Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Objek Wisata Kali Biru (Lakaranda) Di Desa Mosolo Kabupaten Konawe Kepulauan Dengan Penekanan Arsitektur Berkelanjutan Ahyarky Abidin, Afri; Sari Taufiq, Elvina; Nahdatunnisa, Nahdatunnisa; Mirwanto, Mirwanto
Architectura : Journal of Architecture and Planning Vol. 1 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/architectura.v1i1.3

Abstract

The development of marine tourism in all regions of Indonesia, the Konawe Islands regency is one of the provinces in Indonesia that has potential in the development of marine tourism. Purpose of designing a tourist attraction Kali Biru (Lakaranda) Mosolo the most important thing in planning is to design a site to support all activities and be able to accommodate the function of the building. The design results show that the Kali Biru (Lakaranda) tourist area needs to be reviewed in developing supporting facilities and main facilities for visitors to fulfill activities in traveling activities, using sustainable architectural design principles where architectural design considers environmental, social and economic impacts.
Hotel Wisata Kulisusu Kabupaten Buton Utara Dengan Pendekatan Arsitektur Modern Hasmariska, Nia; Ahyarki Abidin, Afri; Al-Mustagfir Syah, Andi; Nahdatunnisa, Nahdatunnisa
Architectura : Journal of Architecture and Planning Vol. 1 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of the tourism sector in North Buton Regency, especially in Kulisusu District, requires adequate infrastructure support, one of which is a representative accommodation facility. The design of this tourist hotel aims to provide lodging facilities that are comfortable, functional, and able to increase the attractiveness of regional tourism. A modern architectural approach is used to display the impression of a building that is simple, efficient, and in accordance with the needs of today's society without ignoring the context of the tropical environment and local potential. The design is designed with attention to aspects of open space, natural lighting, good air circulation, and integration with the surrounding landscape. It is hoped that the hotel will not only serve as a place to stay overnight, but also become an icon of modern architecture that supports economic growth and tourism in the North Buton region.
Kawasan Objek Wisata Danau Molara Di Kabupaten Konawe Utara Krisdianto, Krisdianto; Nahdatunnisa, Nahdatunnisa; Ahyarki Abidin, Afri
Architectura : Journal of Architecture and Planning Vol. 1 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/architectura.v1i2.5

Abstract

Molara Lake in North Konawe Regency is one of the natural tourism potentials that has not been optimally explored. The development of this area as a tourist destination can have positive impacts on the local economy and environmental conservation. This study aims to design the Molara Lake tourism area using an ecological architecture approach, emphasizing the harmonious integration between architectural design and the natural environment to create a sustainable and eco-friendly tourism area. The research methodology applied is descriptive qualitative, which includes data collection techniques through field observations, in- depth interviews with relevant stakeholders, and comprehensive literature studies. The results of the study show that Molara Lake has great potential as a premier tourist destination, but this potential has not been optimally utilized. The application of the ecological architecture approach is expected to enhance the tourism appeal of Molara Lake while maintaining ecosystem balance and environmental sustainability. This research provides significant contributions to the development of sustainable tourism that can be applied to other areas with similar natural potentials.
Desain Agrowisata Nanga-Nanga Di Kota Kendari Dengan Pendekatan Arsitektur Organik Fik, Muh. Taufik; Nahdatunnisa, Nahdatunnisa; Ahyarky Abidin, Afri
Architectura : Journal of Architecture and Planning Vol. 2 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/architectura.v2i2.10

Abstract

Agrotourism is one of the strategies for sustainable tourism development that integrates agricultural, educational, and recreational functions within a single area. Kendari City has great potential through the Nanga-Nanga area, which is rich in natural resources and agricultural land, but has not yet been optimally utilized as a tourist destination. This study aims to design the concept of Nanga-Nanga agrotourism using an organic architecture approach that emphasizes harmony between buildings and the environment. The research methods used include literature studies, field observations, and site analysis to identify the potentials and constraints of the area. The design results show that the application of organic architectural principles produces a design that is adaptive to natural conditions, uses local materials, and blends with the surrounding agricultural and natural landscape. Thus, the results and discussions collected can be concluded and formulated into a conceptual basis for planning and design. The development of the Nanga-Nanga Agrotourism is expected to provide positive value for the local community and increase the attractiveness for tourists.
Pengembangan Objek Wisata Pulau Damalawa dengan pendekatan Arsitektur Berkelanjutan di Kabupaten Bombana Mohammad Aldin; Nahdatunnisa, Nahdatunnisa; Hidayat Setiadi, Ahsan
Architectura : Journal of Architecture and Planning Vol. 2 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/architectura.v2i2.12

