Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

OPTIMALISASI MEDIA DIGITAL UNTUK PEMASARAN UMKM: PENGALAMAN PENDAMPINGAN PPM–KKNM INTEGRATIF DI DESA MARGAMEKAR, SUMEDANG Hasanah, Ferli; Gumilar, Trisna; Subekti, Mega; Septriani, Hilda
Midang Vol 4 No 2 (2026): Midang, Juni 2026
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v4i2.64069

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in the national economy yet continue to face significant challenges in adopting digital technology for marketing, particularly in non-urban areas. This article reports on a community service program (PPM) conducted under the Integrated PPM–KKNM scheme of Universitas Padjadjaran, aimed at optimizing the use of digital media for MSME marketing in Margamekar Village, South Sumedang District, Sumedang Regency, West Java. The implementation method was participatory and comprised four stages: needs assessment, practice-based training (learning by doing), individual consultation, and technology transfer. Four culinary MSMEs participated as partners: Wening's Catering, Keripik Nufaraz, Kue Basah Bu Neni, and Bakso Margacinta. Results indicate a tangible improvement in partners' digital literacy, evidenced by the establishment of WhatsApp Business accounts, Instagram profiles, and Shopee marketplace stores, as well as the creation of promotional media including business profile videos, product promotion videos, and digital catalogs. The mentoring not only improved marketing communication quality but also expanded market access. These findings affirm that the Integrated PPM–KKNM model, which positions students as field facilitators, is effective in promoting sustainable, locally responsive digital transformation among MSMEs. Keywords: digital literacy, digital media, MSME marketing, Integrated PPM–KKNM, community empowerment
AFORISME SEPAKBOLA DALAM MEDIA MASSA RUSIA Khoeruman, Hilman Fauzia; Karyaningsih, Tri Yulianty; Gumilar, Trisna
Journal of Linguistic Phenomena Vol 3 No 1 (2024): Journal of Linguistic Phenomena, Juli 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jlp.v3i1.52176

Abstract

Artikel ini membahas tentang aforisme sepakbola dalam media massa Rusia dalam konteks kajian semantik. Aforisme merupakan salah satu fenomena bahasa dalam bidang leksika yang penggunaannya di media massa berbahasa Rusia saat ini sudah menjadi bagian dari struktur berita itu sendiri. Aforisme bidang sepakbola sering muncul dalam portal berita digital Rusia yang fungsinya tidak hanya sebagai bagian dari struktur, akan tetapi juga berfungsi sebagai cara modifikasi pemaknaan terhadap suatu konten yang diberitakan. Penyampaian makna berita kepada pembaca disertai dengan nuansa ekspresif yang direalisasikan oleh aforisme. Penelitian ini menggunakatan metode deskriptif analisis yang lebih mengedepankan pencarian makna semantis (Pateda, 2016) yang juga didukung melalui pendekatan semantis (Shakirov, 2016). Penelitian ini menunjukkan bahwa aforisme mengandung makna ekspresif yang beragam, ekspresi tersebut mengacu pada topik yang dibicarakan. Secara umum, aforisme sepakbola mengandung pemikiran mendalam terhadap fenomena yang dibahas.
REIMAGINE KOTA BANDUNG: TAWARAN PENULISAN SEJARAH LOKAL DAN SEKTORAL Gumilar, Trisna; Subekti, Mega; Ampera, Taufik
Midang Vol 2 No 1 (2024): Midang, Februari 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i1.51234

