Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENERAPAN PEMBERIAN REWARD DALAM KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI METODE BERCAKAP-CAKAP DI PAUD LAB MODEL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH Rahayu Rahayu; Sutrisno Sutrisno; Yuniarti Yuniarti
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 2 (2022): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jepaud.v10i2.3822

Abstract

Siswa sangat tertarik dengan reward dan mau mendengarkan perintah guru namun reward yang sering diberikan adalah berupa bintang, dengan demikian peneliti mengembangkan reward berdasarkan tema sehingga membuat anak semakin antusias, guru bisa mengembangkan keterampilan berbicara mealalui reward. Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi penerapan pemberian reward terhadap keterampilan berbicara melalui metode bercakap-cakap di PAUD Lab Model Universitas Muhammadiyah Pontianak. Metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Perencanaan, guru mengembangkan keterampilan berbicara anak pada saat diberitahu seperti itu maka anak akan aktif bertanya dan menjawab. Sehingga bisa dikembangkan keterampilan berbicara. Metode praktik langsung dan bercakap-cakap pada anak ketika anak bisa menjawab maka guru akan memberikan tos atau pun jempol dan kalimat pujian pada anak sehingga merangsang anak-anak untuk menjadi aktif ketika proses pembelajaran. Pelaksanaan, fasilitas saran dan prasaran disiapkan secara baik dan kepala sekolah juga melakukan pengawasan, reward tidak boleh berupa barang atau benda yang diberikan kepada anak contoh ketika anak bisa melakukan perintah guru dengan benar maka akan diberikan permen itu tidak boleh dilakukan. Evaluasi, dilakukan diakhir dengan menanyakan kepada anak perasaannya ketika melakukan kegiatan hari ini dan melakukan tanya jawab apa yang telah dipelajari. Melakukan penilain nanti diakhir semester akan terlihat anak yang mendapatkan reward terbanyak di papan reward yang ditempelkan mereka ketika mendapatkan bintang.
PENINGKATAN KONSENTRASI BELAJAR PADA ANAK MELALUI BERMAIN SENSORIMOTOR Yuniarti; Tia Larasati; Diana
Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jw.v8i1.1208

Abstract

This research is motivated by children who are less able to concentrate when learning activities take place. This is addressed by children with indifferent attitudes during learning. The child pays little attention to the teacher speaking in front of the class, when the teacher asks to complete activities such as stacking blocks or sticking leaves on a picture book the child cannot complete it, and the child also does not want to do the activities given by the teacher, when the learning activity takes place the child only able to concentrate for 5-7 minutes because the attention is often changing to do activities that children prefer. The purpose of this study was to determine the planning, implementation, and results of increasing children's learning concentration through sensorimotor play. The indicators in this study are to recognize rough, smooth, and slippery textures. This research method uses a descriptive qualitative approach to class action research. The research subjects were 32 children with an age range of 4-5 years. Data collection tools using observation guidelines, interview guides, and documentation. The results of this study showed that the research subjects experienced an increase in learning concentration of 80% in the very well-developed criteria for each assessment indicator. The indicators for recognizing coarse textures achieved very good results of 83.03%, the indicators for recognizing smooth textures reached 88.08%, and the indicators for recognizing smooth textures reached 88.08%. The results of the research show that planning is carried out by compiling learning designs, determining learning objectives, designing media, RPPH, and room arrangement. The process of carrying out sensorimotor children touches the surface of the skin of fruits to recognize rough and fine textures. Meanwhile, to get to know the slippery texture, the teacher peels the skin of the fruit which is then touched by the child. Sensorimotor play can be used as a learning activity to improve children's learning concentration. The result of sensorimotor games is that children are trained to follow rules, and wait their turn so that children are more organized and help improve children's learning concentration.
PENINGKATAN KEMANDIRIAN BELAJAR MELALUI METODE PEMBERIAN TUGAS PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK MUJAHIDIN 2 PONTIANAK TIMUR Marlina Marlina; Yuniarti Yuniarti; Iin Maulina
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 1 (2023): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jepaud.v11i1.4555