Abstract

AbstrakPulau Damalawa di Kabupaten Bombana merupakan salah satu destinasi potensial dengan keindahan alam, keanekaragaman hayati, dan budaya lokal yang unik. Namun, pengelolaan pariwisata di kawasan ini masih terbatas sehingga belum mampu memberikan dampak optimal bagi masyarakat maupun kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan konsep wisata Pulau Damalawa dengan pendekatan arsitektur berkelanjutan yang menekankan harmoni antara kebutuhan wisata, ekologi, dan sosial budaya. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat setempat, serta studi literatur untuk menggali potensi dan tantangan pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip arsitektur berkelanjutan, seperti penggunaan material ramah lingkungan, pemanfaatan energi terbarukan, serta perencanaan tata ruang adaptif, dapat meningkatkan daya tarik wisata sekaligus menjaga ekosistem pesisir. Selain itu, keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan menjadi aspek penting dalam menciptakan destinasi yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan. Konsep ini diharapkan menjadikan Pulau Damalawa ikon wisata bahari unggulan Bombana.
Redesain Dan Pengembangan Pasar Mandonga Kota Kendari Dengan Pendekatan Arsitektur Modern La Ode Firman; Andreas, Asri; Ahyarky Abidin, Afri; Nahdatunnisa, Nahdatunnisa
Architectura : Journal of Architecture and Planning Vol. 2 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/architectura.v2i2.24

Abstract

Pasar tradisional merupakan bagian penting dari struktur ekonomi dan sosial masyarakat, terutama di kota-kota berkembang seperti Kendari. Namun seiring pertumbuhan kota dan perubahan gaya hidup masyarakat, pasar Mandonga sebagai salah satu pasar utama di Kota Kendari mengalami penurunan kualitas fisik, kenyamanan, dan daya saing. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya redesain dan pengembangan pasar yang tidak hanya memperbaiki aspek fisik bangunan, tetapi juga merevitalisasi fungsinya sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat. Perancangan Gedung ini menggunakan pendekatan arsitektur modern yang menekankan efisiensi fungsi, fleksibilitas ruang, serta kenyamanan pengguna. Metode perancangan dilakukan melalui studi lapangan, analisis kebutuhan ruang, dan studi banding pasar sejenis. Hasil perancangan menunjukkan bahwa pendekatan arsitektur modern mampu memberikan solusi terhadap permasalahan sirkulasi, pencahayaan, sanitasi, dan pengelolaan pasar. Pasar Mandonga diharapkan dapat menjadi pasar rakyat yang bersih, tertata, modern, dan meningkatkan kesejahteraan pelaku ekonomi lokal.
Gedung KILC (Kendari Intensive Learning Center) Di kota Kendari Dengan Pendekatan Arsitektur Modern BIMA, SYAFAAT BIMA PRAYOGA; Andreas, Asri; Al-Mustagfir Syah, Andi; Nahdatunnisa, Nahdatunnisa
Architectura : Journal of Architecture and Planning Vol. 2 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/architectura.v2i2.27

