Novita Eka Nurjanah
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Sebelas Maret

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Correlation between Ball Games and Fundamental Motor Skill of 4-5 Years Old Children at Jebres, Surakarta Anastasia Lucky Aurelia; Warananingtyas Palupi; Novita Eka Nurjanah
JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) Vol 6, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jin.v6i1.3700

Abstract

The present study aimed to examine the relationship between ball games and thefundamental motor skill of 4-5 years old children. Taking place in 4 kindergartensin Surakarta, a correlational study was applied. The participants were the parentsor guardians of 4-5 years old children (n=86). The data were collected by distributing questionnaires and conducting interviews with parents. Prior to data analysis, normality, linearity, and hypothesis tests were performed. The result of the normality test showed a significance value of 0.200 0,05. While the significance of linearity was 0.174 0.05, which indicates a relationship between the two variables being studied. The hypothesis test result with analysis Pearson showed a significance value of 0,0000,05, indicating that there is a relationship between the ball games and the fundamental motor skill of 4-5 years old children. The correlation of the two variables was categorized as very strong, indicated by the correlation coefficient of 0.895
Pembelajaran Berbasis Media Digital Pada Anak Usia Dini Di Era Revolusi Industri 4.0 : Studi Literatur Novita Eka Nurjanah; Tsali Tsatul Mukarromah
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 6, No 1 (2021): JANUARI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.6.1.66-77

Abstract

Pendidikan di abad 21 telah memasuki era revolusi industri 4.0 sehingga dituntut untuk terus berinovasi. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai salah satu lembaga pendidikan dasar, harus bersiap untuk menjawab tantangan perkembangan zaman. Kemudian, krisis pada masa pandemi COVID-19 yang belum berakhir menyebabkan berbagai permasalahan muncul termasuk di bidang pendidikan. Pembelajaran tatap muka secara langsung dibatasi pada setiap jenjang termasuk pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pembelajaran yang tepat dilakukan di masa pandemi COVID-19 dan menjawab tantangan di era revolusi industri 4.0 adalah pembelajaran berbasis media digital.  Di era teknologi ini, pendidik harus membuat pembelajaran digital yang efektif dan memberikan pengalaman belajar nyata pada anak. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran berbasis media digital pada anak usia dini yang meliputi penerapan pembelajaran dan dampak yang ditimbulkan dari pembelajaran berbasis media digital pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menelaah data pustaka yang kemudian dihubungkan dengan penelitian untuk mendapat jawaban permasalahan. Hasil penelitian pembelajaran berbasis media digital pada anak usia dini di era revolusi industri 4.0 ini sangat dibutuhkan untuk memberikan penjelasan implementasi tentang media pembelajaran yang tepat untuk digunakan di era revolusi industri 4.0 pada masa pandemi COVID-19 dan memberikan penjelasan dampak dari pembelajaran berbasis media digital pada anak usia dini
Penerapan Literasi Sains Basis Kelas oleh Guru PAUD di Kota Surakarta Vera Sholeha; Siti Wahyuningsih; Ruli Hafidah; Muhammad Munif Syamsuddin; Adriani Rahma Pudyaningtyas; Nurul Kusuma Dewi; Novita Eka Nurjanah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1237

Abstract

Hasil PISA 2018 menunjukkan rata-rata skor sains negara-negara OECD adalah 489, namun Indonesia baru mencapai skor 396 (OECD, 2019) yang artinya masih berada di level bawah. Padahal sejak 2017 Indonesia sudah menggalakkan Gerakan Literasi Nasional. Penelitian ini merupakan penelitian survey yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan literasi sains pada PAUD di Kota Surakarta. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh guru PAUD di Surakarta dan sampel dari penelitian ini adalah 64 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner respon guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik persentase. Hasil persentase dari penelitian ini menunjukkan bahwa indikator literasi sains basis kelas mendapatkan hasil yang bervariasi. Adapun hambatan yang dialami oleh guru dalam penerapan literasi sains diantaranya adalah guru belum pernah mengikuti pelatihan tentang pengembangan pembelajaran literasi sains di PAUD, guru belum memahami bagaimana penerapan literasi sains, serta sarana dan prasarana sekolah yang belum memadai.
Efek Metode STEAM pada Kreatifitas Anak Usia 5-6 Tahun Siti Wahyuningsih; Adriani Rahma Pudyaningtyas; Ruli Hafidah; Muhammad Munif Syamsuddin; Novita Eka Nurjanah; Upik Elok Endang Rasmani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.305

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk menguji efek metode STEAM terhadap kreatifitas anak usia 5-6 tahun. Desain eksperimen menggunakan pretest dan post test dengan jumlah responden 25 anak. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kreativitas dari sebelum dan sesudah perlakuan. Metode STEAM dapat meningkatkan kreatifitas anak. Kreativitas yang tinggi ditandai dengan Keterampilan berpikir lancar, Keterampilan berpikir fleksibel, Keterampilan berpikir orisinal dan Keterampilan berpikir merinci/elaborasi
Analisis Kecerdasan Emosional Anak Usia 5-6 Tahun dalam Pembelajaran Daring Selama Pandemi Upik Wulan Handayani; Ruli Hafidah; Novita Eka Nurjanah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1308

