Articles
Analisis Pemberdayaan Sosial Ekonomi di Masjid At-Taqwa
Setianto, Setianto;
Widiastuti, Tika
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol 2, No 10 (2015): Oktober-2015
Publisher : Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (183.919 KB)
This research aims to find out the role of At-Taqwa mosque in Simorejo Surabaya towards the community. It uses qualitative approach with descriptive case study methodology. The researcher used purposive technique for data collection to determine the informant. Based on the technique, the researcher obtained seven informants which were the head of takmir, and six mosque jamaah from At-Taqwa Simorejo Surabaya. The data collection was done bydoing observation, documentation, and in-depth interview. The analysis of the data was done by using interactive model which were data reduction, data display and drawing the conclusion.The result is At-Taqwa Simorejo mosque has a big role in social empowerment because the community is involved in productive process which is based on equality and security, sustainability and cooperation which can run simultaneously so that prosperity can be achieved.
Sistem Sensor Estimasi Tingkat Kematangan Buah Stroberi Berdasarkan Kecerahan Warna Merah
Hidayat, Darmawan;
Wibawa, Bambang Mukti;
Setianto, Setianto;
Syafei, Nendi Suhendi;
Suanda, Arif Choerudin
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 2, No 2: December 2017
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (832.053 KB)
|
DOI: 10.31544/jtera.v2.i2.2017.83-90
Seleksi tingkat kematangan pada buah stroberi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitasnya. Tingkat kematangan dalam panen merupakan faktor paling penting yang menentukan kualitas buah. Stroberi yang telah matang optimal memiliki banyak kandungan nutrisi. Sensor tingkat kematangan stroberi telah dibuat berdasarkan kecerahan warna merah pada permukaan kulit stroberi. Sistem sensor dirancang dengan menggunakan Light Dependent Resistor (LDR) sebagai sensor intensitas cahaya dan Light Emitting Diode (LED) sebagai sumber cahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan stroberi dengan menggunakan tiga derajat warna merah, yaitu light-red, fresh-red dan black-red untuk membedakan tingkat kematangan buah stroberi. Nilai tingkat kematangan untuk light-red 671,2, fresh-red 709,05 dan black-red 777,5. Hasil menunjukkan bahwa sensor dapat mendeteksi tingkat kematangan stroberi dengan presisi 93,3%. Dengan demikian, sensor tingkat kematangan stroberi dapat direalisasikan.
Effect of Anchoring Groups on the Conduction Properties of Terphenyl Molecules Connected to Copper Leads
Setianto Setianto;
Aswad H.S.;
K.M. Liu
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 16, No 4: August 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/telkomnika.v16i4.5900
We report equilibrium and non-equilibrium conductance of terphenyl molecules with different anchoring groups including sulfur and nitrogen atom. The corresponding molecules are terphenyl-dithiols (TPDT) and diamino-terphenyl (DATP). The non-equilibrium Green's function (NEGF) technique has been implemented on the density functional tight-binding (DFTB) code to perform computations of the electronic transport properties of molecular devices. The NEGFs are used to compute the electronic density self-consistently with open boundary condition naturally encountered in transport problem which is imposed by the potentials at the contacts. As result, the value of the molecular conductance with amine groups is higher about ten times than the thiol anchored group.
