Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search
Journal : Journal of English Language Teaching

AN ANALYSIS OF ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS’ GRAMMATICAL DEVIATIONS IN INDONESIAN – ENGLISH TRANSLATION Ika Dirga Sari; Zul Amri; Saunir Saun
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie G
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jelt.v1i2.1991

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan penyimpangan – penyimpangan grammar yang terdapat pada hasil terjemahan bahasa Indonesia kedalam bahasa Inggris mahasiswa tahun keempat yang terdaftar pada kelas translation tahun ajaran 2012/2013 di Jurusan Bahasa dan sastra Inggris UNP, (2) mendeskripsikan bagaimana kemampuan mahasiswa bahasa Inggris dalam menerjemahkan bahasa Indonesia kedalam bahasa Inggris dilihat dari penyimpangan grammar. Data dari penelitian ini adalah hasil terjemahan mahasiswa jurusan bahasa Inggris dari bahasa Indonesia kedalam bahasa Inggris. Sample penelitian ini adalah 27 orang mahasiswa yang terdaftar pada kelas translation di semester 7 tahun ajaran 2012/2013. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes translation yang berjumlah 2 teks tentang pendidikan dan bahasa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat penyimpangan grammar, mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris dalam menerjemahkan teks bahasa Indonesia kedalam bahasa Inggris sebagai berikut 16,96 % pada tipe omission, 5,16 % pada tipe addition, 21,97 % pada tipe misformation dan 55,89 % pada tipe misordering. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan menerjemah mahasiswa dilihat dari penyimpangan grammar berada pada level sedang.   Key words: Deviation, Grammar, Grammatical Deviations, Indonesian – English Translation.
TEACHING SPEAKING THROUGH “THE TRUE OR FALSE GAME” FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Susi Ramadani; Saunir Saun
Journal of English Language Teaching Vol 2, No 1 (2013): Serie E
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.68 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v2i1.2626

Abstract

AbstrakPengajaran berbicara bertujuan untuk melatih siswa agar mampu berkomunikasi dalam Bahasa Inggris dengan lancar dan benar. Namun kenyataan dilapangan masih banyak siswa mengalami kesulitan berbicara dalam Bahasa Inggris. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor seperti: kurangnya kosakata yang dimiliki siswa, siswa takut salah dalam berbicara, dan siswa lebih cenderung menggunakan bahasa ibu. Oleh karena itu, makalah ini membahas salah satu teknik yang dapat digunakan dalam mengajar keterampilan berbicara melalui permainan True or False. Pada makalah ini penulis mengambil topik mendeskripsikan orang. Dalam permainan ini siswa disuruh menulis sebuah paragraf deskriptif pendek dan menulis tiga buah pernyataan tentang paragraf tersebut. Pernyataan tersebut terdiri dari dua buah pernyataan yang benar dan satu yang salah. Kemudian, mereka disuruh menandai pernyataan yang salah dengan tanda silang. Masing-masing siswa disuruh untuk menampilkan teks di depan kelas dan pernyataan secara bergiliran. Diakhir giliran tiap siswa, anggota kelompok yang lain ditanya pernyataan mana yang menurut mereka salah. Dengan demikian, True or False game diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih baik dalam pengajaran berbicara teks descriptive bagi siswa di SMP.Key words: teaching speaking, true or false game, junior high school students
THE USE OF THE TELL ME WHAT YOU SEE TECHNIQUE IN TEACHING WRITING DESCRIPTIVE TEXT FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Yoanda Febti Ardyan; Saunir Saun
Journal of English Language Teaching Vol 3, No 1 (2014): Serie B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.238 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v3i1.4361

Abstract

Abstrak Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan tekhnik Tell Me What You See dalam pembelajaran menulis teks deskriptif. Kemampuan siswa SMP dalam memahami teks deskriptif masih sangat kurang disebabkan karena penggunaan tekhnik yang kurang menarik oleh guru dalam pengajaran. Dalam materi teks  deskriptif ini siswa dituntut untuk dapat mendeskripsikan objek, tokoh, dan tempat yang ada di lingkungan sekitar melalui tulisan. Untuk menstimulus siswa dalam menulis dipilih teknik pengajaran Tell Me What You See yang merupakan pengembangan dari teknik belajar visual internal. Teknik Tell Me What You See yaitu konsep pembelajaran dengan mengoptimalkan penglihatan terhadap objek yang dilihatnya dan mengeksplorasi imajinasinya, kemudian dituangkan oleh siswa melalui kata-kata lewat keterampilan berbicara sebelum dituangkan ke dalam bentuk tulisan. Tekhnik ini sangat cocok digunakan dalam pembelajaran teks deskriptif yang menuntut siswa berbicara mendeskripsikan suatu objek lalu menuliskannya. Melalui pembelajaran keterampilan menulis dengan menggunakan teknik Tell Me What You See ini dapat dijadikan pilihan untuk guru dalam menciptakan pembelajaran Bahasa Inggris yang efektif, kreatif, dan menyenangkan.   Key words: writing, the Tell Me What You See technique, descriptive text  
A PORTFOLIO- BASED WRITING ASSESSMENT ON STUDENTS’ ABILITY IN WRITING A DESCRIPTIVE TEXT Arrista Berliana J; Saunir Saun; Yuli Tiarina
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie D
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.611 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v1i2.1969

