Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

EFEKTIVITAS PERMAINAN ENGKLEK UNTUK MENGENALKAN KONSEP HURUF VOKAL BAGI ANAK BERKESULITAN BELAJAR Dian Febriani
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.441 KB) | DOI: 10.24036/jupe43470.64

Abstract

Abstrack :Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ada dilapangan yaitu seorang anak kesulitan belajar membaca kelas II SDN 01 Alang Laweh Padang  yang mengalami kesulitan dalam membaca permulaan yaitu mengenal huruf vokal [a][i][u][e][o]. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk membuktikan keefektifan permainan engklek untuk mengenalkan konsep huruf vokal bagi anak berkesulitan belajar kelas II SDN 01 Alang Laweh Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Single Subject Research dengan desain A-B-A. Kondisi baseline (A1) yaitu kemampuan awal anak dalam mengenal huruf vokal sebelum diberikan perlakuan, kondisi intervensi (B) yaitu kondisi dimana anak diberikan perlakuan dengan permainan engklek, sedangkan kondisi baseline (A2) yaitu kemampuan anak setelah tidak diberikan perlakuan lagi. Target behavior  dalam penelitian ini adalah anak mampu dalam mengenal huruf vokal dengan benar yang diukur dengan persentase. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis visual grafik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permainan engklek efektif dalam mengenal huruf vokal bagi anak kesulitan belajar. Panjang kondisi baseline (A1) sebanyak enam kali, kondisi intervensi (B) sebanyak 12 kali, dan kondisi baseline (A2) sebanyak enam kali. Analisis dalam kondisi level perubahan kemampuan mengenal huruf vokal pada kondisi baseline (A1) meningkat (+20%), kondisi intervensi (B) meningkat (+80%), dan kondisi baseline (A2) meningkat (+20%). Pada analisis antar kondisi dengan jumlah variabel yang dianalisis satu variabel yaitu kemampuan mengenal huruf vokal, dengan level perubahan pada kondisi B/A1 +20%, dan  B/A2 +80% artinya bahwa persentase kemampuan anak dalam mengenal huruf vokal  meningkat. Persentase overlape pada kondisi baseline (A1) dengan kondisi intervensi  sebesar 0%, dan pada kondisi baseline setelah intervensi (A2) dengan kondisi intervensi sebesar 30%. Dengan demikian terbukti bahwa hipotesis diterima, berarti permainan engklek efektif dalam mengenalkan huruf vokal bagi anak kesulitan membaca kelas II di SDN 01 Alang Laweh Padang. Kata-kata kunci : Anak Berkesulitan Belajar, Konsep Huruf Vokal, Permainan Engklek
Pembesaran Udang Vaname Litopenaeus vannamei di Keramba Jaring Apung dengan Penambahan Shelter Trisia Virnanda; Pindo Witoko; Dian Febriani
Jurnal Perikanan Terapan Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Perikanan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/peranan.v1i1.1461

Abstract

Potensi pengembangan budidaya udang vaname di Indonesia saat ini masih terus berkembang. Salah satu pengembangan budidaya udang vaname yaitu teknik pembesaran di keramba jaring apung dengan penambahan shelter. Penerapan teknik penambahan shelter ini diharapkan dapat mengatasi sifat kanibalisme pada udang vaname. Penerapan shelter pada budidaya udang vaname di keramba jaring apung (KJA) bertujuan untuk mengetahui respon terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup, dan feed conversion ratio (FCR). Materi yang digunakan yaitu benih udang vaname, pakan udang, keramba jaring apung berukuran 3 x 3 m, waring berukuran 3 x 3 x 3 m, pemberat jaring berbobot 2 kg, tali tambang dan shelter berukuran 2 x 2 m, scopnet, timbangan digital, serta perlengkapan lainnya.. Pengembangan teknik teknik pembesaran di keramba jaring apung dengan penambahan shelter mengasilkan Average Daily Growth sebesar 0,8 gram/hari, tingkat kelangsungan hidup sebesar 18,2 %, dan Feed Convertion Ratio sebesar 3,6.
Pemberian Probiotik dalam Pendederan Ikan Gurame (Osphronemus gouramy) Tahap III di kolam Terpal Dengan Padat Tebar Optimal Ari Yudatama; Pindo Witoko; Dian Febriani
Jurnal Perikanan Terapan Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Perikanan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/peranan.v2i1.2357

