Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Kronologi

Dinamika Perkembangan Jurusan Sejarah Sebagai Lembaga Akademik Tahun: 1954-2018 dari PTPG ke UNP Yola Maiza Chandra; Mestika Zed; Aisiah Aisiah
Jurnal Kronologi Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.751 KB) | DOI: 10.24036/jk.v1i1.3

Abstract

This article talks about the history department as the oldest department at Padang State University. This research tries to explain the development of the history department starting from the formation of the history department since the PTPG Batusangkar period to the UNP. The purpose of this study is to describe the development of the Department of History as the oldest department. This research was conducted using the method of historical writing consisting of four stages of source collection (heuristics), sources of criticism (verification), concluding reliable testimony (interpretation), and final writing (historiography). The results of this study indicate that the Department of History is one of the departments sheltered by the Faculty of Social Sciences since 1999 at Padang State University until now. The history department is one of the oldest departments that was also formed with five other departments during the PTPG Batusangkar. These higher education institutions experienced changes that could be classified in four periods, namely: 1) the initial period of the PTPG Batusangkar in 1954-1956; 2) Transition period, namely FKIP Unand Bukittinggi in Batusangkar 1956-1958, FKIP Andalas University Padang in 1958-1964, IKIP Jakarta-Padang Branch, 1964-1965; 3) IKIP Padang period as Stand Alone Institution in 1965-1999; 4) the period of Padang State University (UNP) in 1999-present. As one of the oldest majors at UNP, the history department has undergone many changes from time to time. Both in terms of physical and non-physical. Physical changes can be seen and felt useful by the Department of History such as lectures, offices, departments and other lectures. While for non-physical facilities, the history department has teaching staff and administrative staff who can support the smooth running of the history department. Since last year, the Department of History has accredited A from the National Accreditation Agency for Higher Education (BAN-PT), precisely in 2017
Pengembangan E-LKPD Untuk Melatih Historical Empathy Peserta Didik SMA Amalini Lutfia Ozila; Aisiah Aisiah
Jurnal Kronologi Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.082 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i2.146

Abstract

Dalam pembelajaran sejarah, penting peserta didik untuk memahami mengapa dan bagaimana orang di masa lalu membuat keputusan beberapa keadaan dengan cara mereka lakukan. Guru sejarah perlu melatih historical empathy peserta didik. Salah satu cara dengan menggunakan media dalam bentuk LKPD berbentuk elektronik agar kegiatan pembelajaran lebih menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui langkah-langkah pengembangan E-LKPD untuk melatih historical empathy peserta didik; (2) untuk menguji kelayakan dan kepraktisan E-LKPD untuk historical empathy peserta didik. Peneliti menggunakan metode penelitian pengembangan atau R&D. Model pengembangan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Uji kelayakan produk melibatkan ahli materi sejarah Indonesia dan ahli LKPD. Uji praktikalitas produk melibatkan dua orang guru dan 34 orang peserta didik kelas. Hasil uji kelayakan dari ahli materi sejarah Indonesia adalah 3.8 dengan kategori sangat layak dan dari ahli LKPD adalah 3.7 kategori sangat layak. Hasil uji praktikalitas E-LKPD oleh guru adalah 3.6 kategori sangat praktis dan peserta didik 3.5 kategori sangat praktis. Dapat disimpulkan bahwa E-LKPD untuk melatih historical empathy peserta didik layak dan praktis digunakan.
Pengelolaan Pembelajaran Daring oleh Mahasiswa Praktek Lapangan Kependidikan (PLK) Jurusan Sejarah UNP Melina Dewi fitri; Aisiah Aisiah
Jurnal Kronologi Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.463 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i4.290

