Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Kemampuan Membaca Siswa Kelas Awal melalui Pendekatan Teaching at the Ringht Level (TaRL) syarifudin, syarifudin; Nurrahmah
Hexagon: Jurnal Ilmu dan Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2 (2023): October
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/hexagon.v1i2.5857.

Abstract

Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif dengan tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pembelajaran TaRL terhadap literasi membaca peserta didik SD. Model penelitian yang diterapkan menggunakan proses pemebelajaran TaRL (Teaching at the Right Level). Model pembelajaran ini dikelompokan berdasarkan level pengetahuannya. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas I sampai kelas IV dengan jumlah peserta didik sebanyak 374 untuk 6 sekolah di SD Kecamatan Monta Kabupaten Bima dan menggunakan teknik total sampling. Untuk mengukur kemampuan literasi membaca peserta didik yaitu dengan cara tes lisan. Kemampuan literasi membaca peserta didik dalam penelitian ini dibagi menjadi lima level yaitu: (1) Level Pemula,(2) Level Huruf, (3) Level Kata, (4) Level Paragraf, (5) Level Cerita. Berdasarkan data yang diperoleh pada level pemula sebesar 100 % peserta didik telah naik level, Pada level huruf sebesar 6% peserta didik telah naik level, kemudian pada level kata sebesar 47% peserta didik telah naik level, sedangkan level paragraf terjadi penambahan peserta didik sebanyak 12 orang, untuk level cerita sebesar 213% peserta didik telah naik level. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran TaRL dapat berpengaruh meningkatkan kemampuan literasi membaca peserta didik dengan persentase sebanyak 78% peserta didik telah mengalami peningkatan level kemampuan membaca.
Deskripsi Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Materi Dimensi Tiga pada Kelas VIII Nurrahmah; Djadir; Ilham
Issues in Mathematics Education (IMED) Vol. 2 No. 2 (2018): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Program of Mathematics Education Department of Mathematics Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/imed.v2i2.7535

Abstract

This research is a qualitative research, it amis to describe the students’ difficulties in solving three-dimensional problems on the flat-side material. By using purposive sampling technique, then the subjects in this research were 3 students on grade VIII, that is subject KF, subject KK, subject KO and subject KP. For data collection, the instruments used are diagnostic test and interviews. The results showed that (1) Subject KF having facts difficulty relating to the inability to interpret the final results obtained; identify examples and non-example of the concept and an inability to assert concepts, inability to further identify the subject seen from an inability to answer correctly questions provided. The inability of the subject confirms looks of doubt in giving the reasons selecting and deselecting the image. Subject KK also have difficulty in distinguishing geometrical geometrical prism and pyramid; (3) Subject KO having operating difficulty. This is evident from the subject mistake in conducting the operation. Subject KO wrong in doing operations related to the sequence of operations and how to solve equations using division; and (4) Subject KP having principle difficulty. This is evident from the inability of the subject determines the appropriate formula with the given problem. Subject KP capable of memorizing formulas but can not adjust the formula to the problem.
Patterns of Student Thinking Interaction in Group Discussion: The Effect of Explorative Interaction on Understanding Statistical Concepts Syarifudin, Syarifudin; Haris, Abd.; Nurrahmah, Nurrahmah
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jtam.v9i2.30091

Abstract

This study aims to analyze patterns of students' thinking interaction during group discussions in statistics learning and examine their impact on conceptual understanding, particularly across different levels of academic ability. A qualitative approach was employed using discourse and interaction analysis. Data were collected through classroom observations, video/audio recordings, transcription of student discussions, students' written work, and in-depth interviews. These instruments enabled comprehensive documentation and triangulation of students' verbal and behavioral interactions. Twelve junior high school students were selected and categorized into high, medium, and low academic ability groups. Discourse structures were analyzed using the Sinclair & Coulthard model (to identify classroom discourse moves) and Mercer's framework (to detect exploratory and cumulative talk). Furthermore, interaction patterns were categorized using the ICAP model—which distinguishes passive, active, constructive, and interactive engagement—and Bales’ Interaction Process Analysis (IPA), which classifies social-emotional and task-related behaviors in small groups. The findings revealed that groups with explorative interaction patterns demonstrated deeper conceptual understanding, facilitated by active questioning, argument construction, and peer clarification. In contrast, static interaction groups were characterized by passive reception and rote learning, while counterproductive groups showed fragmented participation and communication breakdowns. These results confirm the vital role of interaction quality in supporting conceptual development. The novelty of this study lies in its integration of discourse- and interaction-based frameworks to reveal how different thinking dynamics shape learning outcomes in heterogeneous academic groups. Practically, the study highlights the importance of scaffolding, open-ended questioning, and structured facilitation to promote argumentation-rich discussions. These strategies are essential for fostering critical thinking and improving students’ understanding of statistics concepts. 
LITERASI BERBASIS DATA DAN BUDAYA LOKAL: PRAKTIK BAIK DARI PROGRAM GEMAR LITERASI DI KABUPATEN BIMA Syarifudin, Syarifudin; Taufikurrahman, Taufikurrahman; Nurrahmah, Nurrahmah
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4622

