Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pengembangan Identitas Politik Perempuan Lubis, Nursaidah; Sazali, Hasan; Dianto, Icol; Rafiq, Mohd; Fikri, Sholeh
INTERAKSI PERADABAN: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Program Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/interaksi.v3i2.35970

Abstract

Media sosial menjadi kekuatan besar yang mengubah dinamika kehidupan manusia. Media sosial tidak hanya menjadi alat promosi dan informasi tetapi juga membentuk identitas politik perempuan, membantu mereka mengatasi stereotip yang melemahkan. Artikel ini mengkaji dampak penggunaan media sosial Instagram oleh politisi perempuan setelah terpilih menjadi pejabat publik. Melalui penelitian kualitatif, peneliti menganalisis konten foto dan video yang diunggah oleh politisi perempuan pada akun Instagram pribadi mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah menjadi pejabat publik para politisi perempuan tetap aktif dalam menggunakan media sosial Instagram. Selain aktifitas politik, konten pribadi seperti foto keluarga juga sering diunggah sehingga menciptakan narasi identitas yang kompleks. Politisi perempuan tidak hanya menjaga integritas politik tetapi juga menunjukkan kehidupan pribadi sebagai upaya untuk menghilangkan stereotip tradisional. Penelitian ini memberikan kontribusi tentang bagaimana media sosial, khususnya Instagram, dapat menjadi alat penting dalam pembentukan identitas politik perempuan di Indonesia.
MODERASI BERAGAMA DAN LITERASI KEAGAMAAN: RESPON SISWA MADRASAH TERHADAP ISU RADIKALISME DAN INTOLERANSI Dianto, Icol; Fikri, Sholeh; Siregar, Martua Haholongan; Efendi, Erwin; Dalimunthe, Tua
Marsialapari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Nopember
Publisher : Yayasan Baitul Hikmah al-Zain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63424/marsialapari.v2i3.484

Abstract

This study aims to analyze the level of understanding of Madrasah Aliyah Negeri 3 Central Tapanuli students about religious moderation, religious literacy, and response to the issue of radicalism in the madrasah environment. The research approach uses a qualitative method strengthened with quantitative data through the distribution of a Likert scale questionnaire to 25 grade XII students. The data was analyzed descriptively by reviewing four main indicators: religious moderation, religious literacy, radicalism and attitudes towards differences, as well as social media and digital moderation. The results of the study showed that all aspects were in the "Agree" category with an average score above 3.9, indicating students' positive attitudes towards the values of moderation, tolerance, and digital religiosity. Community service programs implemented through the blended learning model  have proven to be effective in increasing students' awareness of religious moderation and religious literacy. These findings show a strong relationship between religious literacy and moderate attitudes in rejecting radicalism. Students with high literacy levels are more critical of religious content and are able to select information wisely on social media. This study recommends strengthening the religious moderation curriculum and religious digital literacy training to strengthen the ideological resilience of madrasah students in the digital era.
MANAJEMEN PENGELOLAAN BADAN KESEJAHTERAAN MESJID DALAM PENGEMBANGAN STRUKTUR FISIK MESJID AL-HASANAH DI KOTA PADANGSIDIMPUAN. Batubara, Siti Rahmah; Fikri, Sholeh; Handayani, Ricka; Rahmat, Ihsan
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 12 No. 1 (2024): -
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah - Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jmd.v12i1.38917

