Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

GAMBARAN KECEMASAN ORANG TUA SELAMA ANAK DIRAWAT DI RUANGAN ANGGREK BLUD RSU LIUNKENDAGE TAHUNA Maria Sabonbali; Conny J. Surudani; Jelita Siska Herlina Hinonaung
Jurnal Ilmiah Sesebanua Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Sesebanua
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, POLITEKNIK NEGERI NUSA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.341 KB)

Abstract

kecemasan merupakan perasaan yang paling umum dialami orang tua ketika ada masalah kesehatan pada anaknya. Hampir setiap orang merasa cemas saat anak mereka mengalami hospitalisasi. Kecemasan ini dapat meningkat apabila orang tua merasa kurang informasi terhadap penyakit anaknya dari rumah sakit terkait. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode survey. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Responden dalam penelitian ini semua orang tua yang anaknya dirawat di ruangan Anggrek berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan kecemasan responden dikategorikan kecemasan ringan sebanyak 17 responden (57 persen), kecemasan sedang sebanyak 7 responden (23 persen), dan tidak cemas sebanyak 6 responden (20 Persen). Dapat disimpulkan bahwa kecemasan orang tua selama anak dirawat di ruangan Anggrek BLUD RSU Liunkendage Tahuna berada pada kategori cemas ringan. Disarankan perawat dapat membantu orang tua untuk mengatasi kecemasan yang dialami orang tua berupa penjelasan tentang prosedur saat anak dirawat dan sebelum pemberian tindakan.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 2-5 TAHUN DI KELURAHAN MAHENA Juniaty Tamasengge; Conny J. Surudani; Jelita Siska Herlina Hinonaung
Jurnal Ilmiah Sesebanua Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Sesebanua
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, POLITEKNIK NEGERI NUSA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.633 KB)