Abstract

Sementara pembangunan fisik Kota Bandung, termasuk peningkatan tata ruang, infrastruktur, dan ekonomi, telah diupayakan oleh pemerintah guna mengurangi ketimpangan sosial yang kini sangat terasa, partisipasi aktif masyarakat menjadi suatu keharusan. Dalam konteks ini, melibatkan masyarakat untuk memperkuat rasa memiliki terhadap Kota Bandung menjadi krusial guna menjaga stabilitas sosial dan kelangsungan dari kemajuan yang telah dicapai. Tingginya tingkat pergantian penduduk di Kota Bandung menjadi titik perhatian, mengingat hal ini dapat mengancam rasa identitas dan keterikatan yang esensial dalam memperkuat fondasi bagi pembangunan yang berkelanjutan. Tulisan ini menjadi sebuah usulan teoritis yang relevan terkait potensi degradasi identitas, dengan mengadopsi metode penelusuran literatur sebagai pendekatan penelitian. Salah satu fokusnya adalah konsep ‘imagined community’ dalam membentuk identitas bersama masyarakat dan keterikatan warga terhadap Kota Bandung. Di antara pendekatan tersebut, terdapat penekanan pada pentingnya membangun sebuah narasi sejarah bersama. ‘Narasi sejarah bersama’ menjadi krusial dalam menghadapi situasi tingginya pergantian penduduk di Kota Bandung, yang disebabkan oleh baik kelahiran maupun migrasi.
REINVENTARISASI POTENSI DESA MARGAMEKAR: STUDI KASUS PENDAMPINGAN KARANG TARUNA PAMEKAR Gumilar, Trisna; Abdul Malik, Muhammad Zulfi; Subekti, Mega; Septriani, Hilda
Midang Vol 2 No 3 (2024): Midang, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan reinventarisasi potensi Desa Margamekar melalui pendampingan Karang Taruna Pamekar sebagai upaya pemberdayaan masyarakat lokal. Pendampingan ini melibatkan identifikasi potensi ekonomi, sosial, dan budaya desa yang belum terkelola secara optimal. Metode yang digunakan dalam studi ini meliputi pendekatan partisipatif, wawancara mendalam dengan masyarakat, observasi langsung, dan diskusi kelompok terarah dengan anggota Karang Taruna Pamekar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Margamekar memiliki potensi besar di sektor pertanian, seni budaya, serta wisata alam yang dapat dikembangkan lebih lanjut dengan dukungan komunitas pemuda desa. Pengembangan potensi Desa Margamekar membutuhkan pendekatan holistik yang mencakup perencanaan strategis, keterlibatan komunitas, pemahaman pasar, serta pemasaran yang efektif.
REVITALISASI BUDAYA BEAS PERELEK SEBAGAI MODAL SOSIAL DAN INSTRUMEN EKONOMI KOMUNITAS: STUDI KASUS DI DESA TANJUNGWANGI, KECAMATAN TANJUNGMEDAR, KABUPATEN SUMEDANG Karyaningsih, Tri Yulianty; Gumilar, Trisna; Khoeruman, Hilman F
Midang Vol 3 No 2 (2025): Midang, Juni 2025
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v3i2.63843

Abstract

The “beas perelek” is an exemplar of local wisdom, a term used to denote the collective knowledge and practices of a particular community. It is a cultural heritage of the Sundanese people, and is characterised by the values of solidarity and social resilience. The objective of this study is to examine the revitalisation of the “beas perelek” culture in Desa Tanjungwangi, Sumedang as a form of strengthening social capital and community economic innovation. A qualitative approach was employed, with data being collected through observation, interviews, and documentation of residents. The results of the study demonstrate that, since 2008, “beas perelek” has undergone a series of reforms in the following areas: institutional, management, and socio-economic function. This tradition is now understood to function not only as a food security system, but also as a vehicle for women's empowerment and for community-based savings and loan activities. The revitalisation of “beas perelek” in Tanjungwangi serves as a tangible illustration of the integration of traditional values and social innovation in the context of village development.
MEMBUDAYAKAN TEATER DI SMA NEGERI TANJUNGSARI, SUMEDANG Banita, Baban; Gumilar, Trisna; Sarathan, Indra
Midang Vol 3 No 3 (2025): Midang, Oktober 2025
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v3i3.63908

Abstract

Playing theater is an activity that involves other types of art. Therefore, someone who wants to be active or involved in the world of theater needs to equip themselves with various skills, such as acting, music, dance, makeup, decoration, and others. Playing theater can be done by various age levels as long as they are able, willing, and physically and mentally healthy. For high school students, playing theater is very useful for increasing knowledge, intelligence, organizational skills, and social skills because playing theater contains processes that are in line with these uses. In order to increase appreciation and sustainable activities in the field of theater, the Community Service Team (PKM), Faculty of Cultural Sciences, Padjadjaran University held training at Tanjungsari State High School, Sumedang, specifically for the Gulamsaka Theater Group. The materials presented at the activity were the History of Indonesian Theater, Literature and Theater, Script Analysis, Theater Playing Practice (body, soul, vocal). The techniques used in this activity are divided into three forms: direct explanation, discussion, and practice. This activity was attended primarily by new members of Gulamsaka and several committee or senior members, and was attended by teachers supervising extracurricular activities. The event took place over several days, from 2:30 PM to 5:00 PM WIB. The result was the formation of a team that would perform a short play.