Abstract

Pandemi Covid-19 mengakibatkan perubahan kebijakan di berbagai sektor di Indonesia, salah satunya adalah sektor pendidikan. Pendidikan di Indonesia mengubah kebijakan pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran dalam jaringan. Penelitian ini menganalisis kecerdasan emosi anak usia 5-6 tahun pada saat pembelajaran daring selama pandemi. Kecerdasan emosional anak mengalami perubahan selama pandemi covid-19. PeneIitian ini merupakan peneIitian kuantitatif dengan metode survei. Sumber data daIam peneIitian ini adaIah orang tua dan anak yang berjumlah 71 anak. Teknik pengumpuIan data diIakukan meIaIui penyebaran angket secara onIine meIaIui google form. HasiI peneIitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pembeIajaran daIam jaringan seIama pandemi dengan kecerdasan emosionaI anak usia 5-6 tahun. Hubungan tersebut dapat dibuktikan dengan perubahan emosionaI anak seIama pembeIajaran daIam jaringan diIaksanakan. Anak menjadi kurang dapat mengontrol emosi, kurang memiliki motivasi dalam belajar serta kurangnya sosialisasi dengan orang lain
Kultur Pengasuhan Keluarga terhadap Perkembangan Moral Anak Usia Dini Tsali Tsatul Mukarromah; Ruli Hafidah; Novita Eka Nurjanah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.550

Abstract

Moral dapat dilihat sebagai tata perilaku kebiasaaan yang sesuai lingkungan tinggal yang berhubungan mengenai perilaku baik ataupun buruk. Perkembangan moral anak tidak lepas dari kontribusi orang tua. Kultur pengsuhan keluarga menjadi salah satu hal dari kontribusi tersebut. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis kultur pengasuhan keluarga terhadap perkembangan moral anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kajian pustaka yang dilakukan dengan mengumpulkan dan menelaah sumber-sumber ilmiah yang kemudian dihubungkan dengan penelitian untuk memecahkan masalah. Hasil penelitian menunjukan bahwa gaya pengasuhan dan pengasuhan dari keluarga khususnya orang tua memiliki keterkaitan dengan perkembangan moral anak, keterkaitan berupa dampak masing-masing gaya pengasuhan meliputi gaya pengasuhan demokratis, gaya pengasuhan otoriter, dan gaya pengasuhan permisif yang diterapkan dalam keluarga yang kemudian berkontribusi pada perkembangan anak di masa selanjutnya.
Dampak Aplikasi ScratchJr terhadap Ketrampilan Problem-Solving Anak Usia Dini Novita Eka Nurjanah; Ruli Hafidah; Muhammad Munif Syamsuddin; Adriani Rahma Pudyaningtyas; Nurul Kusuma Dewi; Vera Sholeha
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1531

Abstract

Konsep budaya digital mengungkapkan bahwa buta aksara tidak lagi diartikan sebagai keadaan tidak mengetahui cara membaca dan menulis. Buta aksara di era digital diartikan sebagai keadaan tidak dapat menggunakan komputer dan teknologi. Oleh karena itu, pembelajaran berbasis teknologi digital harus dimulai sejak anak usia dini. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan dampak pembelajaran berbasis scratchJr terhadap ketrampilan problem solving anak usia ini. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah systematic literatur review dengan melakukan analisis 19 artikel jurnal. Hasil analisis studi teoritis menunjukkan bahwa scratchJr memungkinkan anak usia dini untuk terlibat dalam pembuatan cerita interaktif, permainan, serta kesenangan digital secara mandiri atau hanya memerlukan sedikit bimbingan di sepanjang jalan proses pembuatannya. Anak usia dini dengan cepat dapat mengakses serta memahami kemampuan pemrograman dengan menggunakan pemikiran matematis dalam pendekatan untuk pemecahan masalah atau problem solving.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI MELALUI ANIMAL FUN Ruruh Ayu Murti Anandya Rachmawati; Ruli Hafidah; Novita Eka Nurjanah
Jurnal Ilmiah Visi Vol 15 No 1 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.764 KB) | DOI: 10.21009/JIV.1501.6

