Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KUALITAS SDM MELALUI SEKOLAH PAMONG DI DESA PAKISAN KABUPATEN BONDOWOSO Endah Kurnia Lestari; Agus Luthfi; Herman Cahyo Diartho; Fivien Muslihatinningsih; Duwi Yunitasari
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 2 (2023): Aptekmas Volume 6 Nomor 2 2023
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/apts.v6i2.6427

Abstract

Village development can be achieved if it is balanced with an increase in the quality of human resources for village officials who are qualified and visionary. One of the villages in Bondowoso Regency, namely Pakisan Village, Tlogosari District, has the potential for natural and economic resources that have not been managed properly so that the village is not yet advanced and independent. One of the obstacles that has made Pakisan Village, Tlogosari Subdistrict, not yet advanced and independent is the not yet optimal village development planning system built by village officials. This causes natural and economic potential not to be managed properly. One of the things that is done to realize village development planning is the quality of human resources for village officials who must have a professional and visionary attitude. In reality, there are still many village governments that still have low professionalism and a lack of innovation and creativity. So that the management of village potential is still not optimal. Village potential in Pakisan Village, Tlogosari District, Bondowoso Regency is the strength and capability of the village which can provide benefits if managed properly to improve the welfare of the local community. Support for developing and increasing the capacity of village officials in government management in Pakisan Village, Tlogosari District, Bondowoso Regency also comes from universities, in this case the University of Jember, especially the Institute for Research and Community Service (LP2M). One form of this support is to provide assistance and hold training and discussions as a means to increase the capacity of village apparatus in Pakisan Village, Tlogosari District, Bondowoso Regency who are professional, creative and innovative.
The Influence of Local Revenue and Equalization Fund on Economic Growth in East Nusa Tenggara Province Safira Dini Aini; Endah Kurnia; Sunlip Wibisono
Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 17 No. 2 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan
Publisher : Department of Development Economics, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29259/jep.v17i2.8992

Abstract

Fiscal decentralization is a policy made by the government to reduce fiscal dependence on the central government and create financial independence in the region. The independence of regional finance itself can be reflected through the high percentage of PAD revenue to total regional revenues. Where the existence of regional financial independence is expected to help implement regional development that can affect economic growth in the region. The purpose of this study was to determine the relationship of the level of regional financial independence to economic growth of districts/cities in East Nusa Tenggara Province in 2012-2017. The results of study uses secondary data analysis tools to approach the data panel Fixed Effect Model (FEM). The results of this study indicate that the local revenue had significant positive effect on economic growth, equalization funds had no significant positive effect on economic growth.
Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi terhadap Tingkat Fertilitas di Provinsi Jawa Timur Mahardika Bagus Sugiarto; Fivien Muslihatinningsih; Endah Kurnia Lestari
Jurnal Ekuilibrium Vol 5 No 2 (2021): JEK Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jek.v5i2.27014