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi dasar siswa di wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar), termasuk di Kabupaten Bima, menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan. Sebagian besar siswa belum mencapai level kecakapan minimum dalam membaca, sementara pendekatan pembelajaran yang digunakan kurang mempertimbangkan keragaman kemampuan serta latar belakang budaya siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pemangku kepentingan pendidikan dalam meningkatkan literasi dasar melalui pendekatan berbasis data dan budaya lokal. Metode yang digunakan yaitu pendekatan partisipatoris berbasis komunitas, yang mencakup tujuh tahapan: rembuk pendidikan, pemetaan data sekolah dan desa, sosialisasi lintas sektor, pelatihan fasilitator daerah, uji coba modul literasi berbasis kemampuan siswa, refleksi dan revisi modul, serta advokasi kebijakan. Lokasi kegiatan difokuskan di 25 sekolah dasar dan 9 desa di Kabupaten Bima. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan literasi berbasis data mampu menghasilkan profil belajar siswa dan desa secara lebih akurat. Modul literasi yang dikembangkan secara kontekstual terbukti meningkatkan efektivitas pembelajaran, memungkinkan guru mengidentifikasi kesulitan belajar siswa, dan menumbuhkan antusiasme siswa dalam proses membaca. Kesimpulannya, pengabdian ini membuktikan bahwa pendekatan literasi berbasis data dan budaya lokal merupakan strategi efektif untuk meningkatkan keterampilan literasi dasar secara inklusif, relevan, dan berkelanjutan di wilayah marginal seperti Kabupaten Bima. Kata Kunci: Literasi Berbasis Data; Budaya Lokal; Pendidikan Daerah 3T.
Pengembangan Ular Tangga Numerasi Dasar sebagai Media Pembelajaran Matematika Siswa Kelas III SDN Sie Muktakin, Islahul; Syarifudin, Syarifudin; Nurrahmah, Nurrahmah; Haris, Abd.; Ahyar, Ahyar; Hakim, Arif Rahman
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i4.2420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ular tangga numerasi dasar sebagai media pembelajaran matematika siswa kelas III SDN Sie. Penelitian ini dirancang menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Uji kelayakan produk dilakukan dengan validasi pada 3 Ahli Media dan 3 Ahli Materi. Hasil penelitian menunjukkan media ular tangga numerasi dasar yang dikembangkan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) terbukti layak, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman numerasi dasar siswa kelas III SDN Sie. Validasi ahli materi memperoleh skor 92% dan ahli media 88% (kategori sangat layak). Penggunaan media ular tangga numerasi dasar mampu meningkatkan rata-rata nilai siswa dari 43,5 pada pretest menjadi 78,5 pada posttest, dengan peningkatan rata-rata sebesar 35 poin (80,5%). Hal ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap operasi hitung dasar, termasuk penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Pelatihan Penguatan Materi Kesastraan Bagi Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bumi Persada Ramli; Arianto, Budi; Subhayni; Nurrahmah
Kawanad : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): October
Publisher : Yayasan Kawanad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56347/kjpkm.v2i2.170

Abstract

This report discusses the dedication to strengthening literary material for Indonesian Language Education lecturers at FKIP Bumi Persada University. The aim of his service is to increase the understanding and competence of lecturers in teaching and studying Indonesian literature. The initial needs analysis involves surveys and interviews to identify faculty shortages and challenges. The program includes seminars, group discussions, and teaching practice. The results show an increase in lecturers' understanding and competence, enabling the application of more varied teaching methods and more in-depth analysis of literary works. This program provides significant reinforcement of literary material, with a positive impact on teaching and student learning in the field of Indonesian literature. The success of this activity is measured from the process and results of the training. The success of the process is measured by observing several aspects of attitude, such as activeness, cooperation and responsibility. Performance assessment is carried out when participants in groups discuss the results of developing their literary material. Evaluation of activity results is measured based on mastery of training material which includes the results of independent practice, namely compiling Indonesian language literary material.
Peningkatan Substansi Penelitian Bahasa dan Sastra Bagi Dosen Bahasa Indonesia FKIP Jabal Ghafur Ramli; Armia; Idham, Muhammad; Nurrahmah; Alamsyah, Teuku
Kawanad : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): March
Publisher : Yayasan Kawanad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56347/kjpkm.v3i1.186

