Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan

PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN MELALUI MEDIA VIDEO TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DAMPAK ABORTUS PROVOKATUS KRIMINALIS DI KELAS X SMAN 2 GOWA Fanny Asfany Imran; Hasnah Hasnah
Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kesehatan.v1i2.4385

Abstract

Dampak pergaulan bebas dikalangan remaja berpacaran mengantarkan pada kegiatan menyimpang seperti seks bebas sehingga mengakibatkan menularnya penyakit kelamin dan kehamilan diluar nikah yang pada akhirnya membawa pada tindakan abortus provokatus kriminalis.Abortus provokatus kriminalisdapat membawa dampak negatif baik secara fisik dan mental.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan dengan media video terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang dampak abortus provokatus kriminalis di kelas X SMAN 2 Gowa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pra eksperiment design dengan rancangan penelitian one group pre-test dan post-test design. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah responden 75 orang.Penelitian ini dilakukan di SMAN 2 Gowa pada tanggal 31 Juli – 31 Agustus 2017.Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan rerata nilai pengetahuan remaja putri saat pre-test adalah 19,19 dan rerata nilai pengetahuan saat post-test meningkat menjadi 22,43. Remaja putri dengan kategori meningkat ada 63 orang (84%), kategori tetap ada 12 orang (16%) dan tidak ada remaja putri dengan kategori menurun, Hasil analisis dengan uji statistic Wilcoxon didapatkan ada pengaruh pemberian penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan tentang dampak abortus provokatus kriminalis yaitu dengan nilai p value = 0,000 atau p<0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada peningkatan pengetahuan remaja putri kelas X SMAN 2 Gowa sesudah diberikan penyuluhan kesehatan melalui media video.Berdasarkan hasil yang diperoleh, media video ini dapat menjadi salah satu media yang efektif digunakan dalam penyuluhan kesehatan.
MUROTTAL THERAPHY AND FINGER HANDHELD RELAXATION ON ADOLESCENT WITH DYSMINORRHEA Andi Adriana Amal; Hasnah Hasnah; Nur Rezki Hadiyanti Z
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kesehatan.v1i1.17722

Abstract

Dysmenorrhoea is experienced by most girls which causes them to be absent from school repeatedly so that proper management of dysmenorrhea is needed. This study aims to determine the effectiveness of murottal therapy and finger handheld relaxation in adolescents with dysmenorrhea. This research method is a quantitative research with a quasi experiment with control group, the study population is young women with dysmenorrhea and the sample consists of 36 girls with dysmenorrhea divided into 18 respondents in the murottal therapy group and 18 respondents in the finger handheld relaxation group. The dysmenorrhea pain scale was measured by the Numeric Rating Scale (NRS). The results showed that there were significant differences before and after the intervention, both murottal therapy and finger handheld relaxation with p value <0.0001. There was no significant difference in the murottal therapy and finger handheld relaxation groups with p value = 0.486. From the results of the study, it was concluded that murottal therapy and finger handheld relaxation were effective against dysmenorrhea in adolescents so that these two interventions could be used to treat dysmenorrhea in young womenABSTRAKDismenorea dialami sebagian besar remaja perempuan yang menyebabkan ketidakhadiran mereka di sekolah secara berulang sehingga dibutuhkan manajemen dismenore yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas murottal theraphy dan fing er handheld relaxation pada remaja dengan dismenore. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan quasi eksperiment with control group, populasi penelitian adalah remaja putri dengan dismenore dan sampel terdiri dari 36 remaja putri dengan dismenore yang dibagi menjadi 18 responden pada kelompok murottal theraphy dan 18 responden pada kelompok finger handheld relaxation. Skala nyeri dismenore diukur dengan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna sebelum dan setelah diberikan intervensi baik murottal therapy maupun finger handheld relaxation dengan nilai p <0.0001. Tidak ada perbedaan signifikan pada kelompok murottal therapy dan finger handheld relaxation dengan nilai p=0,486. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa murottal therapy maupun finger handheld relaxation efektif terhadap dismenore pada remaja sehingga kedua intervensi ini dapat digunakan dalam mengatasi dismenore pada remaja putri