Abstract

Ikan gurame merupakan jenis ikan konsumsi yang banyak diminati. Akan tetapi dalam budidaya memiliki kendala yaitu pertumbuhannya yang lambat. Salah satu pemecahan masalahnya adalah dengan pemanfaatan probiotik pada pakan. Probiotik merupakan mikroba hidup yang bersifat menguntungkan dan memberikan dampak bagi peningkatan keseimbangan mikroba saluran usus ikan dan memperbaiki kualitas air. Dosis probiotik yang diberikan 4ml/1 kg pakan dengan cara menyemprotkan ke permukaan pakan yang diberikan. Sebelum dilakukan penyemprotan, bakteri probiotik dicampurkan dengan molase 100 ml dan air tawar sebanyak 12ml kemudian disemprotkan ke 1 kg pakan yang kemudian di kering anginkan. Pemeliharaan benih ikan gurame dilakukan di kolam beton ukuran 3x1 m dan padat penebaran perlakuan yaitu 60 ekor/m2 yang dipelihara selama 40 hari. Benih gurame diberi makan 3 kali sehari sebanyak 5% dari bobot biomassa. Selama pemeliharaan hasil pertumbuhan yang didapatkan yaitu pertambahan panjang dari awal tebar 3,93 cm sampai panen 6,60 cm. Pertambahan berat dari 2,85 g sampai 5,75 g. Laju pertumbuhan panjang harian mencapai 0,3-2,8%, nilai FCR (Food Convertion Ratio) 1,8 serta tingkat kelulusan hidup ikan gurame mencapai 53,5%.
Tingkat Pertumbuhan Udang Putih Litopenaeus vannamei dengan Pemberian Tepung Batang Pisang melalui Pakan Adni Oktaviana; Dian Febriani
JSIPi (JURNAL SAINS DAN INOVASI PERIKANAN) (JOURNAL OF FISHERY SCIENCE AND INNOVATION) Vol 6 No 2 (2022): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batang pisang merupakan limbah pertanian potensial dapat dimanfaatkan untuk budidaya perikanan. Tujuan penelitian ini ialah untuk melihat pengaruh pemberian tepung batang pisang melalui pakan terhadap pertumbuhan udang vaname (L. vannamei). Rancangan yang digunakan ialah RAL dimana perlakuan yang digunakan adalah sebagai berikut A: udang vaname yang diberikan pakan dengan penambahan tepung batang pisang 0 g/kg pakan, B: udang vaname yang diberikan pakan dengan penambahan tepung batang pisang 4 g/kg pakan, dan C: udang vaname yang diberikan pakan dengan penambahan tepung batang pisang 6 g/kg pakan. Parameter yang diamati adalah ABW, LPH, dan FCR. Hasil yang diperoleh adalah udang vaname yang diberikan perlakuan tidak memberikan pengaruh terhadap parameter pertumbuhan udang vaname. Namun perlakuan B yang diberikan mendapatkan ABW tertinggi yaitu sebesar 2,66 g dibandingkan perlakuan A dan C yaitu sebesar 2,4 g dan 2,53 g. Hasil yang sama juga diperoleh pada LPH dimana perlakuan B memberikan hasil tertinggi yaitu 3.93 %, dan perlakuan A dan C sebesar 3.59 dan 3.72%. Nilai FCR terbaik juga diperoleh perlakuan B sebesar 1,68, kemuadian perlakuan A dan C yaitu 1,74 dan 1,74.
ANALYSIS OF MPASI MENU 4 BINTANG AS AN INNOVATION TO FULFILL NUTRITION FOR STUNTING CHILDREN 6 – 24 MONTHS IN THE WORKING AREA OF THE JOHAN PAHLAWAN PUSKESMAS WEST ACEH DISTRICT IN 2023 Dian Febriani; Suci Eka Putri; Sufyan Anwar; Itza Mulyani
MEDALION JOURNAL: Medical Research, Nursing, Health and Midwife Participation Vol. 4 No. 4 (2023): December
Publisher : PT. Radja Intercontinental Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59733/medalion.v4i4.97

Abstract

Nutritional problems can occur in the life cycle starting from the womb until old age. Currently, Indonesia is facing multiple nutritional problems that must receive serious attention in handling. Malnutrition problems can cause health problems throughout the life cycle. One of the nutritional problems that occurs, especially in West Aceh Regency, is stunting. thus causing many children to have their growth and development hampered. The 4 star food menu is one way to provide nutrition for stunting toddlers. The aim of this research was to determine the knowledge, education, employment of mothers and eating patterns by providing MPASI with a 4 star menu as an innovation to fulfill nutrition for stunted children in the Johan Pahlawan Health Center working area, West Aceh Regency. The method used inThis research uses a qualitative method with a descriptive research type with an exploratory approach, namely conducting in-depth interviews.In general, not many people in the Johan Pahlawan Community Health Center work area are aware of the existence of the 4 star MPASI menu innovation for handling stunting. The relatively low level of education causes the mother's lack of knowledge in fulfilling nutrition according to the MPASI 4 Bintang Baduta menu. In handling stunting clowns, although there are those who know how to make the menu, they do not provide a 4 star MPASI menu due to low economic factors.
Evaluasi Strategi Pemasaran Produk Gadai dengan Pendekatan SERVO pada Pegadaian Purwokerto Novia Zakiyatul Fitri; Laeli Nur Khabiebah; Risti Hanafiyanti Noviana; Dian Febriani; Yoiz Shofwa Shafrani
Jurnal Inovasi Manajemen, Kewirausahaan, Bisnis dan Digital Vol. 2 No. 2 (2025): Mei : Jurnal Inovasi Manajemen, Kewirausahaan, Bisnis dan Digital
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jimakebidi.v2i2.503

