Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

LITERASI BERBASIS DATA DAN BUDAYA LOKAL: PRAKTIK BAIK DARI PROGRAM GEMAR LITERASI DI KABUPATEN BIMA Syarifudin, Syarifudin; Taufikurrahman, Taufikurrahman; Nurrahmah, Nurrahmah
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4622

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi dasar siswa di wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar), termasuk di Kabupaten Bima, menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan. Sebagian besar siswa belum mencapai level kecakapan minimum dalam membaca, sementara pendekatan pembelajaran yang digunakan kurang mempertimbangkan keragaman kemampuan serta latar belakang budaya siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pemangku kepentingan pendidikan dalam meningkatkan literasi dasar melalui pendekatan berbasis data dan budaya lokal. Metode yang digunakan yaitu pendekatan partisipatoris berbasis komunitas, yang mencakup tujuh tahapan: rembuk pendidikan, pemetaan data sekolah dan desa, sosialisasi lintas sektor, pelatihan fasilitator daerah, uji coba modul literasi berbasis kemampuan siswa, refleksi dan revisi modul, serta advokasi kebijakan. Lokasi kegiatan difokuskan di 25 sekolah dasar dan 9 desa di Kabupaten Bima. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan literasi berbasis data mampu menghasilkan profil belajar siswa dan desa secara lebih akurat. Modul literasi yang dikembangkan secara kontekstual terbukti meningkatkan efektivitas pembelajaran, memungkinkan guru mengidentifikasi kesulitan belajar siswa, dan menumbuhkan antusiasme siswa dalam proses membaca. Kesimpulannya, pengabdian ini membuktikan bahwa pendekatan literasi berbasis data dan budaya lokal merupakan strategi efektif untuk meningkatkan keterampilan literasi dasar secara inklusif, relevan, dan berkelanjutan di wilayah marginal seperti Kabupaten Bima. Kata Kunci: Literasi Berbasis Data; Budaya Lokal; Pendidikan Daerah 3T.
Pengembangan Ular Tangga Numerasi Dasar sebagai Media Pembelajaran Matematika Siswa Kelas III SDN Sie Muktakin, Islahul; Syarifudin, Syarifudin; Nurrahmah, Nurrahmah; Haris, Abd.; Ahyar, Ahyar; Hakim, Arif Rahman
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i4.2420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ular tangga numerasi dasar sebagai media pembelajaran matematika siswa kelas III SDN Sie. Penelitian ini dirancang menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Uji kelayakan produk dilakukan dengan validasi pada 3 Ahli Media dan 3 Ahli Materi. Hasil penelitian menunjukkan media ular tangga numerasi dasar yang dikembangkan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) terbukti layak, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman numerasi dasar siswa kelas III SDN Sie. Validasi ahli materi memperoleh skor 92% dan ahli media 88% (kategori sangat layak). Penggunaan media ular tangga numerasi dasar mampu meningkatkan rata-rata nilai siswa dari 43,5 pada pretest menjadi 78,5 pada posttest, dengan peningkatan rata-rata sebesar 35 poin (80,5%). Hal ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap operasi hitung dasar, termasuk penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Pelatihan Penguatan Materi Kesastraan Bagi Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bumi Persada Ramli; Arianto, Budi; Subhayni; Nurrahmah
Kawanad : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): October
Publisher : Yayasan Kawanad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56347/kjpkm.v2i2.170

Abstract

This report discusses the dedication to strengthening literary material for Indonesian Language Education lecturers at FKIP Bumi Persada University. The aim of his service is to increase the understanding and competence of lecturers in teaching and studying Indonesian literature. The initial needs analysis involves surveys and interviews to identify faculty shortages and challenges. The program includes seminars, group discussions, and teaching practice. The results show an increase in lecturers' understanding and competence, enabling the application of more varied teaching methods and more in-depth analysis of literary works. This program provides significant reinforcement of literary material, with a positive impact on teaching and student learning in the field of Indonesian literature. The success of this activity is measured from the process and results of the training. The success of the process is measured by observing several aspects of attitude, such as activeness, cooperation and responsibility. Performance assessment is carried out when participants in groups discuss the results of developing their literary material. Evaluation of activity results is measured based on mastery of training material which includes the results of independent practice, namely compiling Indonesian language literary material.
Peningkatan Substansi Penelitian Bahasa dan Sastra Bagi Dosen Bahasa Indonesia FKIP Jabal Ghafur Ramli; Armia; Idham, Muhammad; Nurrahmah; Alamsyah, Teuku
Kawanad : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): March
Publisher : Yayasan Kawanad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56347/kjpkm.v3i1.186