Uji Kinerja Burner dan Tabung Reaktor Flame Untuk Proses Spray Pyrolysis
Darmawan Hidayat;
Ganjar Nurohman;
S Setianto;
Bambang Mukti Wibawa;
Nendi Suhendi
Reaktor Volume 17 No. 2 Juni 2017
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (504.287 KB)
|
DOI: 10.14710/reaktor.17.2.67-73
Abstract PERFORMANCE EVALUATION OF BURNER AND THE REACTOR TUBE OF FLAME FOR A SPRAY PYROLYSIS PROCESS. Flame spray pyrolysis is a versatile process in the syntheses of various functional materials. This work reports the performance of a diffusion flame built from a coaxial burner and a Pyrex-glass tube reactor with respect to the relatively low propane flow rates (0.1-0.8 L/min). The burner comprised of three cylindrically tubes with three inlets for fuel (propane), oxidant (oxygen) and precursor aerosol. Three flame parameters were measured, i.e. the flame height, flame temperature and reactor temperature profile, respectively. The test results showed the increase of the flame height and temperature with increasing of propane flow rate. The temperature profile measurements showed the decreasing as the height above burner increased; and temperature profile increased at the increasing propane flow rate. The reactor temperature was in the range of 36-190°C at low propane flow rates of 0.1-0.8 L/min. In conclusion, control of flame process parameters could be conducted by controlling of propane flow rate. Keywords: diffusion flame burner; spray pyrolysis; flame reactor; electronic material syntheses Abstrak Pirolisis flame spray merupakan proses yang banyak digunakan untuk keperluan sintesis bahan-bahan fungsional. Makalah ini melaporkan kinerja sebuah reaktor flame difusi yang dibangun dari sebuah pembakar (burner) dan tabung reaktor silinder. Pembakar dibangun dari tiga buah silinder stainless steel yang dipasang koaksial sebagai saluran bahan bakar propana, oksidator oksigen dan aerosol prekursor. Tiga parameter proses flame yang diuji adalah tinggi flame, temperatur flame dan profil temperatur tabung reaktor. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seiring kenaikan laju alir propana, tinggi dan temperatur flame meningkat. Pengukuran profil temperatur menunjukkan penurunan seiring kenaikan posisi dari ujung-atas pembakar; dan temperatur profil reaktor meningkat seiring dengan kenaikan laju alir propana. Temperatur reaktor berkisar 36-190°C pada laju alir propana rendah 0,1-0,8 L/min. Dapat disimpulkan bahwa pengontrolan parameter-parameter proses flame dapat dilakukan dengan pengaturan laju alir propana. Kata kunci: diffusion flame burner; proses spray pyrolysis; reaktor flame; sintesis bahan elektronik
ANALISA KUANTITATIF CAMPURAN SENYAWA OKSIDA SEBAGAI DASAR IDENTIFIKASI KANDUNGAN BAHAN SUMBER DAYA ALAM Studi Kasus : Kandungan Mineral pada Pasir Besi di Pesisir Pantai Selatan, Jawa Barat
Setianto Setianto
EKSAKTA: Berkala Ilmiah Bidang MIPA Vol. 18 No. 02 (2017): Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA (E-ISSN : 2549-7464)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA), Universitas Negeri Padang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (140.982 KB)
|
DOI: 10.24036/eksakta/vol18-iss02/74
Pasir besi merupakan salah satu sumber daya alam yang melimpah di Indonesia terutama di pantai selatan Jawa Barat dan merupakan bahan dasar untuk bangunan serta industri logam.Kandungan mineral pasir besi tersebut umumnya adalah oksida logam seperti magnetit, hematit dan silika/kuarsa. Pada penelitian ini akan dilakukan analisa kuantitatif kandungan senyawa oksida logam (Fe2O3, Fe3O4) dan kuarsa (SiO2) sebagai identifikasi mineral bijih besi yang memiliki aspek ekonomis untuk industri logam.hasil analisa bahwa kandungan magnetite yang terdapat pada pasir besi secara kuantitatif dengan menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) berbeda untuk setiap sampel. Untuk sampel pasir nonseparasi (TS) menghasilkan magnetite 24.27%, sampel tailing separasi ke-1 (SS1) menghasilkan magnetite 5.39% dan sampel consentrate separasi ke-3 (S3) menghasilkan 61.98%
Mitigation of Land Movement using Self Potential Method in Ling-Anjung Region Sumedang Regency
Budy Santoso;
Setianto Setianto;
M U Hasanah;
B Wijatmoko;
E Supriyana;
H Mohammad
EKSAKTA: Berkala Ilmiah Bidang MIPA Vol. 19 No. 2 (2018): Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA (E-ISSN : 2549-7464)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA), Universitas Negeri Padang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1216.37 KB)
|
DOI: 10.24036/eksakta/vol19-iss2/141
Land movement occurs due to reduced soil strength which is affected by water pressure. The Self Potential (SP) method is a geoelectric method that can detect well the flow of groundwater. The Self Potential method can also be used to detect the presence of debris flow in the form of weathered soil, tuff sand, cobble gravel and other rock fragments that have mixed with water. Based on the results of the SP measurement, debris flow has a medium SP with a value (3 - 12) mV, rock that has shifted (sandstone associated with andesite fragment) has a SP value < 2mV, while water seepage and water flow has an SP value (13 - 36) mV.