Abstract

Pengelolaan mesjid dilaksanakan berdasarkan perencanaan yang baik, tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, mesjid juga membina dan mendidik manusia menjadi insan yang beriman dan bertakwa. Masjid Al-Hasanah merupakan salah satu mesjid yang berada di lingkungan III kelurahan Sihitang, mesjid ini berupaya melalukan pembangunan mesjid dengan menggunakan manajemen BKM dalam pembangunan fisik mesjid Al-Hasanah. Metode penelitian yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Informan penelitian adalah masyarakat yang terkait dengan pembangunan mesjid Al-Hasanah yang berjumlah 11 orang. Data primer dalam penelitian ini berjumlah 4 orang yaitu ketua BKM, sekretaris BKM, bendahara BKM, penasehat BKM, sedangkan data sekunder adalah kepala lingkungan III di Kelurahan Sihitang, 4 orang masyarakat, dan 2 orang jama’ah Masjid Al-Hasanah. Teknik pengumpulan data yaitu observasi non-partisipatif, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yaitu teknik triangulasi yang bertujuan untuk meningkatkan keakuratan data. Hasil yang  diperoleh dari penelitian ini adalah bagaimana manajemen Badan Kesejahteraan Masjid Al-Hasanah yaitu Pertama, adanya perubahan rencana dalam pembangunan mesjid, Kedua pembentukan organisasi yang disahkan langsung oleh Kementerian Agama Republik Indonesia Kota Padangsidimpuan. Ketiga, pelaksanaan panitia pembangunan bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing. Keempat, melakukan evaluasi BKM 2 minggu sekali untuk mengetahui perkembangan proses Pembangunan. Serta faktor pendukung besar dari masyarakat sehingga BKM fisik mesjid ni berjalan dengan baik.Kata Kunci: Manajemen, Badan Kesejahteraan Masjid, Masjid.
Strengthening Religious Moderation In Multicultural Indonesia: A Descriptive Study In East Nusa Tenggara And Bali Amran, Ali; Fikri, Sholeh; Siregar, Budi Gautama; Abd Ghafar bin Don; Nasution , Syafri Martabe Rizka
Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Vol. 9 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/it.v9i1.9275

Abstract

This study aims to analyse the understanding and implementation of religious moderation in maintaining harmony among diverse groups and strengthening national unity and integrity in a multi-ethnic society, with a focus on the regions of East Nusa Tenggara and Bali. This research employed descriptive qualitative methods, collecting data through observation, documentation, and interviews. Data triangulation techniques were then used to analyse the data systematically.  Additionally, during data analysis, the author used the VosViewer application to track previous research related to the discussed themes. The results showed that the people of East Nusa Tenggara and Bali generally had a good understanding of religious moderation. Various efforts and strategies to promote religious moderation had been implemented, yielding positive results that needed to be sustained, especially in the context of multiethnic societies. However, intolerant attitudes were still found in some areas, especially towards Muslims who are in a minority position in Kupang and some places in Bali. This finding confirms the importance of strengthening multiculturalism-based religious moderation programmes to build social harmony amid the nation's plurality.
Analisis Hierarki Pengaruh Dalam Manajemen Komunikasi Media Medan Bisnis Daily Di Era Digital Nasution, Ikhwan; Fikri, Sholeh; Rafiq, Mohd
Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah Vol 2, No 1 (2024): Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hierarki pengaruh dalam manajemen komunikasi media Medan Bisnis Daily di tengah persaingan media di era digital. Dengan mengambil fokus masalah bagaimana manajemen komunikasi media Medan Bisnis Daily untuk menghadapi persaingan bisnis di era digital. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis teori hierarki Shoemaker dan Reese. Data yang dikumpulkan atau diperoleh dari observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi yang kemudian data tersebut telah diuji keabsahannya melalui teknik teriagulasi. Dari hasil penelitian menemukan bahwa media Medan Bisnis Daily lebih dominan dipengaruhi oleh level rutinitas dalam kerangka teori analisis pengaruh sebagaimana digagas oleh Shoemaker dan Reese, meskipun level individu, organisasi, ektramedia dan ideologi juga memberikan pengaruh yang positif. Manajemen komunikasi yang dilakukan Medan Bisnis Daily dalam mengelola media lebih efektif dengan mengunakan media sosial sebagai alat komunikasi termasuk rapat-rapat redaksi tanpa harus tatap muka. Kebijakan-kebijakan redaksi dilakukan secara daring melalui grup media sosial seperti grup WhatsApp. Strategi manajemen komunikasi Medan Bisnis Daily lebih kepada peningkatan level rutinitas dan individu, pelatihan dan juga pola kemitraan. Menjadikan iklan, kerjasama pemberitaan dan follower sebagai sumber pemasukan perusahaan tanpa mempengaruhi independensi media.
Interaksi Simbolik Tuan Guru Dalam Menarik Minat Jamaah Majelis Taklim Mengikuti Pengajian Al-Yusufiyah Hasibuan, Jelita; Harahap, Khoiruddin; Rafiq, Mohd; Fikri, Sholeh
Hikmah Vol 18, No 1 (2024): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v18i1.10999

