Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Safety Assessment of Bacillus subtilis G8 Isolated from Natto for Food Application Putri, Nathania Calista; Victor, Hans; Litanto, Vivian; Pinontoan, Reinhard; Jo, Juandy
Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology Vol 9, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jtbb.87079

Abstract

Various bacteria are widely used as food-fermenting agents, including Lactobacillus, Bifidobacterium, and Bacillus. Despite they are generally recognized as safe to be consumed by humans, those bacteria could potentially cause antibiotic resistance as they could acquire and transfer antibiotic resistance genes from or to other microbes within the human gastrointestinal tract. Profiling antibiotic resistance pattern in those bacteria is therefore important to control the spread of antibiotic resistance. In this study, antibiotic resistance profile of Bacillus subtilis G8 was assessed. B. subtilis G8 had been isolated from commercialised Japanese natto in Indonesia and had been previously reported for its fibrinolytic characteristics. The antibiotic resistance phenotype and genotype of B. subtilis G8 were assessed through the Kirby-Bauer disk diffusion method and whole-genome analysis, respectively. B. subtilis G8 exhibited resistance towards Oxacillin, Lincomycin and Tiamulin-Lefamulin. The bioinformatics analysis indicated several responsible genes mediating those resistance, i.e., ybxI (for Oxacillin), lmrB (for Lincomycin) and vmlR (for Lincomycin and Tiamulin-Lefamulin). All identified genes were found in the chromosomal DNA. Further analysis found no mobile genetic elements within the genome, therefore reducing a risk of resistance gene transfer via plasmid and subsequently supporting safety profile of B. subtilis G8 in food fermentation usage.
WORKSHOP INTERAKTIF TERKAIT PENYAKIT COVID-19 DAN VARIANNYA BAGI PARA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS [INTERACTIVE WORKSHOP RELATED TO COVID-19 AND ITS VARIANTS FOR HIGH SCHOOL STUDENTS] Sugata, Marcelia; Jo, Juandy; Soewono, Effendi; Pinontoan, Reinhard; Litanto, Vivian; Victor, Hans; Abigail Christy, Suawa Natania; Vidian, Valerie; Sophiano, Theophilus; Febriani, Enjelia; Jan, Tan Tjie
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.5708

Abstract

An interactive workshop related to COVID-19 and its variants was held during the introduction of Biology Study Program, Pelita Harapan University to high school students. This activity was carried out online and was divided into two sessions. The first session was socialization about COVID-19 and its variants, while the second session was the time to play an online game called ATtack Covid Variant (ATCV). The success of this activity was measured based on the surveys given before and after the activity. The survey results showed that socialization and online game ATCV have succeeded in increasing students' knowledge and understanding of COVID-19 and its variants. In addition, the students were satisfied with the ATCV game because of the benefits obtained from this game, the rules are easy to understand, and the visuals of the game are attractive.Bahasa Abstract:Workshop interaktif terkait COVID-19 dan variannya dilaksanakan saat kegiatan perkenalan Program Studi Biologi, Universitas Pelita Harapan kepada siswa/i sekolah menengah. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dilakukan secara daring dan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama adalah sosialisasi tentang COVID-19 dan variannya, sedangkan sesi kedua merupakan waktu untuk melakukan permainan daring yang bernama ATtack Covid Variant (ATCV). Keberhasilan kegiatan ini diukur berdasarkan survei yang diberikan sebelum dan setelah kegiatan. Hasil survei menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan permainan daring ATCV berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para siswa mengenai COVID-19 dan variannya. Selain itu, para siswa merasa puas dengan permainan ATCV karena manfaat yang diperoleh dari permainan ini, peraturan yang mudah dipahami, serta visual permainan yang menarik.
WORKSHOP INTERAKTIF TERKAIT PENYAKIT COVID-19 DAN VARIANNYA BAGI PARA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS [INTERACTIVE WORKSHOP RELATED TO COVID-19 AND ITS VARIANTS FOR HIGH SCHOOL STUDENTS] Sugata, Marcelia; Jo, Juandy; Soewono, Effendi; Pinontoan, Reinhard; Litanto, Vivian; Victor, Hans; Abigail Christy, Suawa Natania; Vidian, Valerie; Sophiano, Theophilus; Febriani, Enjelia; Jan, Tan Tjie
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.5708