Abstract

motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot kasar atau sebagian besar atau seluruh anggota yang dipengaruhi oleh kematangan anak itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang perkembangan motorik kasar pada anak usia 2-5 tahun di Kelurahan Mahena Kecamatan Tahuna. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode survey. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Responden dalam penelitian ini ibu yang memiliki anak usia 2-5 tahun berjumlah 32 orang. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan responden dikategorikan berpengetahuan baik sebanyak 26 responden (81persen) dan berpengetahuan cukup sebanyak 6 responden (19 persen). Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar ibu di Kelurahan Mahena berpengetahuan baik tentang perkembangan motorik kasar pada anak usia 2-5 tahun. Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk penelitian selanjutnya.
UPAYA PEMENUHAN KEBUTUHAN MOBILITAS PADA PASIEN STROKE DI RSD LIUN KENDAGE TAHUNA Intan Puspita Dolontelide; Iswanto Gobel; Jelita Siska Herlina Hinonaung
Jurnal Ilmiah Sesebanua Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Imiah Sesebanua
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, POLITEKNIK NEGERI NUSA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan kondisi yang dapat memengaruhi jutaan orang di dunia, mengakibatkan keterbatasan fungsional kronis secara signifikan dan penurunan kualitas hidup penderita. Mobilisasi pada penderita stroke di rumah sakit tidak hanya dilakukan oleh petugas fisioterapi tetapi juga sebagai kewajiban seorang perawat. Tujuan: menggambarkan upaya pemenuhan kebutuhan mobilitas pada pasien stroke di RSD Liun Kendage. Metode: Deskriptif dengan pendekatan studi kasus di RSD Liun Kendage. Subyek studi kasus sebanyak 2 orang. Pengumpulan data dengan cara observasi, pemeriksaan fisik, rekam medik, dan wawancara. Hasil: Pasien I belum menunjukkan pemenuhan kebutuhan mobilitas, sedangkan pasien II menunjukkan pemenuhan kebutuhan mobilitas setelah dilakukan tindakan. Kesimpulan: Masalah gangguan pemenuhan kebutuhan mobilitas pada pasien stoke dapat teratasi setelah dilakukan asuhan keperawatan. Saran: Perawat diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan asuhan keperawatan yang optimal pada pasien stroke dengan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan. Stroke is a condition that can affect millions of people in the world, impact in significant chronic functional limitations and decreased quality of lives of sufferers. Mobilization of stroke patients in hospital were not only did by physiotherapists, but also as a nurse's duty. The aim of this reaseach to describe efforts to meet the mobility needs of stroke patients at Liun Kendage Hospital Tahuna. Method: Descriptive with a case study approach in Liun Kendage Hospital. The case of this study subjects were two people. Data collection were observation, physical examination, medical records, and interviews. Results: I (first) Patient have not shown the fulfillment of mobility needs, while II (second) patient showed the fulfillment of mobility needs after the action. Conclusion: The problem of impaired mobility needs in stoke patients can be resolved after nursing care. Suggestion: Nurses can improve the quality of optimal nursing care services in the stroke patients by following the development of science.
HUBUNGAN JENIS KELAMIN DAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI KAMPUNG PETTA SELATAN Jelita Siska Herlina Hinonaung; Iswanto Gobel; Meistvin Welembuntu; conny surudani
Jurnal Ilmiah Sesebanua Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Imiah Sesebanua
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, POLITEKNIK NEGERI NUSA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dunia setiap 40 detik terdapat satu orang meninggal akibat penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner (PJK) menempati urutan pertama penyakit kardiovaskuler di Indonesia. Faktor risiko PJK yaitu faktor risiko yang dapat dikurangi, diperbaiki atau dimodifikasi dan faktor risiko yang bersifat alami atau tidak dapat dicegah. Jenis kelamin merupakan salah satu faktor risiko yang tidak dapat diubah sedangkan Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan salah satu faktor yang dapat dimodifikasi. Adanya faktor risiko menyebabkan seseorang akan menderita penyakit jantung koroner. Oleh karena itu, penting untuk dilakukan penelitian tentang faktor risiko yang dapat menyebabkan penyakit jantung koroner. Tujuan: mengetahui jenis kelamin dan Indeks Massa Tubuh (IMT) berisiko terhadap kejadian Penyakit Jantung Koroner. Metode: Desain penelitian ini menggunakan cross sectional dengan besar sampel sebanyak 32 responden yang diambil secara total sampling. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (59 persen) dan IMT dalam kategori normal (53 persen). Kesimpulan: jenis kelamin dan IMT tidak berisiko menyebabkan terjadinya penyakit jantung koroner. Saran: Diharapkan masyarakat adanya kesadaran untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan secara teratur. In the world every 40 seconds there be one person dying from coronary heart disease. Coronary heart disease (CHD) ranks first in cardiovascular disease in Indonesia. CHD risk factors are risk factors that can be reduced, corrected or modified and risk factors that are natural or cannot be prevented. Gender is one of the risks factors that cannot be changed while Body Mass Index (BMI) is one of the factors that can be modified. The existence of risk factors causes a person will suffer from coronary heart disease. Therefore, it is important to conduct research on risk factors that can cause coronary heart disease. Objective: To determine sex and body mass index (BMI) at the risk of coronary heart disease. Method: This research design used cross-sectional with a sample size of 32 respondents taken in total sampling. The results showed the majority of respondents were female (59 percent) and BMI in the normal category (53 percent). Conclusion: Gender and BMI have no risk of causing coronary heart disease. Suggestion: Hoped that the community will have awareness to check themselves into health facilities regularly.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING PADA BAYI DI BAWAH DUA TAHUN (BADUTA) DI PUSKESMAS MANGANITU KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE Jelita Siska Herlina Hinonaung; Astri Juwita Mahihody; Grace Angel Wuaten
Jurnal Ilmiah Sesebanua Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Sesebanua
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, POLITEKNIK NEGERI NUSA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54484/jis.v5i2.470