Abstract

This study aims to evaluate the marketing strategy of pawnshop products in facing the world of the financial industry using the SERVO approach. The method used in this research is in-depth interviews with direct sources of the pawnshop's internal parties. The results of the research obtained that the marketing strategy of pawnshop products has used the SERVO approach as much as possible and uses strategies that provide comfort for its customers, one of the main strategies is to visit agencies or business centers. This non-bank financial institution continues to develop by using a direct promotion strategy to customers so as to attract customers directly to cooperate effectively.
Pelanggaran Etika Guru: Studi Kasus Tentang Perlakuan Guru Terhadap Siswa Dian Febriani; Shaumi Darno; Winda Putri Zalni; Siska Widyawati
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pelanggaran etika guru dalam bentuk tindakan menyindir dan mempermalukan siswa yang tidak dapat mengikuti kegiatan perpisahan sekolah akibat keterbatasan ekonomi. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus dan studi literatur, penelitian ini menggali pola perilaku guru yang bertentangan dengan profesionalisme dan kode etik pendidik. Data studi kasus menunjukkan adanya ketidakkonsistenan komunikasi guru, yang pada awalnya mengizinkan ketidakhadiran siswa, namun kemudian memberikan sindiran di depan kelas. Tindakan tersebut terbukti menimbulkan dampak psikologis, seperti rasa malu, rendah diri, stres, dan penurunan motivasi belajar. Temuan literatur mendukung hasil studi kasus, bahwa komunikasi negatif dan tidak empatik dapat merusak kepercayaan diri siswa, menghambat partisipasi dalam pembelajaran, serta memperlemah hubungan guru–siswa. Selain itu, minimnya respons kepala sekolah memperlihatkan lemahnya sistem perlindungan terhadap siswa dari keluarga ekonomi lemah. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi sosial, komunikasi empatik, serta kesadaran profesional guru untuk mencegah pelanggaran etika. Diperlukan upaya perbaikan pola komunikasi di lingkungan sekolah dengan melibatkan guru, siswa, dan orang tua dalam interaksi yang terbuka, nondiskriminatif, dan menghargai martabat peserta didik.
Application of Synbiotics Lactobacillus Casei and Banana Peel Waste to Improve Growth Performance of African Catfish Clarias Gariepinus in Intensive Aquaculture Systems Linuwih Aluh Prastiti; Qorie Astria; Nadisa Theresia Putri; Dian Febriani; Rio Yusufi Subhan
Grouper Vol. 17 No. 1 (2026): Grouper: Jurnal Ilmiah Perikanan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v17i1.395

Abstract

Food security and malnutrition remain global challenges, requiring sustainable food production strategies such as the Blue Transformation concept promoted by FAO. African catfish (Clarias gariepinus) is an important aquaculture commodity for fulfilling nutritional needs, containing 19.03% protein, 8.1% fat, and high levels of essential amino acids. However, intensive farming systems often encounter constraints such as high feed conversion, reduced water quality, and suboptimal growth performance. Synbiotics, combining probiotics and natural prebiotics, offer a promising alternative to antibiotic use in aquaculture. In this context, the utilization of locally available banana peel waste as a prebiotic represents an eco-friendly approach that supports resource efficiency within the Blue Transformation framework. This study aimed to evaluate the effect of dietary synbiotics consisting of Lactobacillus casei and banana peel–based prebiotics on the growth performance and feed efficiency of African catfish. Four treatments were applied: a control diet (without synbiotics) and diets supplemented with 1%, 2%, and 3% (v/w) fermented banana peel prebiotics. Observed parameters included Specific Growth Rate (SGR), Feed Conversion Ratio (FCR), feed efficiency, and survival rate. The results indicated that synbiotic supplementation positively influenced growth and feed utilization. The best performance was obtained at the 3% dose, with an SGR of 6.78%, FCR of 1.07, feed efficiency of 93,97%, and survival rate of 84%. These findings suggest that the application of synbiotics at an optimal dose can be practically implemented in intensive African catfish culture to reduce feed costs, improve production efficiency, and support more sustainable aquaculture practices