Abstract

Community service aims to enhance the substance of research in the field of language and literature for Indonesian language lecturers at the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP), Jabal Ghafur University. The project is implemented by involving lecturers as change agents leading community engagement activities and engaging the local community. Strategic steps include enhancing the research capacity of lecturers, providing training, and developing educational and literacy programs in the community. Through training sessions and workshops, Indonesian language lecturers are empowered to adopt innovative research methods relevant to the developments in language and literature. Additionally, they actively participate in initiating literacy and language programs that directly benefit the local community, such as writing workshops, language lectures, and creative literacy activities. The results of this community engagement show a significant improvement in the quality of research and literacy activities among Indonesian language lecturers. Lecturers are able to integrate their research findings into curriculum development and teaching materials, thereby positively impacting student learning. Furthermore, community literacy activities contribute significantly to enhancing understanding and appreciation of language and literature at the community level. This community service not only enhances the competence of lecturers but also encourages the transfer of knowledge and skills to the community. The project can serve as a model for the development of similar activities in various communities, providing sustainable benefits in enhancing the substance of language and literature research at the local level.
Pemahaman Konsep Pecahan melalui Model KoNGSi di Sekolah Dasar: Perspektif Siswa dan Guru Rahman, Fathin; Nurrahmah, Nurrahmah; Syarifudin, Syarifudin; Taufikurrahman, Taufikurrahman
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i3.2148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman konsep pecahan siswa sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran KoNGSi (Konkrit–Gambar–Abstrak–Aplikasi), serta menelaah pandangan guru terhadap implementasi model tersebut. Masalah kesulitan siswa dalam memahami konsep pecahan menjadi perhatian utama, mengingat pecahan merupakan salah satu materi yang bersifat abstrak dan kompleks bagi siswa usia dini. Model KoNGSi menawarkan pendekatan bertahap dan kontekstual untuk membantu siswa membangun pemahaman konseptual yang lebih kuat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa kelas IV dan dua orang guru matematika di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Bima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa lebih mudah memahami pecahan ketika proses pembelajaran diawali dengan objek konkret, dilanjutkan dengan representasi visual, simbolisasi matematis, dan penerapan dalam konteks nyata. Sebagian besar siswa menunjukkan peningkatan dalam aspek pemahaman konseptual, kemampuan merepresentasi, serta keberanian menyampaikan penalaran matematis. Guru juga menyatakan bahwa model KoNGSi mempermudah mereka dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih sistematis dan bermakna.
Pendidikan Agama Islam dan Penguatan Etika Sosial Sebagai Tameng Dari Perilaku Korupsi Nurrahmah; Iqlima; Mardhatillah; Husna, Asmaul; Balqis, Putri Nabila; Nabila, Cut Niswatun; Rahmah
Scientific Journal for Nation Building Vol. 1 No. 1 (2025): Scientific Journal for Nation Building
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korupsi merupakan permasalahan serius yang berdampak negatif terhadap pembangunan dan tatanan sosial masyarakat. Pendidikan agama Islam dan penguatan etika sosial dianggap sebagai salah satu upaya strategis dalam membentengi individu dari perilaku korupsi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan agama Islam dan penguatan etika sosial sebagai tameng moral yang efektif dalam mencegah korupsi. Metode kajian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis teoritis dengan mengintegrasikan konsep-konsep pendidikan Islam dan etika sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam mampu menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak yang menjadi dasar pembentukan karakter anti-korupsi. Selain itu, penguatan etika sosial yang berlandaskan prinsip kejujuran, keadilan, dan amanah memperkuat kontrol moral individu dalam kehidupan sosial. Dengan demikian, sinergi antara pendidikan agama Islam dan etika sosial merupakan pendekatan komprehensif yang efektif dalam meminimalisasi perilaku korupsi. Artikel ini berkontribusi pada pemahaman pentingnya integrasi nilai-nilai agama dan etika sosial dalam upaya pemberantasan korupsi secara berkelanjutan.
Students' Verbal Thinking Structure in Solving Geometry Problems: Interaction Analysis on Procedural, Disputational, and Exploratory Nurrahmah, Nurrahmah; Syarifudin, Syarifudin
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpm.v12i2.84535

Abstract

This study aims to describe students' verbal thinking structure in solving geometry problems through interaction analysis in procedural, disputational, and exploratory activities. This research used a qualitative approach with a case study method, involving five grade VIII students who were selected based on their verbal communication and academic abilities. Data were collected through video recordings of group discussions, which were then transcribed and analyzed based on students' verbal interaction patterns. The results showed that in procedural activities, students tend to follow the solution steps without in-depth analysis and only exchange information instructionally. In disputational activities, there are differences of opinion and defense of arguments, which encourage students to be more critical in evaluating solutions. Meanwhile, exploratory activities allow students to ask questions, test hypotheses, and reflect more deeply on solutions. This pattern of interaction development supports Vygotsky's Zone of Proximal Development (ZPD) theory, where social interaction plays a role in promoting students' cognitive development. This finding indicates that verbal interaction in geometry learning not only helps students understand concepts, but also improves critical thinking and problem solving skills.
Level Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar di Kelas Rendah Syarifudin Syarifudin; Nurrahmah Nurrahmah
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i2.465