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang menimbulkan dampak serius perkembangan fisik, mental, dan emosional anak-anak, dan bukti menunjukkan bahwa efek dari stunting pada usia muda, khususnya pada perkembangan otak, sulit untuk memperbaikinya pada usia lanjut walaupun jika anak menerima gizi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengambarkan pengetahuan ibu tentang stunting pada Baduta di Wilayah Kerja Puskesmas Manganitu Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Manganitu pada bulan Juni-September 2021. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh ibu Baduda di wilayah kerja Puskesmas Manganitu. Teknik pengambilan sampel yaitu consecutive sampling yang dilakukan di beberapa posyandu dari bulan Juni-September 2021. Seluruh ibu balita dibawah usia dua tahun (Baduda) yang datang ke Posyandu serta memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dimasukan menjadi sampel penelitian. Adapun kriteria inklusi adalah ibu Baduda bersedia menjadi responden. Kriteria eksklusinya yaitu ibu Baduda yang memiliki anak yang lahir dengan cacat bawaan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan tentang stunting. Analisis data menggunakan komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas umur ibu berada pada umur ideal melahirkan (67,2 persen), pendidikan ibu berada pada kategori rendah (55,2 persen), tingkat pengetahuan ibu kurang baik (58,6 persen). Baduda yang mengalami stunting sebanyak 8,6 persen. Item pertanyaan pengetahuan tentang kekurangan gizi kronis penyebab terjadi stunting menjawab dengan salah sebanyak 58,6 persen dan Baduta stunting menjadikan anak rentan terhadap penyakit menjawab dengan salah sebanyak 53,4 persen. Kesimpulan gambaran pengetahuan ibu tentang stunting pada Baduta di Wilayah Kerja Puskesmas Manganitu Kabupaten Kepulauan Sangihe berada pada kategori rendah. Stunting is a chronic nutritional problem that seriously affects children's physical, mental and emotional development, and evidence shows that the effects of stunting at a young age, particularly on brain development, are difficult to correct in old age even if children receive proper nutrition. This study aims to describe maternal knowledge about stunting in children under two years old in the Manganitu Community Health Center Work Area, Sangihe Islands Regency. This type of research uses a cross-sectional design. This research was carried out in the working area of the Manganitu Health Center in June-September 2021. The population of this study was all mothers of children under two years old in the work area of the Manganitu Health Center. The sampling technique was consecutive sampling conducted at several Integrated Health Post from June-September 2021. All mothers of children under two years old who came to the Integrated Health Post and met the inclusion and exclusion criteria were included in the study sample. The inclusion criteria were that children under two years old his mother was willing to be a respondent. The exclusion criteria were children under two years old mothers who had children who were born with congenital defects. The data collection technique used a knowledge questionnaire about stunting. Data analysis using computerization. The results showed that the majority of the mothers were at the ideal age for giving birth (67.2 percent), the mother's education was in a low category (55.2 percent), the mother's level of knowledge was not good (58.6 percent). Children under two years old who experienced stunting were 8.6 percent. Question items about knowledge about chronic malnutrition causing stunting were answered incorrectly by 58.6 percent and children under two years old stunting making children vulnerable to disease answered incorrectly as much as 53.4 percent. The conclusion of the description of maternal knowledge about stunting in children under two years old in the Manganitu Health Center Work Area, Sangihe Islands Regency is in a low category.
Pengaruh Terapi Bermain Terhadap Trauma Healing Pada Anak Korban Bencana Alam Dhito Dwi Pramardika; Jelita Siska Herlina Hinonaung; Astri Juwita Mahihody; Grace Angel Wuaten
Faletehan Health Journal Vol 7 No 02 (2020): Faletehan Health Journal, Juli 2020
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v7i02.131

