Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PERAN DINAS KOPERASI USAHA KECIL MENENGAH DAN PERDAGANGAN DALAM PEMBERDAYAAN UMKM DI KOTA BANDA ACEH Zakaria Zakaria; Achmad Mustofa; Nurhayami Nurhayami
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Vol 4, No 1 (2022): Vol 4, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpe.v4i1.22613

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tujuan untuk mengetahui Peran Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan dalam Pemberdayaan UMKM di Kota Banda Aceh. Kemudian kendala yang dihadapi Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subyek penelitian ini adalah 9 informan yaitu Kepala Dinas Pemberdayaan dan Perdagangan UKM dan 8 pelaku UMKM. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka, observasi dan wawancara. Sedangkan analisis data menggunakan analisis model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian penelitian menunjukkan peran Dinas Koperasi dan Perdagangan UMKM dalam pemberdayaan UMKM di Banda Aceh. Departemen telah berhasil melakukan upgrade UMKM dari mikro menjadi kecil. Keberhasilan ini melalui pelatihan-pelatihan yang sering diberikan dinas kepada UMKM dan langsung diberikan pembinaan. Kemampuan atau skill pelaku UMKM meningkat karena sering mengikuti pelatihan. Oleh karena itu Dinas menjalankan perannya untuk menjalankan visi dan misinya seperti UMKM atau UMKM maju ke tahun 2022. Program Pemberdayaan UMKM yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan Perdagangan UMKM Kota Banda Aceh adalah bantuan permodalan, bantuan pemasaran, peningkatan SDM sumber daya, peningkatan penggunaan teknologi dan kenyamanan. Izin. Sedangkan kendala yang dialami pelayanan adalah kurangnya komitmen pelaku usaha dalam menjalankan usahanya. Jadi mereka sering berpindah tempat dan berganti produk. Dalam memajukan bisnis harus ada komitmen untuk menjalaninya, agar omzet meningkat di masa yang akan datang. Selanjutnya terdapat kendala dari pemilik UMKM seperti kesulitan dalam memasarkan produknya sehingga omzet dan pendapatannya berkurang, kemudian datangnya Covid-19.Kata kunci: Peran, Dinas UKM dan Perdagangan, Pemberdayaan UMKM
Dampak Pariwisata Gunung Geurute Aceh Jaya Dalam Peningkatkan Pendapatan Pedagang Cut Hayatul Magfirah; A. Razak; Achmad Mustofa
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6038