Abstract

Membaca merupakan kemampuan dasar yang harus dikuasai oleh siswa, dengan memiliki level kemampuan membaca yang tinggi, siswa akan mampu menggapai keberhasilan dalam belajar. Rendahnya kemampuan membaca sering ditemui di lingkungan sekolah dasar, baik di kelas rendah maupun di kelas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan level kemampuan membaca siswa kelas rendah di SDN Impres Karumbu dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca siswa dominan berada pada level cerita yaitu sebanyak 27 dari 29 siswa pada kelas IV dengan persentasi sebesar 93,1%, 21 dari 37 siswa pada kelas V dengan persentase sebesar 56,7% dan 42 dari 43 siswa pada kelas VI dengan persentase sebesar 97,7%. Sehingga kemampuan membaca siswa dapat dikatakan sudah sangat baik. Adapun faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca siswa yaitu faktor lingkungan, faktor psikologis, faktor intelektual, faktor proses pembelajaran di kelas dan faktor bimbingan orang tua.
Persepsi Guru Sekolah Dasar terhadap Pengembangan Keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, Collaboration) dalam Pembelajaran Abad Ke-21 Nuryati, Nuryati; Nurrahmah, Nurrahmah; Taufikurrahman, Taufikurrahman; Syarifudin, Syarifudin; Nurhayati, Sri
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4164

Abstract

Keterampilan abad ke-21 yang dikenal dengan istilah 4C, yaitu critical thinking, creativity, communication, dan collaboration, merupakan kompetensi esensial yang perlu dikembangkan sejak jenjang sekolah dasar. Guru memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan keterampilan tersebut ke dalam proses pembelajaran, sehingga persepsi guru menjadi faktor penting yang memengaruhi implementasinya di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai persepsi guru sekolah dasar terhadap pengembangan keterampilan 4C pada siswa. Penelitian menggunakan pendekatan metode campuran (mixed methods) dengan desain explanatory sequential, yang diawali dengan pengumpulan data kuantitatif dan dilanjutkan dengan pengumpulan data kualitatif untuk memperdalam dan menjelaskan temuan kuantitatif. Subjek penelitian pada tahap kuantitatif terdiri atas 30 guru sekolah dasar dari beberapa sekolah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket skala Likert yang mencakup empat aspek keterampilan 4C dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Selanjutnya, data kualitatif diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap sejumlah guru terpilih dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru terhadap pengembangan keterampilan 4C berada pada kategori baik, dengan aspek kolaborasi dan komunikasi memperoleh skor lebih tinggi dibandingkan aspek berpikir kritis dan kreativitas. Temuan kualitatif mengungkapkan bahwa keterbatasan waktu, tuntutan penyelesaian materi, serta orientasi penilaian pada jawaban benar menjadi faktor yang menghambat pengembangan berpikir kritis dan kreativitas siswa. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan kapasitas guru melalui pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada pembelajaran dan asesmen yang mendorong pengembangan keterampilan 4C secara seimbang di sekolah dasar.
Pengaruh Media Pembelajaran Augmented Reality Terintegrasi PowerPoint Interaktif terhadap Pemahaman Konsep Kesebangunan Siswa Kelas VII SMPN 1 Monta Innes Komariah; Syarifudin Syarifudin; Nurrahmah Nurrahmah; Mariamah Mariamah; Nanang Diana; Arif Rahman Hakim
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran PowerPoint yang terintegrasi dengan Augmented Reality (AR) terhadap pemahaman konsep kesebangunan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain Non-Equivalent Control Group Design yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berjumlah 30 siswa. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep (pretest–posttest), lembar validasi ahli, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene’s Test, serta uji Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelas relatif setara, dengan rata-rata pretest kelas kontrol 43,8 dan kelas eksperimen 45,0. Setelah perlakuan, rata-rata posttest kelas eksperimen meningkat menjadi 75,8, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 69,3. Uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,001) dengan effect size besar (Cohen’s d = -1,194). Analisis N-Gain menunjukkan peningkatan kelas eksperimen sebesar 56% dan kelas kontrol 45,50%, keduanya dalam kategori sedang. Dengan demikian, media PowerPoint berbasis AR terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep kesebangunan siswa.