Abstract

Community service aims to enhance the substance of research in the field of language and literature for Indonesian language lecturers at the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP), Jabal Ghafur University. The project is implemented by involving lecturers as change agents leading community engagement activities and engaging the local community. Strategic steps include enhancing the research capacity of lecturers, providing training, and developing educational and literacy programs in the community. Through training sessions and workshops, Indonesian language lecturers are empowered to adopt innovative research methods relevant to the developments in language and literature. Additionally, they actively participate in initiating literacy and language programs that directly benefit the local community, such as writing workshops, language lectures, and creative literacy activities. The results of this community engagement show a significant improvement in the quality of research and literacy activities among Indonesian language lecturers. Lecturers are able to integrate their research findings into curriculum development and teaching materials, thereby positively impacting student learning. Furthermore, community literacy activities contribute significantly to enhancing understanding and appreciation of language and literature at the community level. This community service not only enhances the competence of lecturers but also encourages the transfer of knowledge and skills to the community. The project can serve as a model for the development of similar activities in various communities, providing sustainable benefits in enhancing the substance of language and literature research at the local level.
Pemahaman Konsep Pecahan melalui Model KoNGSi di Sekolah Dasar: Perspektif Siswa dan Guru Rahman, Fathin; Nurrahmah, Nurrahmah; Syarifudin, Syarifudin; Taufikurrahman, Taufikurrahman
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i3.2148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman konsep pecahan siswa sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran KoNGSi (Konkrit–Gambar–Abstrak–Aplikasi), serta menelaah pandangan guru terhadap implementasi model tersebut. Masalah kesulitan siswa dalam memahami konsep pecahan menjadi perhatian utama, mengingat pecahan merupakan salah satu materi yang bersifat abstrak dan kompleks bagi siswa usia dini. Model KoNGSi menawarkan pendekatan bertahap dan kontekstual untuk membantu siswa membangun pemahaman konseptual yang lebih kuat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa kelas IV dan dua orang guru matematika di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Bima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa lebih mudah memahami pecahan ketika proses pembelajaran diawali dengan objek konkret, dilanjutkan dengan representasi visual, simbolisasi matematis, dan penerapan dalam konteks nyata. Sebagian besar siswa menunjukkan peningkatan dalam aspek pemahaman konseptual, kemampuan merepresentasi, serta keberanian menyampaikan penalaran matematis. Guru juga menyatakan bahwa model KoNGSi mempermudah mereka dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih sistematis dan bermakna.
Pendidikan Agama Islam dan Penguatan Etika Sosial Sebagai Tameng Dari Perilaku Korupsi Nurrahmah; Iqlima; Mardhatillah; Husna, Asmaul; Balqis, Putri Nabila; Nabila, Cut Niswatun; Rahmah
Scientific Journal for Nation Building Vol. 1 No. 1 (2025): Scientific Journal for Nation Building
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korupsi merupakan permasalahan serius yang berdampak negatif terhadap pembangunan dan tatanan sosial masyarakat. Pendidikan agama Islam dan penguatan etika sosial dianggap sebagai salah satu upaya strategis dalam membentengi individu dari perilaku korupsi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan agama Islam dan penguatan etika sosial sebagai tameng moral yang efektif dalam mencegah korupsi. Metode kajian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis teoritis dengan mengintegrasikan konsep-konsep pendidikan Islam dan etika sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam mampu menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak yang menjadi dasar pembentukan karakter anti-korupsi. Selain itu, penguatan etika sosial yang berlandaskan prinsip kejujuran, keadilan, dan amanah memperkuat kontrol moral individu dalam kehidupan sosial. Dengan demikian, sinergi antara pendidikan agama Islam dan etika sosial merupakan pendekatan komprehensif yang efektif dalam meminimalisasi perilaku korupsi. Artikel ini berkontribusi pada pemahaman pentingnya integrasi nilai-nilai agama dan etika sosial dalam upaya pemberantasan korupsi secara berkelanjutan.
Students' Verbal Thinking Structure in Solving Geometry Problems: Interaction Analysis on Procedural, Disputational, and Exploratory Nurrahmah, Nurrahmah; Syarifudin, Syarifudin
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpm.v12i2.84535

Abstract

This study aims to describe students' verbal thinking structure in solving geometry problems through interaction analysis in procedural, disputational, and exploratory activities. This research used a qualitative approach with a case study method, involving five grade VIII students who were selected based on their verbal communication and academic abilities. Data were collected through video recordings of group discussions, which were then transcribed and analyzed based on students' verbal interaction patterns. The results showed that in procedural activities, students tend to follow the solution steps without in-depth analysis and only exchange information instructionally. In disputational activities, there are differences of opinion and defense of arguments, which encourage students to be more critical in evaluating solutions. Meanwhile, exploratory activities allow students to ask questions, test hypotheses, and reflect more deeply on solutions. This pattern of interaction development supports Vygotsky's Zone of Proximal Development (ZPD) theory, where social interaction plays a role in promoting students' cognitive development. This finding indicates that verbal interaction in geometry learning not only helps students understand concepts, but also improves critical thinking and problem solving skills.