Metode Penentuan Parameter Kelistrikan Sel Surya Organik Single Heterojunction
Setianto Setianto;
Aswad H.S;
Kuwat T;
M F Rosyid
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 3, No 1 (2017): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/telka.v3n1.28-35
Telah dilakukan studi untuk menentukan parameter kelistrikan sel surya organik single heterojunction, yang meliputi hambatan seri (Rs) dan paralel (Rsh), rapat arus saturasi (Js), rapat arus penyinaran (JL) serta faktor idealitas dioda (n). Parameter-parameter tersebut selanjutnya digunakan untuk menentukan efisiensi konversi daya sel surya organik. Untuk maksud tersebut digunakan metoda kombinasi antara Levenberg- Marquadt, pengali Lagrange dan Newton-Rhapson (LMLNR). Metode ini merupakan metode regresi tak linier. Sehingga untuk mendapatkan efisiensi konversi daya diperlukan data pengukuran rapat arus-tegangan (J-V). Dari hasil kajian ini diperoleh bahwa nilai parameter kelistrikan Rs dan n masih jauh nilai dari ideal. Hal ini sebagai salah satu penyebab nilai efisiensi konversi daya sel surya organik menjadi rendah, yakni untuk yang berstruktur donor-akseptor-Ag (SDA-Ag) sebesar 0,86%.
Karakteristik dan Struktur Elektronik Bahan Semikoduktor ZnO-Quantum Dot (ZnO-QD)
Setianto Setianto;
Liu K.M;
Aswad H.S
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 3, No 2 (2017): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/telka.v3n2.125-130
Zinc Oxide (ZnO) merupakan bahan semikonduktor yang berupa senyawa inorganik. ZnO memiliki potensi aplikasi sebagai sensor cahaya, laser dioda, transistor film tipis transparan, dan LED (Light Emitting Diode). Celah energi pada ZnO dapat ditingkatkan dengan memperkecil ukuran partikel dan dikenal sebagai ZnO Quantum-Dot(ZnO-QD). Perhitungan celah energi ZnO-QD dengan variasi ukuran klaster ZnO dilakukan dengan menggunakan metode extended Hückel. Hasilnya menunjukkan bahwa semakin kecil ukuran klaster ZnO maka celah energi yang dihasilkan semakin besar.
Sifat Optik Non Linier pada Molekul Terkonjugasi
Setianto Setianto;
K.M Liul;
B.M Wibawa
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 3, No 1 (2017): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/telka.v3n1.68-72
Material organik merupakan bahan yang sangat potensial untuk dikembangkan dalam berbagai aplikasi. Salah satu sifat yang berguna dalam aplikasi optik non-linier adalah besarnya harga polarisabilitas non-linier. Dengan besarnya harga polarisabilitas ini, aplikasi tentang optik non-linier dapat dengan mudah direalisasikan. Dalam studi ini dilakukan perhitungan polarisabilitas non-linier orde kedua secara teori dengan menggunakan metoda semiempiris PPP pada molekul berkonjugasi donor-akseptor. Hasil dari perhitungan ini menunjukkan bahwa peningkatan harga polarisabilitas non-linier orde kedua(b) dipengaruhi oleh posisi donor-akseptor dan panjang ikatan konjugasi. Dengan menambah panjang ikatan konjugasi sebesar-n (0,1,2,3) harga b meningkat sekitar 1-2 kali lipat lebih besar.
Sistem Sensor Estimasi Tingkat Kematangan Buah Stroberi Berdasarkan Kecerahan Warna Merah
Darmawan Hidayat;
Bambang Mukti Wibawa;
Setianto Setianto;
Nendi Suhendi Syafei;
Arif Choerudin Suanda
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 2, No 2: December 2017
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31544/jtera.v2.i2.2017.83-90
Seleksi tingkat kematangan pada buah stroberi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitasnya. Tingkat kematangan dalam panen merupakan faktor paling penting yang menentukan kualitas buah. Stroberi yang telah matang optimal memiliki banyak kandungan nutrisi. Sensor tingkat kematangan stroberi telah dibuat berdasarkan kecerahan warna merah pada permukaan kulit stroberi. Sistem sensor dirancang dengan menggunakan Light Dependent Resistor (LDR) sebagai sensor intensitas cahaya dan Light Emitting Diode (LED) sebagai sumber cahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan stroberi dengan menggunakan tiga derajat warna merah, yaitu light-red, fresh-red dan black-red untuk membedakan tingkat kematangan buah stroberi. Nilai tingkat kematangan untuk light-red 671,2, fresh-red 709,05 dan black-red 777,5. Hasil menunjukkan bahwa sensor dapat mendeteksi tingkat kematangan stroberi dengan presisi 93,3%. Dengan demikian, sensor tingkat kematangan stroberi dapat direalisasikan.