Abstract

Pengajian Al-Yusufiyah merupakan pengajian yang memiliki jamaah majelis taklim yang cukup banyak dibandingkan dengan pengajian lain yang ada di Tapanuli Selatan, awalnya jamaah pengajian hanya ada 100 jamaah saja sekarang sudah mencapai 7000 jamaah yang terdaftar sebagai jamaah majelis taklim Al-Yusufiyah. Pengajian ini dilaksanakan setiap hari Sabtu setiap Minggunya Pukul 07.00 WIB s/d 08.30 WIB. Jamaah pengajian terdapat 2 tipe ada jamaah yang terdaftar sebagai jamaah majelis taklim dan ada yang tidak yang hanya datang untuk mendengarkan ceramah tuan guru saja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Tehnik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa simbol yang digunakan oleh tuan guru menarik minat jamaah majelis taklim yaitu dengan bahasa yang lemah lembut, santun dan tidak menyinggung perasaan jamaah, simbol pakaian, simbol penampilan dan simbol gelar, tuan guru berpenampilan yang sederhana dan gelar tuan Nalomok dan tuan Naborkat. Interaksi simbolik tuan guru dalam menarik minat jamaah majelis taklim untuk mengikuti pengajian Al-Yusufiyah di Huta Holbung Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan yaitu interaksi simbolik melalui identitas diri, konsep diri, interaksi sosial, dan dunia sosial. Tuan guru berhasil dalam menerapkan interaksi simbolik tersebut dan mendapatkan hasil yang maksimal dengan bukti semakin banyaknya jamaah majelis taklim yang terdaftar sebagai jamaah majelis taklim. Kata kunci : Interaksi simbolik, Tuan Guru, Al-Yusufiyah
Starategi Dakwah Menghadapi Masyarakat Modern Melalui Pendekatan Seni Fikri, Sholeh
Hikmah Vol 13, No 2 (2019): HIKMAH: JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v13i2.1929

