian ini menegaskan penguatan motivasi kerja menjadi prioritas strategi manajemen SDM. Selain itu, pendekatan kepemimpinan dan disiplin kerja perlu disesuaikan dengan karakteristik organisasi teknis demi efektivitas peningkatan kinerja pegawai.
LEADERSHIP, LEARNING, AND CULTURE: HOW PRINCIPAL LEADERSHIP AND TEACHER EDUCATION DRIVE PERFORMANCE THROUGH ORGANIZATIONAL CULTURE Maisusiyanti; Kristina Sedyastuti; Adi Suroso
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 3 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i3.8965

Abstract

This study aims to examine the influence of principal leadership and teacher educational background on teacher performance, with organizational culture as a mediating variable at SMKN 1 Batu, a Center of Excellence Vocational High School. A quantitative approach with an explanatory design was employed. The sample consisted of 52 teachers selected through total sampling. Data were collected using structured questionnaires with a Likert scale and analyzed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (SEM-PLS). The findings reveal that principal leadership, teacher educational background, and organizational culture each have a positive and significant direct effect on teacher performance, with organizational culture exhibiting the strongest influence. Furthermore, organizational culture serves as a significant mediator in the relationships between both principal leadership and teacher educational background on teacher performance. This study contributes a novel empirical insight by positioning organizational culture as a key mediating mechanism in the context of vocational education excellence, thereby offering practical implications for school leaders and policymakers. Specifically, strengthening leadership capacity, enhancing teacher qualifications, and fostering a collaborative school culture are essential strategies for achieving sustainable improvements in teacher performance.