Abstract

The impact of natural disasters is loss of life, loss of property, and environmental damage. However, the psychological impact is often ignored especially in children. If not addressed, it can affect on their growth and development. This study aims to determine the effects of trauma healing on children victims of landslides and flash floods in Kampung Belengang, Sangihe Islands Regency, North Sulawesi Province. The experimental group were given play therapy while the control group were not given the intervention. The type of research is quasi-experimental with two unpaired samples. The analysis used to test the difference of the effects is by using Mann-Whitney test. The samples of this study were 16 children in the experimental group and 10 children in the control group. The results of this study show the difference in the average value of the experimental group (17.6056) and the average value of the control group (0.0000). To conclude, there is a significant difference between children who are given play therapy and the control group (p = 0.000).
What Health Information is Needed to Improve the Vaccination Outcomes of COVID-19? : Study Analysis in COVID-19 Vaccination in Sangihe Island Regency, Indonesia Dhito Dwi Pramardika; Jelita Sisika Herlina Hinonaung; Grace Angel Wuaten; Astri Juwita Mahihody
Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 15, No 1 (2021): Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta Kerja Sama KNPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/jpm.v15i1.2900

Abstract

The Indonesian government enforces a COVID-19 vaccination policy for all, but the achievement rate for the COVID-19 vaccination in Sangihe Islands Regency at the first dose is only 1.05%, while the achievement at the second dose to date is only 0.47%. With this in mind, the vaccination policy has not been in line with community participation. The purpose of this study was to find out what kind of health information is needed to increase the covid-19 vaccination rate. The method used in this research is a descriptive study with a purposive sampling technique which was held from 7 January to 8 February 2021 with a total sample of 85 respondents who are health workers in the Sangihe Islands Regency. The data analysis used is descriptive analysis with frequency distribution. The results in this study were 15.3% stated that they were not willing to vaccinate COVID-19 because 39% of COVID-19 survivors, 38% had comorbidities, 15% were unsure of safety and 8% feared side effects. The conclusion of this study is to increase health information regarding vaccines for COVID-19 survivors, information about comorbidities such as what is appropriate for COVID-19 vaccination, safety, and side effects resulting from the COVID-19 vaccine.
TERAPI BERMAIN SEBAGAI TRAUMA HEALING PADA ANAK KORBAN BENCANA ALAM KAMPUNG BELENGANG KECAMATAN MANGANITU KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE Dhito Dwi Pramardika; Jelita Siska Herlina Hinonaung; Astri Juwita Mahihody; Grace Angel Wuaten
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.013 KB) | DOI: 10.31604/jpm.v3i1.169-172

Abstract

January 3, 2020, there has been a natural disaster of flash floods and landslides in Belengang village. Much assistance received in the form of food, clothing, health, and other equipment, but there has been no response to disaster victims to trauma, especially in children. If the injury not addressed, it will have a severe impact on the growth and development of these children. Based on that, playing therapy is used as trauma healing. The implementation of this activity carried out in 4 stages, namely the life survey, assessment, preparation, and execution. The results achieved are all children happy, able to socialize with their peers, and more confident.
PENGARUH PEMBERIAN PAKET “KIAT SEHAT” TERHADAP KECEMASAN PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE jelita siska herlina hinonaung
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v3i1.43

Abstract

Tujuan penelitian: Mengetahui pengaruh pemberian paket “kiat sehat” terhadap kecemasan pada ibu hamil. Metode: Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimental one-group pra-post test design. Pemilihan sampel secara consecutive sampling. Jumlah sampel adalah 51 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner karakteristik responden dan kecemasan. Uji wilxocon signed rank test digunakan untuk melihat perbedaan skor kecemasan ibu hamil sebelum dan setelah empat belas hari diberikan paket “kiat sehat”. Hasil: Median skor kecemasan responden sebelum diberikan paket “kiat sehat” adalah 71±10,6 dan setelah diberikan paket “kiat sehat” 61±10. Diskusi: Pemberian paket “kiat sehat” menurunkan kecemasan. Kesimpulan: Pemberian paket “kiat sehat” berpengaruh bermakna menurunkan kecemasan pada ibu hamil.
PENGARUH PEMBERIAN PAKET “KIAT SEHAT” TERHADAP KECEMASAN PADA IBU HAMIL Jelita Herlina Siska Hinonaung; Elsi Dwi Hapsari; Widyawati -
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.706 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v3i1.101

