Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI REDUKSI GRAPHENE OXIDE SECARA KIMIA DENGAN MENGGUNAKAN ASCORBIC ACID YANG RAMAH LINGKUNGAN FITHRI, HAFIDHEA LUTHFIANA; FITRILAWATI, F; SYAKIR, NORMAN
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 12, No 02 (2022)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.069 KB) | DOI: 10.24198/jme.v12i02.45078

Abstract

Untuk menghasilkan bahan graphene like dalam jumlah besar sering dipergunakan proses reduksi secara kimia dengan menggunakan senyawa hydrazine sebagai agen pereduksi, namun senyawa tersebut sangat berbahaya bagi lingkungan. Sebagai pengganti hydrazine, banyak diteliti ascorbic acid (AA) sebagai agen pereduksi yang ramah lingkungan. Dalam penelitian ini untuk menghasilkan reduced graphene oxide (rGO) dilakukan proses reduksi graphene oxide (GO) secara kimia dengan menggunakan ascorbic acid. Proses reduksi dilakukan dengan mencampurkan dispersi GO dengan larutan AA yang dilanjutkan dengan pengadukan selama 24 jam pada suhu 65°C. Hasil karakterisasi dengan  spektrofotometer  UV-Vis memperlihatkan adanya penurunan nilai bandgap dari 3,36 eV pada GO menjadi sebesar 2,63 eV setelah dikenakan proses reduksi menggunakan AA. Spektrum Fourier-Transform Infrared (FTIR) dari rGO menunjukkan penurunan gugus fungsi oksigen setelah dilakukan reduksi dengan AA. Selain itu hasil pengukuran Energy Dispersive X-ray Spectroscopy (EDS) menunjukkan peningkatan rasio  C/O dari 1,27  menjadi 2,74  dan hasil pengukuran X-Ray Diffraction (XRD) menunjukkan penurunan jarak interlayer dari 8,2 Å menjadi 3,198 Å setelah dilakukan proses reduksi.Kata kunci: reduksi secara kimia, graphene oxide,reduced graphene oxide, ascorbic acid
ANALISIS TDS, PH, DAN COD UNTUK MENGETAHUI KUALITAS AIR DI DESA CILAYUNG REVANSYAH, MUHAMMAD ARYA; MEN, LIU KIN; SETIANTO, S; F, FITRILAWATI; SAFRIANI, LUSI; APRILIA, ANNISA
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 12, No 02 (2022)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.745 KB) | DOI: 10.24198/jme.v12i02.41305

Abstract

Air adalah molekul kimia yang terbentuk melalui ikatan kovalen antara satu atom oksigen dan dua atom hidrogen. Air memiliki sifat alami yang mudah terlarut sehingga mudah terkontaminasi oleh zat lain. Kegiatan pembuangan limbah cair di tempat terbuka dapat mengkontaminasi air tanah dan permukaan sehingga terjadi penurunan kualitas air. Oleh karena itu, pemeriksaan kualitas air perlu dilakukan. Salah satu desa yang berada di dekat kampus Unpad Jatinangor adalah Desa Cilayung yang memiliki sejumlah permasalahan terkait air. Dengan menguji parameter pH, TDS, dan COD, penelitian dilakukan untuk mengetahui kualitas air yang dimanfaatkan warga Desa Cilayung sehari-hari. Metode kuantitatif dan kualitatif digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Menggunakan 100 mL sampel air, parameter tersebut diukur dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode kualitatif dilakukan dengan mewawancarai warga setempat dan mensosialisasikan hasil dari riset kualitas air tersebut. Selain itu, analisis dilakukan untuk mengetahui apakah kualitas air sesuai dengan standar. Berdasarkan hasil penelitian, kualitas air di Desa Cilayung secara umum masih dalam batas wajar untuk penggunaan sehari-hari. Secara keseluruhan, pH air di Desa Cilayung berada dalam rentang 6,13-7,84, TDS berada dalam rentang 51-163 mg/l, dan COD berada dalam rentang 0-175.Kata kunci: Kualitas Air, TDS, pH, COD, Desa Cilayung, Kuliah Kerja Nyata
PENGARUH PH TERHADAP EFISIENSI ADSORPSI METIL BIRU OLEH OKSIDA GRAFENA DHARMAKALIH, SALSABILA AZ ZAHRANI; SYAKIR, NORMAN; F, FITRILAWATI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v14i1.52185