Abstract

An interactive workshop related to COVID-19 and its variants was held during the introduction of Biology Study Program, Pelita Harapan University to high school students. This activity was carried out online and was divided into two sessions. The first session was socialization about COVID-19 and its variants, while the second session was the time to play an online game called ATtack Covid Variant (ATCV). The success of this activity was measured based on the surveys given before and after the activity. The survey results showed that socialization and online game ATCV have succeeded in increasing students' knowledge and understanding of COVID-19 and its variants. In addition, the students were satisfied with the ATCV game because of the benefits obtained from this game, the rules are easy to understand, and the visuals of the game are attractive.Bahasa Abstract:Workshop interaktif terkait COVID-19 dan variannya dilaksanakan saat kegiatan perkenalan Program Studi Biologi, Universitas Pelita Harapan kepada siswa/i sekolah menengah. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dilakukan secara daring dan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama adalah sosialisasi tentang COVID-19 dan variannya, sedangkan sesi kedua merupakan waktu untuk melakukan permainan daring yang bernama ATtack Covid Variant (ATCV). Keberhasilan kegiatan ini diukur berdasarkan survei yang diberikan sebelum dan setelah kegiatan. Hasil survei menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan permainan daring ATCV berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para siswa mengenai COVID-19 dan variannya. Selain itu, para siswa merasa puas dengan permainan ATCV karena manfaat yang diperoleh dari permainan ini, peraturan yang mudah dipahami, serta visual permainan yang menarik.
PENYULUHAN KEBERSIHAN DAN KESEHATAN BAGI SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI KELAPA DUA II DI TANGERANG, BANTEN Jo, Juandy; Sugata, Marcelia; Victor, Hans; Jan, Tan Tjie; Pinontoan, Reinhard; Samantha, Ariela; Litanto, Vivian; Christy, Suawa Natania Abigail; Simamora, Chelsea Valeria; Firmansyah, Daniel Elia; Thanos, Celeste Abigail
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 7 No. 3 (2023): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v7i3.7666

Abstract

Kebersihan dan kesehatan diri merupakan isu penting di kalangan anak-anak usia 6-12 tahun atau jenjang sekolah dasar (SD) di Indonesia. Umumnya, sekolah telah mengajarkan pentingnya kebersihan diri dan kesehatan, tetapi bahaya nyata yang dapat timbul akibat kelalaian dalam menjaga kebersihan serta kesehatan belum tentu dipahami oleh para siswa SD. Kelalaian menjaga kebersihan dan kesehatan diri dengan baik, dapat mengakibatkan timbulnya penyakit yang dapat mempengaruhi kesehatan pada anak. Dengan begitu, perlu dilakukan penyuluhan mengenai kebersihan dan kesehatan diri untuk mengurangi resiko terkena penyakit. Penyuluhan kebersihan dan kesehatan dilakukan untuk meningkatkan praktik kebersihan diri dan kesehatan pada siswa/i SD negeri Kelapa Dua II Tangerang. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan penjelasan dan pemaparan materi yang interaktif seperti video animasi serta gambar-gambar animasi dengan tujuan untuk membuat siswa/i mudah memahami materi yang disampaikan. Pada penyuluhan ini juga dilakukan survei pada sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) pemaparan materi untuk melihat pemahaman siswa/i. Dari survei yang telah dilakukan, terlihat adanya peningkatan pemahaman siswa/i mengenai kebersihan dan kesehatan diri. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah reponden (dari 49,2% saat pre-test menjadi 56,4% pada post-test) yang menjawab cara yang dapat dilakukan untuk memiliki hidup sehat adalah dengan makan makanan yang bergizi dan menjaga kebersihan. Oleh karena itu, acara ini dapat dikatakan berhasil meningkatkan pemahaman siswa/i mengenai kebersihan dan kesehatan diri.
WORKSHOP GREEN TECHNOLOGY UNTUK PARA SISWA MENENGAH PERTAMA Sugata, Marcelia; Samantha, Ariela; Pinontoan, Reinhard; Victor, Hans; Marbun, Kristin Talia
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 2 (2024): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i2.8090