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian: Mengetahui pengaruh pemberian paket “kiat sehat” terhadap kecemasan pada ibu hamil. Metode: Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimental one-group pra-post test design. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 11 Juli 2016-18 Agustus 2016. Pemilihan sampel secara consecutive sampling. Jumlah sampel adalah 51 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri atas 2 bagian, yaitu karakteristik responden dan kecemasan ibu hamil yang telah digunakan oleh Setyaningsih (2012). Uji wilxocon signed rank test digunakan untuk melihat perbedaan skor kecemasan ibu hamil sebelum dan setelah empat belas hari diberikan paket “kiat sehat”. Hasil: mayoritas responden adalah umur 19-35 tahun (82,4%), pendidikan menengah (52,9%), mendapatkan informasi tentang kehamilan dari petugas kesehatan (78,4%). Median skor dan simpangan baku kecemasan responden sebelum diberikan paket “kiat sehat” adalah 71(10,6) dan setelah diberikan paket “kiat sehat” 61(10). Uji wilcoxon untuk mengukur pengaruh pemberian paket “kiat sehat” terhadap kecemasan menunjukkan nilai p<0,001. Diskusi: pemberian paket “kiat sehat” berpengaruh bermakna secara klinis menurunkan kecemasan pada ibu hamil. Penting untuk membekali diri ibu hamil dengan informasi yang benar tentang kehamilan. Paket “kiat sehat” dapat dimanfaatkan oleh ibu hamil maupun keluarga sebagai bahan bacaan mengenai kiat sehat selama kehamilan sehingga wawasan bertambah dan kecemasan berkurang selama proses kehamilan. Kesimpulan: Ibu hamil perlu dibekali informasi yang benar tentang kehamilan untuk menurunkan kecemasan. Paket ‘kiat sehat’ dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang digunakan oleh petugas kesehatan untuk diberikan pada ibu hamil.Kata kunci: Paket “kiat sehat”, kecemasan, ibu hamilEFFECT OF GIVING “HEALTHY TIPS (KIAT SEHAT)” PACKAGE ON ANXIETY IN PREGNANT WOMENABSTRACTObjective: To identify the effect of “healthy tips (kiat sehat)” package on anxiety in pregnant women. Methods: This research is pre-experimental with one-group pre-posttest design. It was conducted on 11 July 2016-18 August 2016. Samples were taken using consecutive sampling with a sample size of 51 respondents. Data were collected using a questionnaire consisting of 2 parts, namely characteristics of respondents and anxiety of pregnant women that had been used by Setyaningsih (2012). A Wilcoxon signed-rank test was used to see differences anxiety scores in pregnant women before and after fourteen days of being given a “healthy tips” package. Results: The majority of respondents were aged 19-35 years (82.4%), had secondary education (52.9%), obtained information about pregnancy from healthcare workers (78.4%). The median score and standard deviation of respondents’ anxiety before being given the “healthy tips” package was 71 (10.6) and after being given the “healthy tips” package was 61 (10). The Wilcoxon test to measure the effect of giving “healthy tips” package on anxiety showedp value of <0.001. Discussion: Giving “healthy tips” package has a clinically significant effect on reducing anxiety in pregnant women. It is important to equip pregnant women with correct information about pregnancy. The “healthy tips” package can be used by pregnant women andfamilies as reading material concerning healthy tips during pregnancy so that their knowledge increases and anxiety decreases during the pregnancy, Conclusion: Pregnant women need to be equipped with correct information about pregnancy to reduce anxiety. The ‘healthy tips ’package can be used as an alternative learning medium by healthcare workers to be given to pregnant women.Keywords: “Healthy tips ” Package, anxiety, pregnant women