Abstract

Graphene Oxide (GO) merupakan material yang banyak diteliti sebagai adsorben untuk menghilangkan polutan warna dalam air karena memiliki karakteristik luas permukaan spesifik yang tinggi . Pada penelitian ini dipelajari pengaruh pH terhadap efisiensi GO dalam mengadsorpsi Methylene Blue (MB). Uji adsorpsi dilakukan dengan mencampur dispersi GO (1 mg/mL) dan larutan MB (5 mg/L) dengan rasio massa GO:MB=1:1 pada berbagai variasi pH. Campuran tersebut diaduk dalam rentang waktu tertentu, kemudian sampel tersebut dicuplik untuk diukur absorbansi maksimum MB untuk mengestimasi efisiensinya. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa pH larutan MB dapat mempengaruhi efisiensi GO dalam mengadsorpsi MB. Pada kondisi basa dengan pH 9, efisiensinya 79%, sedangkan pada kondisi asam dengan pH 3 efisiensinya 31%. Namun, ketika pH larutan MB ditingkatkan menjadi 11, efisiensi adsorpsi berubah menjadi 53%. Kata kunci: Adsorpsi, graphene oxide (GO), methylene blue (MB), pH, efisiensi
PENGARUH PH PADA EFISIENSI ADSORPSI DAN KAPASITAS DALAM PROSES ADSORPSI RHODAMINE B OLEH GRAPHENE OXIDE Yuliani, Dilla Dwi; F, FITRILAWATI; Syakir, Norman
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v14i2.53131

Abstract

Graphene Oxide (GO) banyak digunakan sebagai material adsorben pewarna sintetis karena memiliki luas permukaan spesifik yang tinggi dan memiliki gugus fungsi oksigen yang bersifat hidrofilik. Pada penelitian ini dikaji kemampuan GO mengadsorpsi Rhodamine B (RhB) pada berbagai kondisi pH. Eksperimen adsorpsi dilakukan dengan mencampur dispersi GO (1 mg/mL) dan larutan RhB (5 mg/L) dengan rasio massa GO:RhB=1:10 pada berbagai variasi pH. Campuran tersebut diaduk dalam rentang waktu tertentu, kemudian sampel tersebut dicuplik untuk diukur absorbansi maksimum RhB untuk mengestimasi efisiensinya. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa pH larutan RhB dapat mempengaruhi efisiensi GO dalam mengadsorpsi RhB. Efisiensi adsorpsi maksimum dan kapasitas maksimum terjadi pada pH 3,6 (larutan HCl) sebesar 67,3% dengan kapasitas sebesar 65,03 mg/g. Efisiensi adsorpsi minimum dan kapasitas minimum terjadi pada pH 9,9 (larutan KOH) yaitu sebesar 47,3% dengan kapasitas 45,67 mg/g. Model kinetika pseudo first order merupakan model kinetika yang cocok dengan hasil eksperimen adsorpsi terjadi secara fisik.
Influence of Polymer Matrix on The Morphology and Crystallization Behavior of Electrospun Zinc Oxide Fibers Aprilia, Annisa; Permana, Diki; Safriani, Lusi; Fitrilawati, Fitrilawati
Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol. 10 No. 1 (2025): SPEKTRA: Jurnal Fisika dan Aplikasinya, Volume 10 Issue 1, April 2025
Publisher : Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/SPEKTRA.101.01

Abstract

ZnO finds widespread applications such as in photocatalysis, sensors, medicine, and other optoelectronic devices. The characteristics of ZnO can be influenced by several parameters, one of which is morphology. Fiber structures are attractive for research among various shapes and sizes due to their large effective surface area. ZnO fibers can be produced using electrospinning. However, the fiber morphology strongly depends on several important parameters, one of them is the characteristics of the polymer as a matrix. The molecular weight and concentration of the polymer and precursor material influence the solution viscosity, which is one of the crucial parameters in the electrospinning method. In this study, ZnO fibers were fabricated using three different polymers as matrices: PVP (polyvinyl pyrrolidone), PVAc (polyvinyl acetate), and PVA (polyvinyl alcohol). This research investigates the influence of polymer type on the morphology of ZnO fibers and crystallization behavior based on thermal characteristics. Based on SEM results, ZnO fibers were successfully fabricated with diameters ranging from 20–90 nm. The different characteristics are related to the type of polymer matrices and heating treatment. Only the PVA polymer could produce fibers before and after calcination, whereas the PVAc polymer-based fiber vanished after calcination. The disappearance of the fiber morphology is probably caused by the relatively high precursor (ZnAc) concentration, which leads to damage to the fibers formed during the calcination process. PVP failed to produce fibers, possibly due to its low polymer molecular weight, necessitating adjustment of other parameters. The removal of organic compounds through calcination continued until a temperature of 450ºC was reached. However, organic compounds were still identified in the samples based on FTIR characteristics. The ZnO/PVA fibers have hydrophobic surfaces, with the contact angle of water droplets being 117.75º. This characteristic is ideal for several applications such as antibacterial compounds or self-cleaning materials. Considering the inherent properties of ZnO, it can function as both an antibacterial and a photocatalytic agents simultaneously.
The effect of calcination temperature on ZnO crystals based on emission spectrum from photoluminescence characterization Aprilia, Annisa; Askariyya, Javida; Riveli, Nowo; Safriani, Lusi; Fitrilawati, Fitrilawati
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jiif.v9i1.60621