Abstract

Workshop mengenai aplikasi bioteknologi pada green technology untuk mengatasi pencemaran air melalui proses dekolorisasi merupakan salah satu bentuk kerja sama antara Fakultas Sains dan Teknologi (FaST) Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan Sekolah Palembang Harapan (SPH). Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan produk-produk teknologi ramah lingkungan yang sederhana. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dilakukan secara onsite. Siswa SMP dari Sekolah Palembang Harapan akan memperoleh pemaparan materi melalui presentasi oleh dosen Program Studi Biologi. Dalam rangka meningkatkan minat dan ketertarikan siswa, pemberian materi dilanjutkan dengan sesi workshop sehingga para siswa dapat melakukan hands on untuk mengoperasikan alat peraga dekolorisasi. Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan ketertarikan terhadap materi yang diberikan dengan memberikan berbagai pertanyaan, serta secara aktif berpartisipasi untuk mencoba mengoperasikan alat peraga. Setelah kegiatan para siswa diharapkan telah mendapatkan wawasan dan pemahaman mengenai berbagai produk teknologi sederhana yang ramah lingkungan.
Sosialisasi Keamanan Pangan dan Pangan Fungsional dalam Kaitan dengan Covid-19 Adolf Parhusip; Reinhard Pinontoan; Rudy Pramono; Jack Widjajakusuma; Siti H.T. Jammalliah; Janice A.P. Pramono; Siti A. Napilah; Nisvi S. Dewi8, S.F; S.F. Jamaludin; I.T. Wiguna; Pubby Vianohita; Indriantari Sekarrini
TAAWUN Vol. 2 No. 01 (2022): TA'AWUN FEBRUARY 2022
Publisher : Pusat Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Fattah Siman Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/taawun.v2i01.240

Abstract

Kondisi pandemi covid-19 mengharuskan setiap individu untuk meminimalisir risiko keterpaparan salah satunya dengan mengonsumsi pangan yang aman dan pangan fungsional. Sosialisasi dilakukan oleh Universitas Pelita Harapan berkolaborasi dengan Pejuang Muda Pandeglang dengan tujuan sasaran memahami pentingnnya konsumsi makanan yang aman dan pangan fungsional bagi kesehatan. Pelaksanaan sosialisasi dilakukan pada 20 Desember 2021 di SMAN 7 Pandeglang, Kec. Munjul, Kab.Pandeglang. Sasaran dari sosialisasi ini adalah 50 siswa/i yang berasal dari SMAN 7 Pandeglang dan SMK La Tahzan. Hasil dari pelaksanaan sosialisasi menunjukan bahwa peserta antusias dan aktif mengikuti sosialisasi ini. Keseluruhan peserta menyatakan mendapatkan pengetahuan baru setelah diadakan sosialisasi ini. Sebagian besar peserta (67%) termotivasi untuk menerapkan ilmu yang didapatkan dari sosialisasi dalam kebiasaan sehari-hari, sedangkan 32% peserta tergerak untuk meneruskan informasi atau ilmu yang didapatkan kepada orang lain.
Pemanfaatan Kolagen Limbah Ikan Tuna dalam Meningkatkan Pertumbuhan Bacillus Subtilis sebagai Kandidat Probiotik: [Utilization of Collagen From Tuna Fish Waste to Enhance The Growth of Bacillus Subtilis as A Probiotic Candidate] Christy, Suawa Natania Abigail; Wijaya, Accoladea; Putri, Angela Clarita; Suryadi, Jennifer Claudia; Yap, Cecilia Aileen; Simamora, Chelsea Valeria; Tjhajadi, Jennifer Patricia; Thanos, Celeste Abigail; Theodora, Gisella; Irawan, Michella; Soputro, Veronica Tammy; Thenoch, Adrian Samuel; Pinontoan, Reinhard; Jo, Juandy
FaST - Jurnal Sains dan Teknologi (Journal of Science and Technology) Vol. 8 No. 2 (2025): MAY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jstfast.v9i1.9730

