Articles
Hubungan Dukungan Suami Dengan Penyesuaian Diri Pada Wanita Pasca Melahirkan di Kota Bukittinggi
Afrilyana, Afrilyana;
Primanita, Rida Yanna
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/es.v7i2.3139
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami terhadap penyesuaian diri pada wanita pasca melahirkan di Kota Bukittinggi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan populasi wanita pasca melahirkan. Kriteria subjek antara lain wanita pasca melahirkan anak pertama (primipara) dan tidak tinggal bersama orang tuanya. Subjek yang didapatkan berjumlah 97 orang. Hasil penelitian menunjukkan uji reliabilitas instrumen variabel dukungan suami = 0,851 dan penyesuaian diri = 0,918. Hasil penelitian menunjukkan nilai r = 0,630 dan nilai p = 0,000 maka H1 diterima, yang berarti terdapat hubungan yang positif signifikan antara dukungan suami dengan penyesuaian diri pada wanita pasca melahirkan di Kota Bukittinggi.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Dengan Self-Awareness Pada Remaja Di Bagansiapiapi
Herwana, Renny Alfianti;
Primanita, Rida Yanna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17960
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan self-awareness pada remaja di Bagansiapiapi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 115 remaja yang dipilih menggunakan teknik incidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner berbasis skala Likert dengan variabel intensitas penggunaan media sosial disusun oleh peneliti yang mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Ajzen (1991) dan variabel self-awareness disusun oleh peneliti mengacu pada aspek Goleman (1998). Data dianalisis menggunakan teknik statistik, termasuk uji korelasi product moment dari Karl Pearson, uji normalitas, uji linieritas, dan uji hipotesis dengan menggunakan perangkat lunak SPSS 26.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dengan self-awareness (r = -0,169, p < 0,05). Artinya, semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial, semakin rendah tingkat self-awareness pada remaja.
How Romantic Relationships Shape Self-Worth: A Qualitative Exploration of Relationship Contingent Self-Esteem in Early Adulthood
Syafiyah, Aufizzahra As;
Hartati, Niken;
Primanita, Rida Yanna
Journal of Psychological Perspective Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Utan Kayu Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47679/jopp.7311242025
Romantic relationships in early adulthood have been shown to have a significant impact on an individual's sense of self-worth, particularly when self-esteem becomes dependent on relational dynamics. This study explores the manifestation and impact of Relationship Contingent Self-Esteem (RCSE) on psychological well-being among young adults in Padang, Indonesia. A qualitative survey approach was utilized to collect data from 200 participants (75 males and 125 females) through open-ended questionnaires designed to capture personal experiences and perceptions related to self-worth in romantic contexts. Thematic analysis was conducted using MAXQDA software in three stages: open coding to identify key concepts, axial coding to uncover patterns, and selective coding to synthesize overarching themes. The findings of the present study indicate that external validation from romantic partners plays a pivotal role in shaping self-evaluation and emotional states. Dependence on partner approval has been demonstrated to correspond with fluctuations in self-esteem, which in turn has been demonstrated to impact overall psychological well-being. The findings underscore the importance of addressing emotional vulnerabilities in romantic relationships. The necessity for targeted interventions, such as psychoeducational programs and emotional regulation training, is also suggested. The purpose of these interventions is to foster emotional resilience and promote healthy relational development during early adulthood.