Abstract

Abstract The purpose of this research was to test whether the effect of using the portfolio- based writing assessment as an alternative assessment had better achievement on students’ writing ability of descriptive text. The research used posttest only design, which means that students’ ability in writing descriptive  text was measured after the students were given a treatment. The population and samples of this research were students of X grades in SMA Negeri 17 Tebo. The instrument of this research was writing test to write a descriptive text. The result of this research  showed that there was significant effect to the experimental group after getting the treatment. So that, the portfolio- based writing assessment could give better effect to students’ writing ability in writing descriptive text. Kata Kunci : Portfolio- based writing assessment, Kemampuan Menulis, Descriptive text
TEACHING WRITING BY USING THE PROCESS-GENRE APPROACH AT JUNIOR HIGH SCHOOLS Putri Purnama Sari; Saunir Saun
Journal of English Language Teaching Vol 2, No 1 (2013): Serie D
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.624 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v2i1.2613

Abstract

AbstrakMakalah ini membahas penggunaan process-genre approach berdasarkan penelitian Badger and white (2000) dalam pengajaran menulis dalam bahasa inggris pada satuan pendidikan Sekolah Menegah Pertama (SMP). Makalah ini diharapkan memberikan hal yang bermanfaat bagi para guru dalam mengajarkan siswa untuk menulis. Selanjutnya, process-genre approach ini diharapkan mampu menjadi salah satu metode alternatif untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa Sekolah Menegah Pertama (SMP). Keunggulan metode ini adalah menggabungkan dua metode yang telah ada yaitu process dan genre approach. Metode ini membantu siswa meningkatkan pengetahuan tentang perbedaan berbagai jenis teks dan proses penyusunan teks.Kata Kunci:, process-genre approach, teaching writing, Junior High school
HELPING JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS TO WRITE A DESCRIPTIVE TEXT THROUGH DRAW-LABEL-CAPTION STRATEGY Vivi Ramadani; Saunir Saun
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie C
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.316 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v1i2.1960

Abstract

ABSTRAK Draw-Label-Caption strategy merupakan sebuah strategi pembelajaran individu yang digunakan untuk memudahkan siswa dalam menulis text berbahasa inggris terutama descriptive text. Agar proses pelaksanaan draw-label-caption berjalan dengan baik, guru perlu mengajarkan langkah-langkah  atau proses dari draw-label-caption strategy, yaitu:  (1). Pada draw stage siswa menggambar apa yang ingin di descripsikannya.(2) Pada label stage siswa memberi label pada setiap detail  gambar tersebut. (3) Pada caption stage siswa mengubah label menjadi kalimat. Setelah ketiga proses tersebut, siswa menggabungkan kalimat-kalimat yang ada di caption stage tersebut menjadi sebuah paragraf. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam mengembangkan ide-ide dan pemikiran mereka menjadi sebuah tulisan dalam bahasa inggris. Kata kunci: draw, label, caption, teaching writing, teaching junior high                                       school.
USING “THE TWO STAY TWO STRAY” TECHNIQUE TO FIND IDEAS FOR WRITING A HORTATORY EXPOSITION TEXT TO THE SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Dwi Febriyanti; Saunir Saun
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.174 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v1i2.1744

Abstract

This article discusses about a technique in teaching English cooperatively for senior high school students. This technique is called the two stay two stray technique. The teacher divides class into some groups of four students. Each of the groups discusses with their original group about a topic that is given by the teacher and shares the result of their discussion to other groups. The goal of this technique is to help students to find the ideas that will be developed in their writing, especially in writing a hortatory exposition text. Abstrak Artikel ini membahas tentang sebuah teknik pengajaran bahasa inggris secara kooperatif untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Teknik ini dinamakan teknik the two stay two stray. Dalam teknik ini, guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari empat orang siswa. Masing-masing kelompok mendiskusikan sebuah topik yang diberikan guru bersama kelompok asal mereka dan membagikan hasil diskusi mereka dengan kelompok lainnya. Adapun tujuan dari teknik ini adalah membantu siswa dalam menemukan ide-ide yang mereka dapatkan dari hasil diskusi dan nantinya akan dikembangkan dalam tulisan mereka, khususnya untuk menulis hortatory exposition text.
USING THE ASIA PARLIAMENTARY DEBATE IN WRITING A HORTATORY EXPOSITION TEXT OF GRADE XI STUDENTS AT DINIYYAH PUTERI PADANG PANJANG Wilda Hidayati; Saunir Saun; Fitrawati Fitrawati
Journal of English Language Teaching Vol 2, No 1 (2013): Serie E
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.666 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v2i1.2627

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah penggunaan Asia Parliamentary Debate secara signifikan mempengaruhi kemampuan menulis teks Hortatory exposition siswa kelas XI Diniyyah Puteri Padang Panjang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 dan IPS 2 Diniyyah Puteri Padang Panjang. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mendapatkan data adalah tes menulis teks hortatory exposition yang diambil langsung dari siswa pada sebelum dan sesudah penggunaan strategi.. Temuan dari penelitian ini yaitu t hitung > t table, 1,60>1,31 yang berarti penggunaan Asia Parliamentary Debate mempengaruhi kemampuan menulis text hortatory exposition siswa secara signifikan.Key words: Asia Prliamentary Debate, writing, hortatory exposition text.