Abstract

Probiotics are a group of bacteria with health benefits, which are widely used in various nutritional products. Various efforts are made to effectively increase growth of probiotics, including adding supplemental nutrition, such as protein. In this study, a series of tests were conducted (optical density, colony forming unit, and pH test) to evaluate the effect of collagen hydrolysate supplementation, obtained from tuna waste, on the growth of Bacillus subtilis G8, a candidate of probiotic bacteria which have been isolated from the Japanese traditional food natto. The results demonstrated positive impacts of collagen hydrolysate supplementation on cell density and colony-forming units, as well as on the reduction of pH of bacterial growth medium. Concentration of 5% was observed as the most optimum concentration to support the bacterial growth, while the most acidic pH of bacterial growth medium is observed at 3% supplementation. In conclusion, supplementation of collagen hydrolysate derived from tuna waste supported the growth of B. subtilis G8 as well as reduced the pH of its growth media. Bahasa Indonesia Abstract: Probiotik merupakan sekelompok bakteri yang memiliki manfaat kesehatan dan banyak digunakan dalam berbagai produk nutrisi. Beragam upaya telah dilakukan untuk secara efektif meningkatkan pertumbuhan probiotik, salah satunya melalui penambahan nutrisi tambahan seperti protein. Dalam penelitian ini, serangkaian uji dilakukan, meliputi uji kerapatan optik, unit pembentuk koloni (CFU), dan pengukuran pH, untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi kolagen hidrolisat yang diperoleh dari limbah ikan tuna terhadap pertumbuhan Bacillus subtilis G8, yakni kandidat bakteri probiotik yang diisolasi dari makanan tradisional Jepang, natto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi kolagen hidrolisat memberikan dampak positif terhadap kerapatan sel dan jumlah koloni, serta menyebabkan penurunan pH medium pertumbuhan bakteri. Konsentrasi 5% diketahui sebagai konsentrasi yang paling optimal dalam mendukung pertumbuhan bakteri, sedangkan pH terendah pada medium pertumbuhan tercatat pada konsentrasi suplementasi sebesar 3%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa suplementasi kolagen hidrolisat yang berasal dari limbah ikan tuna mampu mendukung pertumbuhan B. subtilis G8 serta menurunkan pH media pertumbuhannya.  
Isolation and Characterization of Copper-Resistant Bacteria Pseudomonas alcaligenes CuFr 1.1 and Pseudomonas chengduensis CuFr 1.3 from Tembagapura Mine, Papua: Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Resisten Tembaga Pseudomonas alcaligenes CuFr 1.1 dan Pseudomonas chengduensis CuFr 1.3 dari Pertambangan Tembagapura, Papua Irawati, Wahyu; Pinontoan, Reinhard; Torreno, Jovan Nathanael; Zebua, Satria Putri Aryani; Situmorang, Widya
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 26 No. 2 (2025)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jtl.2025.5785