Abstract

The high rate of population growth is a serious obstacle for Indonesia so that success in carrying out development needs to be increased in high quantity so that it can support the rate of growth in the economy. The purpose of this study is to determine and analyze the influence of socio-economic factors on fertility levels in East Java Province. The data used in this study is secondary data obtained from BPS and browsing internet websites as a support. The unit of analysis in this study is the effect of social economic factors on fertility levels. Fertility level is a driving variable and variables from social factors (poverty, health, education, employment, per capita income) in 2014-2018 are independent variables. While the method used in this study is multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that poverty no significant positive effect on fertility in East Java. Health has no significant positive effect on fertility in East Java. Education has a significant negative effect on fertility in East Java. Employment has a significant negative effect on fertility in East Java. Income has a significant negative effect on fertility in East Java.
Pengujian Empiris Konsep Forward Premium Puzzle Antara ASEAN-5 dan Jepang Nur Halimah; Siswoyo Hari Santoso; Endah Kurnia Lestari
Jurnal Ekuilibrium Vol 2 No 2 (2018): JEK Volume 2 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori uncovered interest rate parity menyatakan bahwa tingkat suku bunga yang naik akan membuat nilai tukar terdepresiasi relatif terhadap negara lain. Namun, secara empiris tingkat suku bunga yang naik akan menyebabkan nilai tukar terapresiasi relatif terhadap negara lain. Konsep yang menyatakan penyimpangan dari teori UIP disebut sebagai konsep forward premium puzzle. Konsep tersebut telah banyak diteliti baik di negara maju maupun negara berkembang yang salah satunya di kawasan ASEAN. Dengan terbentuknya perjanjian Chiang Mai antara ASEAN+3 mengindikasikan adanya integarasi keuangan yang lebih efisien dan efektif di kawasan tersebut sehingga penelitian konsep FPP relevan di lakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui eksistensi dari konsep FPP dan bagaimana pergerakannya selama periode penelitian tahun 2001Q1 hingga 2015Q4. Metode yang digunakan dua alat analisis yang terdiri dari regresi data panel serta ARCH/GARCH. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa koefisien β memiliki nilai negatif yang mengindikasikan eksistensi dari konsep FPP. Sedangkan pada semua objek penelitian menunjukkan adanya efek GARCH dengan pergerakan yang konstan pada jangka panjang di empat negara yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina dengan Thailand. Sementara negara Singapura tidak menunjukkan pergerakan yang konstan pada jangka panjang.
Analisis Pola Pertumbuhan Sektor Ekonomi Kabupaten Banyuwangi Tahun 2011-2015 Edo Adytia Candra; Endah Kurnia Lestari; Petrus Edi Suswandi
Jurnal Ekuilibrium Vol 3 No 2 (2019): JEK Volume 3 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui klasifikasi pertumbuhan sektor perekonomian di Kabupaten Banyuwangi berdasarkan laju pertumbuhan PDRB dan kontribusi tiap sektor terhadap PDRB. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari publikasi BPS yang mencakup: laju pertumbuhan PDRB tahun 2011-2015 dan kontribusi per sektor terhadap PDRB tahun 2011-2015. Metode analisis data menggunakan analisis Tipologi Klassen. Hasil analisis Tipologi Klassen menunjukkan bahwa sektor yang termasuk ke dalam kategori sektor maju dan tumbuh pesat antara lain sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan; sektor Konstruksi; dan sektor Jasa Pendidikan. Sementara sektor yang termasuk sektor maju tapi tertekan adalah sektor Pertambangan dan Penggalian. Sektor yang termasuk ke dalam sektor potensial dan masih dapat berkembang adalah sektor Industri Pengolahan; Pengadaan Listrik dan Gas; Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang; Perdagangan Besar dan Eceran; Repasari Mobil dan Sepeda Motor; Transportasi dan Pergudangan; Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum; Real Estate; Jasa Perusahaan; Administrasi Pemerintahan; dan Jasa lainnya. Sedangkan sektor Informasi dan Komunikasi; Jasa Keuangan dan Asuransi; dan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial termasuk ke dalam sektor relatif tertinggal.
Pengaruh Program Keluarga Berencana Terhadap Kondisi Kehidupan Sosial dan Ekonomi Pada Keluarga Akseptor KB di Desa Sidodadi Kabupaten Jember Ahrian Febia Syubhi; Fivien Muslihatiningsih; Endah Kurnia Lestari
Jurnal Ekuilibrium Vol 7 No 2 (2023): JEK Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jek.v7i2.40375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program KB terhadap kondisi sosial dan ekonomi keluarga akseptor KB di Desa Sidodadi Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisa data berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian didapatkan, bahwa dorongan untuk mengikuti program KB bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga dengan mengatur jarak kelahiran, sehingga keluarga akseptor dapat memiliki waktu luang untuk mencari pekerjaan diluar aktivitas merawat anak Ada dua pandangan yang bertolak belakang mengenai pengaruh program KB terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Bagi keluarga yang bukan akseptor KB, program KB sedikit sekali pengaruhnya terhadap perubahan sosial ekonomi mereka, karena program KB hanyalah sebagai upaya dalam mewujudkan keluarga sejahtera, namun sejatinya semua itu kembali kepada masing-masing keluarga yang menjalan-kan dan mendirikan rumah tangga. Bagi keluarga yang mengikuti program KB beranggapan bahwa program KB sangat berpengaruh terhadap perubahan sosial ekonomi.
Penyerapan Tenaga Kerja Industri Batu Bata Pada Masa Pandemi Covid-19 Kabupaten Mojokerto Eka Amrita Dani Putri; Fivien Muslihatinningsih; Endah Kurnia Lestari
Jurnal Ekuilibrium Vol 6 No 2 (2022): JEK Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jek.v6i2.32013

