Penelitian ini mengeksplorasi peran krusial Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dalam meningkatkan akuntabilitas keuangan di tingkat desa. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi kasus, penelitian ini mencatat hasil positif dari desa-desa yang berhasil mengoptimalkan implementasi SIA. Temuan utama mencakup peningkatan transparansi, efisiensi, dan efektivitas dalam pengelolaan keuangan desa. Desa-desa yang mengadopsi SIA melaporkan pencatatan transaksi yang lebih akurat, menghasilkan laporan keuangan secara real-time, dan mempermudah pemantauan dana desa. Peningkatan transparansi laporan keuangan membuat informasi keuangan lebih mudah dipahami oleh masyarakat, meningkatkan tingkat kepercayaan terhadap pengelolaan keuangan desa. Dalam konteks ini, SIA juga terbukti efektif dalam membantu desa mengelola risiko keuangan dengan responsibilitas yang lebih cepat terhadap perubahan kondisi ekonomi. Meskipun berhasil, penelitian ini menyoroti tantangan seperti kurangnya pemahaman tentang SIA dan keterbatasan sumber daya teknis di beberapa desa. Oleh karena itu, untuk meningkatkan keberhasilan implementasi SIA, pendekatan yang holistik dan berkelanjutan diperlukan, termasuk pelatihan intensif, dukungan teknis berkelanjutan, dan manajemen perubahan yang efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang bagaimana SIA dapat menjadi instrumen vital dalam meningkatkan akuntabilitas keuangan desa. Implikasi praktis dari penelitian ini dapat memberikan panduan bagi desa-desa lain yang berencana mengadopsi atau meningkatkan implementasi SIA, seiring dengan visi untuk menciptakan lingkungan keuangan yang lebih transparan, efisien, dan dapat dipercaya di tingkat lokal. Kata Kunci: Sistem Informasi Akuntansi, Akutanbilitas Keuangan.