Abstract

Abstrak Kontaminasi tembaga di tanah merupakan ancaman serius bagi ekosistem dan kesehatan manusia karena efek toksiknya terhadap tanaman, hewan, dan manusia. Salah satu sumber utama pencemaran ini adalah tambang Tembagapura di Papua. Pendekatan yang efektif untuk mengurangi pencemaran tembaga adalah bioremediasi menggunakan bakteri indigenous yang diisolasi dari lingkungan tercemar karena telah beradaptasi dengan kondisi setempat. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengisolasi bakteri resisten tembaga, (2) mengkarakterisasi morfologi koloninya, (3) menguji resistensi terhadap tembaga, dan (4) mengidentifikasi isolat terpilih berdasarkan gen 16S rDNA. Sampel tanah dikumpulkan dari area tambang Tembagapura dan isolasi bakteri dilakukan menggunakan media Luria Bertani (LB) yang ditambahkan 3 mM CuSO₄. Pengujian resistensi dilakukan dengan metode gores (streak plate) untuk menentukan nilai konsentrasi hambat minimum (MIC). Lima isolat bakteri resisten tembaga yang berhasil diperoleh: CuFr 1.1, CuFr 1.2, CuFr 1.3, CuFr 2.1, dan CuFr 2.2. Di antara kelima isolat tersebut, CuFr 1.1 dan CuFr 1.3 menunjukkan resistensi tertinggi dengan nilai MIC mencapai 9 mM. Identifikasi molekuler berdasarkan sekuens gen 16S rDNA menunjukkan bahwa CuFr 1.1 adalah Pseudomonas alcaligenes, sedangkan CuFr 1.3 adalah Pseudomonas chengduensis. Temuan ini merupakan laporan awal mengenai keberadaan bakteri indigenous resisten tembaga dari tambang Tembagapura. Isolat tersebut menunjukkan potensi besar sebagai biosorben tembaga dan kandidat agen bioremediasi pada lokasi yang terkontaminasi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi mekanisme biosorpsi dan efektivitasnya pada skala lapangan.   Abstract Copper contamination in soil poses a serious threat to ecosystems and human health due to its toxic effects on plants, animals, and humans. One major source of this pollution is the Tembagapura mine in Papua. An effective approach to mitigate copper pollution is bioremediation using indigenous bacteria isolated from contaminated environments, as they are better adapted to local conditions. This study aimed to: (1) isolate copper-resistant bacteria, (2) characterize their colony morphology, (3) assess their resistance to copper, and (4) identify selected isolates based on the 16S rDNA gene. Soil samples were collected from the Tembagapura mining site, and bacterial isolation was performed using Luria Bertani agar supplemented with 3 mM CuSO₄. Resistance testing was conducted using the streak plate method to determine the Minimum Inhibitory Concentration (MIC). Five copper-resistant bacterial isolates were obtained: CuFr 1.1, CuFr 1.2, CuFr 1.3, CuFr 2.1, and CuFr 2.2. Among these, CuFr 1.1 and CuFr 1.3 exhibited the highest resistance, with MIC values reaching 9 mM. Molecular identification using 16S rDNA sequencing revealed that CuFr 1.1 is Pseudomonas alcaligenes, while CuFr 1.3 is Pseudomonas chengduensis. These findings provide the first report of copper-resistant indigenous bacteria from the Tembagapura mine. The isolates show promising potential for development as copper biosorbents and future application as bioremediation agents at contaminated sites. Further research is needed to explore their biosorption mechanisms and performance in field-scale applications.
Kajian Pustaka : Pemanfaatan Mikroba Yang Berpotensi Sebagai Agen Bioremediasi Limbah Pewarna Tekstil [A Review : Utilization of Potential Microbes as Bioremediation Agent for Textile Dyes Waste water] Valerie, Valerie; Pinontoan, Reinhard
FaST - Jurnal Sains dan Teknologi (Journal of Science and Technology) Vol. 1 No. 2 (2018): MAY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid expansion of textile industry in Indonesia raises substantial concerns with regard to the disposal of excess dyes into the environment. The deleterious consequences of such issue can be alleviated through wastewater management by combining physical, chemical and biological approach. Biological treatment through bioremediation needs to be thoroughly considered and developed as it offers favorable attributes by being sustainable, inexpensive and environmentally friendly. In Indonesia, the employment of bioremediation technique, to treat textile dye effluent, has been extensively applied through the use of activated sludge. Apparently, studies describing the potential of various indigenous microorganisms to degrade textile dyes have continuously been reported. This paper proposed practical methods to isolate and select for potential indigenous microbes as well as their employment as bioremediation agent on dye contamination. Selections can be enhanced through the incorporation of bioinformatics analysis on the approach of microbiology. Appropriate systems are required to be carefully designed to optimized application on-site.
Co-Authors A Hasyati A.G. Hendra Abigail Christy, Suawa Natania Agustina Ika Susanti Aji Sulistian Ariela Samantha Ariela Samantha Celeste Abigail Thanos Chelsea Valeria Simamora Christy, Suawa Natania Abigail Daniel Elia Firmansyah Dela Rosa Dicki Huga Tangiono Dr. Adolf J.N. Parhusip Febriani, Enjelia Firmansyah, Daniel Elia I.T. Wiguna I.T. Wiguna Indriantari Sekarrini Indriantari Sekarrini Irawan, Michella Jack Widjajakusuma Janice A.P. Pramono Janice A.P. Pramono JAP, LUCY Juandy Jo Lia Apriliani Litanto, Vivian M. U. Al-abqori M.A.Kholik M.A.Kholik M.I. Alfajri M.I. Alfajri Marbun, Kristin Talia Marstella Minelko Nasya I. Arifa Nisvi S. Dewi8, S.F Nisvi S. Dewi8, S.F Nisvi Suciati Dewi Pramono, Rudy Pubby Vianohita Pubby Vianohita Putri, Angela Clarita Putri, Nathania Calista Riska Apriliani S.F. Jamaludin S.F. Jamaludin S.F. Jamaludin S.F. Jamaludin Samantha, Ariela Sanjaya, Astia Simamora, Chelsea Valeria Siti A. Napilah Siti A. Napilah Siti H.T Jammalliah Siti H.T. Jammalliah Siti H.T. Jammalliah Siti N. Napilah Situmorang, Widya Soewono, Effendi Sophiano, Theophilus Soputro, Veronica Tammy Suawa Natania Abigail Christy Sugata, Marcelia Suryadi, Jennifer Claudia Tan Tjie Jan, Tan Tjie Thanos, Celeste Abigail Thenoch, Adrian Samuel Theodora, Gisella Tjhajadi, Jennifer Patricia Tombuku, Joke Luis Torreno, Jovan Nathanael Valerie Valerie Valerie, Valerie Victor, Hans Vidian, Valerie Vivian Litanto WAHYU IRAWATI Wijaya, Accoladea Wilmar Maarisit Yap, Cecilia Aileen Yunita Syawal Zebua, Satria Putri Aryani