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan kemandirian belajar melalui metode pemberian tugas pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Mujahidin 2 Pontianak Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kemandirian belajar anak melalui metode pemberian tugas dimulai dari perencanaan, pelaksanan, dan apakah terdapat peningkatan kemandirian belajar anak melalui metode pemberian tugas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif melalui pendekatan Penelitian Tindakan Kelas. Proses penelitian Tindakan kelas ini direncanakan berlangsung dalam dua siklus dan pada tiap siklus dilakukan tiga kali pertemuan. Tiap siklus terdiri atas empat tahap kegiatan, yaitu perencanaan, Tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran menunjukkan bahwa kemampuan kemandirian belajar anak melalui metode pemberiaan tugas terdapat peningkatan dengan penilaian sangat baik (BSB) pada siklus II pertemuan 2 dalam kemandirian belajar anak dengan uraian sebagi berikut: Anak Tekun Menyelesaikan Tugas sebesar 86.7%, anak disiplin menyelesaikan tugas sebesar 93.3%, Anak dapat Bertanggung jawab atas Tugasnya sebesar 80%. Sedangkan pada siklus II pertemuan 3, Anak Tekun Menyelesaikan Tugas sebesar 93.3%, anak disiplin menyelesaikan tugas sebesar 93.3%, Anak dapat Bertanggung jawab atas Tugasnya sebesar 93.3%. Dengan demikian diperoleh kesimpulan bhwa perkembangan kemandirian belajar anak dalam penggunaan metode pemberian tugas sudah berada dalam kategori terlaksana dengan sangat baik karena memperoleh nilai rata-rata 90,27.Kata Kunci: Kemandirian, Belajar, Pemberian Tugas
Efektivitas Metode Pencampuran Warna Melalui Video Animasi Berbasis PowerPoint Terhadap Kemampuan Mengenal Warna Sekunder di Tk Sirajuddin Pontianak Barat Ainna Rahmawaty; Diana Diana; Yuniarti Yuniarti
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol. 9 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v9i1.8934

Abstract

Tulisan ini dilatarbelakangi oleh anak yang belum mengetahui bagaimana cara untuk mendapatkan warna sekunder, karena di sekolah belum melakukan kegiatan eksperimen tentang pencampuran warna. Oleh karena itu, perlunya kegiatan pencampuran warna untuk mendapatkan warna sekunder. Adapun masalah dari penelitian ini yaitu kurangnya anak dalam mengetahui cara mendapatkan warna sekunder di TK Sirajuddin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengenalkan anak dalam melakukan pencampuran warna primer menjadi warna sekunder yang mana mereka bisa mengenal warna yang belum diketahui cara mendapatkannya. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian penelitian kuantitatif eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini anak kelas B yang berusia 5-6 tahun. Analisis data yang digunakan secara analisis statistik Uji Normalitas dan Uji Paired Sample T-test. Hasil penelitian ini dilakukan di TK Sirajuddin efektif metode pencampuran warna melalui video animasi berbasis PowerPoint terhadap kemampuan mengenal warna sekunder, mendapatkan hasil yang efektif dan signifikan setelah diberikan Treatment atau perlakuan sebanyak 4 kali pertemuan.
Efektivitas Metode Storytelling Menggunakan Hasil Karya untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak usia Dini Sudarti Sudarti; Yuniarti Yuniarti; Kristina Yulita
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4593

Abstract

Salah satu aspek penting dalam perkembangan anak adalah aspek perkembangan bahasa. Berbicara merupakan bentuk bahasa ekspresif, upaya pengembangan nya dapat melalui metode bercerita. Metode bercerita menggunakan hasil karya adalah alternatif untuk menjadikan pembelajaran lebih bermakna. Riset berikut bertujuan guna mengetahui  efektivitas metode bercerita menggunakan hasil karya untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun. Peneliti memakai jenis riset kuantitatif serta rancangan one group pre-test and post-test design, dengan sampel sejumlah 17 anak. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik  observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan uji paired sample t test dan program SPSS versi 22. Hasil pre-test dan post-test dengan taraf signifikansi alfa 5% didapatkan nilai t hitung sebesar -13,741  dengan nilai p­­-value sebesar 0,000 yang kurang dari alfa sebesar 0,05. keputusan yang dapat diambil adalah tolak Ho dan terima Ha, artinya terdapat efektivitas dari metode bercerita menggunakan hasil karya terhadap kemampuan berbicara anak.
PENGARUH MODIFIKASI PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI Widia Rosiana Putri; Iin Maulina; Sri Nugroho Jati; Yuniarti Yuniarti
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 1 (2023): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jepaud.v11i1.4289

Abstract

Berdasarkan latar belakang pada penelitian ini, peneliti mengidentifikasi masalah sebagai berikut, kurangnya kemampuan motorik kasar pada anak yang disebabkan dalam pembelajaran guru kurang berinovasi dalam memberikan pembelajaran yang melibatkan motorik kasar pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional engklek terhadap kemampuan motorik kasar anak, sebelum dan sesudah diberikan treatment. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest. Pengambilan sampel  menggunakan teknik Sampling Purpose. Sampel penelitian yaitu siswa usia 5-6 tahun PAUD Darul Ilmi Desa Tebang Kacang. Pengumpulan data menggunakan metode ceklis. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh modifikasi permainan tradisional terhadap kemampuan motorik kasar anak setelah diberikan treatment.Kata Kunci: Permainan Tradisional Engklek, Kemampuan Motorik Kasar
Upaya Meningkatkan Kemampuan Sains Melalui Kegiatan Membuat Minuman Obat Tradisional Kunyit Sri Maryani; Yuniarti Yuniarti
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol. 9 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v9i1.9333