Perilaku Seksual Masturbasi pada Remaja di Tinjau dari Parental Bonding
Iqbal Kurniawan;
Rida Yanna Primanita
Jurnal Psikologi Islam Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Asosiasi Psikologi Islam (API) Himpsi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (203.051 KB)
|
DOI: 10.47399/jpi.v7i2.110
Masa remaja merupakan masa dimana individu mulai memiliki dorongan melakukan perilaku seksual terutama masturbasi. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku masturbasi pada remaja adalah orangtua.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan tingkat perilaku masturbasi ditinjau dari parental bonding pada remaja di Kabupaten Solok. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja yang berada di Kabupaten Solok dengan sampel sebanyak 51 orang remaja yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif non eksperimen yaitu survei. Pengumpulan data menggunakan skala parental bonding instrument (PBI) oleh Parker, Tupling & Brown. (1979) yang telah diadaptasi dan telah dikerucutkan menjadi 10 item berdasarkan nilai reliabilitas dan validitas yang tinggi, dan skala perilaku masturbasi menggunakan attitudes toward masturbation scale oleh Young & Muehlenhard (2010) yang telah di modifikasi dan dikerucutkan menjadi 14 item. Analisis data menggunakan Kruskal Wallis. Dari hasil analisis data diperoleh nilai Chi Square sebesar 1,586 dengan nilai signifikansi sebesar 0, 452. Dengan nilai signifikansi yang besar dari 0,05 menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada perilaku bullying pada remaja di Kabupaten Solok ditinjau dari parental bonding. Dari penelitian ini diketahui bahwa kebanyakan remaja memiliki tipe PB optimal parenting, dan tingkat perilaku masturbasi tinggi sebesar 52,94%.
Kontribusi Kesadaran Diri Terhadap Kedisiplinan Santri Tingkat Aliyah Di Kota Bukittinggi
Koto, Nadia Aderini;
Primanita, Rida Yanna
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 8 No 1 (2025): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/es.v8i1.3154
Dalam proses pembentukan karakter santri, kedisiplinan memiliki peran yang sangat penting. Kedisiplinan ini akan membantu santri untuk meraih kesuksesan dan mengatasi berbagai persoalan dalam hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi seberapa besar kontribusi kesadaran diri terhadap kedisiplinan santri tingkat aliyah di Kota Bukittinggi, melalui pendekatan kuantitatif dengan teknik regresi sederhana. Populasi pada penelitian ini ialah santri tingkat aliyah di Kota Bukittinggi sebanyak 135 santri yang dijadikan sebagai sampel, diperoleh berdasarkan metode simple random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kusioner yang telah disusun oleh peneliti untuk mengukur kesadaran diri menggunakan teori Goleman (2020) dan kedisiplinan menggunakan teori Sobri (2020). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran diri berkontribusi sebesar 17.9% terhadap kedisiplinan santri tingkat aliyah di Kota Bukittinggi.
Flourishing Pada Mantan Pecandu Alkohol Di Nagari Labuah Gunuang
Illahi, Amanda Permata;
Primanita, Rida Yanna
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 8 No 1 (2025): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/es.v8i1.3161
Nagari Labuah Gunuang memiliki sejarah panjang dalam tradisi produksi fermentasi tuak dari pohon aren, hal ini menjadikan konsumsi alkohol menjadi bagian sehari-hari dalam kehidupan sosial masyarakat. Namun, di tengah lingkungan yang masih terbuka terhadap kebiasaan ini terdapat individu yang berhasil melepaskan diri dari kecanduan dan membangun kehidupan yang lebih sehat. Studi ini meneliti tingkat flourishing menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif. Sebanyak 10 mantan pecandu alkohol yang telah berhenti setidaknya selama satu tahun, berpartisipasi dalam studi ini. Skala Flourishing yang di adaptasi oleh Mulyono (2022) digunakan untuk mengukur kesejahteraan psikologis, pertumbuhan pribadi, dan ketahanan individu. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar subjek menunjukkan tingkat flourishing di atas rata-rata. Temuan ini menyoroti bahwa pemulihan dari kecanduan tidak hanya tentang berhenti mengkonsumsi melainkan juga upaya mencapai kehidupan yang lebih bermakna.