Abstract

AbstractThis paper explained that dakwah should be adapted to the community faced, one approach that can be used in the face of modern society is the musical arts. Music presented is religious music. By examining literatures and researches experts associated with music or that modern society are very pleased with all our activities in filling religious music in their life.Keyword: dakwah, religious music, modern societyAbstrakTulisan ini menjelaskan bahwa pendekatan dakwah seharusnya disesuaikan dengan masyarakat yang dihadapinya, salah satu pendekatan yang bisa digunakan dalam menghadapi masyarakat modern adalah dengan pendekatan seni musik. Musik yang disuguhkan adalah musik religi. Dengan mengkaji literatur-literatur dan hasil penelitian para ahli  yang terkait dengan musik didapatkan bahwa masyarakat modern sangat senang dengan musik religi dalam mengisi semua aktifitas kehidupannya.Kata kunci: dakwah, musik religi, masyarakat modern
Adaptasi Media Cetak dalam Era Digital: Transformasi Koran terhadap Perubahan Sosial dan Pendidikan Rambe, Rosmayani; Nasution, Siti Arbiah; Fikri, Sholeh
Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah Vol 3, No 2 (2025): Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran koran baik versi cetak maupun digital dalam menghadapi perubahan sosial dan pendidikan di era digital. Transformasi teknologi telah menggeser pola konsumsi informasi masyarakat, namun koran tetap memiliki fungsi strategis sebagai media literasi, edukasi, dan pembentuk opini publik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 20 responden, penelitian ini mengungkap bahwa seluruh responden masih membaca koran, meskipun intensitasnya berbeda-beda, dan mayoritas mengakses Tribun News, Kompas, serta Tempo. Dari aspek sosial, responden memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai isu-isu seperti mafia tanah, ketidakadilan sosial, dan dinamika politik. Sementara itu, dalam aspek pendidikan, koran membantu meningkatkan pengetahuan tentang perkembangan dunia pendidikan, tantangan guru, serta kesenjangan fasilitas belajar. Sebagian besar responden menilai bahwa bacaan koran memberikan perubahan signifikan terhadap pengetahuan, sikap, dan cara pandang mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya mengubah bentuk penyajian berita, tetapi juga memperluas fungsi koran sebagai media pembelajaran, penguatan literasi digital, serta agen pembentuk karakter dan kesadaran sosial. Oleh karena itu, koran yang beradaptasi dengan platform digital tetap relevan sebagai instrumen edukatif dan media perubahan sosial di era globalisasi informasi.
Media Televisi dan Transformasi Masyarakat Indonesia: Peran Televisi dalam Pendidikan, Nilai Sosial, dan Pembentukan Opini Politik Matondang, Ahmad; Matondang, Ahmad Sultoni; Ray, Muhammad Gani; Fikri, Sholeh
Jurnal Dakwah dan Masyarakat Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Dakwah dan Masyarakat
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the global context of media and society, television remains a significant mass communication medium, particularly in developing countries, despite the rapid expansion of digital and social media platforms. While existing international studies predominantly focus on the declining influence of television or its quantitative media effects, limited attention has been given to how television continues to function as a social institution shaping education, social values, and political consciousness in transitional societies such as Indonesia. This study aims to analyze the role of television media in the process of social transformation, specifically in the domains of non-formal education, social value construction, and political opinion formation within Indonesian society. Employing a qualitative descriptive-interpretative approach, this research utilizes in-depth interviews, non-participant observation, and document analysis to capture audiences’ lived experiences and interpretations of television content. The findings reveal that television remains influential as a non-formal educational medium, a symbolic arena for negotiating social values, and a strategic actor in shaping political awareness through agenda-setting and framing mechanisms. Theoretically, this study contributes to media and communication scholarship by reaffirming the relevance of agenda-setting and social construction theories within a convergent media environment. Empirically, it provides contextual insights into the persistent socio-political role of television in the Global South, highlighting its adaptive capacity amid digital transformation. Dalam konteks global media dan masyarakat, televisi masih mempertahankan peran penting sebagai medium komunikasi massa, terutama di negara berkembang, meskipun ekosistem media mengalami transformasi signifikan akibat pesatnya perkembangan media digital dan media sosial. Namun, sebagian besar kajian akademik cenderung menekankan penurunan pengaruh televisi atau membatasi analisis pada pendekatan kuantitatif berbasis efek media, sehingga masih menyisakan kesenjangan penelitian terkait pemahaman mendalam mengenai fungsi televisi sebagai institusi sosial yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media televisi dalam proses transformasi masyarakat Indonesia, khususnya dalam aspek pendidikan nonformal, konstruksi nilai-nilai sosial, serta pembentukan opini dan kesadaran politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-interpretatif melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa televisi masih berfungsi sebagai media pendidikan nonformal yang memperluas literasi sosial masyarakat, menjadi arena simbolik dalam negosiasi dan perubahan nilai sosial, serta berperan strategis dalam pembentukan opini dan kesadaran politik melalui mekanisme agenda setting dan framing. Secara teoretis, penelitian ini menegaskan kembali relevansi teori agenda setting dan konstruksi sosial media dalam konteks media konvergen. Secara empiris, penelitian ini memberikan kontribusi kontekstual terhadap kajian media dan masyarakat dengan menegaskan keberlanjutan peran televisi sebagai agen transformasi sosial di Indonesia di tengah dinamika globalisasi media dan transformasi digital.
Komunikasi Pemasaran Produk Melalui Media Sosial Tiktok: Studi Pada Produk Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah Di Kota Padangsidimpuan Rinaldi, Iwan; Fikri, Sholeh; Dianto, Icol
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi pemasaran, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). TikTok sebagai platform berbasis video pendek menawarkan peluang strategis dalam meningkatkan visibilitas dan interaksi konsumen dengan biaya promosi yang relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran UMKM melalui TikTok, menilai efektivitasnya dalam meningkatkan visibilitas dan interaksi konsumen, serta mengidentifikasi tantangan dan implikasi komunikasi pemasaran digital di Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus terhadap pelaku UMKM yang aktif memanfaatkan TikTok sebagai media promosi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi konten, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok efektif sebagai media komunikasi pemasaran melalui konten kreatif, interaktif, dan kontekstual. Namun, keterbatasan literasi digital dan konsistensi konten masih menjadi tantangan utama. Penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan TikTok secara strategis dan beretika dapat meningkatkan daya saing serta keberlanjutan UMKM di era digital.