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah terdapat perbedaan antara pengelolaan pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring. Pengelolaan pembelajaran daring adalah hal yang baru dalam kegiatan praktek lapangan kependidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran daring oleh mahasiswa PLK. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Sejarah UNP angkatan 2017 dan 2018 sebanyak 28 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara dan analisis dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran yang dilakukan oleh mahasiswa Sejarah UNP dalam kegiatan PLK terdiri tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran. Pada tahap persiapan mahasiswa menyusun semua perangkat (RPP, silabus, bahan ajar, media) serta menentukan aplikasi yang akan digunakan dalam pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran dimulai dengan membuka pembelajaran, kemudian membagikan bahan ajar di aplikasi pembelajaran dilanjutkan dengan kegiatan diskusi dan tanya jawab.Penilaian pembelajaran dilakukan melalui kuis dan penilaian tugas siswa.
Pengembangan Modul Digital Interaktif Sejarah PDRI Sebagai Penguatan Semangat Bela Negara Siswa SMAN 3 Bukittinggi Gebi Sandra; Aisiah Aisiah
Jurnal Kronologi Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.931 KB) | DOI: 10.24036/jk.v4i1.372

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakstabilan materi pelajaran Sejarah PDRI pada buku teks Sejarah Indonesia padahal materi pelajaran Sejarah PDRI memiliki peranan penting dalam membentuk dan memperkuat semangat bela negara para peserta didik. Tujuan penelitian ini: 1) mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan modul digital interaktif sejarah PDRI, 2) menguji kelayakan produk, 3) menguji kepraktisan produk, 4) menilai pengetahuan peserta didik terkait materi sejarah PDRI sebagai penguatan bela negara, 5) menilai sifat bela Negara peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4-D. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi dan produk. Subjek uji kelayakan produk melibatkan sejarawan, pakar bahan ajar dan guru mata pelajaran sejarah. Uji praktikalitas melibatkan guru mata pelajaran sejarah dan 23 orang peserta didik SMAN 3 Bukittinggi kelas XI IPS 1 dan XI IPS 2. Teknik analisis data menggunakan pendekataan kuantitatif. Hasil uji kelayakan produk oleh ahli materi/isi diperoleh CVI (content validity index) 0,90 (layak) dan dari pakar bahan ajar adalah 0,86 (layak). Hasil Uji praktikalitas oleh guru mata pelajaran sejarah diperoleh rerata 3,06 (praktis) dan dari peserta didik 3,56 (sangat praktis). Dengan demikian, modul digital interaktif sejarah PDRI sebagai penguatan semangat bela negara layak dan praktis digunakan untuk peserta didik SMA. Hasil capaian belajar peserta didik memperoleh rerata 85, 21 (tinggi) dan hasil penilaian sifat bela negara peserta didik sebesar 3, 2 (sangat tinggi). Kata Kunci: modul digital interaktif, sejarah PDRI, bela negara
Literasi Digital Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah UNP Angkatan 2021 Ditinjau dari Enam Komponen Literasi Digital Vanny Kurniati Fajri; Aisiah Aisiah
Jurnal Kronologi Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v4i3.379

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemajuan dunia teknologi dan informasi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat literasi digital mahasiswa jurusan Pendidikan Sejarah angkatan 2021 yang ditinjau dari enam komponen literasi digital: literasi teknologi, literasi informasi, literasi komputer, literasi media, literasi visual dan literasi komunikasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian mixed method (metode kombinasi). Subjek penelitian adalah mahasiswa prodi pendidikan sejarah angkatan 2021 sebanyak 133 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dan pedoman wawancara. Analisis data kuantitatif menggunakan rerata sedangkan data kualitatif menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan literasi digital mahasiswa prodi Pendidikan Sejarah angkatan 2021 yang ditinjau dari enam komponen literasi digital berada pada kategori baik. Tiga komponen literasi digital mahasiswa tergolong baik yaitu: literasi teknologi (2,8), literasi komputer (2,6), dan literasi komunikasi (2,7). Sedangkan tiga komponen literasi digital lainnya tergolong cukup baik antara lain: literasi informasi (2,2), literasi media (2,5) dan literadi visual (2,3).Keterampilanliterasiteknologi,literasikomputerdanliterasikomunikasisudahbaikberdasarkanhasilwawancara. Kata Kunci: Literasi Digital, Mahasiswa Pendidikan Sejarah, Komponen Literasi Digital