Gambaran Perbedaan Pola Asuh terhadap Tingkat Adiksi Smartphone pada Remaja Awal Kota Bukittinggi
Fadila Lailatul Isttianah;
Rida Yanna Primanita
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jikki.v5i1.7545
The use of smartphones in children needs assistance, supervision, and open communication from parents so as not to have a negative impact. Parenting plays an important role in shaping children's behavior towards smartphone use. This study aims to determine the parenting style applied by parents and its relationship with the level of smartphone addiction in early adolescents. The subjects in this study amounted to 14 junior high school students in Bukittinggi City who were selected using purposive sampling technique. This study used a quantitative approach with a questionnaire instrument. The results of the study show that the parenting style that is most widely applied is democratic parenting style. It was found that 5 subjects were in the high addiction category, 3 subjects in the medium addiction category, and 2 subjects in the low addiction category. However, no significant difference was found between the type of parenting and the level of smartphone addiction in early adolescents in Bukittinggi City. Further research is recommended to involve a larger number of subjects so that the results obtained are more objective and general.
Hubungan Antara Employee Well-Being dengan Work Engagement Pada Pegawai Pemerintahan
Sitorus, Helina;
Primanita, Rida Yanna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8978
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan employee well-being dengan work engagement pada pegawai pemerintahan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengambilan data menggunakan cluster sampling dan diperoleh data sebanyak 100 orang pegawai negeri sipil. Analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan uji korelasi product moment dari Karl Pearson, uji normalitas, uji linearitas serta uji hipotetik dengan menggunakan bantuan SPSS 29 for Windows. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan antara variabel employee well-being dengan work engagement pada pegawai pemerintahan dengan nilai p=<0,001<0,05. Berdasarkan hasil dari penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 penelitian ditolak.
Hubungan Antara Self-Esteem Dengan Nomophobia Pada Mahasiswa Di Bukittinggi
M, Magdalena Susyanti;
Primanita, Rida Yanna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9797
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrispikan tingkatan nomophobia dan tingkatan self- esteem serta untuk melihat hubungan self-esteem dengan nomophobia mahasiswa di Bukittinggi. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif korelasional. Data diperoleh dari 205 mahasiswa menggunakan metode incidental sampling. Analisis dilakukan korelasi product moment menggunakan bantuan IBM SPSS Statistic 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara self-esteem dan nomophobia (nilai signifikansi = 0,119 > 0,05), Tingkatan nomophobia dan self esteem dalam penelitian ini berada pada kategori sedang, artinya mahasiswa di bukittinggi memiliki ketakutan, perasaan cemas dan gugup ketika tidak terkoneksi dengan smartphone mereka namun tidak berhubungan dengan penerimaan dan penghargaan diri yang mereka miliki. Penelitian ini juga menemukan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara nomophobia pada mahasiswa laki-laki (23 orang) dan perempuan (55 orang) sama-sama berada pada kategori sedang serta tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam mengevaluasi diri secara positif maupun negatif yakni mahasiswa laki-laki (39 orang) dan perempuan (57 orang) juga berada pada kategori sedang.
Pengaruh Father Involvement terhadap Relationship Contingent Self Esteem Pada Perempuan Dewasa Awal
As Syafiyah, Aufizzahra;
Primanita, Rida Yanna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11124
Dalam menjalin hubungan romantis, seringkali individu berada dalam suatu kondisi yang dikenal sebagai relationship contingent self esteem (RCSE). RCSE mengacu pada tingkat harga diri seseorang yang sangat bergantung pada keberhasilan atau kegagalan dalam hubungan interpersonal (romantis) mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana keterlibatan ayah dalam pengasuhan berpengaruh terhadap tingkat relationship contingent self esteem seorang perempuan dewasa awal ketika sudah dewasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengumpulkan dan menganalisis data penelitian. Sampel penelitian merupakan 349 perempuan dewasa awal yang saat ini berada dalam hubungan romantis dengan lawan jenis. Teknik purposive sampling digunakan untuk pemilihan sampel yang tepat. Data dianalisis menggunakan berbagai teknik statistik, termasuk uji korelasi product moment dari Karl Pearson, uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis dengan menggunakan perangkat lunak SPSS 26.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh negatif yang signifikan antara father involvement terhadap relationship contingent self esteem sebesar 51%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima, sementara hipotesis nol (H0) ditolak berdasarkan temuan penelitian ini.