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ilmiah anak-anak dengan mengajak mereka membuat minuman obat tradisional kunyit di RA Fatih Al-Baariq, sebuah dusun di Jawa Tengah. Permasalahan penulisan adalah sebagai berikut: kemampuan kognitif anak masih kurang, anak belum mampu memecahkan kesulitan, dan anak belum terlibat aktif dalam proses pembelajaran IPA. Penulisan ini merupakan penulisan Tindakan Kelas. Pertemuan dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Penulisan ini melibatkan 20 anak dari kelompok A RA Fatih Al-Baariq, yang terdiri dari 5 laki-laki dan 15 perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan deskriptif. Jika kriteria berkembang sangat baik dipenuhi oleh 15 dari 20 anak, maka dianggap berhasil dalam meningkatkan kemampuan ilmiah. Hasil penulisan memperlihatkan bahwa kemampuan ilmiah anak dapat ditingkatkan melalui kegiatan pembuatan minuman jamu tradisional kunyit.   
Peningkatan kemampuan mengenal huruf melalui media kantong ajaib tk daarul jannah Lidza Syaifihana; Yuniarti .; firdaus zar'in
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL GOLDEN AGE
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v7i1.12226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak melalui media kantong ajaib kelompok A TK Daarul Jannah Pontianak Timur. Adapun permasalahan penelitian yaitu: kemampuan anak dalam mengenal huruf belum mampu memahami mengenai konsep huruf. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A TK Daarul Jannah Pontianak Timur yang berjumlah 15 anak. Objek penelitian ini adalah peningkatan kemampuan mengenal huruf melalui media kantong ajaib. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan yang signifikan, yaitu peningkatan kemampuan mengenal huruf. Hal ini dibuktikan dengan hasil persentase pada siklus I sebesar 53,4% dan pada siklus II menjadi 93,3%.  
Efektivitas Pengenalan Geometri Melalui Video Animasi Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Laili Rizki Amalia; Yuniarti Yuniarti; Firdaus Zar'in
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v7i2.23993

Abstract

     Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan dari penggunaan video animasi terhadap perkembangan kognitif anak usia 4-5 tahun di PAUD Alam Kecamatan Pontianak Barat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif eksperimen. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 orang siswa PAUD Alam yang berusia 4-5 tahun. Model penelitian yang digunakan adalah model penelitian bentuk Pre-Experimental Design (nondesigns) yaitu one group pretest-posttest design dengan software IBM SPSS 22. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pada data pretest dan posttest dilakukan uji t melalui program SPSS 22, dengan hasil t hitung 8.232, sedangkan t tabel df = (N-1) = (5-1) = 4 sebesar 2,776. Pada taraf signifikansi ɑ = 0,05. Dengan demikian nilai t hitung > t tabel (8.232 > 2,776). Oleh karena itu, berarti terdapat keefektifan pengenalan bentuk geometri anak melalui media video animasi pada siswa usia 4-5 tahun PAUD Alam Kecamatan Pontianak Barat.
PENGARUH PENERAPAN GUESSING GAMES BERBASIS POWERPOINT TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK RA HASANUDDIN PONTIANAK TENGGARA Almira Akyesti; Iin Maulina; Yuniarti Yuniarti
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v7i2.24255

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan anak dalam menyampaikan informasi dan pendapat kepada orang lain.  Hasil wawancara bersama guru kelompok B RA Hasanuddin Pontianak Tenggara menjelaskan bahwa kemampuan berbicara anak masih kurang karena terdapat beberapa anak yang pemalu dan lebih suka menyendiri, serta anak yang sibuk sendiri sehingga tidak bisa fokus pada saat proses belajar, disekolah belum pernah menerapkan pembelajaran digital. Sehingga kurang menarik perhatian anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keefektifan penerapan guessing game berbasis PowerPoint terhadap kemampuan berbicara anak.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen. Teknik pengumpulan data, observasi, dokumentasi dan wawancara. Sampel pada penelitian ini adalah anak Kelompok B, berjumlah 14 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji paired sample t-test.  Hasil pengujian paired sampel t-test pada aspek yang dinilai yakni keputusan yang dapat diambil adalah tolak Ho dan terima Ha, artinya terdapat efektivitas dari media Guessing Games berbasis PowerPoint terhadap kemampuan berbicara anak.