Abstract

Perkembangan kota Kendari sebagai pusat pendidikan dan pelatihan membutuhkan fasilitas yang mampu mendukung aktivitas belajar secara intensif dan berkesinambungan. Kehadiran Gedung Kendari Intensive Learning Center (KILC) diharapkan dapat menjadi wadah strategis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan keterampilan. Perancangan gedung ini menggunakan pendekatan arsitektur modern yang menekankan pada prinsip fungsionalitas, kesederhanaan bentuk, serta pemanfaatan teknologi dan material kontemporer. Pendekatan tersebut diwujudkan melalui rancangan tata massa bangunan yang efisien, ruang-ruang belajar yang fleksibel, serta integrasi pencahayaan alami dan ventilasi silang untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan produktif. Selain itu, konsep modern ditampilkan melalui penggunaan bentuk geometris sederhana, fasad dengan permainan bidang dan material kaca, serta penerapan konsep hemat energi. Dengan demikian, Gedung KILC di Kota Kendari tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran, tetapi juga sebagai representasi perkembangan arsitektur modern yang relevan dengan kebutuhan masyarakat urban masa kini
Revitalisasi Terminal Pelabuhan Tipe B Ferry Labun Di Kabupaten Buton Utara Dengan Penekanan Arsitektur Tropis Suarno, Adam Suarno; Ilham, Ilham; Puteri Nurbaity, Dian; Nahdatunnisa, Nahdatunnisa
Architectura : Journal of Architecture and Planning Vol. 2 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/architectura.v2i2.50

Abstract

Terminal pelabuhan yang ada di Kabupaten Buton Utara beroperasi di bawah potensinya, terutama karena keterbatasan kapasitas yang memengaruhi arus penumpang dan kargo, sirkulasi pengguna dan kendaraan yang tidak efisien, fasilitas yang tidak memadai, dan kondisi fisik infrastruktur terminal yang memburuk. Berdasarkan pernyataan sebelumnya, dapat ditarik kesimpulan Terminal Pelabuhan Penyeberangan Labuan memerlukan restorasi atau revitalisasi. Wacana ini menggunakan metodologi arsitektur, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metodologi arsitektur mencakup proses desain bangunan yang menggabungkan sumber data, metode akuisisi data, sintesis konsep, dan representasi grafis. Iklim tropis Kabupaten Buton Utara berdampak signifikan pada kenyamanan penumpang di dalam terminal, khususnya terkait suhu interior dan eksterior yang meningkat. Hal ini juga memengaruhi radiasi, aliran udara, dan kurangnya integrasi cahaya alami dan pemanenan air hujan. Arsitektur tropis adalah metodologi arsitektur yang dirancang khusus mengatasi tantangan iklim tropis, sehingga memastikan kenyamanan penghuni. 1. Fasilitas di Terminal Pelabuhan Penyeberangan Labuan Tipe B dinilai melalui analisis komparatif dan observasi lapangan penulis. 2. Bangunan Terminal Pelabuhan Penyeberangan Labuan Tipe B di Kabupaten Buton Utara dirancang dengan konsep arsitektur tropis untuk memitigasi potensi permasalahan yang diakibatkan kondisi iklim
Sinergi Hukum Pranata dan Arsitektur Vernakular dalam Kepastian Hukum Permukiman Suku Bajo di Torosiaje Laut Mukmin, La Ode Rojul; Setiadi, Ahsan Hidayat; Nahdatunnisa, Nahdatunnisa; Syah, Andi Al Mustagfir; Israjab, Reksa; Taufiq, Elvina Sari
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik Vol 4 No 01 (2025): Edisi Juni Tahun 2025 ANOA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UMKENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/anoa.v1i04.690

Abstract

Tujuan hukum yang mendekati realitas adalah kepastian hukum, kepastian hukum merupakan sesuatu yang harus di berikan oleh setiap warga Negara Indonesia agar Hubungan hukum antara orang, termasuk badan hukum, dengan bumi, air dan ruang angkasa serta wewenang-wewenang yang bersumber pada hubungan hukum , Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah daerah dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat suku bajo yang ada di desa torosiaje laut terkait mengenai hak atas rumah atau bangunan yang mereka tempati. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum Empiris Dalam metode penelitian hukum Empiris peneliti melakukan penelitian lapangan dengan memfokuskan perhatian pada isu hokum sebagai masalah tentang adanya kesenjangan antara keharusan yakni perintah dan laranan (das sollen) yang termuat dalam berbagai peraturan.