Abstract

Pariwisata merupakan sektor strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pariwisata Gunung Geurute Aceh Jaya terhadap peningkatan pendapatan pedagang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 10 pedagang, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pariwisata di kawasan Gunung Geurute memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan pedagang. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mendorong berkembangnya aktivitas perdagangan yang menjadi sumber utama pemenuhan kebutuhan ekonomi rumah tangga, termasuk biaya pendidikan dan kebutuhan keluarga lainnya. Meskipun pendapatan pedagang bersifat fluktuatif, kondisi ekonomi secara umum mengalami perbaikan dibandingkan sebelum berdagang di kawasan tersebut. Faktor pendukung meliputi tingginya kunjungan wisatawan, aksesibilitas yang memadai, serta ketersediaan infrastruktur seperti jalan dan area parkir. Sementara itu, faktor penghambat mencakup keterbatasan fasilitas parkir di beberapa titik, kondisi cuaca yang tidak menentu, keterbatasan fasilitas dasar, serta belum optimalnya dukungan dan program pemberdayaan dari pihak terkait. Dengan demikian, pariwisata Gunung Geurute Aceh Jaya memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan pendapatan pedagang lokal, meskipun masih memerlukan peningkatan pengelolaan dan penyediaan sarana pendukung untuk menjamin keberlanjutan ekonomi.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada Dindin Shop Banda Aceh Marcela Ananda Anatasya; Irma Anggraini; Nazaruddin Nazaruddin; Mirja Mursalin; A. Razak; Achmad Mustofa
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 11 No. 2 (2026): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v11i2.12665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada Dindin Shop Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif . Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Dindin Shop Banda Aceh berjumlah 33 karyawan. Sampel dalam penelitian ini adalah 33 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu semua populasi dijadikan sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dengan menguji hipotesis menggunakan uji T. Berdasarkan hasil uji regresi yang diperoleh Y= 13.477 + 1.001 X. Koefisien bernilai positif dan signifikan, sehingga arah pengaruh gaya kepemimpinan (X) terhadap kinerja karyawan (Y) dapat dikatakan positif. Hasil diperoleh dari uji t pada taraf signifikan 0,05 diperoleh nilai thitung > dari pada ttabel (5,331 > 1,696). Koefisien determinasi (r2) sebesar 47,8% yang menunjukkan bahwa variabel gaya kepemimpinan mempengaruhi kinerja karyawan Dindin Shop Banda Aceh. Sedangkan hasil selebihnya dipengaruhi variabel lain yang tidak termasuk kedalam penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Gaya Kepemimpinan berpengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan Pada Dindidn Shop.
Pendapatan Petani Kopi dan Peran Tengkulak di Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah Salma Tiara; Musfiana Musfiana; T.M. Jamil; Ruaida Ruaida; Sakdiyah Sakdiyah; Achmad Mustofa
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 11 No. 2 (2026): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v11i2.12699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran tengkulak terhadap petani kopi, pertimbangan petani kopi menjual hasil panen kepada tengkulak, serta dampak penjualan kopi kepada tengkulak bagi petani kopi. Subjek pada penelitian adalah petani kopi yang terikat dengan tengkulak sedangkan objek pada penelitian ini adalah praktik tengkulak dalam penetapan harga kopi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam kepada 10 orang petani kopi dan 3 tengkulak yang dipilih sebagai responden. Data dianalisis secara naratif untuk menggambarkan fenomena yang terjadi di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama tengkulak berperan penting dalam sistem pemasaran kopi sebagai penyedia modal, sebagai pembeli tetap, pembeli hasil panen, penentu harga, dan sekaligus perantara distribusi. Kedua, pertimbangan utama petani kopi menjual kepada tengkulak adalah petani merasa diuntungkan karena kemudahan, kecepatan dan tanpa biaya tambahan, kesepakatan lisan mengikat petani kepada tengkulak, ikatan utang menjadi faktor pengikat penjualan, faktor sosial dan budaya dalam relasi petani kopi dan tengkulak dan hubungan kepercayaan menjadi landasan transaksi dan juga menjual kepada tengkulak karena faktor keadaan bukan karena menguntungkan harga. Ketiga, penjualan kopi kepada tengkulak memberikan dampak keterbatasan menjual kepada pihak lain, ketidakstabilan harga kopi yang diterima petani, pemotongan utang hasil penjualan dan pendapatan bersih yang rendah. Mengingat temuan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa keberadaan tengkulak berperan sentral sekaligus memperkuat ketergantungan ekonomi petani. Sehingga diperlukan penguatan kelembagaan koperasi dan akses pasar alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan petani kopi.
Price and Service Quality as Determinants of Customer Loyalty: Evidence from Warung Kopi Alkautsar Asmaul Husna; Alfi Syahril Fj; Yeyen Servia; Amrusi; Musfiana; Achmad Mustofa
Economic Education Analysis Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eeaj.v14i3.33373

