Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengembangan Modul Digital Interaktif Sejarah PDRI Sebagai Penguatan Semangat Bela Negara Siswa SMAN 3 Bukittinggi Gebi Sandra; Aisiah Aisiah
Jurnal Kronologi Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.931 KB) | DOI: 10.24036/jk.v4i1.372

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakstabilan materi pelajaran Sejarah PDRI pada buku teks Sejarah Indonesia padahal materi pelajaran Sejarah PDRI memiliki peranan penting dalam membentuk dan memperkuat semangat bela negara para peserta didik. Tujuan penelitian ini: 1) mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan modul digital interaktif sejarah PDRI, 2) menguji kelayakan produk, 3) menguji kepraktisan produk, 4) menilai pengetahuan peserta didik terkait materi sejarah PDRI sebagai penguatan bela negara, 5) menilai sifat bela Negara peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4-D. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi dan produk. Subjek uji kelayakan produk melibatkan sejarawan, pakar bahan ajar dan guru mata pelajaran sejarah. Uji praktikalitas melibatkan guru mata pelajaran sejarah dan 23 orang peserta didik SMAN 3 Bukittinggi kelas XI IPS 1 dan XI IPS 2. Teknik analisis data menggunakan pendekataan kuantitatif. Hasil uji kelayakan produk oleh ahli materi/isi diperoleh CVI (content validity index) 0,90 (layak) dan dari pakar bahan ajar adalah 0,86 (layak). Hasil Uji praktikalitas oleh guru mata pelajaran sejarah diperoleh rerata 3,06 (praktis) dan dari peserta didik 3,56 (sangat praktis). Dengan demikian, modul digital interaktif sejarah PDRI sebagai penguatan semangat bela negara layak dan praktis digunakan untuk peserta didik SMA. Hasil capaian belajar peserta didik memperoleh rerata 85, 21 (tinggi) dan hasil penilaian sifat bela negara peserta didik sebesar 3, 2 (sangat tinggi). Kata Kunci: modul digital interaktif, sejarah PDRI, bela negara
Literasi Digital Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah UNP Angkatan 2021 Ditinjau dari Enam Komponen Literasi Digital Vanny Kurniati Fajri; Aisiah Aisiah
Jurnal Kronologi Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v4i3.379

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemajuan dunia teknologi dan informasi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat literasi digital mahasiswa jurusan Pendidikan Sejarah angkatan 2021 yang ditinjau dari enam komponen literasi digital: literasi teknologi, literasi informasi, literasi komputer, literasi media, literasi visual dan literasi komunikasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian mixed method (metode kombinasi). Subjek penelitian adalah mahasiswa prodi pendidikan sejarah angkatan 2021 sebanyak 133 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dan pedoman wawancara. Analisis data kuantitatif menggunakan rerata sedangkan data kualitatif menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan literasi digital mahasiswa prodi Pendidikan Sejarah angkatan 2021 yang ditinjau dari enam komponen literasi digital berada pada kategori baik. Tiga komponen literasi digital mahasiswa tergolong baik yaitu: literasi teknologi (2,8), literasi komputer (2,6), dan literasi komunikasi (2,7). Sedangkan tiga komponen literasi digital lainnya tergolong cukup baik antara lain: literasi informasi (2,2), literasi media (2,5) dan literadi visual (2,3).Keterampilanliterasiteknologi,literasikomputerdanliterasikomunikasisudahbaikberdasarkanhasilwawancara. Kata Kunci: Literasi Digital, Mahasiswa Pendidikan Sejarah, Komponen Literasi Digital
MERANCANG KEGIATAN PEMBELAJARAN SEJARAH MELALUI KOMIK: RESPON TERHADAP TANTANGAN KURIKULUM 2013 Aisiah Anwar
Diakronika Vol 17 No 1 (2017): DIAKRONIKA
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.236 KB) | DOI: 10.24036/diakronika/vol17-iss1/19

Abstract

Crucial issues, as well as the classic issues that have always been the subject of historical learning problems related to activities or learning processes that tend to be monotonous, boring and lack of innovation and creativity of the teachers in designing historical learning activities that can generate students interest and motivation in learning the history. The 2013 curriculum presents a special challenge for teachers to design studentcentered learning activities using a scientific approach through problembased learning models, project-based learning and discovery learning models. One solution that can be done by history teachers in answering the challenges of the 2013 curriculum is to design learning activities through historical comics. Historical teachers can apply problem-based learning models by utilizing historical comics that are already available on the market as well as on the internet. In addition, history teachers can also apply project-based learning models through activities of making comic history by learners in accordance with the historical learning material learned. The design of learning activities through comics is expected to create innovations in the form of historical comics as a result of the design and creativity of the students. The process of learning history through the making of comics is certainly based on a scientific approach and student-centered. History teachers are asked to direct, provide solutions and suggestions to improve the quality of learning activities and learning outcomes as well as the quality of historical comic produced by students.
EVALUASI ISI/MATERI BUKU TEKS MATA PELAJARAN SEJARAH INDONESIA KELAS X KURIKULUM 2013 REVISI 2017 Fauziah Nur; Ofianto Ofianto; Aisiah Aisiah
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 2 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Februar
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.947 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena ditemukannya banyak kekurangan dalam penjabaran materi pelajaran Sejarah pada buku teks Sejarah Indonesia kelas X Kurikulum 2013 revisi 2017. Kekurangan tersebut dapat terlihat pada isi buku teks yang tidak sesuai dengan Kompetensi Dasar mata pelajaran Sejarah kurikulum 2013 yakni tidak ditemukannya penjelasan Kompetensi Dasar 3.1 dan Kompetensi Dasar 3.2. Jenis penelitian ini adalah deskriptif evaluatif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui kualitas buku teks Sejarah Indonesia kelas x kurikulum 2013 revisi 2017 serta kesesuaian materi yang ada pada buku teks dengan Kompetensi Dasar 2013. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan studi dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data terdiri dari empat kegiatan, yaitu: 1) Pengumpulan data, 2) Reduksi data, 3) Penyajian data, 4) Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku teks ditinjau dari kriteria penulisan buku teks sejarah menurut Sjamsuddin sudah baik. Namun, ditinjau dari kelengkapan materi yang disajikan berdasarkan Kompetensi Dasar 2013 masih terdapat kekurangan.