Abstract

Industri kecil berperan dalam pembangunan dan menjadi pelaku ekonomi yang mampu bertahan terhadap guncangan perekonomian. Terutama pada saat pandemi Covid – 19 yang berdampak begitu besar terhadap ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya tenaga kerja, produktivitas, harga, dan lama usaha terhadap penyerapan tenaga kerja, serta untuk mengetahui perbedaan penyerapan tenaga kerja sebelum dan sesudah pandemi Covid – 19 pada industri batu bata di Kabupaten Mojokerto. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi linier berganda dan uji Paired sample T-test. Hasil yang diperoleh yaitu variabel upah dan produktivitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja pada industri batu bata di Kabupaten Mojokerto, sedangkan harga dan lama usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja pada industri batu bata di Kabupaten Mojokerto. Berdasarkan hasil uji Paired sample T-test terdapat perbedaan yang signifikan penyerapan tenaga kerja pada industri batu bata di Kabupaten Mojokerto sebelum dan sesudah pandemi Covid – 19.
Pengaruh IPM, Pengangguran, dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Kemiskinan di Provinsi Jawa Timur Pada Tahun 2017-2021 Andris Imania Oktavian; Fivien Muslihatinningsih; Endah Kurnia Lestari
Jurnal Ekuilibrium Vol 7 No 1 (2023): JEK Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jek.v7i1.33085

Abstract

Kemiskinan adalah salah satu permasalahan perekonomian yang sering menjadi permasalahan dan topik utama di berbagai negara, tak terkecuali di Indonesia. Di mana kemiskinan kerap kali menjadi salah satu permasalahan utama di negara berkembang seperti Indonesia. Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu daerah dengan ekonomi yang besar di negara Indonesia masih banyak menyumbang angka penduduk miskin. Kemiskinan perlu menjadi masalah yang harus dilihat dari berbagai dimensi yang menjadi diyakini mempunyai pengaruh terhadap angka kemiskinan di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji pengaruh dari Indeks pembangunan Manusia, angka pengangguran dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan yang ada di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif analisis regresi data panel. Data dalam penelitian ini diggunakan data sekunder dari data tahun 2017-2021 di 38 Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur. Dengan melalui beberapa tahapan pengujian yaitu uji statistik dan uji asumsi klasik.Hasil pengujian menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, kemudian pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan pengangguran berpengaruh namun tidak sigifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Timur.
Pengaruh Besaran Perekonomian, Tingkat Upah dan Inflasi Terhadap Kesempatan Kerja di Provinsi Jawa Timur Tahun 2014-2018 Endah Kurnia Lestari; Sunlip Wibisono; Dimas Sa'bandianto
Jurnal Ekuilibrium Vol 6 No 1 (2022): JEK Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jek.v6i1.24933

Abstract

Labor is the driving force of the wheels of development. The number and composition of the workforce will continue to change along with the demographic process. Workers are residents with a minimum age limit of 15 years without a maximum age limit. Manpower development has many dimensions and is interrelated. The main problem in the development of the national manpower policy is the achievement of full employment and the improvement of the living structure of the community. The aim of this research is that the government is expected to focus more on developments (GRDP), especially in the manufacturing sector, which has a high rate of employment. The data used in this study is secondary data obtained from BPS and browsing internet websites as a support. While the method used in this research is panel data regression analysis method with REM method with the help of Eviews 9 software. The results of this study indicate that the GRDP variable (X1) has a significant and positive effect on TPAK, the Minimum Wage variable (X2) has a significant and negative effect. against TPAK. Employment opportunities in Java are influenced by 99.6% by HDI, GRDP, UMP and inflation while the remaining 0.4% is influenced by other factors.
Keragaan Data Gula Tebu di Indonesia Duwi Yunitasari; Nanik Istiyani; Endah Kurnia Lestari
Jurnal Ekuilibrium Vol 1 No 2 (2017): JEK Volume 1 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri gula Indonesia pernah mencapai kejayaan pada tahun 1930-an dengan menjadi eksportir gula terbesar didunia setelah Kuba. Namun pada perkembangan selanjutnya, industri gula Indonesia lambat laun mengalamipenurunan kinerja sehingga menjadi salah satu importir gula utama (Susilohadi et al.2012). Data menunjukkanadanya peningkatan laju impor GKP selama 1998-2015. Peningkatan laju impor tersebut salah satunyadisebabkan oleh adanya peningkatan defisit GKP dan konsumsi GKP. Peningkatan laju konsumsi GKP yang lebihbesar dibandingkan dengan peningkatan laju produksi GKP mengakibatkan Indonesia belum mencapaiswasembada gula. Dengan adanya keragaan data yang ditampilkan, kita bisa mengetahui bagaimana potensipergulaan ke depan. Baik mengenai luas lahan, jumlah penduduk, produksi gula dan produktivitas gula.