Abstract

Customer loyalty reflects a customer’s commitment to repurchase products or services. This study analyzes the influence of price and service quality on customer loyalty at Alkautsar Grong-Grong Coffee Shop. Using a quantitative approach, data were collected through questionnaires from 80 respondents determined by the Slovin formula (5% error margin) from a population of 100 customers. Data analysis involved classical assumption tests, multiple linear regression, and hypothesis testing using t-test, F-test, and the coefficient of determination (R²). The results show that price significantly affects customer loyalty with t-value 4.802 > t-table 1.99125 and sig. 0.000 < 0.05. Service quality also significantly affects loyalty with t-value 5.510 > t-table 1.99125 and sig. 0.000 < 0.05. Simultaneously, price and service quality influence loyalty with F-value 20.862 > F-table 3.12 and sig. 0.000 < 0.05. The R² value of 0.334 (33.4%) indicates that customer loyalty is explained by price and service quality, while 66.6% is influenced by other factors. Thus, competitive pricing and superior service quality enhance customer loyalty.
The Effect of Self-Regulated Learning on Students' Learning Independence in Entrepreneurship Education Achmad Mustofa; Hendra Koesmara; Awaluddin Awaluddin
Journal of Economics Education and Entrepreneurship Vol 7, No 2 (2026): JEE, AUGUST 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jee.v7i2.18998

Abstract

This study aims to determine the effect of implementing Self-Regulated Learning (SRL) assisted by the Wadhwani Ignite Learning Management System (LMS) on students’ learning independence in entrepreneurship courses at Universitas Syiah Kuala. A pre-experimental method with a one-group pretest-posttest design was employed, involving 72 students enrolled in entrepreneurship courses. Data were collected using a learning independence questionnaire administered before and after the intervention. SRL was implemented over seven meetings using Wadhwani Ignite LMS features, including learning materials, discussion forums, assignments, and online quizzes. Data were analyzed using the N-Gain test to measure improvements in students’ learning independence. The results showed that the average pretest score increased from 64.25 to 82.70 in the posttest, with an N-Gain value of 0.52, categorized as moderate. The improvement was particularly evident in learning independence, self-management, learning motivation, and problem-solving skills. These findings indicate that SRL assisted by Wadhwani Ignite LMS can enhance students’ learning independence and serve as an effective digital learning alternative in entrepreneurship education. The integration of SRL with an entrepreneurship-oriented LMS has implications for designing more effective learning environments that foster autonomous learning and lifelong learning competencies.
PENGARUH KEMUDAHAN PENGGUNAAN TERHADAP SIKAP PENGGUNAAN PADA PHOTOBOX DI MARSKOPI BANDA ACEH Edinda Puteri Qurata Ayyuna; A. Razak; Asmaul Husna; Achmad Mustofa; Amrusi Amrusi
REKOGNISI : Jurnal Pendidikan dan Kependidikan (E-ISSN 2599-2260) Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital service technology is currently growing rapidly. Photobox is one of the self-service technologies that are highly popular, especially among young people. Perceived ease of use is one of the important factors that can influence users’ attitudes in accepting and using a technology. This study aims to determine the effect of perceived ease of use on usage attitude toward photobox services at Marskopi Banda Aceh. This study employed a quantitative approach. The population in this study consisted of customers who had used photobox services at Marskopi Banda Aceh, with the sampling technique using accidental sampling involving 60 respondents. Data collection techniques used were questionnaires and documentation. The data analysis techniques used included descriptive statistical analysis, normality test, and simple linear regression analysis. The results of the study indicate that perceived ease of use has a positive and significant effect on the usage attitude toward photobox services at Marskopi Banda Aceh. The simple linear regression analysis produced the equation Y = 17.766 + 0.527X. The regression coefficient of the perceived ease of use variable was 0.527, indicating that every increase in the perceived ease of use variable would improve customers’ usage attitudes toward photobox services. Furthermore, the results of the t-test at a significance level of 0.05 showed that the t-count value of 6.706 was greater than the t-table value of 2.001 (6.706 > 2.001), meaning that the perceived ease of use variable had a positive effect on usage attitude, with Ha accepted and Ho rejected. The coefficient of determination (r²) of 43.7% indicates that perceived ease of use influences the usage attitude toward photobox services at Marskopi Banda Aceh, while the remaining 56.3% is influenced by other variables not examined in this study, such as perceived usefulness, trust, and system quality. Based on these findings, it can be concluded that perceived ease of use plays an important role in shaping users’ attitudes toward photobox services at Marskopi Banda Aceh.