Abstract

This study synthesized ZnO powder using the sol-gel method to investigate its optical properties. ZnO samples were calcined at 150°C, 300°C, and 450°C under nitrogen (N₂) flow. TGA/DTA analysis showed that most solvent residues or impurities were decomposed at 450°C. This result is supported by the XRD results, which showed an increase in the degree of crystallinity with increasing temperature. At the same time, the hexagonal wurtzite structure of ZnO gel remained intact after calcination. SEM-EDS analysis revealed agglomerated morphology and a disproportionate Zn:O ratio in all samples, with excess Zn atoms. This is probably attributed to the presence of interstitial Zn defects. The photoluminescence spectrum showed higher intensity in the UV region compared to the visible range, indicating good crystallinity. The blue shift in the emission with increasing temperature stated the presence of several different defects in the material. In particular, the green emission associated with oxygen vacancies is absent for the sample calcinated at 450°C. This result confirms that higher calcination temperature reduces defects and increases crystallinity
Co-Authors Agustin P. Mastiti Akihiko Fujii Akihiko Fujii Anita Anggraeni Annisa Aprilia Annissa Aprilia ARDI, ATIKAH Askariyya, Javida ATIKAH ARDI Ayi Bahtiar C. Bubeck Camellia Panatarani DERI LASMANA DHARMAKALIH, SALSABILA AZ ZAHRANI Diba Grace Auliya Diyan Unmu Dzujah Faizal, Ferry Fauziah Siti Ajizah Ferry Faizal FITHRI, HAFIDHEA LUTHFIANA Fitri Yuliasari GIYA PRANATA H. A. Melati - H. Akiyama - H. Eichner HAFIDHEA LUTHFIANA FITHRI Hanipah, Iip Hendro Hendro Herman Herman Herman Herman Hidayat - I Made Joni Indra Masruri Inovasari Islami Istiqamah Nurul Hikmah Jakrapong Kaewkhao Jedija Monandang Aurellia Juniastel Rajagukguk K. Tamada - Lia Yuliantini Liu Kin Men Lukman Nulhakim Lusi Safriani Lutfi Naufal Ramadhika M Ozaki M.O. Tjia Marcelina, Vika Masanori Ozaki Masanori Ozaki Mastiti, Agustin P. May On Tjia Mitra Djamal MUHAMMAD ARYA REVANSYAH N. Syakir - Nabillah Fa'diyyah Zahra NORMAN SYAKIR Norman Syakir Norman Syakir Norman Syakir Norman Syakir, Norman NOVIANTI, RESSA MUSRIPAH Nowo Riveli Nowo Riveli Nur Khanifah Oktaviani, Deby P. Wulandari PERKASA, MUHAMMAD BAYU Permana, Diki Pina Pitriana Pina Pitriana Pina Pitriana R. N. Lamuda R.N. Lamuda Rahmat Hidayat Rahmat Hidayat Rahmat Hidayat Rahmat Hidayat Rahmat Hidayat Rahmat Hidayat Rajagukguk, Juniastel Rany Miranti Rany Miranti RESSA MUSRIPAH NOVIANTI REVANSYAH, MUHAMMAD ARYA Rhesti Nurlina Suhanto Risdiana Risdiana RISDIANA RISDIANA, RISDIANA Rosmiati - Rustam Eefendi Siregar Rustam Efendi Siregar Rustam Effendi Siregar Ryan Irmansyah Ryan Irmansyah S Setianto, S S. Hidayat - S. Sesiaria - Saajidah Fathinal Haq SAFIRA, VINNY RAMADIANITA NUR Sahrul Hidayat SALSA INDAH MAULIA THALLAH Setianto Setianto Siregar, R.E Soni Setiadji Syafiul Anam THALLAH, SALSA INDAH MAULIA Titis Amelia Tuti Susilawati Tuti Susilawati Unmu Dzujah, Diyan Utami Yuliani Vicka P. Lestari Vika Marcelina Vika Marcelina VINNY RAMADIANITA NUR SAFIRA Vira Fuji Arini W. Suratno - W.Widorini - Waode Sukmawati Arsyad WIBOWO, ZANETA HELGA LOVELY Widiyanta Gomulya Widiyanta Gomulya Wildan Abdussalam Wildan Abdussalam Yasmin Fauziah, Gita Maulida Yayah Yuliah Yeni Kurniawati Yeni W Hartati Yuliani, Dilla Dwi Yuliani, Utami YULIASARI, FITRI Yusi S. Syamsiar Yusi S. Syamsiar ZANETA HELGA LOVELY WIBOWO