Abstract

Anak dengan kesulitan motorik kasar seperti melompat, melempar bola, dan menendang bola cenderung terlihat tidak percaya diri, tidak bersemangat, dan sulit mengikuti aktivitas pembelajaran. Keterampilan motorik kasar yang kurang optimal dapat mengganggu aktivitas pembelajaran anak dalam bermain. Perlunya solusi kegiatan yang inovatif dan menyenangkan dalam aktivitas keterampilan motorik sangatlah penting, agar anak berkembang optimal. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan motorik kasar pada anak dengan animal fun. Animal fun adalah kegiatan menirukan gerakan binatang untuk perkembangan motorik dan sosial emosional anak usia pra sekolah. Ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunaan unjuk kerja, observasi, wawancara, serta dokumentasi. Teknik uji validitas datanya yaitu triangulasi sumber serta triangulasi teknik. Subjek penelitian meliputi anak kelompok A1 berusia 4-5 tahun berjumlah 18 anak di TK Nurani Patriot Kecamatan Jebres Surakarta tahun ajaran 2018/2019. Hasil penelitian ini menampilkan bahwa keterampilan motorik kasar pada kelompok anak A1 terdapat peningkatan saat pra tindakan sebesar 33,4%, siklus I sebesar 50%, serta siklus II sebesar 83,3%. Uraian tersebut membuktikan bahwa animal fun berhasil meningkatkan keterampilan motorik kasar kelompok anak usia 4–5 tahun di TK Nurani Patriot Kecamatan Jebres tahun ajaran 2018/2019. Hasil inilah yang diharapkan menjadi informasi penting bagi guru dan calon pendidik dalam melakukan evaluasi dan inovasi guna mencari solusi yang tepat dalam mengoptimalkan perkembangan anak.
ANALISIS PROGRAM ADULTS AND CHILDREN TOGETHER (ACT) RAISING SAFE KIDS Clara Dewi Larasati; Novita Eka Nurjanah
Jurnal Ilmiah Visi Vol 16 No 1 (2021): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JIV.1601.8

Abstract

Rasa aman bagi anak dalam masa tumbuh kembangnya merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Pengasuhan yang tepat merupakan kunci keberhasilan anak dalam memenuhi tugas perkembangannya. Kesadaran orang tua untuk membekali diri mengenai proses pengasuhan tanpa melibatkan kekerasan dalam proses pendisiplinan merupakan hal mendasar untuk menciptakan rasa aman bagi anak. Penelitian dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan program pengasuhan dapat menunjang kemampuan pengasuhan orang tua dalam mendisiplinkan anak tanpa melibatkan kekerasan verbal serta dampaknya bagi perkembangan anak. Penelitian ini merupakan studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 60 orang tua murid kelompok A maupun kelompok B di sebuah TK di Kota Surakarta. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa program pengasuhan yang diberikan yaitu Adults and Children Together (ACT) Raising Safe Kids dapat menunjang kemampuan orang tua mengenai pendisiplinan anak tanpa melibatkan kekerasan serta dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan sosial emosional anak. Program ini dibagi menjadi tiga sesi yang dilakukan selama 2 jam untuk setiap sesinya. Tujuan program adalah pemahaman orangtua mengenai perkembangan anak sesuai dengan tahap usianya, cara mengelola emosi dan membantu anak untuk mengelola emosi, serta bagaimana menciptakan lingkungan yang aman bagi anak yang terbebas dari kekerasan baik fisik maupun verbal. Penelitian ini melaporkan bahwa program ini dapat meningkatkan praktik pengasuhan yang aman tanpa kekerasan bagi anak. A sense of security for children during their growth and development is an important thing to pay attention to. Proper parenting is the key to children's success in fulfilling their developmental tasks. Parent’s awareness to equip themselves with the parenting process without involving violence in the disciplinary process is fundamental to creating a sense of security for children. The research was conducted to find out how the implementation of the Adults and Children Together (ACT) Raising Safe Kids program can support the parenting skills of parents in disciplining children without involving verbal violence. This study used a descriptive qualitative method. Data collection techniques in this study using interviews, observation, and document study. The results of this study indicate that the Adults and Children Together (ACT) Raising Safe Kids program is an effective parenting program to equip parents about child discipline without involving violence. The program is divided into three sessions which last for 2 hours each session. This program leads parents to understand the age stage based-child development, to manage emotions and to help children to manage their emotions. This program also facilitates them to know how to create a safe environment for children who are free from both physical and verbal violence. This study concludes that this program can improve safe care practices without violence for children.
Multimedia Interaktif PAUD dalam Perspektif Merdeka Belajar Upik Elok Endang Rasmani; Novita Eka Nurjanah; Jumiatmoko Jumiatmoko; Yuanita Kritiani Wahyu Widiastuti; Putri Agustina; Milla Diah Putri Nazidah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 5 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i5.2962

Abstract

Multimedia interaktif sejalan dengan paradigma merdeka belajar. Kemampuan pedagogik guru dalam menggunakan multimedia interaktif sangat penting. Pola pikir anak usia dini masih konkret sehingga informasi atau materi haruslah disajikan ke dalam bentuk yang senyata mungkin atau mendekati gambaran yang sebenarnya. Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi persepsi guru terkait peran multimedia interaktif dalam merdeka belajar. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 34 guru yang berada di Gugus 2 Aster, Jebres, Surakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terkait multimedia interaktif dalam kerangka merdeka belajar dapat dirumuskan ke dalam tiga komponen, yaitu: pemilihan multimedia interaktif, pembuatan multimedia interaktif dan penggunaan multimedia interaktif. Khususnya dalam pembuatan multimedia interaktif guru melalui lima tahapan utama, yaitu; menentapkan tujuan pembelajaran, memilih aplikasi yang digunakan, menyiapkan konten, evaluasi; dan distribusi